Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

PANDUANHEWAN · INDONESIA

Bintang laut mahkota duri

Bintang laut mahkota duri (Acanthaster) adalah bintang laut pemakan karang berduri berbisa yang ledakan populasinya bisa merusak terumbu karang.

Jawaban singkat

Sekilas tentang bintang laut mahkota duri

Bintang laut mahkota duri (Acanthaster planci) adalah satwa laut dari famili Acanthasteridae.

Fakta singkat: Bintang laut mahkota duri
Nama ilmiahAcanthaster planci
Nama InggrisCrown-of-thorns starfish
KelompokLaut
FamiliAcanthasteridae
Wilayah di IndonesiaSulawesi, Kalimantan, dan Pulau Tunda (Banten)
Habitat terkaitTerumbu Karang
MakananKarang keras hidup, terutama karang Acropora
Sebaran di IndonesiaTerumbu karang; tercatat di Sulawesi, Kalimantan, dan Banten
Ciri utamaTubuh besar berlengan banyak, tertutup duri panjang tajam berbisa
Nama lainLipan laut (Togean), tayomo (Gorontalo), crown-of-thorns starfish
Bahaya bagi manusiaTusukan duri berbisa: nyeri, bengkak, mual, dan muntah
Dalam panduan ini (10)
Foto Bintang laut mahkota duri (Acanthaster planci).
(c) Nathan, some rights reserved (CC BY) · CC BY 4.0 · Foto dipotong untuk tata letak.
Tentang panduan iniDisusun dan diperiksa terhadap sumber tercantum; belum ditinjau pakar.

Apa itu bintang laut mahkota duri?

Bintang laut mahkota duri adalah bintang laut besar pemakan karang yang tubuhnya tertutup duri panjang, tajam, dan berbisa. Dulu semua populasinya di Indo-Pasifik dianggap satu spesies, Acanthaster planci. Kajian genetik dan morfologi kemudian menemukan setidaknya empat spesies: A. planci di Samudra Hindia utara, A. mauritiensis di Samudra Hindia selatan, A. benziei di Laut Merah, dan A. cf. solaris di Pasifik barat dan tengah. Ulasan Uthicke dkk. (2024) menggolongkan populasi di Sulawesi dan Kalimantan sebagai A. cf. solaris, sedangkan di Indonesia bagian barat A. planci dan A. cf. solaris hidup berdampingan. WoRMS masih mencatat A. solaris sebagai sinonim A. planci, sehingga nama lama itu masih sering dipakai.

Dasar informasi: Marine Biology (Uthicke et al. 2024, via VLIZ) — The crown-of-thorns seastar species complex: knowledge on the biology and ecology of five corallivorous Acanthaster species ↗ · WoRMS — Acanthaster solaris (Schreber, 1793) ↗ · PeerJ (2023, via PMC) — Crown-of-thorns starfish spines secrete defence proteins ↗

Di mana bintang laut mahkota duri hidup?

Bintang laut mahkota duri hidup di terumbu karang di seluruh Indo-Pasifik, termasuk Indonesia. Biasanya jumlahnya sedikit, tetapi sesekali populasinya meledak. Ulasan Uthicke dkk. (2024) mencatat ledakan populasi di Sulawesi dan Kalimantan. Di Taman Nasional Kepulauan Togean, Sulawesi Tengah, warga menyebutnya lipan laut dan menganggapnya hama terumbu karang. Kajian tahun 2024 menemukan 36–117 ekor di Kepulauan Sombori, lepas pantai Sulawesi, tetapi tidak menemukannya di titik pengamatan di Wakatobi. Di Pulau Tunda, Kabupaten Serang, Banten, sebuah penelitian menilai kelimpahannya masih alami dan belum mengancam terumbu karang.

Dasar informasi: Marine Biology (Uthicke et al. 2024, via VLIZ) — The crown-of-thorns seastar species complex: knowledge on the biology and ecology of five corallivorous Acanthaster species ↗ · Mongabay Indonesia (2022) — Bintang Laut Berduri Ini Jadi Musuh Terumbu Karang ↗ · Biodiversitas (2024) — Analysis of environmental parameters supporting the abundance of Acanthaster planci in the Wakatobi and Sombori Marine Protected Areas, Sulawesi, Indonesia ↗

Bintang laut mahkota duri makan apa?

Bintang laut mahkota duri dewasa memakan jaringan hidup karang keras. Karang Acropora, termasuk karang bercabang dan karang meja, biasanya menjadi pilihan utama, tetapi jika Acropora habis, jenis karang lain juga dimakan. Menurut ulasan Uthicke dkk. (2024), satu individu dewasa bisa menghabiskan 161–678 cm² karang per hari dan paling aktif makan pada malam hari. Kepadatan lebih dari 10 ekor per hektare diperkirakan bisa menghabiskan karang. Anakannya mula-mula memakan lapisan biofilm dan alga koralin berkerak, lalu beralih ke karang setelah sekitar 140 hari.

Dasar informasi: Marine Biology (Uthicke et al. 2024, via VLIZ) — The crown-of-thorns seastar species complex: knowledge on the biology and ecology of five corallivorous Acanthaster species ↗ · Mongabay Indonesia (2022) — Bintang Laut Berduri Ini Jadi Musuh Terumbu Karang ↗

Mengapa populasi bintang laut mahkota duri bisa meledak?

Populasi bintang laut mahkota duri bisa meledak karena hewan ini sangat subur dan larvanya mampu bertahan lama di laut. Menurut ulasan Uthicke dkk. (2024), seekor betina A. cf. solaris bisa menghasilkan lebih dari 100 juta telur. Larvanya hidup sebagai plankton selama 9–11 hari, atau lebih dari 40 hari jika makanan terbatas, lalu menempel pada alga koralin berkerak. Individu bisa memijah pertama kali sekitar umur dua tahun. Dua dugaan utama penyebab ledakan adalah berkurangnya pemangsa akibat penangkapan berlebih dan limpasan unsur hara dari daratan yang menyuburkan fitoplankton, makanan larvanya.

Dasar informasi: Marine Biology (Uthicke et al. 2024, via VLIZ) — The crown-of-thorns seastar species complex: knowledge on the biology and ecology of five corallivorous Acanthaster species ↗ · Mongabay Indonesia (2022) — Bintang Laut Berduri Ini Jadi Musuh Terumbu Karang ↗

Apakah bintang laut mahkota duri berbisa?

Ya, duri bintang laut mahkota duri tajam dan berbisa. Menurut kajian di jurnal PeerJ (2023), bisanya mengandung saponin dan protein plancitoxin. Tusukan durinya bisa menyebabkan mual, mati rasa, muntah, nyeri sendi, dan kadang kelumpuhan. Mongabay Indonesia melaporkan tusukan duri terasa sangat nyeri, bisa membengkak selama berjam-jam hingga berhari-hari, dan dapat disertai demam. Kajian PeerJ juga mencatat satu kematian manusia yang terdokumentasi, yaitu seorang perempuan yang meninggal akibat syok anafilaksis 13 jam setelah tertusuk. Jika tertusuk duri hewan ini, segera cari pertolongan medis di fasilitas kesehatan.

Dasar informasi: PeerJ (2023, via PMC) — Crown-of-thorns starfish spines secrete defence proteins ↗ · Mongabay Indonesia (2022) — Bintang Laut Berduri Ini Jadi Musuh Terumbu Karang ↗

Apa yang harus dilakukan jika bertemu bintang laut mahkota duri?

Jangan menyentuh, memegang, atau menginjak bintang laut mahkota duri, dan jaga jarak saat berenang atau menyelam. Jangan pula mencoba membasminya sendiri. Laporkan temuan dalam jumlah banyak kepada pengelola kawasan, misalnya balai taman nasional setempat. Di Kepulauan Togean, pembersihan dilakukan bersama Balai Taman Nasional Kepulauan Togean, pengelola resor, dan wisatawan. Pada 2019, sekitar 8.000 ekor berdiameter 8–48 cm diangkat dari taman nasional itu dengan penjepit bambu dan dikumpulkan di atas perahu agar tidak bersentuhan langsung. Dalam jangka panjang, pengelolaan perikanan dan pengurangan limpasan hara dari daratan membantu mencegah ledakan populasi.

Dasar informasi: Mongabay Indonesia (2022) — Catatan Akhir Tahun: Bintang Laut Berduri Bisa Jadi Ancaman Terumbu Karang Indonesia ↗ · Mongabay Indonesia (2022) — Bintang Laut Berduri Ini Jadi Musuh Terumbu Karang ↗ · Marine Biology (Uthicke et al. 2024, via VLIZ) — The crown-of-thorns seastar species complex: knowledge on the biology and ecology of five corallivorous Acanthaster species ↗

Jelajahi habitat terkait

Hubungan berikut didukung sumber spesies dalam panduan ini. Daftar ini bukan peta sebaran lengkap.

Pertanyaan umum tentang bintang laut mahkota duri

Apa nama latin bintang laut mahkota duri?

Nama latin atau nama ilmiah bintang laut mahkota duri adalah Acanthaster planci, dari famili Acanthasteridae. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Crown-of-thorns starfish.

Di mana bintang laut mahkota duri dapat ditemukan di Indonesia?

Di Indonesia, panduan ini mencatat bintang laut mahkota duri di wilayah berikut: Sulawesi, Kalimantan, dan Pulau Tunda (Banten).

Habitat terkait yang didukung sumber: Terumbu Karang.

Bintang laut mahkota duri makan apa?

Pola makan bintang laut mahkota duri: karang keras hidup, terutama karang Acropora.

Sumber & referensi

  1. Marine Biology (Uthicke et al. 2024, via VLIZ) — The crown-of-thorns seastar species complex: knowledge on the biology and ecology of five corallivorous Acanthaster species ↗
  2. WoRMS — Acanthaster solaris (Schreber, 1793) ↗
  3. PeerJ (2023, via PMC) — Crown-of-thorns starfish spines secrete defence proteins ↗
  4. Mongabay Indonesia (2022) — Bintang Laut Berduri Ini Jadi Musuh Terumbu Karang ↗
  5. Mongabay Indonesia (2022) — Catatan Akhir Tahun: Bintang Laut Berduri Bisa Jadi Ancaman Terumbu Karang Indonesia ↗
  6. Biodiversitas (2024) — Analysis of environmental parameters supporting the abundance of Acanthaster planci in the Wakatobi and Sombori Marine Protected Areas, Sulawesi, Indonesia ↗

Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli.

Kutip halaman ini

PanduanHewan. (2026, 25 September). Bintang laut mahkota duri (Acanthaster planci). PanduanHewan.org. https://panduanhewan.org/id/spesies/bintang-laut-mahkota-duri/