Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

PANDUANHEWAN · INDONESIA

Hewan vertebrata dan invertebrata (IPA Kelas 7)

Hewan vertebrata punya tulang belakang, invertebrata tidak. Pelajari ciri, kelompok, tabel perbedaan, dan contoh hewan Indonesia, lengkap dengan soal.

Fase D · SMP kelas 7; Fase D · IPAFase D · SMP kelas 7–9 (Fase D) · IPA

Jawaban singkat

Inti materinya

Hewan vertebrata adalah hewan yang memiliki tulang belakang, misalnya ikan, amfibi, reptil, burung, dan mamalia. Hewan invertebrata adalah hewan tanpa tulang belakang, misalnya serangga, cacing, siput, kepiting, ubur-ubur, dan bintang laut. Sekitar 90% atau lebih spesies hewan adalah invertebrata.

  • Vertebrata adalah hewan yang memiliki tulang belakang, yaitu deretan ruas tulang (vertebra) di sepanjang punggung.
  • Invertebrata adalah hewan tanpa tulang belakang, dan jumlahnya 90% atau lebih dari semua spesies hewan.
  • Di sekolah, vertebrata dibagi menjadi lima kelompok: ikan, amfibi, reptil, burung, dan mamalia.
  • Kelompok utama invertebrata adalah spons, cnidaria, cacing, moluska, artropoda, dan ekinodermata.
  • Tidak semua invertebrata lunak: serangga dan kepiting punya rangka luar, sedangkan siput dan kerang punya cangkang.
  • Komodo, kalong, dan hiu paus adalah vertebrata; capung, ketam kenari, dan kima raksasa adalah invertebrata.
Untuk guru: materi ini dilengkapi 10 latihan soal dengan pembahasan dan LKPD siap cetak dengan kunci jawaban. LKPD hewan vertebrata dan invertebrata (dengan kunci jawaban)

Apa itu hewan vertebrata dan invertebrata?

Hewan vertebrata adalah hewan yang memiliki tulang belakang, sedangkan hewan invertebrata adalah hewan yang tidak memiliki tulang belakang.

Tulang belakang tersusun dari ruas-ruas tulang kecil yang disebut vertebra. Ruas-ruas itu berderet di sepanjang punggung, dari kepala sampai ekor. Tulang belakang menjadi penopang utama tubuh ketika hewan bergerak. Ikan, amfibi, reptil, burung, dan mamalia semuanya memiliki tulang belakang. Manusia juga termasuk vertebrata.

Invertebrata jauh lebih banyak jenisnya. Ilmuwan memperkirakan ada 15–30 juta spesies hewan di Bumi, dan 90% atau lebih di antaranya adalah invertebrata. Jadi, sebagian besar hewan di sekitar kita sebenarnya tidak bertulang belakang.

Keduanya mudah ditemukan di sekitar rumah. Cicak rumah yang berburu serangga di dinding dekat lampu adalah vertebrata dari kelompok reptil. Lalat yang kamu usir, cacing yang muncul saat tanah digali, dan laba-laba yang menunggu mangsa di jaringnya adalah invertebrata.

Kata kuncinya hanya satu: tulang belakang. Ukuran, tempat hidup, atau keras-lunaknya tubuh tidak menentukan apakah hewan itu vertebrata atau invertebrata.

Dasar informasi: Animal Diversity Web (University of Michigan): Vertebrata ↗ · Australian Museum: What are invertebrates? ↗ · UC Museum of Paleontology (Berkeley): Introduction to the Vertebrates ↗ · Animal Diversity Web: Hemidactylus frenatus ↗

Apa perbedaan hewan vertebrata dan invertebrata?

Perbedaan utamanya adalah tulang belakang: vertebrata punya rangka dalam dengan tulang belakang, sedangkan invertebrata tidak punya tulang belakang.

Rangka dalam vertebrata bisa terbuat dari tulang keras atau tulang rawan. Hiu dan pari tidak punya tulang sejati; rangkanya terbuat dari tulang rawan. Meski begitu, hiu dan pari tetap vertebrata.

Banyak invertebrata justru punya pelindung keras di luar tubuh. Serangga, udang, dan kepiting punya rangka luar (eksoskeleton) dari kitin. Tubuh siput dan kerang lunak, tetapi sering terlindung cangkang. Gurita tidak punya rangka sama sekali, sehingga tubuhnya sangat lentur.

Ukuran juga tidak bisa dijadikan patokan. Invertebrata darat ada yang panjangnya hanya sepersekian milimeter, ada pula yang mencapai sekitar 150 sentimeter, walaupun kebanyakan kurang dari lima sentimeter.

Tabel berikut merangkum perbedaannya. Gunakan tabel ini untuk menjawab soal "perbedaan hewan vertebrata dan invertebrata dapat dilihat dari…": jawabannya adalah ada atau tidaknya tulang belakang.

Perbedaan hewan vertebrata dan invertebrata
CiriVertebrataInvertebrata
Tulang belakangAdaTidak ada
RangkaRangka dalam dari tulang keras atau tulang rawanTanpa rangka dalam bertulang; banyak yang punya rangka luar atau cangkang, ada juga yang tanpa rangka
Jumlah spesiesSebagian kecil dari semua spesies hewan90% atau lebih dari semua spesies hewan
Kelompok utamaIkan, amfibi, reptil, burung, mamaliaSpons, cnidaria, cacing, moluska, artropoda, ekinodermata
Contoh di IndonesiaKomodo, kalong besar, hiu paus, serak jawaCapung, ketam kenari, kima raksasa, bintang laut mahkota duri

Dasar informasi: Animal Diversity Web (University of Michigan): Vertebrata ↗ · UC Museum of Paleontology (Berkeley): Introduction to the Chondrichthyes ↗ · UC Museum of Paleontology (Berkeley): Introduction to the Arthropoda ↗ · UC Museum of Paleontology (Berkeley): The Mollusca ↗ · Animal Diversity Web: Hapalochlaena lunulata ↗ · Australian Museum: What are invertebrates? ↗

Hewan vertebrata dibagi menjadi berapa kelompok?

Di sekolah, hewan vertebrata dibagi menjadi lima kelompok: ikan (pisces), amfibi, reptil, burung (aves), dan mamalia.

Ikan hidup di air dan bernapas dengan insang. Semua ikan punya tulang belakang atau notokorda. Namun, gambaran ikan sebagai hewan bersirip dan bersisik tidak selalu benar, karena ada ikan yang tidak bersisik. Pada sebagian besar ikan bersirip kipas, pembuahan terjadi di luar tubuh induk. Namun, hiu paus melahirkan anak.

Ikan masih dapat dibagi lagi. Salah satu kelompoknya adalah ikan tanpa rahang (Agnatha); yang masih hidup adalah lamprei dan hagfish. Belut sawah bukan Agnatha; belut termasuk teleostei, kelompok besar ikan bersirip kipas.

Amfibi, seperti katak dan kodok, berkulit lunak dan tidak bersisik. Kulitnya ikut membantu menyerap oksigen. Berudu hidup di air dan bernapas dengan insang, lalu berubah menjadi katak dewasa yang bernapas dengan udara dan bisa hidup di darat.

Reptil, seperti kadal, ular, kura-kura, dan buaya, memiliki sisik dari zat tanduk dan bernapas dengan paru-paru. Telurnya terbungkus cangkang seperti kulit atau kapur, walaupun ada reptil yang melahirkan.

Burung adalah vertebrata berbulu. Burung punya paruh tanpa gigi dan bertelur dengan cangkang keras. Mamalia memiliki rambut, dan induk betinanya menghasilkan susu untuk anaknya. Kebanyakan mamalia melahirkan, tetapi landak semut moncong panjang dari Papua menetas dari telur.

Ciri lima kelompok hewan vertebrata
KelompokPenutup tubuhAlat napasBerkembang biakContoh di Indonesia
Ikan (pisces)Umumnya sisik; ada ikan tanpa sisikInsangUmumnya bertelur, pembuahan di luar tubuh; hiu paus melahirkanHiu paus, ikan raja laut (coelacanth)
AmfibiKulit lunak, lembap, tanpa sisikBerudu: insang; dewasa: paru-paru dan kulitBertelur, berudu hidup di airKodok sawah, bangkong kolong
ReptilSisik dari zat tandukParu-paruTelur bercangkang; ada yang melahirkanKomodo, penyu hijau, cicak rumah
Burung (aves)BuluParu-paruTelur bercangkang kerasSerak jawa, jalak bali, elang jawa
MamaliaRambutParu-paru, dibantu otot diafragmaUmumnya melahirkan, semua menyusui; landak semut bertelurOrangutan sumatra, kalong besar, pesut mahakam

Dasar informasi: Animal Diversity Web (University of Michigan): Vertebrata ↗ · Australian Museum: What is a fish? ↗ · Animal Diversity Web: Actinopterygii ↗ · Animal Diversity Web: Rhincodon typus ↗ · UC Museum of Paleontology (Berkeley): Introduction to the Vertebrates ↗ · FishBase: Monopterus albus, Asian swamp eel ↗ · AmphibiaWeb (UC Berkeley): Amphibian introduction ↗ · Australian Museum: Frog life cycle ↗ · Animal Diversity Web: Reptilia ↗ · Animal Diversity Web: Aves ↗ · Animal Diversity Web: Mammalia ↗ · Animal Diversity Web: Cetacea ↗ · UC Museum of Paleontology (Berkeley): The Hall of Mammals ↗ · Animal Diversity Web: Zaglossus bruijni ↗

Apa saja contoh hewan vertebrata di Indonesia?

Contoh hewan vertebrata di Indonesia antara lain hiu paus, ikan raja laut, kodok sawah, komodo, serak jawa, kalong besar, dan orangutan sumatra.

Hiu paus adalah ikan terbesar yang diketahui. Rangkanya berupa tulang rawan yang lentur, tetapi hiu paus tetap vertebrata. Ikan raja laut adalah coelacanth, ikan bersirip daging yang hidup di Laut Sulawesi.

Amfibi sering disebut hewan bertulang belakang yang hidup di dua alam. Sebagian hidupnya di air, sebagian lagi bisa di darat. Kodok sawah bahkan tahan hidup di air payau, begitu juga berudunya.

Tempat hidup tidak menentukan kelompok. Penyu hijau hidup di laut, tetapi ia reptil: bernapas dengan paru-paru, dan induknya naik ke pantai untuk bertelur di pasir.

Hewan vertebrata yang bisa terbang adalah burung dan kelelawar. Kalong besar adalah salah satu kelelawar terbesar di dunia. Bengkarung terbang (Draco volans) tidak benar-benar terbang; kadal ini meluncur dengan selaput kulit yang ditopang tulang rusuk.

Dasar informasi: Animal Diversity Web: Rhincodon typus ↗ · FishBase: Latimeria menadoensis, Sulawesi coelacanth ↗ · UC Museum of Paleontology (Berkeley): Introduction to the Amphibia ↗ · Animal Diversity Web: Chelonia mydas ↗ · Animal Diversity Web: Reptilia ↗ · UC Museum of Paleontology (Berkeley): Introduction to the Vertebrates ↗ · Animal Diversity Web: Draco volans ↗ · Animal Diversity Web: Pteropus vampyrus ↗ · Shao et al. (2015), Transcriptomes reveal the genetic mechanisms underlying ionic regulatory adaptations to salt in the crab-eating frog, Scientific Reports ↗

Hewan invertebrata dibagi menjadi apa saja?

Invertebrata terbagi ke dalam banyak filum; enam kelompok yang paling sering dipelajari adalah spons, cnidaria, cacing, moluska, artropoda, dan ekinodermata.

Spons (Porifera) disebut hewan berpori. Spons tidak punya mulut; air masuk lewat pori-pori kecil di dinding tubuhnya. Sebagian besar spons hidup di laut, tetapi sekitar 150 spesies hidup di air tawar.

Cnidaria, yang di banyak buku disebut Coelenterata atau hewan berongga, mencakup ubur-ubur, hydra, anemon laut, dan karang. Semuanya punya sel penyengat. Rongga tubuhnya hanya punya satu lubang yang menjadi mulut sekaligus anus.

Cacing terdiri atas beberapa filum. Cacing pipih (Platyhelminthes) bertubuh pipih dan tidak beruas. Cacing gilig (Nematoda, di buku sekolah disebut Nemathelminthes) bertubuh bulat panjang dan dilapisi kutikula. Cacing beruas (Annelida), seperti cacing tanah dan lintah, tubuhnya tersusun dari segmen.

Moluska atau hewan lunak bertubuh lunak, dan banyak yang dilindungi cangkang. Artropoda atau hewan berkaki beruas punya rangka luar dan kaki beruas-ruas; kelompok ini mencakup serangga, krustasea, laba-laba, dan kaki seribu. Serangga mencakup sebagian besar spesies hewan di Bumi.

Ekinodermata atau hewan berkulit duri, seperti bintang laut, bulu babi, dan teripang, hanya hidup di laut. Kebanyakan bersimetri lima.

Mencari hewan invertebrata yang hidup di dalam tanah? Cacing tanah adalah contoh yang paling mudah dikenali. Invertebrata darat lainnya adalah serangga, laba-laba, kelabang, dan kaki seribu.

Kelompok utama hewan invertebrata
Kelompok (nama di buku)Ciri utamaContoh
Porifera (hewan berpori)Tubuh berpori, tanpa mulut, hidup menempelSpons
Cnidaria/Coelenterata (hewan berongga)Sel penyengat; satu lubang untuk mulut dan anusUbur-ubur, anemon laut, karang
Platyhelminthes (cacing pipih)Tubuh pipih, tidak beruasPlanaria, cacing pita, cacing hati
Nematoda/Nemathelminthes (cacing gilig)Tubuh bulat panjang, tidak beruas, berkutikulaCacing kremi, cacing perut
Annelida (cacing beruas)Tubuh beruas-ruasCacing tanah, lintah
Mollusca (hewan lunak)Tubuh lunak, banyak yang bercangkangSiput, kerang, kima raksasa, gurita
Arthropoda (hewan berkaki beruas)Rangka luar dari kitin, kaki beruasSerangga, udang, kepiting, laba-laba, kaki seribu
Echinodermata (hewan berkulit duri)Kulit berduri, hidup di laut, umumnya bersimetri limaBintang laut, bulu babi, teripang

Dasar informasi: UC Museum of Paleontology (Berkeley): Introduction to Porifera ↗ · Animal Diversity Web: Porifera ↗ · Animal Diversity Web: Cnidaria ↗ · UC Museum of Paleontology (Berkeley): Introduction to Cnidaria ↗ · Animal Diversity Web: Platyhelminthes ↗ · Animal Diversity Web: Nematoda ↗ · Animal Diversity Web: Annelida ↗ · UC Museum of Paleontology (Berkeley): The Mollusca ↗ · UC Museum of Paleontology (Berkeley): Introduction to the Arthropoda ↗ · Australian Museum: What are insects? ↗ · Animal Diversity Web: Insecta ↗ · UC Museum of Paleontology (Berkeley): Introduction to the Echinodermata ↗ · Australian Museum: What are invertebrates? ↗ · Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII (Edisi Revisi), Kemendikbudristek, Bab V, Tabel 5.2 ↗

Apa saja contoh hewan invertebrata di Indonesia?

Contoh hewan invertebrata di Indonesia antara lain capung, ketam kenari, kima raksasa, gurita cincin biru, dan bintang laut mahkota duri.

Capung adalah serangga. Tubuh serangga terbagi atas kepala, dada (toraks), dan perut (abdomen), dan serangga tidak punya rangka dalam.

Ketam kenari adalah artropoda darat terbesar yang diketahui. Kima raksasa adalah kerang terbesar yang masih hidup; cangkangnya bisa mencapai 1,5 meter. Gurita cincin biru juga moluska, tetapi tidak bercangkang dan tidak punya rangka.

Bintang laut mahkota duri adalah ekinodermata dengan 8 sampai 21 lengan. Jadi, "umumnya bersimetri lima" berarti kebanyakan, bukan semuanya. Gurita cincin biru dan bintang laut mahkota duri berbisa, jadi amati keduanya hanya lewat gambar atau dari jauh.

Invertebrata penting bagi manusia. Banyak artropoda memberi kita makanan, bahan pakaian, dan obat, serta membantu mengendalikan organisme yang merugikan. Namun, ada juga artropoda yang menimbulkan wabah penyakit dan gagal panen.

Dasar informasi: Australian Museum: What are insects? ↗ · Animal Diversity Web: Hapalochlaena lunulata ↗ · Animal Diversity Web: Acanthaster planci ↗ · Animal Diversity Web: Arthropoda ↗

Bagaimana cara menentukan hewan termasuk vertebrata atau invertebrata?

Gunakan kunci dikotomi: jawab satu pertanyaan ya atau tidak, mulai dari "apakah hewan ini punya tulang belakang?", lalu lanjutkan ke ciri tubuh lainnya.

Kunci dikotomi selalu memberi dua pilihan yang berlawanan. Langkah pertama memisahkan invertebrata dari vertebrata. Untuk vertebrata, lanjutkan: punya rambut dan menyusui? Mamalia. Berbulu? Burung. Bersisik dari zat tanduk dan bernapas dengan paru-paru? Reptil. Bernapas dengan insang dan bersirip? Ikan. Kulit lunak tanpa sisik? Amfibi.

Hati-hati dengan hewan yang tampak mengecoh. Trenggiling bersisik, tetapi termasuk mamalia dan menyusui anaknya. Pesut hidup di sungai, tetapi muncul ke permukaan untuk bernapas; pesut adalah mamalia. Landak semut menetas dari telur, tetapi anaknya menyusu. Bentuk luar atau tempat hidup saja belum cukup untuk menentukan kelompoknya.

Saat mengamati hewan sungguhan, cukup lihat dari jauh atau gunakan foto. Jangan menangkap, memegang, atau mengganggu hewan liar.

Dasar informasi: Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII (Edisi Revisi), Kemendikbudristek, Bab V, Tabel 5.1 ↗ · Australian Museum: What is a fish? ↗ · Animal Diversity Web: Reptilia ↗ · AmphibiaWeb (UC Berkeley): Amphibian introduction ↗ · Animal Diversity Web: Manis javanica ↗ · IUCN SSC Cetacean Specialist Group: Irrawaddy dolphins (Pesut) in Indonesia's Mahakam River ↗ · Animal Diversity Web: Orcaella brevirostris ↗ · Animal Diversity Web: Zaglossus bruijni ↗ · Animal Diversity Web: Mammalia ↗

Miskonsepsi yang sering muncul

Anggapan: Semua hewan invertebrata bertubuh lunak.

Faktanya: Banyak invertebrata punya pelindung keras. Serangga, udang, dan kepiting punya rangka luar dari kitin, sedangkan siput dan kerang punya cangkang. sumber ↗

Anggapan: Pesut dan lumba-lumba adalah ikan karena hidup di air.

Faktanya: Lumba-lumba, termasuk pesut, adalah mamalia. Bahkan lumba-lumba punya rambut, setidaknya pada satu tahap hidupnya. sumber ↗

Anggapan: Hewan bersisik pasti ikan atau reptil.

Faktanya: Trenggiling bersisik, tetapi ia mamalia: induknya menyusui anaknya. sumber ↗

Anggapan: Semua mamalia melahirkan anak.

Faktanya: Landak semut moncong panjang menetas dari telur, lalu anaknya menyusu di kantong induk. Hewan ini tetap mamalia. sumber ↗

Anggapan: Belut adalah contoh Agnatha (ikan tanpa rahang).

Faktanya: Belut sawah termasuk teleostei, bagian dari ikan bersirip kipas, jadi belut bukan Agnatha. sumber ↗

Latihan soal hewan vertebrata dan invertebrata dan pembahasannya

Pilih jawabanmu, lalu buka “Lihat jawaban” untuk memeriksanya.

  1. Hewan vertebrata adalah hewan yang memiliki …

    • A tulang belakang
    • B cangkang keras
    • C sayap
    • D kaki beruas
    Lihat jawaban

    Jawaban: A. tulang belakang. Vertebrata dikenali dari tulang belakangnya, yaitu deretan ruas tulang di sepanjang punggung.

  2. Manakah yang termasuk hewan invertebrata?

    • A Komodo
    • B Kalong besar
    • C Ketam kenari
    • D Hiu paus
    Lihat jawaban

    Jawaban: C. Ketam kenari. Ketam kenari adalah artropoda (krustasea) dan tidak punya tulang belakang. Tiga hewan lainnya vertebrata.

  3. Hiu paus memiliki rangka dari tulang rawan. Hiu paus termasuk …

    • A invertebrata, karena tidak bertulang keras
    • B vertebrata, kelompok ikan
    • C mamalia, karena sangat besar
    • D moluska, karena tubuhnya lentur
    Lihat jawaban

    Jawaban: B. vertebrata, kelompok ikan. Rangka tulang rawan tetap rangka dalam dengan tulang belakang. Hiu paus adalah ikan, jadi termasuk vertebrata.

  4. Trenggiling bersisik. Mengapa trenggiling digolongkan sebagai mamalia?

    • A Karena hidup di darat
    • B Karena memakan semut
    • C Karena tidak punya tulang belakang
    • D Karena ia menyusui anaknya
    Lihat jawaban

    Jawaban: D. Karena ia menyusui anaknya. Ciri mamalia adalah rambut dan susu. Trenggiling tetap mamalia walaupun tubuhnya bersisik.

  5. Hewan berkaki beruas dengan rangka luar dari kitin termasuk kelompok …

    • A Arthropoda
    • B Mollusca
    • C Annelida
    • D Echinodermata
    Lihat jawaban

    Jawaban: A. Arthropoda. Arthropoda berarti kaki beruas. Serangga, udang, kepiting, dan laba-laba termasuk di dalamnya.

  6. Hewan tidak bertulang belakang yang berkulit duri dan hanya hidup di laut disebut …

    • A Porifera
    • B Cnidaria
    • C Echinodermata
    • D Platyhelminthes
    Lihat jawaban

    Jawaban: C. Echinodermata. Echinodermata, seperti bintang laut, bulu babi, dan teripang, tidak punya anggota di air tawar atau darat.

  7. Hewan vertebrata manakah yang bisa terbang dengan sayap sungguhan?

    • A Bengkarung terbang dan kalong
    • B Burung dan kelelawar
    • C Capung dan burung
    • D Kupu-kupu dan kelelawar
    Lihat jawaban

    Jawaban: B. Burung dan kelelawar. Burung dan kelelawar terbang dengan sayap. Bengkarung terbang hanya meluncur, sedangkan capung dan kupu-kupu adalah invertebrata.

  8. Berudu bernapas dengan insang, sedangkan katak dewasa bernapas dengan paru-paru dan kulit. Katak termasuk kelompok …

    • A ikan
    • B reptil
    • C mamalia
    • D amfibi
    Lihat jawaban

    Jawaban: D. amfibi. Amfibi hidup di dua alam: berudu di air, katak dewasa juga bisa hidup di darat.

  9. Pernyataan yang BENAR tentang jumlah spesies hewan adalah …

    • A Vertebrata lebih banyak daripada invertebrata
    • B Jumlah keduanya hampir sama
    • C 90% atau lebih spesies hewan adalah invertebrata
    • D Invertebrata hanya hidup di laut
    Lihat jawaban

    Jawaban: C. 90% atau lebih spesies hewan adalah invertebrata. Dari perkiraan 15–30 juta spesies hewan, 90% atau lebih adalah invertebrata, dan mereka hidup hampir di mana saja.

  10. Pesut mahakam hidup di sungai. Mengapa pesut bukan ikan?

    • A Karena pesut bernapas dengan paru-paru dan menyusui anaknya
    • B Karena pesut tidak bersirip
    • C Karena pesut hidup di air tawar
    • D Karena pesut tidak punya tulang belakang
    Lihat jawaban

    Jawaban: A. Karena pesut bernapas dengan paru-paru dan menyusui anaknya. Pesut adalah mamalia: ia muncul ke permukaan untuk bernapas dan menyusui anaknya.

Untuk guru: tujuan dan kegiatan pembelajaran

Tujuan pembelajaran

  • Peserta didik dapat menjelaskan perbedaan hewan vertebrata dan invertebrata berdasarkan ada atau tidaknya tulang belakang.
  • Peserta didik dapat mengelompokkan hewan Indonesia ke dalam lima kelompok vertebrata dan kelompok utama invertebrata.
  • Peserta didik dapat menggunakan kunci dikotomi sederhana untuk mengidentifikasi kelompok hewan dari gambar.
  • Peserta didik dapat menjelaskan contoh hewan yang mengecoh, seperti trenggiling, pesut, dan landak semut.

Ide kegiatan kelas (sekitar 70 menit)

  1. Kartu sortir (20 menit): kelompok kecil menyortir 16 kartu foto hewan Indonesia ke dalam vertebrata dan invertebrata, lalu ke kelompok yang lebih kecil, dan menjelaskan alasannya.
  2. Kunci dikotomi (20 menit): peserta didik membuat bagan ya/tidak di kertas besar, lalu menguji bagan itu dengan kartu foto milik kelompok lain.
  3. Pengamatan jarak jauh (20 menit): di halaman sekolah, peserta didik mencatat hewan yang terlihat tanpa menyentuh atau menangkapnya, lalu menandai mana yang vertebrata dan mana yang invertebrata.
  4. Diskusi kelas (10 menit): bahas trenggiling, pesut, dan landak semut sebagai contoh yang mengecoh, lalu tulis satu kalimat kesimpulan bersama.

Bahan: Kartu foto hewan Indonesia (cetak atau gambar tangan), Kertas plano dan spidol, Buku catatan dan pensil, LKPD hewan vertebrata dan invertebrata.

Kaitan kurikulum dan buku teks

Boleh dicetak dan diperbanyak untuk pembelajaran nonkomersial dengan menyebut PanduanHewan.org sebagai sumber.

Pertanyaan umum

Apakah ular termasuk vertebrata atau invertebrata?

Ular termasuk vertebrata, tepatnya kelompok reptil bersama kadal, kura-kura, dan buaya. Ular tidak berkaki, tetapi punya tulang belakang.

Apakah udang termasuk invertebrata?

Ya. Udang adalah krustasea, bagian dari Arthropoda. Udang punya rangka luar dan kaki beruas, tetapi tidak punya tulang belakang.

Hewan vertebrata dibagi menjadi berapa kelompok?

Di sekolah ada lima kelompok: ikan, amfibi, reptil, burung, dan mamalia. Ilmuwan membagi ikan lagi menjadi beberapa kelas, misalnya ikan bertulang rawan seperti hiu.

Lebih banyak mana, hewan vertebrata atau invertebrata?

Invertebrata jauh lebih banyak. Sekitar 90% atau lebih spesies hewan adalah invertebrata, dan sebagian besarnya serangga.

Hewan bertulang belakang yang hidup di dua alam disebut apa?

Amfibi. Contohnya kodok sawah dan bangkong kolong: berudunya hidup di air, sedangkan yang dewasa bisa hidup di darat.

Contoh hewan dalam materi ini

Nusa Tenggara Timur: Flores dan pulau-pulau sekitarnya
Varanus komodoensis

Kadal terbesar yang masih hidup, berasal dari sejumlah pulau di Nusa Tenggara Timur. Kenali hubungan komodo dengan mangsa, habitat kering, dan konservasi tiap pulau.

Perairan Indonesia; lokasi kemunculan rutin antara lain Teluk Cenderawasih, Kaimana, Teluk Saleh (Sumbawa), Gorontalo, Probolinggo, dan Kepulauan Derawan
Rhincodon typus

Ikan terbesar yang masih hidup, dengan pola totol khas dan cara makan menyaring. Perlindungannya memerlukan perhatian pada perjalanan laut, kapal, perikanan, dan wisata.

Sulawesi Utara, Gorontalo, Maluku Utara, Raja Ampat, dan Biak (Papua)
Latimeria menadoensis

Ikan raja laut (Latimeria menadoensis) adalah coelacanth Indonesia, ikan purba bersirip lobus dari laut dalam Sulawesi hingga Papua.

Catatan: Jawa Barat, Riau, Jawa Tengah
Fejervarya cancrivora

Kodok Sawah (Fejervarya cancrivora). Katak pemakan kepiting dapat memakai habitat payau; studi salinitas menunjukkan toleransi berudu, tetapi batas uji laboratorium bukan izin memindahkannya ke air asin.

Catatan: Jawa Barat, Bali, Jawa Tengah
Duttaphrynus melanostictus

Bangkong Kolong (Duttaphrynus melanostictus). Kodok buduk Asia memakai banyak habitat yang diubah manusia; penelitian genetik menunjukkan nama ini mungkin mencakup garis keturunan yang lebih rumit.

Tersebar luas di Indonesia, termasuk Sumatera dan Jawa
Tyto alba

Serak Jawa (Tyto alba) adalah burung hantu berwajah putih berbentuk hati yang memangsa tikus di sawah, kebun sawit, dan permukiman.

Sumber dan referensi

  1. SIBI Kemendikdasmen, data katalog resmi: Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII (Edisi Revisi), daftar bab ↗
  2. Keputusan Kepala BSKAP Kemendikdasmen No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran, Lampiran II: CP IPA Fase D ↗
  3. Animal Diversity Web (University of Michigan): Vertebrata ↗
  4. Australian Museum: What are invertebrates? ↗
  5. UC Museum of Paleontology (Berkeley): Introduction to the Vertebrates ↗
  6. Animal Diversity Web: Hemidactylus frenatus ↗
  7. UC Museum of Paleontology (Berkeley): Introduction to the Chondrichthyes ↗
  8. UC Museum of Paleontology (Berkeley): Introduction to the Arthropoda ↗
  9. UC Museum of Paleontology (Berkeley): The Mollusca ↗
  10. Animal Diversity Web: Hapalochlaena lunulata ↗
  11. Australian Museum: What is a fish? ↗
  12. Animal Diversity Web: Actinopterygii ↗
  13. Animal Diversity Web: Rhincodon typus ↗
  14. FishBase: Monopterus albus, Asian swamp eel ↗
  15. AmphibiaWeb (UC Berkeley): Amphibian introduction ↗
  16. Australian Museum: Frog life cycle ↗
  17. Animal Diversity Web: Reptilia ↗
  18. Animal Diversity Web: Aves ↗
  19. Animal Diversity Web: Mammalia ↗
  20. Animal Diversity Web: Cetacea ↗
  21. UC Museum of Paleontology (Berkeley): The Hall of Mammals ↗
  22. Animal Diversity Web: Zaglossus bruijni ↗
  23. FishBase: Latimeria menadoensis, Sulawesi coelacanth ↗
  24. UC Museum of Paleontology (Berkeley): Introduction to the Amphibia ↗
  25. Animal Diversity Web: Chelonia mydas ↗
  26. Animal Diversity Web: Draco volans ↗
  27. Animal Diversity Web: Pteropus vampyrus ↗
  28. Shao et al. (2015), Transcriptomes reveal the genetic mechanisms underlying ionic regulatory adaptations to salt in the crab-eating frog, Scientific Reports ↗
  29. Animal Diversity Web: Varanus komodoensis ↗
  30. Animal Diversity Web: Tyto alba ↗
  31. Animal Diversity Web: Pongo abelii ↗
  32. UC Museum of Paleontology (Berkeley): Introduction to Porifera ↗
  33. Animal Diversity Web: Porifera ↗
  34. Animal Diversity Web: Cnidaria ↗
  35. UC Museum of Paleontology (Berkeley): Introduction to Cnidaria ↗
  36. Animal Diversity Web: Platyhelminthes ↗
  37. Animal Diversity Web: Nematoda ↗
  38. Animal Diversity Web: Annelida ↗
  39. Australian Museum: What are insects? ↗
  40. Animal Diversity Web: Insecta ↗
  41. UC Museum of Paleontology (Berkeley): Introduction to the Echinodermata ↗
  42. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas VII (Edisi Revisi), Kemendikbudristek, Bab V, Tabel 5.1 ↗
  43. Animal Diversity Web: Acanthaster planci ↗
  44. Animal Diversity Web: Arthropoda ↗
  45. Australian Museum: Dragonflies and damselflies ↗
  46. Animal Diversity Web: Birgus latro ↗
  47. Animal Diversity Web: Tridacna gigas ↗
  48. Animal Diversity Web: Manis javanica ↗
  49. IUCN SSC Cetacean Specialist Group: Irrawaddy dolphins (Pesut) in Indonesia's Mahakam River ↗
  50. Animal Diversity Web: Orcaella brevirostris ↗

Diperiksa 2026-10-02. Kirim koreksi

Materi lainnya