Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

PANDUANHEWAN · INDONESIA

Beo

Beo atau tiong emas (Gracula religiosa) adalah burung jalak hitam mengilap bergelambir kuning yang terkenal pandai menirukan suara manusia.

Jawaban singkat

Status IUCN: Risiko rendah

Sekilas tentang beo

Beo (Gracula religiosa) adalah burung dari famili Sturnidae. Dalam Daftar Merah IUCN, statusnya Risiko rendah (Least Concern).

Fakta singkat: Beo
Nama ilmiahGracula religiosa
Nama InggrisCommon hill myna
KelompokBurung
FamiliSturnidae
Wilayah di IndonesiaSumatera, Kalimantan, Jawa, dan Bali, termasuk Pulau Enggano (di Jawa dan Bali kini sulit ditemui di alam)
Habitat terkaitHutan Hujan Tropis
MakananTerutama buah, khususnya ara; juga nektar dan serangga
Sebaran di IndonesiaSumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, dan Enggano
Ciri utamaHitam mengilap, gelambir kuning, paruh jingga
Nama lainTiong emas
Status perlindungan di IndonesiaDilindungi (Permen LHK P.106/2018, sebagai tiong emas)
Perdagangan internasionalApendiks II CITES sejak 1997
Status IUCNRisiko rendah (Least Concern) · IUCN Red List (via GBIF) · diperiksa 25 September 2026
Dalam panduan ini (10)
Foto Beo (Gracula religiosa).
(c) Samuel Lee, some rights reserved (CC BY) · CC BY 4.0 · Foto dipotong untuk tata letak.
Tentang panduan iniDisusun dan diperiksa terhadap sumber tercantum; belum ditinjau pakar.

Apa itu burung beo?

Beo atau tiong emas adalah burung famili jalak (Sturnidae) berukuran 27–31 cm menurut Bird Society of Singapore. Bulunya hitam mengilap dengan kilau ungu dan hijau, gelambir kuning di pipi dan tengkuk, paruh jingga terang, dan kaki kuning. Bercak putih di sayap terlihat jelas saat terbang. Menurut BirdLife, beberapa bentuk yang dulu digabung dalam Gracula religiosa kini diperlakukan sebagai spesies tersendiri, termasuk G. robusta dari Nias dan G. venerata dari Nusa Tenggara. Permen LHK P.106/2018 juga mencantumkan keduanya secara terpisah.

Dasar informasi: Bird Society of Singapore, Birds of Singapore — Common Hill Myna ↗ · BirdLife International DataZone — Common Hill Myna Gracula religiosa species factsheet ↗ · JDIH Kemenko Infrastruktur — Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi (teks dan lampiran) ↗

Di mana beo hidup?

Beo hidup di hutan lembap dan hutan semi-hijau abadi, dari dataran rendah hingga perbukitan dan pegunungan. BirdLife mencatat sebarannya dari India timur dan Tiongkok selatan hingga Kalimantan dan Sunda Besar, termasuk Pulau Enggano. Animal Diversity Web menyebut beo menyukai daerah bercurah hujan dan berkelembapan tinggi, serta umum di tepi dan bukaan hutan. Mongabay Indonesia bersama Burung Indonesia melaporkan beo umum di hutan dataran rendah Sumatera dan Kalimantan, sedangkan di Jawa dan Bali kini sulit ditemui di alam.

Dasar informasi: BirdLife International DataZone — Common Hill Myna Gracula religiosa species factsheet ↗ · Animal Diversity Web (University of Michigan) — Gracula religiosa (hill myna) ↗ · Mongabay Indonesia — Tiong Emas, Si Peniru Suara Manusia yang Ulung (2016) ↗

Beo makan apa?

Beo terutama memakan buah, dan buah ara adalah makanan yang paling sering dimakan. Menurut Animal Diversity Web, beo juga memakan buah beri dan biji dari berbagai pohon dan semak, serta nektar, serangga, dan kadal. Sebagian besar serangga dipungut dari pepohonan, tetapi beo juga pernah terlihat menangkap laron di udara. Beo hampir sepenuhnya hidup di pohon. Bird Society of Singapore mencatat beo biasanya terlihat berpasangan atau dalam kelompok kecil, terutama di pohon yang sedang berbuah.

Dasar informasi: Animal Diversity Web (University of Michigan) — Gracula religiosa (hill myna) ↗ · Bird Society of Singapore, Birds of Singapore — Common Hill Myna ↗

Mengapa beo pandai menirukan suara manusia?

Kemampuan beo meniru suara berasal dari syrinx, organ suara burung. Menurut Mongabay Indonesia, salah satu tonjolan tulang rawan di dinding syrinx bekerja mirip pita suara manusia. Di alam, setiap beo memiliki tiga hingga 13 tipe suara, dan beo tidak meniru suara burung lain. Kemampuan meniru suara manusia muncul ketika beo hidup dalam kurungan.

Beo bersarang di lubang pohon di tepi hutan, biasanya pada April–Juli. Menurut Animal Diversity Web, betina rata-rata bertelur dua butir berwarna biru berbintik cokelat.

Dasar informasi: Mongabay Indonesia — Tiong Emas, Si Peniru Suara Manusia yang Ulung (2016) ↗ · Animal Diversity Web (University of Michigan) — Gracula religiosa (hill myna) ↗

Mengapa beo banyak diburu?

Beo diburu karena kemampuannya meniru suara menjadikannya salah satu burung peliharaan paling populer di Asia. Menurut BirdLife, lebih dari 170.000 beo tangkapan alam diekspor dari negara-negara sebarannya pada 1994–2003. Perdagangan dan hilangnya hutan menyebabkan penurunan besar di Indonesia, Tiongkok, Semenanjung Malaysia, dan Thailand. Permintaan terbesar berasal dari dalam negeri. Survei TRAFFIC di lima pasar Surabaya, Yogyakarta, dan Malang pada Juni 2015 masih mencatat 197 ekor beo dijual dengan harga rata-rata sekitar USD 188 per ekor.

Dasar informasi: BirdLife International DataZone — Common Hill Myna Gracula religiosa species factsheet ↗ · TRAFFIC — In the Market for Extinction: Eastern and Central Java (Chng & Eaton, 2016) ↗

Bagaimana melindungi beo?

Beo dilindungi di Indonesia: Gracula religiosa tercantum dengan nama tiong emas dalam lampiran Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018. Di tingkat internasional, beo masuk Apendiks III CITES pada 1992 atas permintaan Thailand, lalu Apendiks II pada 1997. Masyarakat dapat membantu dengan tidak menangkap, membeli, atau memperjualbelikan beo, serta melaporkan penjualan beo di pasar atau media sosial kepada BKSDA atau aparat penegak hukum. Menjaga hutan dataran rendah dan perbukitan yang masih memiliki pohon besar berlubang juga penting karena beo bersarang di lubang pohon.

Dasar informasi: JDIH Kemenko Infrastruktur — Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi (teks dan lampiran) ↗ · BirdLife International DataZone — Common Hill Myna Gracula religiosa species factsheet ↗ · Animal Diversity Web (University of Michigan) — Gracula religiosa (hill myna) ↗

Jelajahi habitat terkait

Hubungan berikut didukung sumber spesies dalam panduan ini. Daftar ini bukan peta sebaran lengkap.

Pertanyaan umum tentang beo

Apa nama latin beo?

Nama latin atau nama ilmiah beo adalah Gracula religiosa, dari famili Sturnidae. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Common hill myna.

Di mana beo dapat ditemukan di Indonesia?

Di Indonesia, panduan ini mencatat beo di wilayah berikut: Sumatera, Kalimantan, Jawa, dan Bali, termasuk Pulau Enggano (di Jawa dan Bali kini sulit ditemui di alam).

Habitat terkait yang didukung sumber: Hutan Hujan Tropis.

Beo makan apa?

Pola makan beo: terutama buah, khususnya ara; juga nektar dan serangga.

Apa status konservasi beo?

Dalam Daftar Merah IUCN, beo masuk kategori Risiko rendah (Least Concern): spesies ini belum memenuhi kriteria kategori terancam pada penilaian global. Sumber: IUCN Red List (via GBIF), diperiksa 25 September 2026.

Status global ini berbeda dari status perlindungan hukum di Indonesia. Untuk memastikan apakah beo termasuk satwa dilindungi, periksa daftar jenis satwa dilindungi yang berlaku atau hubungi BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) setempat.

Sumber & referensi

  1. BirdLife International DataZone — Common Hill Myna Gracula religiosa species factsheet ↗
  2. Animal Diversity Web (University of Michigan) — Gracula religiosa (hill myna) ↗
  3. Mongabay Indonesia — Tiong Emas, Si Peniru Suara Manusia yang Ulung (2016) ↗
  4. Bird Society of Singapore, Birds of Singapore — Common Hill Myna ↗
  5. JDIH Kemenko Infrastruktur — Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi (teks dan lampiran) ↗
  6. TRAFFIC — In the Market for Extinction: Eastern and Central Java (Chng & Eaton, 2016) ↗
  7. IUCN Red List of Threatened Species, versi 2026-1, melalui GBIF (CC BY 4.0) ↗

Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli.

Kutip halaman ini

PanduanHewan. (2026, 25 September). Beo (Gracula religiosa). PanduanHewan.org. https://panduanhewan.org/id/spesies/beo/