Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

PANDUANHEWAN · INDONESIA

Hewan di Bali

79 hewan yang tercatat di Bali menurut panduan ini, termasuk jalak Bali, monyet ekor panjang dan biawak air. Dengan nama ilmiah, status IUCN (7 terancam), dan sumber.

79panduan hewan
6kelompok hewan
7berstatus terancam (IUCN)

PanduanHewan memuat 79 panduan hewan yang tercatat di Bali: 24 burung, 23 reptil, 12 mamalia, 9 serangga dan invertebrata, 7 satwa laut dan 4 amfibi. 7 di antaranya berstatus terancam dalam Daftar Merah IUCN.

Daftar ini memakai wilayah yang disebut dalam panduan dan label lokasi pada cuplikan catatan pengamatan GBIF. Artinya hewan tercatat di Bali; ini bukan bukti endemik atau peta sebaran lengkap.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Bali
Gallus varius

Ayam hutan hijau (Gallus varius). Ayam hutan hijau adalah burung Phasianidae asal Jawa dan pulau sekitarnya; jantan lebih mencolok daripada betina dan perjumpaan dengan ayam domestik perlu dibedakan.

Catatan: Nusa Tenggara Timur, Bali, Lampung
Sus scrofa

Babi Hutan (Sus scrofa). Babi hutan memiliki sebaran asli dan sebaran hasil pemindahan manusia yang berbeda; populasi liar, ternak, dan babi feral tidak boleh dicampur dalam satu angka.

Catatan: Bali, Jawa Barat, Jawa Timur
Callosciurus notatus

Bajing Kelapa (Callosciurus notatus). Bajing kelapa menggunakan pepohonan di hutan, kebun, dan permukiman Asia Tenggara; warna tubuh beberapa jalur perlu dibedakan dari bajing lain.

Catatan: Jawa Barat, Bali, Jawa Tengah
Duttaphrynus melanostictus

Bangkong Kolong (Duttaphrynus melanostictus). Kodok buduk Asia memakai banyak habitat yang diubah manusia; penelitian genetik menunjukkan nama ini mungkin mencakup garis keturunan yang lebih rumit.

Catatan: Jawa Barat, Yogyakarta, Bali
Kaloula baleata

Belentuk-pohon jawa (Kaloula baleata). Belentuk Jawa adalah katak bermulut sempit dari keluarga Microhylidae; bentuk tubuh membulat membantu pengenalan, tetapi kondisi kulit dan umur dapat mengubah tampilan.

Catatan: Bali, Jawa Barat, Jawa Tengah
Eutropis multifasciata

Bengkarung (Eutropis multifasciata). Bengkarung matahari umum memakai tempat terbuka untuk berjemur; tubuh bersisik halus dan garis memanjang perlu dibandingkan dengan skink lain.

Catatan: Jawa Barat, Bali, Jawa Tengah
Draco volans

Bengkarung Terbang Biasa (Draco volans). Cicak terbang Jawa meluncur dengan lipatan kulit yang ditopang rusuk memanjang; ia tidak memiliki sayap seperti burung atau kelelawar.

Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Bali, termasuk Pulau Enggano (di Jawa dan Bali kini sulit ditemui di alam)
Gracula religiosa

Beo atau tiong emas (Gracula religiosa) adalah burung jalak hitam mengilap bergelambir kuning yang terkenal pandai menirukan suara manusia.

Asia Selatan dan Tenggara, termasuk Indonesia
Varanus salvator

Kadal besar semiakuatik yang hidup dekat sungai, rawa, mangrove, dan sejumlah kawasan manusia. Sebagai pemangsa sekaligus pemakan bangkai, biawak air berperan dalam jaring makanan perairan dan daratan.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sulawesi
Ardeola speciosa

Blekok (Ardeola speciosa). Blekok Jawa mencari makan di lahan basah dangkal, baik air tawar maupun payau; ikan kecil, serangga, dan kepiting termasuk mangsanya.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera
Lonchura maja

Bondol haji (Lonchura maja). Bondol haji terkait lahan basah dan rerumputan; kepala putih pada burung dewasa membantu identifikasi, tetapi burung muda lebih sulit dipisahkan.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Bali
Lonchura leucogastroides

Bondol jawa (Lonchura leucogastroides). Bondol Jawa ditemukan di Sumatra selatan, Jawa, Bali, dan Lombok; beberapa populasi di luar kawasan itu berasal dari introduksi manusia.

Catatan: Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta
Bronchocela jubata

Bunglon Surai (Bronchocela jubata). Bunglon surai Jawa adalah kadal pohon bertubuh ramping dengan jambul di sepanjang leher dan punggung; nama daerah 'bunglon' tidak menjadikannya chameleon sejati.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera
Psilopogon haemacephalus

Burung takur tukang besi (Psilopogon haemacephalus). Takur ungkut-ungkut memiliki dahi dan tenggorokan merah; suaranya yang berulang seperti ketukan dapat lebih mudah terdengar daripada burung yang bertengger.

Asia Selatan dan Tenggara, termasuk Indonesia
Spilopelia chinensis

Merpati kecil berekor panjang dengan bercak putih pada bidang hitam di tengkuk. Burung ini memanfaatkan lahan terbuka, taman, dan tepi hutan untuk mencari biji.

Catatan: Jawa, Nusa Tenggara, Sumatera
Dicaeum trochileum

Cabai jawa (Dicaeum trochileum). Cabai Jawa adalah burung kecil famili Dicaeidae yang endemik Indonesia; warna kepala merah adalah petunjuk jantan, sehingga jenis kelamin dan umur perlu dicatat.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Bali
Dendrocopos analis

Caladi ulam (Dendrocopos analis). Caladi Jawa termasuk famili pelatuk Picidae; catatan di Indonesia perlu membedakannya dari pelatuk lain melalui pola kepala, sayap, dan lokasi.

Catatan: Bali, Jawa Barat, Yogyakarta
Neurothemis ramburii

Capung-Jala Lekuk (Neurothemis ramburii). Capung Neurothemis ramburii tergolong Libellulidae; identifikasi spesies memerlukan pola sayap dan tubuh, bukan warna merah secara umum.

Catatan: Bali, Jawa Barat, Yogyakarta
Neurothemis terminata

Capung-Jala Lurus (Neurothemis terminata). Capung merah bersayap tepi-lurus dapat memakai lahan basah buatan dan tercatat luas dari Asia Tenggara sampai kawasan Nusa Tenggara.

Catatan: Nusa Tenggara Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah
Crocothemis servilia

Capung-Sambar Garis-Hitam (Crocothemis servilia). Capung sambar merah berasal dari Asia timur dan tenggara, dengan populasi introduksi di tempat lain; jantan merah tidak mewakili warna semua umur.

Catatan: Jawa Barat, Bali, Yogyakarta
Orthetrum sabina

Capung-Sambar Hijau (Orthetrum sabina). Capung sambar hijau tersebar luas dari Asia sampai Australia; pola hijau-hitam pada tubuh dan perilaku bertengger membantu pengenalan.

Catatan: Nusa Tenggara Barat, Bali, Nusa Tenggara Timur
Diplacodes trivialis

Capung-Tengger biru (Diplacodes trivialis). Capung tengger biru sering terlihat bertengger rendah; jantan dewasa dapat berwarna berbeda dari betina dan individu muda.

Catatan: Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali
Gehyra mutilata

Cecak Gula (Gehyra mutilata). Cicak empat-jari adalah gecko bersebaran luas; nama umumnya menunjuk bentuk kaki, tetapi identifikasi spesies tetap memerlukan rincian jari dan lokasi.

Catatan: Bali, Jawa Barat, Jawa Tengah
Hemidactylus platyurus

Cecak tembok (Hemidactylus platyurus). Cicak tembok berekor gepeng; bentuk ekor dan tubuh membantu memisahkannya dari cicak rumah lain yang sering terlihat di bangunan.

Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Bali
Otus lempiji

Celepuk reban (Otus lempiji) adalah burung hantu kecil berjumbai telinga pendek penghuni hutan, kebun, dan taman kota di Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Bali.

Catatan: Nusa Tenggara Timur, Bali, Papua Barat
Chiloscyllium punctatum

Chiloscyllium punctatum. Hiu bambu belang-cokelat adalah hiu dasar Indo-Pasifik; pola gelang lebih menonjol pada hewan muda dan dapat berubah saat bertambah umur.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Bali
Orthotomus sepium

Cinenen jawa (Orthotomus sepium). Cinenen Jawa kini ditempatkan dalam famili Cisticolidae, bukan kelompok warbler Dunia Lama yang dahulu dipakai; penamaan dan identifikasi perlu mengikuti taksonomi mutakhir.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera
Aegithina tiphia

Cipoh kacat (Aegithina tiphia). Cipoh kacat menghuni semak dan tepi hutan; corak bulunya berubah antarpopulasi sehingga foto dari satu wilayah tidak selalu cocok dengan burung dari wilayah lain.

Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Sulawesi
Cynopterus brachyotis

Codot krawar (Cynopterus brachyotis) adalah kelelawar buah kecil yang umum di kota, kebun, dan hutan Indonesia, penyebar biji sekaligus penyerbuk bunga.

Catatan: Jawa Barat, Bali, Jawa Tengah
Dendrelaphis pictus

Dendrelaphis pictus. Ular tambang merupakan ular ramping yang aktif di vegetasi dan dikenal dari Asia Selatan sampai Asia Tenggara; garis samping perlu dilihat bersama bentuk kepala.

Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan
Spilornis cheela

Elang ular bido (Spilornis cheela) adalah elang berjambul pemangsa ular di tepi hutan Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan. Jenis ini dilindungi di Indonesia.

Catatan: Jawa Barat, Yogyakarta, Bali
Hemidactylus frenatus

Hemidactylus frenatus. Cicak rumah Asia sering hidup pada bangunan dan berburu serangga di sekitar lampu; identifikasi perlu membedakannya dari cicak berekor gepeng.

Catatan: Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, Bali
Carcharhinus melanopterus

Hiu karang sirip hitam (Carcharhinus melanopterus). Hiu karang sirip-hitam memiliki ujung gelap pada beberapa sirip, terutama sirip punggung pertama; ia berbeda dari hiu sirip-putih karang.

Catatan: Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali
Hypolimnas bolina

Hypolimnas bolina. Kupu-kupu eggfly besar memiliki perbedaan corak antara jantan dan betina; satu foto tidak selalu mewakili seluruh variasi populasi.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Bali
Lichmera indistincta

Isap-madu australia (Lichmera indistincta). Burung-madu cokelat merupakan anggota Meliphagidae dengan lidah khusus untuk mengambil nektar; hubungan dengan bunga dapat diamati tanpa menganggap semua kunjungan sebagai penyerbukan.

Bali; populasi pelepasliaran juga perlu dibedakan dari sebaran asli
Leucopsar rothschildi

Burung putih khas Bali dengan kulit biru di sekitar mata. Kisahnya memperlihatkan hubungan antara perdagangan burung, habitat, penangkaran konservasi, dan peran masyarakat.

Jawa, Bali, Madura, dan Nusa Penida (endemik Indonesia)
Acridotheres melanopterus

Jalak putih (Acridotheres melanopterus) adalah jalak putih bersayap hitam endemik Jawa dan Bali yang nyaris punah di alam akibat perdagangan burung.

Jawa dan Bali (kini kemungkinan punah di alam)
Gracupica jalla

Jalak suren (Gracupica jalla) adalah jalak belang hitam-putih endemik Jawa dan Bali yang kemungkinan sudah punah di alam akibat perdagangan burung sangkar.

Catatan: Bali, Jawa Barat, Aceh
Ratufa bicolor

Jelarang Hitam (Ratufa bicolor). Jelarang hitam adalah bajing pohon berukuran besar dari hutan Asia; ukuran tubuh dan ekor berbulu membantu membedakannya dari bajing kelapa.

Sumatera, Jawa, Bali, dan Kalimantan (di Jawa dan Bali kini jarang di alam)
Copsychus saularis

Kacer atau kucica kampung (Copsychus saularis) adalah burung kicau hitam-putih yang dulu umum di Jawa, tetapi kini jarang di alam akibat penangkapan.

Catatan: Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten
Takydromus sexlineatus

Kadal Rumput (Takydromus sexlineatus). Kadal rumput berekor sangat panjang, sering beberapa kali panjang badan; amati tanpa menarik ekornya karena kadal dapat melepaskannya.

Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, Lombok, dan banyak pulau kecil
Muntiacus muntjak

Kijang muncak (Muntiacus muntjak) adalah rusa kecil bertanduk pendek dan bertaring yang hidup di Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, dan Lombok.

Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, dan pulau-pulau sekitarnya
Ophiophagus bungarus

King kobra Sunda (Ophiophagus bungarus) adalah ular berbisa pemakan ular di Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Bali, dipisahkan dari O. hannah pada 2024.

Catatan: Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta
Chalcorana chalconota

Kongkang kolam (Chalcorana chalconota). Kongkang Schlegel pernah dipakai sebagai nama bagi beberapa populasi katak sungai yang kemudian dipisah; identifikasi Sumatra dan Jawa memerlukan rujukan takson mutakhir.

Catatan: Jawa Barat, Bali, Jawa Tengah
Papilio memnon

Kupu kupu pastur (Papilio memnon). Kupu-kupu pastur besar memiliki betina dengan beberapa bentuk warna, termasuk bentuk yang meniru spesies lain; jangan mengira semua bentuk adalah takson berbeda.

Jawa dan Bali (asli); hasil introduksi di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi
Pycnonotus aurigaster

Kutilang (Pycnonotus aurigaster) adalah burung cucak berkepala hitam asli Jawa dan Bali yang umum di kebun dan kota, tetapi banyak ditangkap untuk dijual.

Catatan: Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah
Lamprolepis smaragdina

Lamprolepis smaragdina. Skink pohon zamrud berwarna hijau terang dan hidup di pepohonan; nama umum 'hijau' tidak cukup untuk membedakannya dari kadal hijau lain.

Catatan: Jawa Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat
Hystrix javanica

Landak Jawa (Hystrix javanica). Landak Jawa adalah pengerat berduri asli Indonesia yang dilaporkan di Jawa dan beberapa pulau sekitar; penelitian di Jawa Barat menemukan penggunaan hutan sekunder dan area dekat kebun.

Catatan: Bali, Sulawesi Utara, Papua Barat
Laticauda colubrina

Laticauda colubrina. Ular laut bibir-kuning memiliki belang gelap-terang dan memakai laut serta daratan untuk sebagian siklus hidupnya; ia berbisa dan harus dibiarkan tanpa disentuh.

Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Sulawesi; diintroduksi ke Papua
Apis cerana

Lebah madu Asia (Apis cerana) adalah lebah madu asli Indonesia yang bersarang di rongga, menyerbuki tanaman, dan dibudidayakan untuk madu.

Sumatera Barat, Kalimantan Timur, Bali, dan Papua Barat
Tursiops aduncus

Lumba-lumba hidung botol Indo-Pasifik (Tursiops aduncus) adalah lumba-lumba pesisir berperut bertotol yang dilindungi penuh di Indonesia.

Catatan: Bali, Nusa Tenggara Timur, Maluku
Stenella longirostris

Lumba-Lumba Moncong Panjang (Stenella longirostris). Lumba-lumba pemintal dikenal karena putaran tubuh saat meloncat, tetapi tidak setiap lompatan memiliki fungsi yang sama; pengamatan laut perlu menjaga jarak.

Catatan: Jawa Barat, Jawa Timur, Bali
Trachypithecus auratus

Lutung Budeng (Trachypithecus auratus). Lutung Jawa umumnya berbulu hitam mengilap, tetapi individu muda dapat berwarna jingga; perubahan warna usia jangan dianggap sebagai spesies lain.

Asia Tenggara, termasuk banyak wilayah Indonesia
Pycnonotus goiavier

Burung penyanyi dengan tungging kuning mencolok yang sering memakai taman, kebun, dan tepi hutan. Penelitian setempat menunjukkan perannya sebagai pemakan buah dan serangga.

Catatan: Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, Bali
Mobula birostris

Mobula birostris. Pari manta samudra raksasa berbeda dari manta karang yang juga ada di Indonesia; ukuran, habitat, dan ciri tubuh harus dipakai bersama, bukan label 'manta' saja.

Asia Tenggara, termasuk Indonesia
Macaca fascicularis

Primata sosial yang menggunakan hutan, tepian sungai, mangrove, dan batas permukiman. Makanan serta interaksi dengan manusia berubah menurut tempat; banyaknya penampakan tidak menunjukkan keadaan seluruh populasi.

Catatan: Jawa Barat, Banten, Bali
Paradoxurus hermaphroditus

Musang (Paradoxurus hermaphroditus). Musang luwak adalah Viverridae yang dapat memakai beragam habitat; perdagangan dan produksi kopi luwak harus dibedakan dari perilaku satwa liar.

Catatan: Bali, Lampung, Bengkulu
Neotrygon caeruleopunctata

Neotrygon caeruleopunctata. Pari topeng berbintik biru tergolong kompleks Neotrygon yang dipisahkan secara taksonomi; warna titik saja tidak memastikan spesies tanpa bentuk serta lokasi.

Catatan: Jawa Barat, Bali, Yogyakarta
Polypedates leucomystax

Polypedates leucomystax. Katak pohon Asia Tenggara membuat sarang busa di dekat air untuk telur; lokasi sarang perlu dibiarkan utuh saat pengamatan.

Catatan: Nusa Tenggara, Sulawesi, Jawa
Treron griseicauda

Punai penganten (Treron griseicauda). Punai penganten adalah merpati hijau endemik Indonesia; warna pipi dan tengkuk membantu memisahkannya dari punai lain di pohon berbuah.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Bali
Alcedo coerulescens

Raja-udang biru (Alcedo coerulescens). Raja-udang biru kecil adalah spesies Indonesia berwarna biru metalik dan putih; ukuran serta pola tubuh perlu diperiksa karena raja-udang lain juga biru.

Catatan: Bali, Jawa Barat, Yogyakarta
Oecophylla smaragdina

Rangrang (Oecophylla smaragdina). Semut rangrang merajut daun menjadi sarang menggunakan sutra yang dihasilkan larva; satu pohon dapat menampung beberapa sarang dari satu koloni.

Catatan: Bali, Jawa Barat, Jakarta Raya
Malayopython reticulatus

Sanca Kembang (Malayopython reticulatus). Sanca kembang dapat menjadi ular yang sangat panjang dan menangkap mangsa dengan lilitan; ia tidak berbisa, tetapi hewan besar tetap berbahaya bila didekati.

Catatan: Jawa, Nusa Tenggara, Sumatera
Dicrurus leucophaeus

Srigunting kelabu (Dicrurus leucophaeus). Srigunting kelabu memiliki beberapa populasi dengan tingkat keabuan dan pola perpindahan berbeda; foto serta tanggal membantu identifikasi subpopulasi.

Catatan: Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat
Taeniura lymma

Taeniura lymma. Pari ekor-pita berbintik biru hidup di kawasan terumbu Indo-Pasifik; pola bintik harus dibaca bersama bentuk cakram dan ekor untuk menghindari kekeliruan dengan maskray.

Permukiman, antara lain di Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Sulawesi
Rattus rattus

Tikus rumah (Rattus rattus) adalah tikus pemanjat berekor panjang yang bersarang di plafon dan dinding rumah serta dapat menularkan leptospirosis.

Catatan: Bali, Jawa Barat, Jawa Tengah
Gekko gecko

Tokek rumah (Gekko gecko). Tokek adalah cecak pohon besar yang aktif terutama malam hari; panggilannya mudah dikenali, tetapi suara saja tidak selalu menunjukkan lokasi persis individu.

Catatan: Nusa Tenggara Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat
Triaenodon obesus

Triaenodon obesus. Hiu sirip-putih karang sering beristirahat dekat dasar terumbu; ujung putih pada sirip punggung dan ekor membantu membedakannya dari hiu sirip-hitam.

Catatan: Bali, Jawa Barat, Jawa Tengah
Tupaia javanica

Tupai Kekes (Tupaia javanica). Tupai Jawa adalah anggota Tupaiidae, bukan bajing keluarga Sciuridae; sumber menempatkannya di Sumatra, Jawa, Bali, dan Nias.

Catatan: Nusa Tenggara Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat
Trimeresurus insularis

Ular Bangkai Laut (Trimeresurus insularis). Ular viper pulau Sunda berbisa; sebagian sumber lama memperlakukannya sebagai subspesies viper bibir-putih, sehingga nama takson harus diperiksa sebelum memakai data.

Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, dan Kepulauan Riau
Calliophis intestinalis

Ular cabai kecil (Calliophis intestinalis) adalah ular karang kecil berbisa berekor merah dengan perut belang hitam-putih dari Sumatera, Jawa, dan Kalimantan.

Catatan: Jawa Barat, Bali, Nusa Tenggara Timur
Lycodon capucinus

Ular Cicak (Lycodon capucinus). Ular serigala rumah memperoleh nama dari gigi depan yang membesar, bukan hubungan dengan mamalia serigala; ia sering disalahartikan ketika terlihat di bangunan.

Catatan: Jawa Barat, Bali, Jawa Tengah
Ahaetulla prasina

Ular gadung (Ahaetulla prasina). Ular pucuk bertubuh sangat ramping dan sering berada di vegetasi; warna hijau saja tidak cukup untuk membedakannya dari ular pohon lain.

Catatan: Jawa Barat, Bali, Jawa Tengah
Ptyas korros

Ular Jali (Ptyas korros). Ular jali adalah ular tikus Indo-Cina dari Asia Tenggara; nama 'tikus' menunjukkan kelompok umum, bukan bukti bahwa setiap individu hanya memakan tikus.

Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Lombok hingga Alor)
Naja sputatrix

Ular kobra Jawa (Naja sputatrix) adalah kobra penyembur berbisa dari Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara yang sering masuk ke permukiman.

Catatan: Jawa Barat, Bali, Jawa Tengah
Pareas carinatus

Ular siput (Pareas carinatus). Ular siput berlunas termasuk Pareidae dan dikenal sebagai pemakan siput; nama kelompoknya tidak boleh dipakai untuk menyimpulkan semua mangsa pada setiap lokasi.

Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Bali
Bungarus fasciatus

Ular welang (Bungarus fasciatus) adalah krait berbisa neurotoksik dengan belang hitam-kuning melingkar penuh, di Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Bali.

Sumatera, Jawa, dan Bali
Bungarus candidus

Ular weling (Bungarus candidus) adalah krait sangat berbisa bergaris hitam-putih dari Sumatera, Jawa, dan Bali yang aktif pada malam hari.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Bali
Collocalia linchi

Walet Linchi (Collocalia linchi). Walet gua ini tercatat di Sumatra, Jawa, dan Bali; sumber spesies menyebut hutan sebagai tempat mencari makan dan gua sebagai lokasi bersarang.

Daftar hewan di Bali dan status IUCN

Hewan di Bali
NamaNama ilmiahKelompokStatus konservasi
Ayam hutan hijauGallus variusBurung Risiko rendah
Babi HutanSus scrofaMamalia Risiko rendah
Bajing KelapaCallosciurus notatusMamalia Risiko rendah
Bangkong KolongDuttaphrynus melanostictusAmfibi Risiko rendah
Belentuk-pohon jawaKaloula baleataAmfibi Risiko rendah
BengkarungEutropis multifasciataReptil Risiko rendah
Bengkarung Terbang BiasaDraco volansReptil Risiko rendah
BeoGracula religiosaBurung Risiko rendah
Biawak airVaranus salvatorReptil Risiko rendah
BlekokArdeola speciosaBurung Risiko rendah
Bondol hajiLonchura majaBurung Risiko rendah
Bondol jawaLonchura leucogastroidesBurung Risiko rendah
Bunglon SuraiBronchocela jubataReptil Risiko rendah
Burung takur tukang besiPsilopogon haemacephalusBurung Risiko rendah
Burung tekukurSpilopelia chinensisBurung Risiko rendah
Cabai jawaDicaeum trochileumBurung Risiko rendah
Caladi ulamDendrocopos analisBurung Risiko rendah
Capung-Jala LekukNeurothemis ramburiiInvertebrataBelum tercatat
Capung-Jala LurusNeurothemis terminataInvertebrata Risiko rendah
Capung-Sambar Garis-HitamCrocothemis serviliaInvertebrata Risiko rendah
Capung-Sambar HijauOrthetrum sabinaInvertebrata Risiko rendah
Capung-Tengger biruDiplacodes trivialisInvertebrata Risiko rendah
Cecak GulaGehyra mutilataReptil Risiko rendah
Cecak tembokHemidactylus platyurusReptil Risiko rendah
Celepuk rebanOtus lempijiBurung Risiko rendah
Chiloscyllium punctatumChiloscyllium punctatumLaut Hampir terancam
Cinenen jawaOrthotomus sepiumBurung Risiko rendah
Cipoh kacatAegithina tiphiaBurung Risiko rendah
Codot krawarCynopterus brachyotisMamalia Risiko rendah
Dendrelaphis pictusDendrelaphis pictusReptil Risiko rendah
Elang ular bidoSpilornis cheelaBurung Risiko rendah
Hemidactylus frenatusHemidactylus frenatusReptilBelum tercatat
Hiu karang sirip hitamCarcharhinus melanopterusLaut Rentan
Hypolimnas bolinaHypolimnas bolinaInvertebrataBelum tercatat
Isap-madu australiaLichmera indistinctaBurung Risiko rendah
Jalak BaliLeucopsar rothschildiBurung Kritis
Jalak putihAcridotheres melanopterusBurung Genting
Jalak surenGracupica jallaBurungBelum tercatat
Jelarang HitamRatufa bicolorMamalia Hampir terancam
KacerCopsychus saularisBurung Risiko rendah
Kadal RumputTakydromus sexlineatusReptil Risiko rendah
Kijang muncakMuntiacus muntjakMamalia Risiko rendah
King kobraOphiophagus bungarusReptilBelum tercatat
Kongkang kolamChalcorana chalconotaAmfibi Risiko rendah
Kupu kupu pasturPapilio memnonInvertebrataBelum tercatat
KutilangPycnonotus aurigasterBurung Risiko rendah
Lamprolepis smaragdinaLamprolepis smaragdinaReptil Risiko rendah
Landak JawaHystrix javanicaMamalia Risiko rendah
Laticauda colubrinaLaticauda colubrinaReptil Risiko rendah
Lebah madu AsiaApis ceranaInvertebrataBelum tercatat
Lumba-lumba hidung botol Indo-PasifikTursiops aduncusLaut Hampir terancam
Lumba-Lumba Moncong PanjangStenella longirostrisMamalia Risiko rendah
Lutung BudengTrachypithecus auratusMamalia Rentan
Merbah cerucukPycnonotus goiavierBurung Risiko rendah
Mobula birostrisMobula birostrisLaut Genting
Monyet ekor panjangMacaca fascicularisMamalia Genting
MusangParadoxurus hermaphroditusMamalia Risiko rendah
Neotrygon caeruleopunctataNeotrygon caeruleopunctataLaut Risiko rendah
Polypedates leucomystaxPolypedates leucomystaxAmfibi Risiko rendah
Punai pengantenTreron griseicaudaBurungBelum tercatat
Raja-udang biruAlcedo coerulescensBurung Risiko rendah
RangrangOecophylla smaragdinaInvertebrataBelum tercatat
Sanca KembangMalayopython reticulatusReptil Risiko rendah
Srigunting kelabuDicrurus leucophaeusBurung Risiko rendah
Taeniura lymmaTaeniura lymmaLaut Risiko rendah
Tikus rumahRattus rattusMamalia Risiko rendah
Tokek rumahGekko geckoReptil Risiko rendah
Triaenodon obesusTriaenodon obesusLaut Rentan
Tupai KekesTupaia javanicaMamalia Risiko rendah
Ular Bangkai Laut (Trimeresurus insularis)Trimeresurus insularisReptil Risiko rendah
Ular cabai kecilCalliophis intestinalisReptil Risiko rendah
Ular CicakLycodon capucinusReptil Risiko rendah
Ular gadungAhaetulla prasinaReptil Risiko rendah
Ular JaliPtyas korrosReptil Hampir terancam
Ular kobra JawaNaja sputatrixReptil Risiko rendah
Ular siputPareas carinatusReptil Risiko rendah
Ular welangBungarus fasciatusReptil Risiko rendah
Ular welingBungarus candidusReptil Risiko rendah
Walet LinchiCollocalia linchiBurung Risiko rendah

Ingin melihat semua hewan?

Cari berdasarkan nama, habitat, atau pulau di direktori hewan.

Buka direktori hewan