Bangkong Kolong (Duttaphrynus melanostictus). Kodok buduk Asia memakai banyak habitat yang diubah manusia; penelitian genetik menunjukkan nama ini mungkin mencakup garis keturunan yang lebih rumit.
PANDUANHEWAN · INDONESIA
Amfibi Indonesia: katak dan kodok
Kenali 9 amfibi yang tercatat di Indonesia, termasuk bangkong kolong, Polypedates leucomystax dan kongkang kolam. Lengkap dengan nama ilmiah, famili, status IUCN, dan sumber.
PanduanHewan memuat 9 panduan amfibi yang tercatat di Indonesia, dari 6 famili. Setiap panduan mencantumkan nama ilmiah, sumber yang dapat ditelusuri, dan kategori Daftar Merah IUCN bila tersedia.
Daftar ini mencakup hewan yang sudah memiliki panduan di situs ini; ini bukan daftar lengkap amfibi Indonesia.
Belentuk-pohon jawa (Kaloula baleata). Belentuk Jawa adalah katak bermulut sempit dari keluarga Microhylidae; bentuk tubuh membulat membantu pengenalan, tetapi kondisi kulit dan umur dapat mengubah tampilan.
Hylarana erythraea. Katak hijau sawah dikenal dari Asia Tenggara dan pernah ditempatkan dalam genus Rana; habitat basahnya harus dibedakan dari bukti populasi atau status lokal.
Katak-serasah mata-bara (Leptobrachium hasseltii). Katak-serasah Hasselt pernah menjadi nama luas bagi beberapa populasi Asia Tenggara; sumber takson terkini membatasi identifikasi pasti dan perlu dibandingkan dengan kerabat.
Kodok Sawah (Fejervarya cancrivora). Katak pemakan kepiting dapat memakai habitat payau; studi salinitas menunjukkan toleransi berudu, tetapi batas uji laboratorium bukan izin memindahkannya ke air asin.
Kongkang kolam (Chalcorana chalconota). Kongkang Schlegel pernah dipakai sebagai nama bagi beberapa populasi katak sungai yang kemudian dipisah; identifikasi Sumatra dan Jawa memerlukan rujukan takson mutakhir.
Kongkang racun (Odorrana hosii). Kongkang racun dikenal sebagai katak batu atau katak aliran di Asia Tenggara; nama umum tidak membenarkan penanganan tanpa pengetahuan spesies.
Phrynoidis asper. Kodok sungai besar adalah Bufonidae Asia Tenggara; sebutan 'kodok raksasa' relatif terhadap kodok lokal lain, bukan ukuran baku semua individu.
Polypedates leucomystax. Katak pohon Asia Tenggara membuat sarang busa di dekat air untuk telur; lokasi sarang perlu dibiarkan utuh saat pengamatan.
Daftar amfibi Indonesia dan status IUCN
| Nama | Nama ilmiah | Famili | Status konservasi |
|---|---|---|---|
| Bangkong Kolong | Duttaphrynus melanostictus | Bufonidae | Risiko rendah |
| Belentuk-pohon jawa | Kaloula baleata | Microhylidae | Risiko rendah |
| Hylarana erythraea | Hylarana erythraea | Ranidae | Risiko rendah |
| Katak-serasah mata-bara | Leptobrachium hasseltii | Megophryidae | Risiko rendah |
| Kodok Sawah | Fejervarya cancrivora | Dicroglossidae | Risiko rendah |
| Kongkang kolam | Chalcorana chalconota | Ranidae | Risiko rendah |
| Kongkang racun | Odorrana hosii | Ranidae | Risiko rendah |
| Phrynoidis asper | Phrynoidis asper | Bufonidae | Risiko rendah |
| Polypedates leucomystax | Polypedates leucomystax | Rhacophoridae | Risiko rendah |
Ingin melihat semua hewan?
Cari berdasarkan nama, habitat, atau pulau di direktori hewan.








