Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

Mamalia · Bali

Harimau Bali

Harimau bali (Panthera tigris balica) adalah harimau Pulau Bali yang kini punah. Catatan pasti terakhirnya berasal dari akhir 1930-an.

Disusun dari sumber tercantum dengan bantuan AI. Cara penyusunan dan batas tinjauan

Foto hitam putih harimau bali yang telah mati, digantung pada galah di antara sekelompok orang, tahun 1911.
Foto historis: harimau bali yang ditembak pada 3 November 1911, dipublikasikan pada 1913. Harimau bali kini punah; tidak ada foto berlisensi bebas dari harimau bali hidup. Oskar Vojnich, The East Indian Archipelago (Budapest, 1913), via Wikimedia Commons · Public domain · Gambar dipotong untuk tata letak.

Jawaban singkat

Status IUCN: Punah

Sekilas tentang harimau Bali

Harimau Bali (Panthera tigris balica) adalah mamalia dari famili Felidae. Wilayahnya di Indonesia: Bali (punah). Pola makannya: babi hutan, rusa, kijang, monyet, juga ternak. Status Daftar Merah IUCN: Punah (Extinct).

Fakta singkat: Harimau Bali
Nama ilmiahPanthera tigris balica
Nama InggrisBali tiger
KelompokMamalia
FamiliFelidae
Wilayah di IndonesiaBali (punah)
MakananBabi hutan, rusa, kijang, monyet, juga ternak
Sebaran di IndonesiaPegunungan dan hutan Bali barat (Buleleng, Jembrana)
Ciri utamaDisebut subspesies harimau terkecil
Catatan terakhirAkhir 1930-an di Bali barat (catatan pasti terakhir, IUCN)
Status IUCNPunah (penilaian 2008, perlu diperbarui)
Nama lainBalinese tiger, Bali tiger
Status IUCNPunah (Extinct) · IUCN Red List — Panthera tigris ssp. balica (Jackson & Nowell 2008) · penilaian 2008-06-30
Dalam panduan ini (12)
Tentang panduan iniDisusun dan diperiksa terhadap sumber tercantum; belum ditinjau pakar.

Apa itu harimau bali?

Harimau bali adalah harimau yang dulu hidup di Pulau Bali dan kini sudah punah. IUCN mencantumkan Panthera tigris ssp. balica sebagai Punah berdasarkan penilaian tahun 2008, yang kini ditandai perlu diperbarui. WildCats Conservation Alliance menyebutnya subspesies harimau terkecil.

Pengelompokannya masih diperdebatkan. Revisi taksonomi Kelompok Spesialis Kucing IUCN pada 2017 menggabungkan harimau bali, jawa, dan sumatera ke dalam satu subspesies, P. t. sondaica, terutama berdasarkan studi Wilting dan rekan (2015). Dokumen revisi yang sama mencatat bahwa Luo dan Driscoll, merujuk studi genetik Xue dan rekan (2015), untuk sementara tetap memisahkan ketiganya sebagai subspesies.

Dasar informasi: IUCN Red List — Panthera tigris ssp. balica (Jackson & Nowell 2008) ↗ · IUCN SSC Cat Specialist Group — Kitchener et al. (2017), A revised taxonomy of the Felidae, Cat News Special Issue 11 ↗ · WildCats Conservation Alliance — Bali tiger facts ↗

Di mana harimau bali dulu hidup?

Harimau bali hanya hidup di Pulau Bali, di pegunungan dan hutan Bali bagian barat. Kajian sejarah peneliti BRIN di jurnal Purbawidya (2024), yang memeriksa catatan orang Eropa abad ke-19 dan awal abad ke-20, menyimpulkan habitatnya tidak tersebar di seluruh pulau, tetapi terbatas pada wilayah yang kini menjadi Kabupaten Buleleng dan Jembrana. Kajian itu juga mencatat Bali tampaknya hanya memiliki satu kucing besar, yaitu harimau; macan tutul seperti di Jawa tidak ditemukan.

Menurut IUCN, Taman Nasional Bali Barat ditetapkan di habitat harimau. Profil Ditjen KSDAE menyebut taman nasional ini terletak di Kabupaten Jembrana dan Buleleng, Provinsi Bali.

Dasar informasi: Purbawidya (BRIN) — Wiryandara, Nugroho & Harriyadi (2024), Perburuan Harimau di Bali pada Awal Abad XX Berdasarkan Sumber-Sumber Kolonial ↗ · IUCN Red List — Panthera tigris ssp. balica (Jackson & Nowell 2008) ↗ · Ditjen KSDAE Kementerian Kehutanan — Profil Taman Nasional Bali Barat ↗

Harimau bali dulu makan apa?

Harimau bali memangsa satwa hutan seperti babi hutan, rusa, dan kijang. Menurut WildCats Conservation Alliance, mangsanya juga mencakup ayam hutan merah, biawak, dan monyet, dan banteng mungkin pernah menjadi mangsa penting. Dari perjalanannya pada 1906, seniman Belanda W.O.J. Nieuwenkamp menggambarkan Bali Barat sebagai kawasan berhutan lebat yang dihuni babi hutan, rusa, ular, dan harimau.

Ketika perkebunan meluas, harimau juga memangsa ternak. Kajian Purbawidya mengutip berita surat kabar tahun 1926 yang menyebut harimau memangsa 40 sapi, 4 kuda, dan 80 kambing sepanjang 1925; berita itu menggambarkan harimau sebagai hama yang mengganggu perkebunan di Bali Barat.

Dasar informasi: WildCats Conservation Alliance — Bali tiger facts ↗ · Purbawidya (BRIN) — Wiryandara, Nugroho & Harriyadi (2024), Perburuan Harimau di Bali pada Awal Abad XX Berdasarkan Sumber-Sumber Kolonial ↗

Kapan harimau bali punah?

Waktu pasti kepunahan harimau bali tidak diketahui; perkiraannya berkisar dari akhir 1930-an hingga awal 1950-an. Menurut IUCN, harimau terakhir kali tercatat secara pasti di Bali barat pada akhir 1930-an dan kemungkinan punah pada akhir Perang Dunia II, atau mungkin baru pada awal 1950-an. WildCats Conservation Alliance menyebut individu terakhir yang diketahui, seekor betina dewasa, dibunuh pada 27 September 1937.

Namun, kajian Purbawidya mengutip berita surat kabar tentang harimau yang ditembak di Gondol pada November 1938, serta catatan misionaris J. Kersten tentang harimau di hutan Jembrana pada 1940. Boomgaard (2008), yang dikutip kajian itu, memperkirakan kepunahan terjadi pada 1940-an.

Dasar informasi: IUCN Red List — Panthera tigris ssp. balica (Jackson & Nowell 2008) ↗ · WildCats Conservation Alliance — Bali tiger facts ↗ · Purbawidya (BRIN) — Wiryandara, Nugroho & Harriyadi (2024), Perburuan Harimau di Bali pada Awal Abad XX Berdasarkan Sumber-Sumber Kolonial ↗

Mengapa harimau bali punah?

Harimau bali punah terutama karena perburuan, hilangnya hutan, dan berkurangnya mangsa. Kajian Purbawidya (2024) mengaitkan kepunahan ini dengan penaklukan Bali oleh pemerintah kolonial Belanda: perkebunan swasta dibuka di Bali Barat, konflik dengan harimau meningkat, dan harimau dianggap hama. Menurut catatan kolonial yang dikutip kajian itu, imbalan per harimau yang ditembak di Buleleng naik dari ƒ60 pada 1880 menjadi sekitar ƒ125 pada 1886, bila laporan surat kabar saat itu akurat.

Boomgaard (2008), dikutip kajian itu, memperkirakan Bali hanya memiliki paling banyak 125 harimau pada awal abad ke-20, dan beberapa pemburu menembak lebih dari 40 di antaranya pada 1913–1918.

Dasar informasi: Purbawidya (BRIN) — Wiryandara, Nugroho & Harriyadi (2024), Perburuan Harimau di Bali pada Awal Abad XX Berdasarkan Sumber-Sumber Kolonial ↗ · IUCN SSC Cat Specialist Group — Living species: Tiger ↗ · WildCats Conservation Alliance — Bali tiger facts ↗

Apa pelajaran dari punahnya harimau bali?

Pelajaran utamanya: populasi kecil di pulau kecil dapat hilang dalam beberapa dekade bila perburuan dan pembukaan hutan tidak dikendalikan. Kajian Purbawidya menyimpulkan bahwa populasi yang kecil dan perburuan yang tak terbendung mempercepat kepunahan harimau bali, dan WildCats Conservation Alliance mencatat tidak ada upaya konservasi yang terarah pada masa itu. Kini, menurut penilaian IUCN yang terbit pada 2022, harimau di Indonesia hanya masih hidup di Sumatera.

Harimau bali tidak bisa dihidupkan kembali, tetapi nasib serupa bisa dicegah pada satwa lain. Jangan membeli kulit, taring, atau bagian tubuh satwa liar, dan laporkan perburuan atau perdagangan satwa liar kepada BKSDA atau polisi kehutanan setempat.

Dasar informasi: Purbawidya (BRIN) — Wiryandara, Nugroho & Harriyadi (2024), Perburuan Harimau di Bali pada Awal Abad XX Berdasarkan Sumber-Sumber Kolonial ↗ · WildCats Conservation Alliance — Bali tiger facts ↗ · IUCN Red List — Panthera tigris, Tiger (Goodrich et al. 2022) ↗

Klasifikasi ilmiah Harimau Bali

Klasifikasi ilmiah dari kingdom sampai spesies
KingdomAnimalia
FilumChordata
KelasMammalia
OrdoCarnivora
FamiliFelidae
GenusPanthera
SpesiesPanthera tigris
SubspesiesPanthera tigris balica

Sumber: GBIF Backbone Taxonomy, disesuaikan dengan peringkat yang umum dipakai dalam pelajaran biologi (misalnya kelas Reptilia).

Pertanyaan umum tentang harimau Bali

Apa nama latin dan nama Inggris harimau Bali?

Nama latin atau nama ilmiah harimau Bali adalah Panthera tigris balica, dari famili Felidae. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Bali tiger.

Harimau Bali berasal dari mana dan di mana habitatnya?

Di Indonesia, panduan ini mencatat harimau Bali di wilayah berikut: Bali (punah).

Harimau Bali makan apa?

Pola makan harimau Bali: babi hutan, rusa, kijang, monyet, juga ternak.

Apa ciri-ciri harimau Bali?

Ciri-ciri harimau Bali menurut sumber panduan ini: Ciri utama: disebut subspesies harimau terkecil.

Bagaimana klasifikasi harimau Bali?

Klasifikasi ilmiah harimau Bali: kingdom Animalia, filum Chordata, kelas Mammalia, ordo Carnivora, famili Felidae, genus Panthera, spesies Panthera tigris, subspesies Panthera tigris balica.

Sumber: GBIF Backbone Taxonomy, disesuaikan dengan peringkat yang umum dipakai dalam pelajaran biologi.

Apakah harimau Bali terancam punah?

Status konservasi global harimau Bali: Punah (Extinct) (penilaian atau pembaruan sumber 2008-06-30). Dalam sistem IUCN, kategori ini berarti spesies tidak ada keraguan yang wajar bahwa individu terakhirnya telah mati. IUCN menandai penilaian ini ‘Needs updating’ dan belum menerbitkan penilaian baru untuk populasi Bali. Revisi Kelompok Spesialis Kucing IUCN 2017 memasukkan harimau bali ke dalam P. t. sondaica, tetapi dokumen yang sama mencatat sebagian peneliti untuk sementara masih memisahkannya. Penilaian spesies harimau yang terbit 2022 mencatat harimau sudah punah di Bali dan menyebut taksonomi harimau sedang ditinjau ulang. Sumber: IUCN Red List — Panthera tigris ssp. balica (Jackson & Nowell 2008).

Status global ini berbeda dari status perlindungan hukum di Indonesia. Untuk memastikan apakah harimau Bali termasuk satwa dilindungi, periksa daftar jenis satwa dilindungi yang berlaku atau hubungi BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) setempat.

Sumber & referensi

  1. IUCN Red List — Panthera tigris ssp. balica (Jackson & Nowell 2008) ↗
  2. IUCN SSC Cat Specialist Group — Kitchener et al. (2017), A revised taxonomy of the Felidae, Cat News Special Issue 11 ↗
  3. IUCN SSC Cat Specialist Group — Living species: Tiger ↗
  4. WildCats Conservation Alliance — Bali tiger facts ↗
  5. Purbawidya (BRIN) — Wiryandara, Nugroho & Harriyadi (2024), Perburuan Harimau di Bali pada Awal Abad XX Berdasarkan Sumber-Sumber Kolonial ↗
  6. Ditjen KSDAE Kementerian Kehutanan — Profil Taman Nasional Bali Barat ↗
  7. IUCN Red List — Panthera tigris, Tiger (Goodrich et al. 2022) ↗
  8. GBIF Backbone Taxonomy (GBIF) ↗

Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli. Cara kami menggunakan sumber dan data →

Rujuk halaman ini

Cantumkan PanduanHewan saat merujuk halaman ini. Periksa sumber bukti asli sebelum menggunakan kembali suatu klaim.

PanduanHewan. Harimau Bali (Panthera tigris balica). Pembaruan substansial terakhir: 14 Oktober 2026. https://panduanhewan.org/id/spesies/harimau-bali/