Artamus leucorhynchos. Nama yang dipakai GBIF berbeda ejaan dari nama pada BirdLife Australia untuk kapinis dada-putih; ciri lapangannya ialah dada putih yang kontras dengan kepala abu-abu gelap.
PANDUANHEWAN · INDONESIA
Hewan di Papua
56 hewan yang tercatat di Papua menurut panduan ini, termasuk cenderawasih merah, kasuari gelambir ganda dan layang-layang batu. Dengan nama ilmiah, status IUCN (8 terancam), dan sumber.
PanduanHewan memuat 56 panduan hewan yang tercatat di Papua: 32 burung, 13 satwa laut, 5 reptil, 4 mamalia dan 2 serangga dan invertebrata. 8 di antaranya berstatus terancam dalam Daftar Merah IUCN.
Daftar ini memakai wilayah yang disebut dalam panduan dan label lokasi pada cuplikan catatan pengamatan GBIF. Artinya hewan tercatat di Papua; ini bukan bukti endemik atau peta sebaran lengkap.
Biawak Papua (Varanus salvadorii) adalah biawak pohon besar yang hanya hidup di Pulau Papua (Nugini), dengan ekor sangat panjang dan gigi bergerigi.
Cangak besar (Ardea alba). Kuntul besar adalah kuntul putih yang luas sebarannya; bandingkan ukuran tubuh, bentuk paruh, serta warna kaki dengan kuntul kecil dan kuntul lainnya.
Cangak pasifik (Egretta sacra). Cangak karang Pasifik menggunakan pesisir berbatu dan terumbu; individu dapat berwarna terang atau gelap sehingga lokasi dan bentuk tubuh penting untuk identifikasi.
Cekakak Suci (Todiramphus sanctus). Cekakak suci menggunakan mangrove, hutan terbuka, dan lembah sungai; sejumlah populasi berpindah sehingga tanggal serta lokasi penting.
Cenderawasih besar (Paradisaea apoda) adalah cenderawasih berbulu hias kuning dari Kepulauan Aru dan dataran rendah selatan Papua.
Burung penghuni hutan Raja Ampat dengan bulu merah dan dua pita ekor panjang pada jantan. Keindahannya menghubungkan pengamatan burung dengan perlindungan hutan.
Chiloscyllium punctatum. Hiu bambu belang-cokelat adalah hiu dasar Indo-Pasifik; pola gelang lebih menonjol pada hewan muda dan dapat berubah saat bertambah umur.
Cikalang kecil (Fregata ariel). Cikalang kecil merupakan cikalang berukuran lebih kecil di antara anggota familinya; ia menghabiskan banyak waktu terbang di atas laut tropis.
Cikukua tanduk (Philemon buceroides). Cikukua bertopi adalah anggota Meliphagidae, keluarga burung pengisap nektar; nama 'bertopi' merujuk tampilan kepala, bukan hubungan kekerabatan dengan rangkong.
Cucut tekeh (Hemiscyllium freycineti). Hiu karpet berbintik Indonesia diketahui dari perairan dangkal Raja Ampat; publikasi lama pernah memasukkan populasi yang kini dipisah menjadi spesies lain.
Dara-laut jambul (Thalasseus bergii). Dara-laut jambul besar mencari makan di laut pesisir dan bersarang dalam koloni di pantai atau pulau; gangguan di lokasi koloni dapat memengaruhi banyak sarang sekaligus.
Decu belang (Saxicola caprata). Decu belang adalah burung kecil area terbuka; jantan dan betina tidak selalu tampak sama, sehingga warna hitam-putih saja tidak cukup untuk seluruh umur.
Elang bondol (Haliastur indus). Elang bondol termasuk burung pemangsa Accipitridae dan sering terlihat di bentang pesisir; kepala dan dadanya pucat berkontras dengan tubuh cokelat kemerahan.
Emoia caeruleocauda. Skink ekor-biru Pasifik memiliki ekor kebiruan yang paling mudah terlihat pada beberapa umur; warna tubuh dapat berubah dan spesies lain juga berekor biru.
Eucrossorhinus dasypogon. Hiu karpet berjumbai berkamuflase di terumbu dangkal dekat Papua dan Australia utara; rumbai di sekitar kepala membantunya menyatu dengan dasar laut.
Haliaeetus leucogaster. Elang laut perut-putih memiliki kepala, tungging, dan bagian bawah putih, serta punggung abu-abu gelap; ia memakai pesisir dan sungai besar.
Hiu karang sirip hitam (Carcharhinus melanopterus). Hiu karang sirip-hitam memiliki ujung gelap pada beberapa sirip, terutama sirip punggung pertama; ia berbeda dari hiu sirip-putih karang.
Hiu martil (Sphyrna lewini) adalah hiu berkepala seperti palu dengan lekukan di tengah, tersebar di laut Indonesia dan berstatus Kritis menurut IUCN.
Ikan raja laut (Latimeria menadoensis) adalah coelacanth Indonesia, ikan purba bersirip lobus dari laut dalam Sulawesi hingga Papua.
Julang Irian (Rhyticeros plicatus). Julang Papua adalah rangkong besar yang bergerak di tajuk hutan kawasan Wallacea dan Melanesia; pengamatan dari tanah mungkin hanya menunjukkan siluet atau suara.
Kakatua raja (Probosciger aterrimus) adalah kakatua hitam besar berpipi merah dari Papua dan Kepulauan Aru yang dikenal menabuh ‘drum’.
Burung besar yang tidak terbang dan menyebarkan biji melalui makanannya. Profil ini membahas Casuarius casuarius, salah satu spesies kasuari di kawasan Nugini.
Kima raksasa (Tridacna gigas) adalah kerang terbesar di dunia, hidup di terumbu karang dangkal, dan kini sangat langka di sebagian besar Indonesia.
Kipasan dada-lurik (Rhipidura rufiventris). Kipasan utara tercatat di hutan dataran rendah dan kawasan lembap Indonesia timur; bentuk ekor kipas membantu mengenali familinya, bukan memastikan spesies sendirian.
Kipasan kebun (Rhipidura leucophrys). Kipasan kebun menggerakkan ekornya ketika aktif mencari makan; rekaman lokasi penting karena spesies ini mencakup Australia, Nugini, dan Indonesia timur.
Kirik-kirik australia (Merops ornatus). Kirik-kirik pelangi adalah pemakan serangga terbang yang dikenal dari Australia dan kawasan sekitarnya; catatan Indonesia harus dibaca bersama lokasi serta kemungkinan pergerakan.
Kokokan laut (Butorides striata). Kokokan laut adalah kuntul kecil yang sering memakai tepi mangrove dan perairan dangkal; nama 'striated heron' membedakannya dari green heron Amerika.
Kuskus Coklat (Phalanger orientalis). Kuskus umum utara adalah marsupial dari Nugini dan pulau sekitarnya; sebagian populasi pulau mungkin terkait pemindahan manusia.
Kuskus Waigeo (Spilocuscus papuensis). Kuskus Waigeo adalah marsupial yang hanya diketahui secara asli dari Pulau Waigeo; catatan di luar pulau harus dikaji sebelum disebut sebaran alamiah.
Labi-labi moncong babi (Carettochelys insculpta) adalah kura-kura air tawar bermoncong mirip babi dari selatan Papua, terancam perdagangan tukik ilegal.
Lamprolepis smaragdina. Skink pohon zamrud berwarna hijau terang dan hidup di pepohonan; nama umum 'hijau' tidak cukup untuk membedakannya dari kadal hijau lain.
Laticauda colubrina. Ular laut bibir-kuning memiliki belang gelap-terang dan memakai laut serta daratan untuk sebagian siklus hidupnya; ia berbisa dan harus dibiarkan tanpa disentuh.
Layang-layang kecil yang menangkap serangga di udara dan membangun sarang dari lumpur. Nama ilmiahnya penting karena klasifikasi kelompok layang-layang Pasifik pernah berubah.
Lebah madu Asia (Apis cerana) adalah lebah madu asli Indonesia yang bersarang di rongga, menyerbuki tanaman, dan dibudidayakan untuk madu.
Leptocoma sericea. Burung-madu hitam adalah anggota Nectariniidae; nama ilmiah mengikuti GBIF, sedangkan penamaan umum dan batas jenis perlu dicek pada daftar burung terkini.
Lumba-lumba hidung botol Indo-Pasifik (Tursiops aduncus) adalah lumba-lumba pesisir berperut bertotol yang dilindungi penuh di Indonesia.
Lumba-Lumba Moncong Panjang (Stenella longirostris). Lumba-lumba pemintal dikenal karena putaran tubuh saat meloncat, tetapi tidak setiap lompatan memiliki fungsi yang sama; pengamatan laut perlu menjaga jarak.
Macroglossus minimus. Kelelawar nektar lidah-panjang memakai bunga sebagai sumber pakan; tubuhnya kecil dibanding kalong besar, tetapi identifikasi spesies memerlukan lebih dari ukuran.
Mambruk Victoria (Goura victoria) adalah merpati raksasa berjambul renda biru dari hutan dataran rendah Papua utara, Yapen, dan Biak.
Mobula birostris. Pari manta samudra raksasa berbeda dari manta karang yang juga ada di Indonesia; ukuran, habitat, dan ciri tubuh harus dipakai bersama, bukan label 'manta' saja.
Neotrygon moluccensis. Pari topeng biru Maluku adalah anggota Neotrygon dengan cakupan takson yang sempit; catatan bintik biru umum tidak otomatis termasuk spesies ini.
Neotrygon orientale. Pari topeng biru oriental tercatat di Indonesia dan beberapa negara Asia; sumber berbeda memakai bentuk nama orientale atau orientalis, sehingga rujukan takson perlu disebut.
Nuri bayan (Eclectus roratus). Nuri bayan memiliki perbedaan warna mencolok antara jantan dan betina; identifikasi juga memerlukan pulau asal karena batas takson di kompleks eklektus berubah.
Nuri kepala hitam (Lorius lory) adalah nuri merah bertopi hitam dari hutan Papua. Burung dilindungi ini termasuk yang paling banyak diburu untuk perdagangan.
Nuri pipi-merah (Geoffroyus geoffroyi). Nuri pipi-merah merupakan paruh-bengkok berbadan kekar yang tersebar di Indonesia timur dan Nugini; nama subspesies tidak boleh dipakai sebagai bukti sebaran semua populasi.
Nyamuk Aedes aegypti adalah nyamuk hitam belang putih yang aktif siang hari dan menjadi penular utama virus dengue penyebab DBD di Indonesia.
Penyu belimbing (Dermochelys coriacea) adalah penyu terbesar di dunia, bercangkang kulit, dan bertelur terutama di Tambrauw, Papua Barat Daya.
Perling ungu (Aplonis metallica). Perling kilap adalah anggota jalak yang berasal dari Maluku dan Nugini hingga Australia utara; kilau bulu dapat berubah menurut cahaya pengamatan.
Taeniura lymma. Pari ekor-pita berbintik biru hidup di kawasan terumbu Indo-Pasifik; pola bintik harus dibaca bersama bentuk cakram dan ekor untuk menghindari kekeliruan dengan maskray.
Tiong-lampu biasa (Eurystomus orientalis). Tiong-lampu biasa memiliki bercak biru bundar pada sayap yang tampak saat terbang; ciri ini menjelaskan nama Inggris 'dollarbird'.
Trinil pantai (Actitis hypoleucos). Trinil pantai kecil ini menggunakan tepi perairan dan termasuk burung perancah yang berpindah antarkawasan; catatan Indonesia tidak selalu berarti burung bersarang di lokasi itu.
Uncal Sultan (Macropygia doreya). Uncal Sultana tersebar dari Maluku utara dan Sulawesi sampai Nugini; batas taksonnya terkait pemisahan dari kompleks merpati-ekor panjang yang dahulu digabung.
Walet polos (Aerodramus vanikorensis). Walet polos berbadan abu-abu kecokelatan dengan bagian atas lebih gelap dan ekor bercelah dangkal; penampilan walet serupa menuntut foto dan lokasi yang jelas.
Walet sapi (Collocalia esculenta). Walet mengilap adalah anggota Apodidae yang menggunakan ruang udara untuk mencari pakan; sebarannya mencakup Indonesia dan pulau-pulau di sekitarnya.
Wiwik rimba (Cacomantis variolosus). Wiwik rimba termasuk Cuculidae; suara, corak tubuh, dan lokasi lebih membantu identifikasi daripada nama umum yang dapat berubah ketika taksonomi kelompok ini direvisi.
Daftar hewan di Papua dan status IUCN
| Nama | Nama ilmiah | Kelompok | Status konservasi |
|---|---|---|---|
| Artamus leucorhynchos | Artamus leucorhynchos | Burung | Belum tercatat |
| Biawak Papua | Varanus salvadorii | Reptil | Risiko rendah |
| Cangak besar | Ardea alba | Burung | Risiko rendah |
| Cangak pasifik | Egretta sacra | Burung | Risiko rendah |
| Cekakak Suci | Todiramphus sanctus | Burung | Risiko rendah |
| Cenderawasih besar | Paradisaea apoda | Burung | Risiko rendah |
| Cenderawasih merah | Paradisaea rubra | Burung | Hampir terancam |
| Chiloscyllium punctatum | Chiloscyllium punctatum | Laut | Hampir terancam |
| Cikalang kecil | Fregata ariel | Burung | Risiko rendah |
| Cikukua tanduk | Philemon buceroides | Burung | Risiko rendah |
| Cucut tekeh | Hemiscyllium freycineti | Laut | Hampir terancam |
| Dara-laut jambul | Thalasseus bergii | Burung | Risiko rendah |
| Decu belang | Saxicola caprata | Burung | Risiko rendah |
| Elang bondol | Haliastur indus | Burung | Risiko rendah |
| Emoia caeruleocauda | Emoia caeruleocauda | Reptil | Risiko rendah |
| Eucrossorhinus dasypogon | Eucrossorhinus dasypogon | Laut | Risiko rendah |
| Haliaeetus leucogaster | Haliaeetus leucogaster | Burung | Risiko rendah |
| Hiu karang sirip hitam | Carcharhinus melanopterus | Laut | Rentan |
| Hiu martil | Sphyrna lewini | Laut | Kritis |
| Ikan raja laut | Latimeria menadoensis | Laut | Rentan |
| Julang Irian | Rhyticeros plicatus | Burung | Risiko rendah |
| Kakatua raja | Probosciger aterrimus | Burung | Hampir terancam |
| Kasuari gelambir ganda | Casuarius casuarius | Burung | Risiko rendah |
| Kima raksasa | Tridacna gigas | Laut | Kritis |
| Kipasan dada-lurik | Rhipidura rufiventris | Burung | Risiko rendah |
| Kipasan kebun | Rhipidura leucophrys | Burung | Risiko rendah |
| Kirik-kirik australia | Merops ornatus | Burung | Risiko rendah |
| Kokokan laut | Butorides striata | Burung | Risiko rendah |
| Kuskus Coklat | Phalanger orientalis | Mamalia | Risiko rendah |
| Kuskus Waigeo | Spilocuscus papuensis | Mamalia | Rentan |
| Labi-labi moncong babi | Carettochelys insculpta | Reptil | Genting |
| Lamprolepis smaragdina | Lamprolepis smaragdina | Reptil | Risiko rendah |
| Laticauda colubrina | Laticauda colubrina | Reptil | Risiko rendah |
| Layang-layang batu | Hirundo javanica | Burung | Risiko rendah |
| Lebah madu Asia | Apis cerana | Invertebrata | Belum tercatat |
| Leptocoma sericea | Leptocoma sericea | Burung | Risiko rendah |
| Lumba-lumba hidung botol Indo-Pasifik | Tursiops aduncus | Laut | Hampir terancam |
| Lumba-Lumba Moncong Panjang | Stenella longirostris | Mamalia | Risiko rendah |
| Macroglossus minimus | Macroglossus minimus | Mamalia | Risiko rendah |
| Mambruk Victoria | Goura victoria | Burung | Hampir terancam |
| Mobula birostris | Mobula birostris | Laut | Genting |
| Neotrygon moluccensis | Neotrygon moluccensis | Laut | Belum tercatat |
| Neotrygon orientale | Neotrygon orientale | Laut | Belum tercatat |
| Nuri bayan | Eclectus roratus | Burung | Risiko rendah |
| Nuri kepala hitam | Lorius lory | Burung | Risiko rendah |
| Nuri pipi-merah | Geoffroyus geoffroyi | Burung | Risiko rendah |
| Nyamuk Aedes aegypti | Aedes aegypti | Invertebrata | Belum tercatat |
| Penyu belimbing | Dermochelys coriacea | Laut | Rentan |
| Perling ungu | Aplonis metallica | Burung | Risiko rendah |
| Taeniura lymma | Taeniura lymma | Laut | Risiko rendah |
| Tiong-lampu biasa | Eurystomus orientalis | Burung | Risiko rendah |
| Trinil pantai | Actitis hypoleucos | Burung | Risiko rendah |
| Uncal Sultan | Macropygia doreya | Burung | Belum tercatat |
| Walet polos | Aerodramus vanikorensis | Burung | Risiko rendah |
| Walet sapi | Collocalia esculenta | Burung | Risiko rendah |
| Wiwik rimba | Cacomantis variolosus | Burung | Risiko rendah |
Ingin melihat semua hewan?
Cari berdasarkan nama, habitat, atau pulau di direktori hewan.























































