Jawaban singkat
Status IUCN: KritisSekilas tentang cucak rawa
Cucak rawa (Pycnonotus zeylanicus) adalah burung dari famili Pycnonotidae. Dalam Daftar Merah IUCN, statusnya Kritis (Critically Endangered).
| Nama ilmiah | Pycnonotus zeylanicus |
|---|---|
| Nama Inggris | Straw-headed bulbul |
| Kelompok | Burung |
| Famili | Pycnonotidae |
| Wilayah di Indonesia | Kalimantan (sisa populasi di daerah terpencil) dan mungkin Sumatera; sudah punah di Jawa |
| Habitat terkait | Lahan Basah Air Tawar, Hutan Hujan Tropis |
| Makanan | Terutama buah: beri, ara, dan buah palem |
| Sebaran di Indonesia | Sisa populasi di Kalimantan terpencil; punah di Jawa |
| Ciri utama | Mahkota dan pipi kuning jerami, garis kumis hitam |
| Status IUCN | Kritis (Critically Endangered) sejak 2018 |
| Perdagangan internasional | Dipindah ke Apendiks I CITES oleh CoP19 (2022) |
| Status IUCN | Kritis (Critically Endangered) · IUCN Red List (via GBIF) · diperiksa 25 September 2026 |
Dalam panduan ini (10)

Apa itu cucak rawa?
Cucak rawa adalah burung cucak (famili Pycnonotidae) berukuran besar, sekitar 29 cm, dengan mahkota dan pipi kuning keemasan seperti jerami. Menurut BirdLife, cirinya meliputi garis mata dan garis kumis kehitaman, tenggorokan putih, serta coretan halus keputihan di punggung dan dada. Burung muda berkepala lebih kusam dan kecokelatan. Bird Society of Singapore menambahkan bahwa sayap dan ekornya bertepi hijau zaitun dan iris matanya merah. TRAFFIC pernah menemukan merbah cerukcuk yang mahkotanya dicat jingga dan dijual sebagai cucak rawa di Jakarta.
Dasar informasi: BirdLife International DataZone — Straw-headed Bulbul Pycnonotus zeylanicus species factsheet ↗ · Bird Society of Singapore, Birds of Singapore — Straw-headed Bulbul ↗ · TRAFFIC — In the Market for Extinction: An inventory of Jakarta's bird markets (Chng et al., 2015) ↗
Di mana cucak rawa hidup?
Cucak rawa hidup di tepi sungai, anak sungai, dan rawa di dataran rendah, terutama di hutan sekunder dan hutan yang terganggu. Menurut BirdLife, burung ini dulu tersebar dari Myanmar selatan dan Thailand hingga Semenanjung Malaysia, Singapura, Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Kini ia dianggap punah di Thailand dan kemungkinan juga di Myanmar, Jawa, Nias, dan Sipora. Di Kalimantan, sisa populasinya terbatas di daerah yang paling jauh dari permukiman. Analisis IUCN dan TRAFFIC menyebut populasi terbesar yang stabil kini berada di Singapura.
Dasar informasi: BirdLife International DataZone — Straw-headed Bulbul Pycnonotus zeylanicus species factsheet ↗ · IUCN/TRAFFIC — Analyses of the proposals to amend the CITES Appendices at CoP19 (2022) ↗
Cucak rawa makan apa?
Cucak rawa terutama memakan buah. Bird Society of Singapore mencatat burung ini memakan buah beri, buah ara, dan buah palem eksotis, serta juga mencari makan di tanah. Burung ini biasanya terlihat berpasangan atau dalam kelompok keluarga kecil. BirdLife mencatat kelompoknya berisi hingga lima ekor, sedangkan Bird Society of Singapore menyebut tiga sampai enam ekor. BirdLife juga menyebut habitatnya berupa vegetasi suksesi di tepi perairan, tempat banjir musiman mencegah terbentuknya hutan klimaks.
Dasar informasi: Bird Society of Singapore, Birds of Singapore — Straw-headed Bulbul ↗ · BirdLife International DataZone — Straw-headed Bulbul Pycnonotus zeylanicus species factsheet ↗
Bagaimana perilaku cucak rawa?
Cucak rawa adalah burung yang menetap, hidup berpasangan atau dalam kelompok keluarga, dan tidak bermigrasi. Kicauannya keras, kaya, dan merdu. Menurut Bird Society of Singapore, kicauan penuh yang biasa terdengar umumnya merupakan duet atau paduan suara kelompok. BirdLife menyarankan pengamat mendengarkan kicauannya di rawa dan di sepanjang sungai berhutan.
Perilakunya membuat burung ini mudah ditangkap. BirdLife mencatat cucak rawa tidak pemalu serta tidur dan bersarang di tempat yang mudah dijangkau, sehingga lebih rentan terhadap penangkap.
Dasar informasi: BirdLife International DataZone — Straw-headed Bulbul Pycnonotus zeylanicus species factsheet ↗ · Bird Society of Singapore, Birds of Singapore — Straw-headed Bulbul ↗
Mengapa cucak rawa hampir punah di alam?
Cucak rawa hampir punah di alam karena terus ditangkap untuk perdagangan burung kicau. Penilaian IUCN 2021 oleh BirdLife memperkirakan hanya 600–1.700 individu dewasa yang tersisa, dengan penurunan lebih dari 80% dalam tiga generasi. Kelangkaan membuat harganya melonjak, dari sekitar USD 20 pada 1987 menjadi lebih dari USD 900 pada 2018 menurut analisis IUCN dan TRAFFIC. Survei pasar TRAFFIC di Kalimantan dan Jawa pada 2014–2015 masih menemukan 71 ekor di 11 pasar. Burung tangkapan alam dianggap berkicau lebih baik, sehingga penangkaran belum mengurangi permintaan.
Dasar informasi: BirdLife International DataZone — Straw-headed Bulbul Pycnonotus zeylanicus species factsheet ↗ · IUCN/TRAFFIC — Analyses of the proposals to amend the CITES Appendices at CoP19 (2022) ↗ · TRAFFIC — Trade is the straw breaking the Straw-headed Bulbul's back, says new paper (2017) ↗
Bagaimana melindungi cucak rawa?
Perlindungan cucak rawa bergantung pada penghentian penangkapan dan perdagangan burung liar. Spesies ini masuk Apendiks II CITES sejak 1997. Pada CoP19 tahun 2022, para pihak CITES sepakat memindahkannya ke Apendiks I dengan penundaan 12 bulan, sehingga perdagangan komersial internasional burung tangkapan alam dilarang. BirdLife merekomendasikan pengawasan pasar burung yang lebih ketat dan patroli di sekitar kawasan lindung. Masyarakat dapat membantu dengan tidak membeli cucak rawa tangkapan alam dan melaporkan penangkapan atau penjualan mencurigakan kepada BKSDA atau aparat penegak hukum.
Dasar informasi: TRAFFIC — CITES CoP19 Decisions and listings come into force (2023) ↗ · TRAFFIC — Trade is the straw breaking the Straw-headed Bulbul's back, says new paper (2017) ↗ · BirdLife International DataZone — Straw-headed Bulbul Pycnonotus zeylanicus species factsheet ↗
Jelajahi habitat terkait
Hubungan berikut didukung sumber spesies dalam panduan ini. Daftar ini bukan peta sebaran lengkap.
Pertanyaan umum tentang cucak rawa
Apa nama latin cucak rawa?
Nama latin atau nama ilmiah cucak rawa adalah Pycnonotus zeylanicus, dari famili Pycnonotidae. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Straw-headed bulbul.
Di mana cucak rawa dapat ditemukan di Indonesia?
Di Indonesia, panduan ini mencatat cucak rawa di wilayah berikut: Kalimantan (sisa populasi di daerah terpencil) dan mungkin Sumatera; sudah punah di Jawa.
Habitat terkait yang didukung sumber: Lahan Basah Air Tawar, Hutan Hujan Tropis.
Cucak rawa makan apa?
Pola makan cucak rawa: terutama buah: beri, ara, dan buah palem.
Apa status konservasi cucak rawa?
Dalam Daftar Merah IUCN, cucak rawa masuk kategori Kritis (Critically Endangered): spesies ini dinilai menghadapi risiko kepunahan yang ekstrem tinggi di alam liar. Sumber: IUCN Red List (via GBIF), diperiksa 25 September 2026.
Status global ini berbeda dari status perlindungan hukum di Indonesia. Untuk memastikan apakah cucak rawa termasuk satwa dilindungi, periksa daftar jenis satwa dilindungi yang berlaku atau hubungi BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) setempat.
Sumber & referensi
- BirdLife International DataZone — Straw-headed Bulbul Pycnonotus zeylanicus species factsheet ↗
- IUCN/TRAFFIC — Analyses of the proposals to amend the CITES Appendices at CoP19 (2022) ↗
- TRAFFIC — Trade is the straw breaking the Straw-headed Bulbul's back, says new paper (2017) ↗
- TRAFFIC — CITES CoP19 Decisions and listings come into force (2023) ↗
- Bird Society of Singapore, Birds of Singapore — Straw-headed Bulbul ↗
- TRAFFIC — In the Market for Extinction: An inventory of Jakarta's bird markets (Chng et al., 2015) ↗
- IUCN Red List of Threatened Species, versi 2026-1, melalui GBIF (CC BY 4.0) ↗
Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli.
Kutip halaman ini
PanduanHewan. (2026, 25 September). Cucak rawa (Pycnonotus zeylanicus). PanduanHewan.org. https://panduanhewan.org/id/spesies/cucak-rawa/