Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

Burung · Sulawesi

Julang sulawesi

Julang sulawesi (Rhyticeros cassidix) adalah rangkong besar endemik Sulawesi bertanduk merah, pemakan buah ara, dan fauna identitas Sulawesi Selatan.

Foto Julang sulawesi (Rhyticeros cassidix).
(c) Christoph Moning, some rights reserved (CC BY) · CC BY 4.0 · Foto dipotong untuk tata letak.

Jawaban singkat

Status IUCN: Rentan

Sekilas tentang julang sulawesi

Julang sulawesi (Rhyticeros cassidix) adalah burung dari famili Bucerotidae. Wilayahnya di Indonesia: Sulawesi serta Pulau Lembeh, Kepulauan Togean, Muna, dan Buton. Hewan ini endemik Indonesia: hanya hidup secara alami di Sulawesi serta Pulau Lembeh, Kepulauan Togean, Muna, dan Buton. Pola makannya: terutama buah ara (Ficus) dan buah hutan berdaging; termasuk hewan herbivora. Status Daftar Merah IUCN: Rentan (Vulnerable). Julang sulawesi termasuk satwa dilindungi di Indonesia (Permen LHK P.106/2018).

Fakta singkat: Julang sulawesi
Nama ilmiahRhyticeros cassidix
Nama InggrisKnobbed hornbill
KelompokBurung
FamiliBucerotidae
Wilayah di IndonesiaSulawesi serta Pulau Lembeh, Kepulauan Togean, Muna, dan Buton
Habitat terkaitHutan Hujan Tropis
MakananTerutama buah ara (Ficus) dan buah hutan berdaging
Sebaran di IndonesiaEndemik Sulawesi dan beberapa pulau di sekitarnya
Ciri utamaBalung merah berkerut pada jantan, ekor putih, tenggorokan biru
Fauna identitasProvinsi Sulawesi Selatan
Nama lainRangkong sulawesi; alo (Bugis dan Makassar); Aceros cassidix
Status IUCNRentan (Vulnerable) · IUCN Red List (via GBIF) · diperiksa 1 Oktober 2026
Perlindungan hukum di IndonesiaDilindungi · Permen LHK P.106/2018 · lampiran no. 249
Jenis pemakanHerbivora (pemakan tumbuhan) — terutama pemakan buah (frugivora), khususnya buah ara; hewan kecil hanya sekitar 1% makanannya · IUCN SSC Hornbill Specialist Group
Cara berkembang biakBertelur (ovipar) · Internet Archive (archived source)
Waktu aktifDiurnal (aktif pada siang hari) · Oiseaux.net (AVONET/Birds of the World traits)
Endemik IndonesiaYa — Sulawesi serta Pulau Lembeh, Kepulauan Togean, Muna, dan Buton · BirdLife DataZone
Dalam panduan ini (11)
Tentang panduan iniDisusun dan diperiksa terhadap sumber tercantum; belum ditinjau pakar.

Apa itu julang sulawesi?

Julang sulawesi (Rhyticeros cassidix) adalah rangkong besar endemik Sulawesi, berukuran 70–80 cm menurut BirdLife International, dengan ekor putih dan tanduk atau balung merah berkerut di atas paruh kuningnya. Jantan berkepala dan berleher cokelat kemerahan hingga krem, sedangkan betina lebih kecil, berkepala hitam, dan balungnya kuning. Keduanya memiliki kulit tenggorokan biru.

Dulu spesies ini dimasukkan ke genus Aceros. Masyarakat Bugis dan Makassar menyebutnya alo, menurut BBKSDA Sulawesi Selatan. Julang sulawesi adalah fauna identitas Provinsi Sulawesi Selatan, sebagaimana dicatat Indonesia.go.id, portal informasi pemerintah. BirdLife menilai statusnya Rentan (Vulnerable).

Dasar informasi: BirdLife DataZone — Knobbed Hornbill Rhyticeros cassidix species factsheet ↗ · Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan (2025) — Rangkong Sulawesi: Penjaga Hutan dan Simbol Kesetiaan dari Langit Sulawesi (Wayback Machine copy) ↗ · Indonesia.go.id — Sekelumit Cerita Upaya Penyelamatan Burung Besar (Wayback Machine copy) ↗

Di mana julang sulawesi hidup?

Julang sulawesi hanya hidup di Sulawesi serta Pulau Lembeh, Kepulauan Togean, Muna, dan Buton. Menurut BirdLife International, burung ini menghuni hutan hijau sepanjang tahun hingga ketinggian 1.800 m, tetapi terutama hutan dataran rendah di bawah 1.100 m.

Di luar musim berbiak, julang sulawesi berpindah-pindah secara lokal, kadang masuk ke hutan sekunder, hutan terbuka, dan perkebunan. Kelompoknya bisa mencapai 50 ekor dan menjelajahi wilayah 30–50 km². Burung ini masih umum di beberapa tempat, terutama yang kaya pohon ara, tetapi sebarannya makin terpencar-pencar. BirdLife mencatatnya umum di Taman Nasional Dumoga-Bone dan Taman Nasional Lore Lindu.

Dasar informasi: BirdLife DataZone — Knobbed Hornbill Rhyticeros cassidix species factsheet ↗

Julang sulawesi makan apa?

Julang sulawesi terutama memakan buah ara (Ficus spp.). Menurut BirdLife International, sebagian besar pakannya berupa buah ara, dan burung ini berkumpul dalam jumlah lebih banyak serta makan lebih lama di tegakan hutan yang kaya pohon pakan.

Karena itu, hutan tua dengan banyak pohon ara sangat penting bagi julang sulawesi. BBKSDA Sulawesi Selatan menyebutnya pemakan buah utama yang mampu terbang jauh dan menelan buah berdaging tebal. Biji yang keluar bersama kotorannya tumbuh di tempat baru, sehingga julang sulawesi berperan sebagai penyebar biji dan membantu regenerasi hutan tropis Sulawesi.

Dasar informasi: BirdLife DataZone — Knobbed Hornbill Rhyticeros cassidix species factsheet ↗ · Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan (2025) — Rangkong Sulawesi: Penjaga Hutan dan Simbol Kesetiaan dari Langit Sulawesi (Wayback Machine copy) ↗

Bagaimana julang sulawesi bersarang?

Julang sulawesi bersarang di lubang alami pada pohon besar dan tinggi, lalu betinanya mengurung diri di dalam sarang. Menurut BBKSDA Sulawesi Selatan, betina menutup lubang sarang dengan campuran tanah, kotoran, dan sisa makanan hingga hanya tersisa celah sempit.

Selama betina mengeram dan merawat anak, jantan memberi makan betina dan anaknya melalui celah itu. BirdLife International mencatat julang sulawesi sangat setia pada lokasi sarangnya dan memilih pohon tinggi berbatang besar, terutama pohon yang menjulang di atas tajuk hutan. Karena itu, penebangan pohon besar dan kebakaran hutan sangat merugikan perkembangbiakannya.

Dasar informasi: Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan (2025) — Rangkong Sulawesi: Penjaga Hutan dan Simbol Kesetiaan dari Langit Sulawesi (Wayback Machine copy) ↗ · BirdLife DataZone — Knobbed Hornbill Rhyticeros cassidix species factsheet ↗

Mengapa julang sulawesi terancam?

Julang sulawesi terancam terutama karena hutan dataran rendah Sulawesi hilang akibat pertanian, pembalakan, tambang emas, dan kebakaran. BirdLife International mengutip perkiraan bahwa 89% hutan dataran rendah di kawasan ini hilang antara 1985 dan 1997, dan laju kehilangan hutan diperkirakan tetap tinggi.

Burung ini juga diburu untuk diambil dagingnya dan diperdagangkan secara ilegal. Kebutuhannya yang khusus memperbesar risiko: ia bergantung pada pohon ara dan pohon sarang yang besar. Saat hutan terbakar, betina yang terkurung di sarang bisa ikut mati. Karena itu BirdLife menilainya Rentan, dan spesies ini tercantum dalam Apendiks II CITES.

Dasar informasi: BirdLife DataZone — Knobbed Hornbill Rhyticeros cassidix species factsheet ↗ · Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan (2025) — Rangkong Sulawesi: Penjaga Hutan dan Simbol Kesetiaan dari Langit Sulawesi (Wayback Machine copy) ↗

Bagaimana melindungi julang sulawesi?

Julang sulawesi dilindungi dengan menjaga hutan, pohon ara, dan pohon sarang besar, serta tidak berburu atau membeli burung ini. Rhyticeros cassidix tercantum sebagai satwa dilindungi dalam lampiran Permen LHK P.106/2018 (nomor 249, julang sulawesi).

BBKSDA Sulawesi Selatan melindungi habitatnya di kawasan konservasi seperti Taman Nasional Gandang Dewata dan Cagar Alam Faruhumpenai, memantau sarang, dan mengedukasi masyarakat. Balai itu mengajak warga untuk tidak membeli atau memelihara satwa liar dan melaporkan perburuan atau perdagangan kepada pihak berwenang. Sebagai fauna identitas Sulawesi Selatan, julang sulawesi bisa menjadi alasan warga untuk menjaga hutan di sekitarnya.

Dasar informasi: Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan — Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi (lampiran) ↗ · Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan (2025) — Rangkong Sulawesi: Penjaga Hutan dan Simbol Kesetiaan dari Langit Sulawesi (Wayback Machine copy) ↗ · Kompas.com (2023) — Flora dan Fauna Identitas Sulawesi Selatan (Wayback Machine copy) ↗

Jelajahi habitat terkait

Hubungan berikut didukung sumber spesies dalam panduan ini. Daftar ini bukan peta sebaran lengkap.

Klasifikasi ilmiah Julang sulawesi

Klasifikasi ilmiah dari kingdom sampai spesies
KingdomAnimalia
FilumChordata
KelasAves
OrdoBucerotiformes
FamiliBucerotidae
GenusRhyticeros
SpesiesRhyticeros cassidix

Sumber: GBIF Backbone Taxonomy, disesuaikan dengan peringkat yang umum dipakai dalam pelajaran biologi (misalnya kelas Reptilia).

Pertanyaan umum tentang julang sulawesi

Apa nama latin dan nama Inggris julang sulawesi?

Nama latin atau nama ilmiah julang sulawesi adalah Rhyticeros cassidix, dari famili Bucerotidae. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Knobbed hornbill.

Julang sulawesi termasuk hewan apa?

Julang sulawesi termasuk hewan burung dari famili Bucerotidae. Berdasarkan jenis makanannya, julang sulawesi termasuk hewan herbivora (pemakan tumbuhan), yaitu terutama pemakan buah (frugivora), khususnya buah ara; hewan kecil hanya sekitar 1% makanannya. Julang sulawesi juga termasuk hewan endemik Indonesia.

Julang sulawesi berasal dari mana dan di mana habitatnya?

Di Indonesia, panduan ini mencatat julang sulawesi di wilayah berikut: Sulawesi serta Pulau Lembeh, Kepulauan Togean, Muna, dan Buton.

Julang sulawesi adalah hewan endemik Indonesia yang hanya hidup secara alami di Sulawesi serta Pulau Lembeh, Kepulauan Togean, Muna, dan Buton. Sumber: BirdLife DataZone.

Habitat terkait yang didukung sumber: Hutan Hujan Tropis.

Julang sulawesi makan apa?

Pola makan julang sulawesi: terutama buah ara (Ficus) dan buah hutan berdaging. Karena itu julang sulawesi termasuk hewan herbivora (pemakan tumbuhan). Sumber: IUCN SSC Hornbill Specialist Group.

Julang sulawesi berkembang biak dengan cara apa?

Julang sulawesi berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar). Betina mengurung diri di dalam lubang pohon dan menutup pintunya dengan campuran tanah, kotoran, dan makanan yang dikeringkan hingga tersisa celah sempit; selama masa mengeram dan merawat anak, jantan memberi makan betina dan anaknya lewat celah itu. Sumber: Internet Archive (archived source).

Apakah julang sulawesi termasuk hewan nokturnal?

Tidak. Julang sulawesi termasuk hewan diurnal (aktif pada siang hari). Sumber: Oiseaux.net (AVONET/Birds of the World traits).

Lihat juga daftar hewan nokturnal dan diurnal di Indonesia.

Apa ciri-ciri julang sulawesi?

Ciri-ciri julang sulawesi menurut sumber panduan ini: Ciri utama: balung merah berkerut pada jantan, ekor putih, tenggorokan biru.

Bagaimana klasifikasi julang sulawesi?

Klasifikasi ilmiah julang sulawesi: kingdom Animalia, filum Chordata, kelas Aves, ordo Bucerotiformes, famili Bucerotidae, genus Rhyticeros, spesies Rhyticeros cassidix.

Sumber: GBIF Backbone Taxonomy, disesuaikan dengan peringkat yang umum dipakai dalam pelajaran biologi.

Apakah julang sulawesi terancam punah?

Ya. Dalam Daftar Merah IUCN, julang sulawesi masuk kategori Rentan (Vulnerable): spesies ini dinilai menghadapi risiko kepunahan yang tinggi di alam liar. Sumber: IUCN Red List (via GBIF), diperiksa 1 Oktober 2026.

Status global ini berbeda dari perlindungan hukum nasional. Apakah julang sulawesi dilindungi?

Apakah julang sulawesi dilindungi?

Ya. Julang sulawesi (Rhyticeros cassidix) termasuk jenis satwa dilindungi di Indonesia menurut Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi (lampiran, nomor 249).

Pasal 21 ayat (2) UU No. 5 Tahun 1990 sebagaimana diubah UU No. 32 Tahun 2024 melarang setiap orang memburu, menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, atau memperdagangkan satwa dilindungi, baik hidup maupun mati, termasuk bagian tubuh, telur, dan sarangnya.

Jika menemukan satwa ini diperdagangkan, dipelihara, atau terluka, hubungi BKSDA setempat.

Bolehkah memelihara julang sulawesi?

Tidak. Karena julang sulawesi termasuk satwa dilindungi, menangkap, memiliki, memelihara, mengangkut, atau memperdagangkannya tanpa izin dilarang oleh undang-undang. Perdagangan tanpa izin melalui media elektronik juga dilarang.

Jika Anda melihat satwa ini dijual atau dipelihara, laporkan ke BKSDA setempat.

Sumber & referensi

  1. BirdLife DataZone — Knobbed Hornbill Rhyticeros cassidix species factsheet ↗
  2. Balai Besar KSDA Sulawesi Selatan (2025) — Rangkong Sulawesi: Penjaga Hutan dan Simbol Kesetiaan dari Langit Sulawesi (Wayback Machine copy) ↗
  3. Indonesia.go.id — Sekelumit Cerita Upaya Penyelamatan Burung Besar (Wayback Machine copy) ↗
  4. Kompas.com (2023) — Flora dan Fauna Identitas Sulawesi Selatan (Wayback Machine copy) ↗
  5. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan — Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi (lampiran) ↗
  6. IUCN SSC Hornbill Specialist Group ↗
  7. Oiseaux.net (AVONET/Birds of the World traits) ↗
  8. GBIF Backbone Taxonomy (GBIF) ↗
  9. IUCN Red List of Threatened Species, versi 2026-1, melalui GBIF (CC BY 4.0) ↗

Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli.

Kutip halaman ini

PanduanHewan. (2026, 1 Oktober). Julang sulawesi (Rhyticeros cassidix). PanduanHewan.org. https://panduanhewan.org/id/spesies/julang-sulawesi/