Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

Laut · Papua

Ikan badut

Ikan badut (Amphiprion ocellaris) adalah ikan karang oranye bergaris putih yang hidup di antara tentakel anemon laut di hampir seluruh perairan Indonesia.

Disusun dari sumber tercantum dengan bantuan AI. Cara penyusunan dan batas tinjauan

Foto Ikan badut (Amphiprion ocellaris).
(c) Ria Qorina Lubis, some rights reserved (CC BY) · CC BY 4.0 · Gambar dipotong untuk tata letak.

Jawaban singkat

Status IUCN: Risiko rendah

Sekilas tentang ikan badut

Ikan badut (Amphiprion ocellaris) adalah satwa laut dari famili Pomacentridae. Wilayahnya di Indonesia: Perairan Indonesia kecuali Papua bagian utara. Pola makannya: zooplankton, alga, krustasea kecil, dan detritus. Status Daftar Merah IUCN: Risiko rendah (Least Concern).

Fakta singkat: Ikan badut
Nama ilmiahAmphiprion ocellaris
Nama InggrisClown anemonefish
KelompokLaut
FamiliPomacentridae
Wilayah di IndonesiaPerairan Indonesia kecuali Papua bagian utara
Habitat terkaitTerumbu Karang
MakananZooplankton, alga, krustasea kecil, dan detritus
Sebaran di IndonesiaHampir seluruh Indonesia, kecuali Papua bagian utara
Ciri utamaOranye dengan tiga garis putih; panjang maksimum 11 cm
Anemon inangHeteractis magnifica, Stichodactyla gigantea, S. mertensii
Nama lainIkan nemo, ikan giru, false clown anemonefish
Spesies miripAmphiprion percula, di Papua bagian utara
Status IUCNRisiko rendah (Least Concern) · IUCN Red List (via GBIF) · diperiksa 14 Oktober 2026
Dalam panduan ini (12)
Tentang panduan iniDisusun dan diperiksa terhadap sumber tercantum; belum ditinjau pakar.

Apa itu ikan badut?

Ikan badut (Amphiprion ocellaris) adalah ikan karang kecil berwarna oranye dengan tiga garis putih yang hidup di antara tentakel anemon laut. Panjang maksimumnya 11 cm menurut FishBase. Di Indonesia ikan ini juga disebut ikan nemo atau ikan giru, dan Mongabay Indonesia menyebut A. ocellaris sebagai inspirasi film Finding Nemo.

National Geographic mencatat tokoh Finding Nemo sebenarnya adalah false anemonefish. Kerabatnya, true anemonefish (A. percula), hampir identik, tetapi bentuk tubuh dan habitatnya sedikit berbeda. Halaman ini berfokus pada A. ocellaris, dan perbedaan kedua jenis dijelaskan di bagian bawah.

Dasar informasi: FishBase — Amphiprion ocellaris, Clown anemonefish ↗ · National Geographic — Clownfish ↗ · Mongabay Indonesia (2022) — Upaya Melestarikan Si Lucu di Perairan Laut Bebas ↗

Di mana ikan badut hidup?

Ikan badut hidup di terumbu karang dan laguna dangkal yang tenang di hampir seluruh perairan Indonesia. IUCN mencatat sebarannya dari Laut Andaman, Malaysia, dan Singapura hingga Indonesia (kecuali Papua bagian utara), Filipina, Australia barat laut, Taiwan, dan Kepulauan Ryukyu, pada kedalaman 1–15 meter.

Ikan ini hidup bersama anemon inang. Menurut IUCN dan FishBase, A. ocellaris bersimbiosis dengan tiga jenis anemon besar: Heteractis magnifica, Stichodactyla gigantea, dan Stichodactyla mertensii. Lapisan lendir pada kulitnya melindunginya dari sengatan anemon (National Geographic).

Dasar informasi: IUCN Red List — Amphiprion ocellaris, Clown Anemonefish (Allen et al. 2022) ↗ · FishBase — Amphiprion ocellaris, Clown anemonefish ↗ · National Geographic — Clownfish ↗

Ikan badut makan apa?

Ikan badut memakan zooplankton, alga, dan hewan kecil. Daftar pakan di FishBase, yang berasal dari studi pada ikan muda dan dewasa di Malaysia dan Kepulauan Ryukyu, mencakup kopepoda, larva teritip dan tunikata, telur ikan, alga filamen, amfipoda, udang, serta detritus.

Hubungannya dengan anemon juga terkait makanan. Menurut National Geographic, ikan badut mendapat perlindungan dari pemangsa dan sisa makanan dari anemon, lalu membalasnya dengan mengusir pengganggu dan membersihkan anemon dari parasit.

Dasar informasi: FishBase — Food items reported for Amphiprion ocellaris ↗ · National Geographic — Clownfish ↗

Bagaimana ikan badut berkembang biak dan berganti kelamin?

Ikan badut lahir sebagai jantan dan dapat berubah menjadi betina; IUCN dan FishBase menyebutnya hermafrodit protandri. Pasangannya monogami. Telurnya diletakkan menempel pada permukaan dasar, lalu dijaga dan diberi aliran air oleh jantan (FishBase). National Geographic mencatat perubahan kelamin ini tidak dapat kembali.

Untuk kerabatnya, A. percula, IUCN menjelaskan bahwa satu kelompok terdiri atas sepasang induk dan hingga empat ikan nonpembiak. Betina paling besar dan jantan kedua terbesar. Jika betina mati, jantan berubah menjadi betina, dan ikan nonpembiak terbesar menjadi jantan.

Dasar informasi: FishBase — Amphiprion ocellaris, Clown anemonefish ↗ · IUCN Red List — Amphiprion percula (Jenkins et al. 2017) ↗ · National Geographic — Clownfish ↗

Apa bedanya Amphiprion ocellaris dan A. percula?

Perbedaan utamanya ada pada sebaran dan detail tubuh, karena warnanya hampir sama. A. ocellaris tersebar di hampir seluruh Indonesia, sedangkan A. percula hidup di Pasifik barat: Queensland, New Guinea bagian utara, New Britain, Kepulauan Solomon, dan Vanuatu (IUCN; FishBase). FishBase mencatat jumlah duri sirip punggung A. ocellaris 10–11, sedangkan A. percula 9–10.

IUCN dan FishBase mencatat keduanya sering tertukar, sehingga lokasi sangat membantu. Menurut uraian sebaran IUCN, A. ocellaris tercatat di seluruh Indonesia kecuali Papua bagian utara, wilayah tempat A. percula ditemukan. A. percula juga tampaknya hidup di perairan yang lebih dangkal (IUCN).

Dasar informasi: IUCN Red List — Amphiprion percula (Jenkins et al. 2017) ↗ · FishBase — Amphiprion percula, Orange clownfish ↗ · FishBase — Amphiprion ocellaris, Clown anemonefish ↗

Bagaimana menjaga ikan badut di alam?

Cara terbaik menjaga ikan badut adalah membiarkan ikan dan anemonnya tetap di terumbu. IUCN menilai A. ocellaris Risiko Rendah (Least Concern), tetapi mencatat penangkapan untuk akuarium dapat berdampak lokal, sebagian habitatnya terkena pengeboman ikan, dan anemon inangnya rentan terhadap pemutihan.

IUCN menyebut A. ocellaris salah satu ikan yang paling banyak diperdagangkan di dunia; di Kepulauan Spermonde, rata-rata sekitar 140.000 ekor per tahun diperkirakan diambil untuk akuarium. KKP membudidayakannya di Lampung dan Ambon untuk mengurangi ketergantungan pada tangkapan alam (Mongabay Indonesia). Saat menyelam atau snorkeling, jangan menyentuh atau menginjak anemon dan karang.

Dasar informasi: IUCN Red List — Amphiprion ocellaris, Clown Anemonefish (Allen et al. 2022) ↗ · Mongabay Indonesia (2022) — Upaya Melestarikan Si Lucu di Perairan Laut Bebas ↗

Jelajahi habitat terkait

Hubungan berikut didukung sumber spesies dalam panduan ini. Daftar ini bukan peta sebaran lengkap.

Klasifikasi ilmiah Ikan badut

Klasifikasi ilmiah dari kingdom sampai spesies
KingdomAnimalia
FilumChordata
KelasActinopterygii
OrdoPerciformes
FamiliPomacentridae
GenusAmphiprion
SpesiesAmphiprion ocellaris

Sumber: GBIF Backbone Taxonomy, disesuaikan dengan peringkat yang umum dipakai dalam pelajaran biologi (misalnya kelas Reptilia).

Pertanyaan umum tentang ikan badut

Apa nama latin dan nama Inggris ikan badut?

Nama latin atau nama ilmiah ikan badut adalah Amphiprion ocellaris, dari famili Pomacentridae. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Clown anemonefish.

Ikan badut berasal dari mana dan di mana habitatnya?

Di Indonesia, panduan ini mencatat ikan badut di wilayah berikut: Perairan Indonesia kecuali Papua bagian utara.

Habitat terkait yang didukung sumber: Terumbu Karang.

Ikan badut makan apa?

Pola makan ikan badut: zooplankton, alga, krustasea kecil, dan detritus.

Apa ciri-ciri ikan badut?

Ciri-ciri ikan badut menurut sumber panduan ini: Ciri utama: oranye dengan tiga garis putih; panjang maksimum 11 cm.

Bagaimana klasifikasi ikan badut?

Klasifikasi ilmiah ikan badut: kingdom Animalia, filum Chordata, kelas Actinopterygii, ordo Perciformes, famili Pomacentridae, genus Amphiprion, spesies Amphiprion ocellaris.

Sumber: GBIF Backbone Taxonomy, disesuaikan dengan peringkat yang umum dipakai dalam pelajaran biologi.

Apakah ikan badut terancam punah?

Tidak, menurut penilaian global IUCN. Dalam Daftar Merah IUCN, ikan badut masuk kategori Risiko rendah (Least Concern): spesies ini tidak memenuhi kriteria kategori terancam maupun Hampir Terancam pada penilaian global. Sumber: IUCN Red List (via GBIF), diperiksa 14 Oktober 2026.

Status global ini berbeda dari status perlindungan hukum di Indonesia. Untuk memastikan apakah ikan badut termasuk satwa dilindungi, periksa daftar jenis satwa dilindungi yang berlaku atau hubungi BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) setempat.

Sumber & referensi

  1. IUCN Red List — Amphiprion ocellaris, Clown Anemonefish (Allen et al. 2022) ↗
  2. FishBase — Amphiprion ocellaris, Clown anemonefish ↗
  3. FishBase — Amphiprion percula, Orange clownfish ↗
  4. FishBase — Food items reported for Amphiprion ocellaris ↗
  5. FishBase — Common names of Amphiprion ocellaris ↗
  6. National Geographic — Clownfish ↗
  7. IUCN Red List — Amphiprion percula (Jenkins et al. 2017) ↗
  8. Mongabay Indonesia (2022) — Upaya Melestarikan Si Lucu di Perairan Laut Bebas ↗
  9. GBIF Backbone Taxonomy (GBIF) ↗
  10. IUCN Red List of Threatened Species, versi 2026-1, melalui GBIF (CC BY 4.0) ↗

Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli. Cara kami menggunakan sumber dan data →

Rujuk halaman ini

Cantumkan PanduanHewan saat merujuk halaman ini. Periksa sumber bukti asli sebelum menggunakan kembali suatu klaim.

PanduanHewan. Ikan badut (Amphiprion ocellaris). Pembaruan substansial terakhir: 14 Oktober 2026. https://panduanhewan.org/id/spesies/ikan-badut/