Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

Burung · Sumatera · Kalimantan

Rangkong gading

Rangkong hutan dengan bulu ekor tengah panjang dan balung padat. Perburuan untuk perdagangan balung membuat perlindungan habitat serta pengurangan permintaan sangat penting.

Disusun dari sumber tercantum dengan bantuan AI. Cara penyusunan dan batas tinjauan

Foto Rangkong gading (Rhinoplax vigil).
(c) Ian Dugdale, some rights reserved (CC BY) · CC BY 4.0 · Gambar dipotong untuk tata letak.

Jawaban singkat

Status IUCN: Kritis

Sekilas tentang rangkong gading

Rangkong gading (Rhinoplax vigil) adalah burung dari famili Bucerotidae. Wilayahnya di Indonesia: Sumatera dan Kalimantan. Pola makannya: buah, terutama ara; termasuk hewan omnivora. Status Daftar Merah IUCN: Kritis (Critically Endangered). Rangkong gading termasuk satwa dilindungi di Indonesia (Permen LHK P.106/2018).

Fakta singkat: Rangkong gading
Nama ilmiahRhinoplax vigil
Nama ilmiah lamaBuceros vigil
Nama InggrisHelmeted hornbill
KelompokBurung
FamiliBucerotidae
Wilayah di IndonesiaSumatera dan Kalimantan
Habitat terkaitHutan Hujan Tropis
Makanan pentingBuah, terutama ara
Sebaran IndonesiaSumatera dan Kalimantan
Status IUCNKritis (Critically Endangered) · IUCN Hornbill Specialist Group — Helmeted hornbill · penilaian 2020
Perlindungan hukum di IndonesiaDilindungi · Permen LHK P.106/2018 · lampiran no. 248
Ukuran tubuhPanjang 110–127 cm ditambah bulu ekor tengah 30–45 cm; berat jantan sekitar 3,1 kg, betina 2,6–2,8 kg · IUCN SSC Hornbill Specialist Group — Helmeted Hornbill
Perilaku makanSelain buah ara, sekitar separuh hari dipakai berburu hewan seperti tikus, reptil, dan anak burung · IUCN SSC Hornbill Specialist Group — Helmeted Hornbill
Jenis pemakanOmnivora (pemakan tumbuhan dan hewan) — terutama buah ara, tetapi juga berburu hewan kecil (tupai, ular, burung) · IUCN SSC Hornbill Specialist Group
Cara berkembang biakBertelur (ovipar) · IUCN SSC Hornbill Specialist Group
Waktu aktifDiurnal (aktif pada siang hari) — Bersuara sepanjang siang hari. · Kennedy et al. 2023, Evidence for acoustic niche partitioning depends on the temporal scale in two sympatric Bornean hornbill species - Biotropica (abstract via Europe PMC)
Dalam panduan ini (11)
Tentang panduan iniDisetujui oleh tim pada 2026-10-07. Persetujuan mencakup narasi, fakta, jawaban ringkas, dan lokasi tercatat dalam kedua bahasa pada versi ini.

Mengenali bentuk dan suara

Bulu ekor tengah yang panjang dan paruh relatif pendek membantu mengenali rangkong gading. Leher tanpa bulu berbeda warnanya pada jantan dan betina. Gunakan panduan identifikasi untuk keseluruhan ciri, karena foto dekat balung saja dapat kehilangan konteks spesies.

Dasar informasi: Cornell Lab eBird — Helmeted hornbill ↗ · IUCN Hornbill Specialist Group — Helmeted hornbill ↗

Hutan luas dan pohon buah

IUCN Hornbill Specialist Group menjelaskan keterkaitan spesies ini dengan hutan hujan primer yang luas serta hutan sekunder tertutup di sekitarnya. Buah ara penting dalam makanannya. Perlindungan sepetak pohon saja tidak menggantikan bentang hutan tempat burung bergerak mencari makanan.

Dasar informasi: IUCN Hornbill Specialist Group — Helmeted hornbill ↗

Cakupan Sunda tidak berarti semua pulau

Sebaran Indonesia mencakup Sumatera dan Kalimantan; spesies ini tidak terdapat secara alami di Jawa menurut kelompok spesialis rangkong. Catatan lokasi perlu diperiksa sebelum dipakai untuk merencanakan kunjungan. Foto di pusat perawatan juga tidak menunjukkan sebaran liar setempat.

Dasar informasi: IUCN Hornbill Specialist Group — Helmeted hornbill ↗

Balung padat mendorong perdagangan

TRAFFIC mendokumentasikan perburuan untuk balung yang dapat diukir, sering disebut gading rangkong. Bahan ini berasal dari burung, bukan gading gajah. Hindari membeli ukiran, bagian tubuh, atau koleksi yang dipasarkan dengan nama tersebut meskipun penjual menggunakan cerita warisan budaya.

Dasar informasi: TRAFFIC — Helmeted hornbill trade ↗

Informasi yang tidak membantu pemburu

Perdagangan juga berlangsung melalui platform daring. Laporkan dugaan penawaran melalui kanal yang sesuai tanpa bertransaksi atau berkonfrontasi. Untuk pengamatan liar, bagikan cerita habitat dan perilaku tanpa koordinat sarang atau lokasi sensitif yang dapat mempermudah perburuan.

Dasar informasi: TRAFFIC — Helmeted hornbill trade ↗ · American Birding Association — Code of Birding Ethics ↗

Jelajahi habitat terkait

Hubungan berikut didukung sumber spesies dalam panduan ini. Daftar ini bukan peta sebaran lengkap.

Klasifikasi ilmiah Rangkong gading

Klasifikasi ilmiah dari kingdom sampai spesies
KingdomAnimalia
FilumChordata
KelasAves
OrdoBucerotiformes
FamiliBucerotidae
GenusRhinoplax
SpesiesRhinoplax vigil

Sumber: GBIF Backbone Taxonomy, disesuaikan dengan peringkat yang umum dipakai dalam pelajaran biologi (misalnya kelas Reptilia).

Pertanyaan umum tentang rangkong gading

Apa nama latin dan nama Inggris rangkong gading?

Nama latin atau nama ilmiah rangkong gading adalah Rhinoplax vigil, dari famili Bucerotidae. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Helmeted hornbill. Nama ilmiah lama yang masih sering dipakai: Buceros vigil.

Rangkong gading termasuk hewan apa?

Rangkong gading termasuk hewan burung dari famili Bucerotidae. Berdasarkan jenis makanannya, rangkong gading termasuk hewan omnivora (pemakan tumbuhan dan hewan), yaitu terutama buah ara, tetapi juga berburu hewan kecil (tupai, ular, burung).

Rangkong gading berasal dari mana dan di mana habitatnya?

Di Indonesia, panduan ini mencatat rangkong gading di wilayah berikut: Sumatera dan Kalimantan.

Habitat terkait yang didukung sumber: Hutan Hujan Tropis.

Rangkong gading makan apa?

Pola makan rangkong gading (makanan penting): buah, terutama ara. Karena itu rangkong gading termasuk hewan omnivora (pemakan tumbuhan dan hewan). Sumber: IUCN SSC Hornbill Specialist Group.

Rangkong gading berkembang biak dengan cara apa?

Rangkong gading berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar). Betina menutup diri dalam rongga sarang dan bergantung pada makanan dari jantan selama berbiak; lama bersarang berbeda antarlokasi. Sumber: IUCN SSC Hornbill Specialist Group.

Apakah rangkong gading termasuk hewan nokturnal?

Sumber yang dirujuk mencatat pola aktivitas rangkong gading sebagai diurnal (aktif pada siang hari). Bersuara sepanjang siang hari. Sumber: Kennedy et al. 2023, Evidence for acoustic niche partitioning depends on the temporal scale in two sympatric Bornean hornbill species - Biotropica (abstract via Europe PMC).

Lihat juga daftar hewan nokturnal dan diurnal di Indonesia.

Apa ciri-ciri rangkong gading?

Ciri-ciri rangkong gading menurut sumber panduan ini: Ukuran tubuh: Panjang 110–127 cm ditambah bulu ekor tengah 30–45 cm; berat jantan sekitar 3,1 kg, betina 2,6–2,8 kg.

Seberapa besar rangkong gading?

Ukuran tubuh: Panjang 110–127 cm ditambah bulu ekor tengah 30–45 cm; berat jantan sekitar 3,1 kg, betina 2,6–2,8 kg. Sumber: IUCN SSC Hornbill Specialist Group — Helmeted Hornbill.

Bagaimana klasifikasi rangkong gading?

Klasifikasi ilmiah rangkong gading: kingdom Animalia, filum Chordata, kelas Aves, ordo Bucerotiformes, famili Bucerotidae, genus Rhinoplax, spesies Rhinoplax vigil.

Sumber: GBIF Backbone Taxonomy, disesuaikan dengan peringkat yang umum dipakai dalam pelajaran biologi.

Apakah rangkong gading terancam punah?

Ya. Status konservasi global rangkong gading: Kritis (Critically Endangered) (penilaian atau pembaruan sumber 2020). Dalam sistem IUCN, kategori ini berarti spesies dinilai menghadapi risiko kepunahan yang ekstrem tinggi di alam liar. Sumber: IUCN Hornbill Specialist Group — Helmeted hornbill.

Status global ini berbeda dari perlindungan hukum nasional. Apakah rangkong gading dilindungi?

Apakah rangkong gading dilindungi?

Ya. Rangkong gading (Rhinoplax vigil) termasuk jenis satwa dilindungi di Indonesia menurut Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi (lampiran, nomor 248).

Pasal 21 ayat (2) UU No. 5 Tahun 1990 sebagaimana diubah UU No. 32 Tahun 2024 melarang setiap orang memburu, menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, atau memperdagangkan satwa dilindungi, baik hidup maupun mati, termasuk bagian tubuh, telur, dan sarangnya.

Jika menemukan satwa ini diperdagangkan, dipelihara, atau terluka, hubungi BKSDA setempat.

Bolehkah memelihara rangkong gading?

Tidak. Karena rangkong gading termasuk satwa dilindungi, menangkap, memiliki, memelihara, mengangkut, atau memperdagangkannya tanpa izin dilarang oleh undang-undang. Perdagangan tanpa izin melalui media elektronik juga dilarang.

Jika Anda melihat satwa ini dijual atau dipelihara, laporkan ke BKSDA setempat.

Sumber & referensi

  1. Cornell Lab eBird — Helmeted hornbill ↗
  2. IUCN Hornbill Specialist Group — Helmeted hornbill ↗
  3. TRAFFIC — Helmeted hornbill trade ↗
  4. American Birding Association — Code of Birding Ethics ↗
  5. Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi ↗
  6. IUCN SSC Hornbill Specialist Group ↗
  7. Kennedy et al. 2023, Evidence for acoustic niche partitioning depends on the temporal scale in two sympatric Bornean hornbill species - Biotropica (abstract via Europe PMC) ↗
  8. GBIF Backbone Taxonomy (GBIF) ↗

Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli. Cara kami menggunakan sumber dan data →

Taman nasional tempat hewan ini tercatat

Menurut profil resmi taman nasional dari Direktorat Jenderal KSDAE. Hewan ini juga bisa hidup di kawasan lain.

Isu dan berita terkait

Bacaan lanjutan

Helmeted hornbill: facts, threats and conservation ↗ — World Animal Rescue Network (dalam bahasa Inggris).

Situs terkait: pemrakarsa PanduanHewan juga menjabat sebagai direktur World Animal Rescue Network.

Rujuk halaman ini

Cantumkan PanduanHewan saat merujuk halaman ini. Periksa sumber bukti asli sebelum menggunakan kembali suatu klaim.

PanduanHewan. Rangkong gading (Rhinoplax vigil). Pembaruan substansial terakhir: 7 Oktober 2026. https://panduanhewan.org/id/spesies/rangkong-gading/