Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

PANDUANHEWAN · INDONESIA

Burung Indonesia

Kenali 78 burung yang tercatat di Indonesia, termasuk cenderawasih merah, jalak Bali dan elang Jawa. Lengkap dengan nama ilmiah, famili, status IUCN (5 berstatus terancam), dan sumber.

78panduan burung
40famili
5berstatus terancam (IUCN)

PanduanHewan memuat 78 panduan burung yang tercatat di Indonesia, dari 40 famili. Setiap panduan mencantumkan nama ilmiah, sumber yang dapat ditelusuri, dan kategori Daftar Merah IUCN bila tersedia. 5 di antaranya berstatus terancam (Kritis, Genting, atau Rentan).

Daftar ini mencakup hewan yang sudah memiliki panduan di situs ini; ini bukan daftar lengkap burung Indonesia.

Catatan: Nusa Tenggara, Sulawesi, Jawa
Artamus leucorhynchos

Artamus leucorhynchos. Nama yang dipakai GBIF berbeda ejaan dari nama pada BirdLife Australia untuk kapinis dada-putih; ciri lapangannya ialah dada putih yang kontras dengan kepala abu-abu gelap.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Bali
Gallus varius

Ayam hutan hijau (Gallus varius). Ayam hutan hijau adalah burung Phasianidae asal Jawa dan pulau sekitarnya; jantan lebih mencolok daripada betina dan perjumpaan dengan ayam domestik perlu dibedakan.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sulawesi
Ardeola speciosa

Blekok (Ardeola speciosa). Blekok Jawa mencari makan di lahan basah dangkal, baik air tawar maupun payau; ikan kecil, serangga, dan kepiting termasuk mangsanya.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera
Lonchura maja

Bondol haji (Lonchura maja). Bondol haji terkait lahan basah dan rerumputan; kepala putih pada burung dewasa membantu identifikasi, tetapi burung muda lebih sulit dipisahkan.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Bali
Lonchura leucogastroides

Bondol jawa (Lonchura leucogastroides). Bondol Jawa ditemukan di Sumatra selatan, Jawa, Bali, dan Lombok; beberapa populasi di luar kawasan itu berasal dari introduksi manusia.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sulawesi
Lonchura punctulata

Bondol peking (Lonchura punctulata). Bondol peking dewasa bercorak seperti sisik di dada dan perut, dengan punggung cokelat serta paruh gelap yang tebal; burung muda lebih polos.

Catatan: Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku
Centropus bengalensis

Bubut alang-alang (Centropus bengalensis). Bubut alang-alang sering memakai vegetasi rendah yang rapat, termasuk tepi rawa; pengamatan singkat dari jauh mudah tertukar dengan bubut lain.

Berbagai permukiman dan lahan terbuka di Indonesia
Passer montanus

Burung kecil bermahkota cokelat dan bercak hitam pada pipi putih. Kehadirannya dekat manusia membuatnya mudah terlihat, tetapi catatan pengamatan bukan ukuran jumlah populasi.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera
Psilopogon haemacephalus

Burung takur tukang besi (Psilopogon haemacephalus). Takur ungkut-ungkut memiliki dahi dan tenggorokan merah; suaranya yang berulang seperti ketukan dapat lebih mudah terdengar daripada burung yang bertengger.

Asia Selatan dan Tenggara, termasuk Indonesia
Spilopelia chinensis

Merpati kecil berekor panjang dengan bercak putih pada bidang hitam di tengkuk. Burung ini memanfaatkan lahan terbuka, taman, dan tepi hutan untuk mencari biji.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera
Anthreptes malacensis

Burung-madu kelapa (Anthreptes malacensis). Burung-madu kelapa memakai habitat semi-terbuka di Asia Tenggara; bunga dan struktur paruhnya relevan untuk diamati tanpa menyimpulkan bahwa setiap kunjungan bunga menghasilkan penyerbukan.

Catatan: Jawa, Nusa Tenggara, Sumatera
Dicaeum trochileum

Cabai jawa (Dicaeum trochileum). Cabai Jawa adalah burung kecil famili Dicaeidae yang endemik Indonesia; warna kepala merah adalah petunjuk jantan, sehingga jenis kelamin dan umur perlu dicatat.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Bali
Dendrocopos analis

Caladi ulam (Dendrocopos analis). Caladi Jawa termasuk famili pelatuk Picidae; catatan di Indonesia perlu membedakannya dari pelatuk lain melalui pola kepala, sayap, dan lokasi.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Papua
Ardea alba

Cangak besar (Ardea alba). Kuntul besar adalah kuntul putih yang luas sebarannya; bandingkan ukuran tubuh, bentuk paruh, serta warna kaki dengan kuntul kecil dan kuntul lainnya.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sulawesi
Ardea purpurea

Cangak merah (Ardea purpurea). Cangak merah merupakan kuntul-kerabat berleher panjang yang berasosiasi dengan rawa dan vegetasi tinggi; warna kecokelatan tidak cukup untuk identifikasi tanpa bentuk tubuh.

Catatan: Nusa Tenggara, Papua, Maluku
Egretta sacra

Cangak pasifik (Egretta sacra). Cangak karang Pasifik menggunakan pesisir berbatu dan terumbu; individu dapat berwarna terang atau gelap sehingga lokasi dan bentuk tubuh penting untuk identifikasi.

Catatan: Nusa Tenggara, Papua, Maluku
Todiramphus sanctus

Cekakak Suci (Todiramphus sanctus). Cekakak suci menggunakan mangrove, hutan terbuka, dan lembah sungai; sejumlah populasi berpindah sehingga tanggal serta lokasi penting.

Pesisir Asia Selatan dan Tenggara hingga Pasifik barat, termasuk Indonesia
Todiramphus chloris

Cekakak biru kehijauan dengan kerah putih yang sering terlihat di mangrove dan pesisir. Keragaman subspesies menuntut kehati-hatian saat memakai nama dari sumber lama.

Pulau-pulau Raja Ampat, termasuk Waigeo dan Batanta
Paradisaea rubra

Burung penghuni hutan Raja Ampat dengan bulu merah dan dua pita ekor panjang pada jantan. Keindahannya menghubungkan pengamatan burung dengan perlindungan hutan.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sulawesi
Cisticola juncidis

Cici padi (Cisticola juncidis). Cici padi memakai vegetasi rumput terbuka; suara pendek yang berulang saat terbang sering membantu menemukannya sebelum detail bulu terlihat.

Catatan: Papua, Maluku, Nusa Tenggara
Fregata ariel

Cikalang kecil (Fregata ariel). Cikalang kecil merupakan cikalang berukuran lebih kecil di antara anggota familinya; ia menghabiskan banyak waktu terbang di atas laut tropis.

Catatan: Papua, Nusa Tenggara, Maluku
Philemon buceroides

Cikukua tanduk (Philemon buceroides). Cikukua bertopi adalah anggota Meliphagidae, keluarga burung pengisap nektar; nama 'bertopi' merujuk tampilan kepala, bukan hubungan kekerabatan dengan rangkong.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Bali
Orthotomus sepium

Cinenen jawa (Orthotomus sepium). Cinenen Jawa kini ditempatkan dalam famili Cisticolidae, bukan kelompok warbler Dunia Lama yang dahulu dipakai; penamaan dan identifikasi perlu mengikuti taksonomi mutakhir.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera
Aegithina tiphia

Cipoh kacat (Aegithina tiphia). Cipoh kacat menghuni semak dan tepi hutan; corak bulunya berubah antarpopulasi sehingga foto dari satu wilayah tidak selalu cocok dengan burung dari wilayah lain.

Catatan: Nusa Tenggara, Papua, Jawa
Thalasseus bergii

Dara-laut jambul (Thalasseus bergii). Dara-laut jambul besar mencari makan di laut pesisir dan bersarang dalam koloni di pantai atau pulau; gangguan di lokasi koloni dapat memengaruhi banyak sarang sekaligus.

Catatan: Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku
Saxicola caprata

Decu belang (Saxicola caprata). Decu belang adalah burung kecil area terbuka; jantan dan betina tidak selalu tampak sama, sehingga warna hitam-putih saja tidak cukup untuk seluruh umur.

Catatan: Nusa Tenggara, Sumatera, Maluku
Chalcophaps indica

Delimukan zamrud (Chalcophaps indica). Delimukan zamrud adalah merpati penghuni lantai hutan dan tepi vegetasi tropis; sayap hijau metalik lebih mudah terlihat dalam cahaya baik.

Catatan: Papua, Maluku, Nusa Tenggara
Haliastur indus

Elang bondol (Haliastur indus). Elang bondol termasuk burung pemangsa Accipitridae dan sering terlihat di bentang pesisir; kepala dan dadanya pucat berkontras dengan tubuh cokelat kemerahan.

Pulau Jawa
Nisaetus bartelsi

Elang berjambul endemik Jawa yang kehidupannya bergantung pada hutan. Pohon sarang, masa pengasuhan, dan ruang jelajah membuat perlindungannya memerlukan perhatian jangka panjang.

Catatan: Nusa Tenggara, Papua, Sulawesi
Haliaeetus leucogaster

Haliaeetus leucogaster. Elang laut perut-putih memiliki kepala, tungging, dan bagian bawah putih, serta punggung abu-abu gelap; ia memakai pesisir dan sungai besar.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Bali
Lichmera indistincta

Isap-madu australia (Lichmera indistincta). Burung-madu cokelat merupakan anggota Meliphagidae dengan lidah khusus untuk mengambil nektar; hubungan dengan bunga dapat diamati tanpa menganggap semua kunjungan sebagai penyerbukan.

Bali; populasi pelepasliaran juga perlu dibedakan dari sebaran asli
Leucopsar rothschildi

Burung putih khas Bali dengan kulit biru di sekitar mata. Kisahnya memperlihatkan hubungan antara perdagangan burung, habitat, penangkaran konservasi, dan peran masyarakat.

Catatan: Jawa, Nusa Tenggara, Sumatera
Hemipus hirundinaceus

Jingjing batu (Hemipus hirundinaceus). Jingjing batu tergolong kelompok flycatcher-shrike; penempatan familinya pernah diperdebatkan sehingga nama ilmiah dan sumber taksonomi harus dicantumkan.

Catatan: Papua, Maluku, Papua Barat
Rhyticeros plicatus

Julang Irian (Rhyticeros plicatus). Julang Papua adalah rangkong besar yang bergerak di tajuk hutan kawasan Wallacea dan Melanesia; pengamatan dari tanah mungkin hanya menunjukkan siluet atau suara.

Pulau-pulau tertentu di Indonesia, termasuk Sulawesi dan Nusa Tenggara
Cacatua sulphurea

Kakatua putih berjambul kuning dengan populasi pulau yang perlu dibedakan secara cermat. Pohon pakan, sarang, tempat tidur, dan pencegahan perdagangan saling melengkapi perlindungannya.

Catatan: Nusa Tenggara, Sulawesi, Jawa
Lalage sueurii

Kapasan sayap-putih (Lalage sueurii). Kapasan sayap-putih adalah burung Campephagidae dari Indonesia dan Timor-Leste; bercak putih di sayap perlu dilihat bersama bentuk tubuh untuk membedakannya dari kerabat.

Catatan: Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi
Apus nipalensis

Kapinis rumah (Apus nipalensis). Kapinis rumah termasuk Apodidae dan banyak beraktivitas di udara; bentuk sayap serta lokasi sarang lebih dapat diandalkan daripada klaim perilaku terbang yang belum diverifikasi.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera
Amaurornis phoenicurus

Kareo padi (Amaurornis phoenicurus). Kareo padi adalah anggota Rallidae dengan tubuh gelap dan wajah serta dada putih mencolok; habitat dekat air dan vegetasi rapat perlu diperiksa saat mencatatnya.

Nugini dan sebagian Indonesia timur; Australia timur laut
Casuarius casuarius

Burung besar yang tidak terbang dan menyebarkan biji melalui makanannya. Profil ini membahas Casuarius casuarius, salah satu spesies kasuari di kawasan Nugini.

Catatan: Sulawesi, Nusa Tenggara, Sumatera
Hypothymis azurea

Kehicap ranting (Hypothymis azurea). Kehicap ranting adalah burung kecil yang lincah; jantan dan betina berbeda warna, dan nama 'black-naped monarch' menunjuk pita gelap pada tengkuk.

Catatan: Nusa Tenggara, Sulawesi, Jawa
Oriolus chinensis

Kepodang (Oriolus chinensis). Kepudang kuduk-hitam memakai berbagai kawasan berhutan di Asia; pola tengkuk gelap dan suara dapat membantu membedakannya dari burung kuning lain.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera
Rhipidura javanica

Kipasan belang (Rhipidura javanica). Kipasan belang adalah anggota Rhipiduridae; ekor yang membuka seperti kipas dan corak hitam-putih membantu pengenalan di tepi hutan atau kebun.

Catatan: Papua, Maluku, Nusa Tenggara
Rhipidura rufiventris

Kipasan dada-lurik (Rhipidura rufiventris). Kipasan utara tercatat di hutan dataran rendah dan kawasan lembap Indonesia timur; bentuk ekor kipas membantu mengenali familinya, bukan memastikan spesies sendirian.

Catatan: Papua, Maluku, Papua Barat
Rhipidura leucophrys

Kipasan kebun (Rhipidura leucophrys). Kipasan kebun menggerakkan ekornya ketika aktif mencari makan; rekaman lokasi penting karena spesies ini mencakup Australia, Nugini, dan Indonesia timur.

Catatan: Nusa Tenggara, Papua, Maluku
Merops ornatus

Kirik-kirik australia (Merops ornatus). Kirik-kirik pelangi adalah pemakan serangga terbang yang dikenal dari Australia dan kawasan sekitarnya; catatan Indonesia harus dibaca bersama lokasi serta kemungkinan pergerakan.

Catatan: Nusa Tenggara, Sulawesi, Jawa
Merops philippinus

Kirik-kirik laut (Merops philippinus). Kirik-kirik laut memiliki ekor kebiruan dan merupakan pemakan serangga terbang; sejumlah populasi berpindah musim sehingga tanggal pengamatan membantu interpretasi.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sulawesi
Butorides striata

Kokokan laut (Butorides striata). Kokokan laut adalah kuntul kecil yang sering memakai tepi mangrove dan perairan dangkal; nama 'striated heron' membedakannya dari green heron Amerika.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sulawesi
Egretta garzetta

Kuntul kecil (Egretta garzetta). Kuntul kecil adalah kuntul putih berukuran lebih kecil daripada kuntul besar; pengamatan di lahan basah perlu mencatat ukuran, paruh, dan warna kaki bersama-sama.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sulawesi
Hirundo rustica

Layang-layang Asia (Hirundo rustica). Layang-layang api memiliki punggung biru, sayap runcing, dan ekor bercabang dalam; di Indonesia sebagian burung dapat merupakan pengunjung musiman.

Asia tropis dan kepulauan Pasifik, termasuk Indonesia
Hirundo javanica

Layang-layang kecil yang menangkap serangga di udara dan membangun sarang dari lumpur. Nama ilmiahnya penting karena klasifikasi kelompok layang-layang Pasifik pernah berubah.

Catatan: Maluku, Papua, Sulawesi
Leptocoma sericea

Leptocoma sericea. Burung-madu hitam adalah anggota Nectariniidae; nama ilmiah mengikuti GBIF, sedangkan penamaan umum dan batas jenis perlu dicek pada daftar burung terkini.

Sulawesi dan pulau satelit tertentu
Macrocephalon maleo

Burung Sulawesi yang memakai panas lingkungan untuk menetaskan telur. Kelangsungannya menghubungkan hutan tempat hidup dengan lokasi peneluran yang sangat khusus.

Sebagian Asia Tenggara; di Indonesia terdapat di Jawa
Pavo muticus

Burung besar dengan leher hijau berkilau yang memerlukan kawasan berhutan dan ruang terbuka. Merak hijau memiliki identitas berbeda dari merak biru yang sering dipelihara.

Asia Tenggara, termasuk banyak wilayah Indonesia
Pycnonotus goiavier

Burung penyanyi dengan tungging kuning mencolok yang sering memakai taman, kebun, dan tepi hutan. Penelitian setempat menunjukkan perannya sebagai pemakan buah dan serangga.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sulawesi
Columba livia

Merpati batu (Columba livia). Merpati batu mencakup burung liar serta keturunan domestik yang hidup bebas; pengamatan perkotaan tidak otomatis mencerminkan populasi liar asal.

Catatan: Papua, Maluku, Papua Barat
Eclectus roratus

Nuri bayan (Eclectus roratus). Nuri bayan memiliki perbedaan warna mencolok antara jantan dan betina; identifikasi juga memerlukan pulau asal karena batas takson di kompleks eklektus berubah.

Catatan: Papua, Maluku, Nusa Tenggara
Geoffroyus geoffroyi

Nuri pipi-merah (Geoffroyus geoffroyi). Nuri pipi-merah merupakan paruh-bengkok berbadan kekar yang tersebar di Indonesia timur dan Nugini; nama subspesies tidak boleh dipakai sebagai bukti sebaran semua populasi.

Catatan: Sulawesi, Nusa Tenggara, Sumatera
Ducula aenea

Pergam hijau (Ducula aenea). Pergam hijau adalah merpati hutan bertubuh besar; ukuran dan warna hijau pada sayap membantu membedakannya dari punai yang lebih kecil.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera
Geopelia striata

Perkutut (Geopelia striata). Perkutut berukuran kecil, berekor relatif panjang, dan bercorak garis hitam-putih pada tubuh cokelat keabu-abuan; suaranya berupa deretan dengkur lembut.

Catatan: Maluku, Papua, Irian Jaya Barat
Aplonis metallica

Perling ungu (Aplonis metallica). Perling kilap adalah anggota jalak yang berasal dari Maluku dan Nugini hingga Australia utara; kilau bulu dapat berubah menurut cahaya pengamatan.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera
Treron vernans

Punai gading (Treron vernans). Punai gading termasuk merpati hijau yang sering terlihat di pepohonan berbuah; nama Inggris yang tepat mengacu pada leher merah muda, bukan burung-buah nuri.

Catatan: Nusa Tenggara, Sulawesi, Jawa
Treron griseicauda

Punai penganten (Treron griseicauda). Punai penganten adalah merpati hijau endemik Indonesia; warna pipi dan tengkuk membantu memisahkannya dari punai lain di pohon berbuah.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Bali
Alcedo coerulescens

Raja-udang biru (Alcedo coerulescens). Raja-udang biru kecil adalah spesies Indonesia berwarna biru metalik dan putih; ukuran serta pola tubuh perlu diperiksa karena raja-udang lain juga biru.

Sumatera, Kalimantan, dan sebagian Asia Tenggara daratan
Rhinoplax vigil

Rangkong hutan dengan bulu ekor tengah panjang dan balung padat. Perburuan untuk perdagangan balung membuat perlindungan habitat serta pengurangan permintaan sangat penting.

Catatan: Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi
Gerygone sulphurea

Remetuk laut (Gerygone sulphurea). Remetuk laut adalah burung kecil Acanthizidae yang tercatat di Indonesia dan negara Asia Tenggara lain; nama 'perut kuning' lebih tepat daripada terjemahan yang menyebut pemakan lalat.

Catatan: Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku
Dicrurus hottentottus

Srigunting jambul-rambut (Dicrurus hottentottus). Srigunting jambul-rambut adalah anggota Dicruridae; taksonominya pernah digabung dengan srigunting lain sehingga rujukan nama dan wilayah harus dicatat.

Catatan: Jawa, Nusa Tenggara, Sumatera
Dicrurus leucophaeus

Srigunting kelabu (Dicrurus leucophaeus). Srigunting kelabu memiliki beberapa populasi dengan tingkat keabuan dan pola perpindahan berbeda; foto serta tanggal membantu identifikasi subpopulasi.

Catatan: Sulawesi, Sumatera, Jawa
Hemiprocne longipennis

Tepekong jambul (Hemiprocne longipennis). Tepekong rangkang termasuk famili treeswift yang berbeda dari walet sejati; burung ini dapat bertengger tampak jelas, tidak hanya dilihat saat terbang.

Catatan: Papua, Maluku, Sumatera
Eurystomus orientalis

Tiong-lampu biasa (Eurystomus orientalis). Tiong-lampu biasa memiliki bercak biru bundar pada sayap yang tampak saat terbang; ciri ini menjelaskan nama Inggris 'dollarbird'.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Papua
Actitis hypoleucos

Trinil pantai (Actitis hypoleucos). Trinil pantai kecil ini menggunakan tepi perairan dan termasuk burung perancah yang berpindah antarkawasan; catatan Indonesia tidak selalu berarti burung bersarang di lokasi itu.

Catatan: Sulawesi, Papua, Maluku
Macropygia doreya

Uncal Sultan (Macropygia doreya). Uncal Sultana tersebar dari Maluku utara dan Sulawesi sampai Nugini; batas taksonnya terkait pemisahan dari kompleks merpati-ekor panjang yang dahulu digabung.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Bali
Collocalia linchi

Walet Linchi (Collocalia linchi). Walet gua ini tercatat di Sumatra, Jawa, dan Bali; sumber spesies menyebut hutan sebagai tempat mencari makan dan gua sebagai lokasi bersarang.

Catatan: Papua, Sulawesi, Maluku
Aerodramus vanikorensis

Walet polos (Aerodramus vanikorensis). Walet polos berbadan abu-abu kecokelatan dengan bagian atas lebih gelap dan ekor bercelah dangkal; penampilan walet serupa menuntut foto dan lokasi yang jelas.

Catatan: Papua, Sulawesi, Maluku
Collocalia esculenta

Walet sapi (Collocalia esculenta). Walet mengilap adalah anggota Apodidae yang menggunakan ruang udara untuk mencari pakan; sebarannya mencakup Indonesia dan pulau-pulau di sekitarnya.

Catatan: Nusa Tenggara, Sumatera, Jawa
Aerodramus fuciphagus

Walet sarang-putih (Aerodramus fuciphagus). Walet sarang-putih membangun sarang terutama dari air liur yang mengeras; praktik pemanenan sarang harus dibedakan dari kebutuhan hidup burungnya.

Catatan: Nusa Tenggara, Sulawesi, Jawa
Ptilinopus melanospilus

Walik kembang (Ptilinopus melanospilus). Walik kepala-hitam jantan berkepala abu-abu pucat dengan tengkuk hitam dan tubuh dominan hijau; betina dapat tampak berbeda.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera
Cacomantis merulinus

Wiwik kelabu (Cacomantis merulinus). Wiwik kelabu adalah anggota Cuculidae yang tersebar luas di Asia; pengamatan perlu mencatat suara serta tempat karena beberapa wiwik tampak serupa.

Catatan: Nusa Tenggara, Papua, Jawa
Cacomantis variolosus

Wiwik rimba (Cacomantis variolosus). Wiwik rimba termasuk Cuculidae; suara, corak tubuh, dan lokasi lebih membantu identifikasi daripada nama umum yang dapat berubah ketika taksonomi kelompok ini direvisi.

Daftar burung Indonesia dan status IUCN

Burung Indonesia
NamaNama ilmiahFamiliStatus konservasi
Artamus leucorhynchosArtamus leucorhynchosArtamidaeBelum tercatat
Ayam hutan hijauGallus variusPhasianidae Risiko rendah
BlekokArdeola speciosaArdeidae Risiko rendah
Bondol hajiLonchura majaEstrildidae Risiko rendah
Bondol jawaLonchura leucogastroidesEstrildidae Risiko rendah
Bondol pekingLonchura punctulataEstrildidae Risiko rendah
Bubut alang-alangCentropus bengalensisCuculidae Risiko rendah
Burung gerejaPasser montanusPasseridae Risiko rendah
Burung takur tukang besiPsilopogon haemacephalusMegalaimidae Risiko rendah
Burung tekukurSpilopelia chinensisColumbidae Risiko rendah
Burung-madu kelapaAnthreptes malacensisNectariniidae Risiko rendah
Cabai jawaDicaeum trochileumDicaeidae Risiko rendah
Caladi ulamDendrocopos analisPicidae Risiko rendah
Cangak besarArdea albaArdeidae Risiko rendah
Cangak merahArdea purpureaArdeidae Risiko rendah
Cangak pasifikEgretta sacraArdeidae Risiko rendah
Cekakak SuciTodiramphus sanctusAlcedinidae Risiko rendah
Cekakak sungaiTodiramphus chlorisAlcedinidae Risiko rendah
Cenderawasih merahParadisaea rubraParadisaeidae Hampir terancam
Cici padiCisticola juncidisCisticolidae Risiko rendah
Cikalang kecilFregata arielFregatidae Risiko rendah
Cikukua tandukPhilemon buceroidesMeliphagidae Risiko rendah
Cinenen jawaOrthotomus sepiumCisticolidae Risiko rendah
Cipoh kacatAegithina tiphiaAegithinidae Risiko rendah
Dara-laut jambulThalasseus bergiiLaridae Risiko rendah
Decu belangSaxicola caprataMuscicapidae Risiko rendah
Delimukan zamrudChalcophaps indicaColumbidae Risiko rendah
Elang bondolHaliastur indusAccipitridae Risiko rendah
Elang JawaNisaetus bartelsiAccipitridae Genting
Haliaeetus leucogasterHaliaeetus leucogasterAccipitridae Risiko rendah
Isap-madu australiaLichmera indistinctaMeliphagidae Risiko rendah
Jalak BaliLeucopsar rothschildiSturnidae Kritis
Jingjing batuHemipus hirundinaceusTephrodornithidae Risiko rendah
Julang IrianRhyticeros plicatusBucerotidae Risiko rendah
Kakatua kecil jambul kuningCacatua sulphureaPsittacidae Kritis
Kapasan sayap-putihLalage sueuriiCampephagidae Risiko rendah
Kapinis rumahApus nipalensisApodidae Risiko rendah
Kareo padiAmaurornis phoenicurusRallidae Risiko rendah
Kasuari gelambir gandaCasuarius casuariusCasuariidae Risiko rendah
Kehicap rantingHypothymis azureaMonarchidae Risiko rendah
KepodangOriolus chinensisOriolidae Risiko rendah
Kipasan belangRhipidura javanicaRhipiduridae Risiko rendah
Kipasan dada-lurikRhipidura rufiventrisRhipiduridae Risiko rendah
Kipasan kebunRhipidura leucophrysRhipiduridae Risiko rendah
Kirik-kirik australiaMerops ornatusMeropidae Risiko rendah
Kirik-kirik lautMerops philippinusMeropidae Risiko rendah
Kokokan lautButorides striataArdeidae Risiko rendah
Kuntul kecilEgretta garzettaArdeidae Risiko rendah
Layang-layang AsiaHirundo rusticaHirundinidae Risiko rendah
Layang-layang batuHirundo javanicaHirundinidae Risiko rendah
Leptocoma sericeaLeptocoma sericeaNectariniidae Risiko rendah
MaleoMacrocephalon maleoMegapodiidae Kritis
Merak hijauPavo muticusPhasianidae Genting
Merbah cerucukPycnonotus goiavierPycnonotidae Risiko rendah
Merpati batuColumba liviaColumbidae Risiko rendah
Nuri bayanEclectus roratusPsittacidae Risiko rendah
Nuri pipi-merahGeoffroyus geoffroyiPsittacidae Risiko rendah
Pergam hijauDucula aeneaColumbidae Hampir terancam
PerkututGeopelia striataColumbidae Risiko rendah
Perling unguAplonis metallicaSturnidae Risiko rendah
Punai gadingTreron vernansColumbidae Risiko rendah
Punai pengantenTreron griseicaudaColumbidaeBelum tercatat
Raja-udang biruAlcedo coerulescensAlcedinidae Risiko rendah
Rangkong gadingRhinoplax vigilBucerotidaeBelum tercatat
Remetuk lautGerygone sulphureaAcanthizidae Risiko rendah
Srigunting jambul-rambutDicrurus hottentottusDicruridae Risiko rendah
Srigunting kelabuDicrurus leucophaeusDicruridae Risiko rendah
Tepekong jambulHemiprocne longipennisHemiprocnidae Risiko rendah
Tiong-lampu biasaEurystomus orientalisCoraciidae Risiko rendah
Trinil pantaiActitis hypoleucosScolopacidae Risiko rendah
Uncal SultanMacropygia doreyaColumbidaeBelum tercatat
Walet LinchiCollocalia linchiApodidae Risiko rendah
Walet polosAerodramus vanikorensisApodidae Risiko rendah
Walet sapiCollocalia esculentaApodidae Risiko rendah
Walet sarang-putihAerodramus fuciphagusApodidae Risiko rendah
Walik kembangPtilinopus melanospilusColumbidae Risiko rendah
Wiwik kelabuCacomantis merulinusCuculidae Risiko rendah
Wiwik rimbaCacomantis variolosusCuculidae Risiko rendah

Ingin melihat semua hewan?

Cari berdasarkan nama, habitat, atau pulau di direktori hewan.

Buka direktori hewan