Kerabat kerbau bertubuh kecil dari Sulawesi dan Buton. Kehidupan hutan, sumber air, dan perburuan menjadi bagian penting kisah konservasi anoa.
PANDUANHEWAN · INDONESIA
Hewan di Sulawesi
82 hewan yang tercatat di Sulawesi menurut panduan ini, termasuk anoa dataran rendah, babirusa Sulawesi dan maleo. Dengan nama ilmiah, status IUCN (18 terancam), dan sumber.
PanduanHewan memuat 82 panduan hewan yang tercatat di Sulawesi: 44 burung, 19 mamalia, 11 satwa laut, 5 serangga dan invertebrata dan 3 reptil. 18 di antaranya berstatus terancam dalam Daftar Merah IUCN.
Daftar ini memakai wilayah yang disebut dalam panduan dan label lokasi pada cuplikan catatan pengamatan GBIF. Artinya hewan tercatat di Sulawesi; ini bukan bukti endemik atau peta sebaran lengkap.
Anoa pegunungan (Bubalus quarlesi) adalah kerbau liar kerdil endemik Sulawesi dan Buton, lebih kecil dan berbulu lebih lebat daripada anoa dataran rendah.
Artamus leucorhynchos. Nama yang dipakai GBIF berbeda ejaan dari nama pada BirdLife Australia untuk kapinis dada-putih; ciri lapangannya ialah dada putih yang kontras dengan kepala abu-abu gelap.
Babi liar Sulawesi dengan taring atas jantan yang melengkung melalui kulit moncong. Profil ini memisahkan spesies Sulawesi dari babirusa pulau lain.
Bintang laut mahkota duri (Acanthaster) adalah bintang laut pemakan karang berduri berbisa yang ledakan populasinya bisa merusak terumbu karang.
Blekok (Ardeola speciosa). Blekok Jawa mencari makan di lahan basah dangkal, baik air tawar maupun payau; ikan kecil, serangga, dan kepiting termasuk mangsanya.
Bondol peking (Lonchura punctulata). Bondol peking dewasa bercorak seperti sisik di dada dan perut, dengan punggung cokelat serta paruh gelap yang tebal; burung muda lebih polos.
Bubut alang-alang (Centropus bengalensis). Bubut alang-alang sering memakai vegetasi rendah yang rapat, termasuk tepi rawa; pengamatan singkat dari jauh mudah tertukar dengan bubut lain.
Burung kecil bermahkota cokelat dan bercak hitam pada pipi putih. Kehadirannya dekat manusia membuatnya mudah terlihat, tetapi catatan pengamatan bukan ukuran jumlah populasi.
Burung-madu kelapa (Anthreptes malacensis). Burung-madu kelapa memakai habitat semi-terbuka di Asia Tenggara; bunga dan struktur paruhnya relevan untuk diamati tanpa menyimpulkan bahwa setiap kunjungan bunga menghasilkan penyerbukan.
Cangak merah (Ardea purpurea). Cangak merah merupakan kuntul-kerabat berleher panjang yang berasosiasi dengan rawa dan vegetasi tinggi; warna kecokelatan tidak cukup untuk identifikasi tanpa bentuk tubuh.
Cangak pasifik (Egretta sacra). Cangak karang Pasifik menggunakan pesisir berbatu dan terumbu; individu dapat berwarna terang atau gelap sehingga lokasi dan bentuk tubuh penting untuk identifikasi.
Capung-Jala Lekuk (Neurothemis ramburii). Capung Neurothemis ramburii tergolong Libellulidae; identifikasi spesies memerlukan pola sayap dan tubuh, bukan warna merah secara umum.
Capung-Tengger biru (Diplacodes trivialis). Capung tengger biru sering terlihat bertengger rendah; jantan dewasa dapat berwarna berbeda dari betina dan individu muda.
Ceba (Macaca maura). Monyet hitam Sulawesi selatan memiliki bulu cokelat gelap hingga hitam dan bercak lebih pucat di pantat; ia berbeda dari yaki Sulawesi utara.
Cekakak Suci (Todiramphus sanctus). Cekakak suci menggunakan mangrove, hutan terbuka, dan lembah sungai; sejumlah populasi berpindah sehingga tanggal serta lokasi penting.
Cekakak biru kehijauan dengan kerah putih yang sering terlihat di mangrove dan pesisir. Keragaman subspesies menuntut kehati-hatian saat memakai nama dari sumber lama.
Chiloscyllium punctatum. Hiu bambu belang-cokelat adalah hiu dasar Indo-Pasifik; pola gelang lebih menonjol pada hewan muda dan dapat berubah saat bertambah umur.
Cici padi (Cisticola juncidis). Cici padi memakai vegetasi rumput terbuka; suara pendek yang berulang saat terbang sering membantu menemukannya sebelum detail bulu terlihat.
Codot krawar (Cynopterus brachyotis) adalah kelelawar buah kecil yang umum di kota, kebun, dan hutan Indonesia, penyebar biji sekaligus penyerbuk bunga.
Decu belang (Saxicola caprata). Decu belang adalah burung kecil area terbuka; jantan dan betina tidak selalu tampak sama, sehingga warna hitam-putih saja tidak cukup untuk seluruh umur.
Delimukan zamrud (Chalcophaps indica). Delimukan zamrud adalah merpati penghuni lantai hutan dan tepi vegetasi tropis; sayap hijau metalik lebih mudah terlihat dalam cahaya baik.
Elang bondol (Haliastur indus). Elang bondol termasuk burung pemangsa Accipitridae dan sering terlihat di bentang pesisir; kepala dan dadanya pucat berkontras dengan tubuh cokelat kemerahan.
Emoia caeruleocauda. Skink ekor-biru Pasifik memiliki ekor kebiruan yang paling mudah terlihat pada beberapa umur; warna tubuh dapat berubah dan spesies lain juga berekor biru.
Haliaeetus leucogaster. Elang laut perut-putih memiliki kepala, tungging, dan bagian bawah putih, serta punggung abu-abu gelap; ia memakai pesisir dan sungai besar.
Hipposideros cervinus. Kelelawar daun fawn termasuk Hipposideridae dan tersebar di beberapa negara Asia Tenggara serta Australia; warna saja tidak aman untuk membedakan spesies mirip.
Hipposideros diadema. Kelelawar ladam-daun diadem termasuk Hipposideridae, berbeda dari keluarga Rhinolophidae; bentuk hidung penting tetapi foto tunggal jarang cukup untuk identifikasi pasti.
Hiu karang sirip hitam (Carcharhinus melanopterus). Hiu karang sirip-hitam memiliki ujung gelap pada beberapa sirip, terutama sirip punggung pertama; ia berbeda dari hiu sirip-putih karang.
Hiu martil (Sphyrna lewini) adalah hiu berkepala seperti palu dengan lekukan di tengah, tersebar di laut Indonesia dan berstatus Kritis menurut IUCN.
Ikan napoleon (Cheilinus undulatus) adalah wrasse terbesar di dunia, ikan karang berdahi menonjol yang terancam perdagangan ikan karang hidup.
Ikan raja laut (Latimeria menadoensis) adalah coelacanth Indonesia, ikan purba bersirip lobus dari laut dalam Sulawesi hingga Papua.
Kakatua putih berjambul kuning dengan populasi pulau yang perlu dibedakan secara cermat. Pohon pakan, sarang, tempat tidur, dan pencegahan perdagangan saling melengkapi perlindungannya.
Kapasan sayap-putih (Lalage sueurii). Kapasan sayap-putih adalah burung Campephagidae dari Indonesia dan Timor-Leste; bercak putih di sayap perlu dilihat bersama bentuk tubuh untuk membedakannya dari kerabat.
Kapinis rumah (Apus nipalensis). Kapinis rumah termasuk Apodidae dan banyak beraktivitas di udara; bentuk sayap serta lokasi sarang lebih dapat diandalkan daripada klaim perilaku terbang yang belum diverifikasi.
Kareo padi (Amaurornis phoenicurus). Kareo padi adalah anggota Rallidae dengan tubuh gelap dan wajah serta dada putih mencolok; habitat dekat air dan vegetasi rapat perlu diperiksa saat mencatatnya.
Kecoa Amerika (Periplaneta americana) adalah kecoa besar cokelat kemerahan penghuni selokan dan bangunan yang dapat membawa bakteri penyebab penyakit.
Kehicap ranting (Hypothymis azurea). Kehicap ranting adalah burung kecil yang lincah; jantan dan betina berbeda warna, dan nama 'black-naped monarch' menunjuk pita gelap pada tengkuk.
Kepodang (Oriolus chinensis). Kepudang kuduk-hitam memakai berbagai kawasan berhutan di Asia; pola tengkuk gelap dan suara dapat membantu membedakannya dari burung kuning lain.
Kima raksasa (Tridacna gigas) adalah kerang terbesar di dunia, hidup di terumbu karang dangkal, dan kini sangat langka di sebagian besar Indonesia.
Kirik-kirik australia (Merops ornatus). Kirik-kirik pelangi adalah pemakan serangga terbang yang dikenal dari Australia dan kawasan sekitarnya; catatan Indonesia harus dibaca bersama lokasi serta kemungkinan pergerakan.
Kirik-kirik laut (Merops philippinus). Kirik-kirik laut memiliki ekor kebiruan dan merupakan pemakan serangga terbang; sejumlah populasi berpindah musim sehingga tanggal pengamatan membantu interpretasi.
Kokokan laut (Butorides striata). Kokokan laut adalah kuntul kecil yang sering memakai tepi mangrove dan perairan dangkal; nama 'striated heron' membedakannya dari green heron Amerika.
Kuntul kecil (Egretta garzetta). Kuntul kecil adalah kuntul putih berukuran lebih kecil daripada kuntul besar; pengamatan di lahan basah perlu mencatat ukuran, paruh, dan warna kaki bersama-sama.
Kupu-kupu jeruk (Papilio demoleus). Kupu-kupu jeruk memakai tumbuhan jeruk sebagai salah satu inang ulat; catatan di kebun sebaiknya membedakan telur, ulat, dan kupu-kupu dewasa.
Mamalia berkantung penghuni pepohonan Sulawesi. Daun, tajuk yang tersambung, dan rendahnya gangguan manusia penting bagi satwa yang sering bergerak tenang ini.
Kutilang (Pycnonotus aurigaster) adalah burung cucak berkepala hitam asli Jawa dan Bali yang umum di kebun dan kota, tetapi banyak ditangkap untuk dijual.
Lamprolepis smaragdina. Skink pohon zamrud berwarna hijau terang dan hidup di pepohonan; nama umum 'hijau' tidak cukup untuk membedakannya dari kadal hijau lain.
Laticauda colubrina. Ular laut bibir-kuning memiliki belang gelap-terang dan memakai laut serta daratan untuk sebagian siklus hidupnya; ia berbisa dan harus dibiarkan tanpa disentuh.
Layang-layang Asia (Hirundo rustica). Layang-layang api memiliki punggung biru, sayap runcing, dan ekor bercabang dalam; di Indonesia sebagian burung dapat merupakan pengunjung musiman.
Layang-layang kecil yang menangkap serangga di udara dan membangun sarang dari lumpur. Nama ilmiahnya penting karena klasifikasi kelompok layang-layang Pasifik pernah berubah.
Lebah madu Asia (Apis cerana) adalah lebah madu asli Indonesia yang bersarang di rongga, menyerbuki tanaman, dan dibudidayakan untuk madu.
Leptocoma sericea. Burung-madu hitam adalah anggota Nectariniidae; nama ilmiah mengikuti GBIF, sedangkan penamaan umum dan batas jenis perlu dicek pada daftar burung terkini.
Macroglossus minimus. Kelelawar nektar lidah-panjang memakai bunga sebagai sumber pakan; tubuhnya kecil dibanding kalong besar, tetapi identifikasi spesies memerlukan lebih dari ukuran.
Burung Sulawesi yang memakai panas lingkungan untuk menetaskan telur. Kelangsungannya menghubungkan hutan tempat hidup dengan lokasi peneluran yang sangat khusus.
Megaderma spasma. Kelelawar vampir-palsu kecil bukan peminum darah; sumber menyebut tempat bertengger di gua dan lubang pohon serta makanan serangga.
Merpati batu (Columba livia). Merpati batu mencakup burung liar serta keturunan domestik yang hidup bebas; pengamatan perkotaan tidak otomatis mencerminkan populasi liar asal.
Mobula birostris. Pari manta samudra raksasa berbeda dari manta karang yang juga ada di Indonesia; ukuran, habitat, dan ciri tubuh harus dipakai bersama, bukan label 'manta' saja.
Musang tenggalung (Viverra tangalunga) adalah musang darat bertotol hitam dengan ekor belang hitam-putih, umum di hutan Sumatera dan Kalimantan.
Neotrygon orientale. Pari topeng biru oriental tercatat di Indonesia dan beberapa negara Asia; sumber berbeda memakai bentuk nama orientale atau orientalis, sehingga rujukan takson perlu disebut.
Pergam hijau (Ducula aenea). Pergam hijau adalah merpati hutan bertubuh besar; ukuran dan warna hijau pada sayap membantu membedakannya dari punai yang lebih kecil.
Perkutut (Geopelia striata). Perkutut berukuran kecil, berekor relatif panjang, dan bercorak garis hitam-putih pada tubuh cokelat keabu-abuan; suaranya berupa deretan dengkur lembut.
Prosciurillus leucomus. Bajing kerdil keputihan adalah bajing endemik Sulawesi dan pulau dekatnya; nama ilmiah penting untuk membedakannya dari bajing bergaris yang lebih luas sebarannya.
Punai gading (Treron vernans). Punai gading termasuk merpati hijau yang sering terlihat di pepohonan berbuah; nama Inggris yang tepat mengacu pada leher merah muda, bukan burung-buah nuri.
Punai penganten (Treron griseicauda). Punai penganten adalah merpati hijau endemik Indonesia; warna pipi dan tengkuk membantu memisahkannya dari punai lain di pohon berbuah.
Remetuk laut (Gerygone sulphurea). Remetuk laut adalah burung kecil Acanthizidae yang tercatat di Indonesia dan negara Asia Tenggara lain; nama 'perut kuning' lebih tepat daripada terjemahan yang menyebut pemakan lalat.
Rhinolophus tatar. Kelelawar tapal-kuda Tatar diketahui dari Sulawesi; ringkasan publik spesies ini sangat terbatas sehingga identifikasi lapang memerlukan ahli dan data akustik.
Srigunting jambul-rambut (Dicrurus hottentottus). Srigunting jambul-rambut adalah anggota Dicruridae; taksonominya pernah digabung dengan srigunting lain sehingga rujukan nama dan wilayah harus dicatat.
Taeniura lymma. Pari ekor-pita berbintik biru hidup di kawasan terumbu Indo-Pasifik; pola bintik harus dibaca bersama bentuk cakram dan ekor untuk menghindari kekeliruan dengan maskray.
Primata kecil dari hutan pegunungan Sulawesi Tengah. Penemuan kembali individu hidup pada 2008 membuka penelitian baru, tetapi banyak rincian ekologi dan populasinya masih terbatas.
Tarsius Selayar (Tarsius tarsier) adalah primata malam mungil yang hanya hidup di Pulau Selayar, Sulawesi Selatan, dan sering tidur di rumpun bambu berduri.
Tarsius spectrumgurskyae. Tarsius Gursky adalah jenis Sulawesi yang dipisahkan dari konsep tarsius spektral lebih luas; catatan lama dapat memakai nama yang berbeda.
Tepekong jambul (Hemiprocne longipennis). Tepekong rangkang termasuk famili treeswift yang berbeda dari walet sejati; burung ini dapat bertengger tampak jelas, tidak hanya dilihat saat terbang.
Tikus got (Rattus norvegicus) adalah tikus besar penggali liang yang hidup di selokan, permukiman, dan pelabuhan serta dapat menularkan leptospirosis.
Tikus rumah (Rattus rattus) adalah tikus pemanjat berekor panjang yang bersarang di plafon dan dinding rumah serta dapat menularkan leptospirosis.
Triaenodon obesus. Hiu sirip-putih karang sering beristirahat dekat dasar terumbu; ujung putih pada sirip punggung dan ekor membantu membedakannya dari hiu sirip-hitam.
Trinil pantai (Actitis hypoleucos). Trinil pantai kecil ini menggunakan tepi perairan dan termasuk burung perancah yang berpindah antarkawasan; catatan Indonesia tidak selalu berarti burung bersarang di lokasi itu.
Uncal Sultan (Macropygia doreya). Uncal Sultana tersebar dari Maluku utara dan Sulawesi sampai Nugini; batas taksonnya terkait pemisahan dari kompleks merpati-ekor panjang yang dahulu digabung.
Walet polos (Aerodramus vanikorensis). Walet polos berbadan abu-abu kecokelatan dengan bagian atas lebih gelap dan ekor bercelah dangkal; penampilan walet serupa menuntut foto dan lokasi yang jelas.
Walet sapi (Collocalia esculenta). Walet mengilap adalah anggota Apodidae yang menggunakan ruang udara untuk mencari pakan; sebarannya mencakup Indonesia dan pulau-pulau di sekitarnya.
Walik kembang (Ptilinopus melanospilus). Walik kepala-hitam jantan berkepala abu-abu pucat dengan tengkuk hitam dan tubuh dominan hijau; betina dapat tampak berbeda.
Wiwik rimba (Cacomantis variolosus). Wiwik rimba termasuk Cuculidae; suara, corak tubuh, dan lokasi lebih membantu identifikasi daripada nama umum yang dapat berubah ketika taksonomi kelompok ini direvisi.
Yaki adalah monyet berjambul khas Sulawesi Utara. Penelitian lapangan di Tangkoko menunjukkan kaitan antara buah, ruang jelajah, dan keberlangsungan habitat hutannya.
Daftar hewan di Sulawesi dan status IUCN
| Nama | Nama ilmiah | Kelompok | Status konservasi |
|---|---|---|---|
| Anoa dataran rendah | Bubalus depressicornis | Mamalia | Genting |
| Anoa pegunungan | Bubalus quarlesi | Mamalia | Genting |
| Artamus leucorhynchos | Artamus leucorhynchos | Burung | Belum tercatat |
| Babirusa Sulawesi | Babyrousa celebensis | Mamalia | Rentan |
| Bintang laut mahkota duri | Acanthaster planci | Laut | Belum tercatat |
| Blekok | Ardeola speciosa | Burung | Risiko rendah |
| Bondol peking | Lonchura punctulata | Burung | Risiko rendah |
| Bubut alang-alang | Centropus bengalensis | Burung | Risiko rendah |
| Burung gereja | Passer montanus | Burung | Risiko rendah |
| Burung-madu kelapa | Anthreptes malacensis | Burung | Risiko rendah |
| Cangak merah | Ardea purpurea | Burung | Risiko rendah |
| Cangak pasifik | Egretta sacra | Burung | Risiko rendah |
| Capung-Jala Lekuk | Neurothemis ramburii | Invertebrata | Belum tercatat |
| Capung-Tengger biru | Diplacodes trivialis | Invertebrata | Risiko rendah |
| Ceba | Macaca maura | Mamalia | Genting |
| Cekakak Suci | Todiramphus sanctus | Burung | Risiko rendah |
| Cekakak sungai | Todiramphus chloris | Burung | Risiko rendah |
| Chiloscyllium punctatum | Chiloscyllium punctatum | Laut | Hampir terancam |
| Cici padi | Cisticola juncidis | Burung | Risiko rendah |
| Codot krawar | Cynopterus brachyotis | Mamalia | Risiko rendah |
| Decu belang | Saxicola caprata | Burung | Risiko rendah |
| Delimukan zamrud | Chalcophaps indica | Burung | Risiko rendah |
| Elang bondol | Haliastur indus | Burung | Risiko rendah |
| Emoia caeruleocauda | Emoia caeruleocauda | Reptil | Risiko rendah |
| Haliaeetus leucogaster | Haliaeetus leucogaster | Burung | Risiko rendah |
| Hipposideros cervinus | Hipposideros cervinus | Mamalia | Risiko rendah |
| Hipposideros diadema | Hipposideros diadema | Mamalia | Risiko rendah |
| Hiu karang sirip hitam | Carcharhinus melanopterus | Laut | Rentan |
| Hiu martil | Sphyrna lewini | Laut | Kritis |
| Ikan napoleon | Cheilinus undulatus | Laut | Genting |
| Ikan raja laut | Latimeria menadoensis | Laut | Rentan |
| Kakatua kecil jambul kuning | Cacatua sulphurea | Burung | Kritis |
| Kapasan sayap-putih | Lalage sueurii | Burung | Risiko rendah |
| Kapinis rumah | Apus nipalensis | Burung | Risiko rendah |
| Kareo padi | Amaurornis phoenicurus | Burung | Risiko rendah |
| Kecoa Amerika | Periplaneta americana | Invertebrata | Belum tercatat |
| Kehicap ranting | Hypothymis azurea | Burung | Risiko rendah |
| Kepodang | Oriolus chinensis | Burung | Risiko rendah |
| Kima raksasa | Tridacna gigas | Laut | Kritis |
| Kirik-kirik australia | Merops ornatus | Burung | Risiko rendah |
| Kirik-kirik laut | Merops philippinus | Burung | Risiko rendah |
| Kokokan laut | Butorides striata | Burung | Risiko rendah |
| Kuntul kecil | Egretta garzetta | Burung | Risiko rendah |
| Kupu-kupu jeruk | Papilio demoleus | Invertebrata | Belum tercatat |
| Kuskus beruang Sulawesi | Ailurops ursinus | Mamalia | Rentan |
| Kutilang | Pycnonotus aurigaster | Burung | Risiko rendah |
| Lamprolepis smaragdina | Lamprolepis smaragdina | Reptil | Risiko rendah |
| Laticauda colubrina | Laticauda colubrina | Reptil | Risiko rendah |
| Layang-layang Asia | Hirundo rustica | Burung | Risiko rendah |
| Layang-layang batu | Hirundo javanica | Burung | Risiko rendah |
| Lebah madu Asia | Apis cerana | Invertebrata | Belum tercatat |
| Leptocoma sericea | Leptocoma sericea | Burung | Risiko rendah |
| Macroglossus minimus | Macroglossus minimus | Mamalia | Risiko rendah |
| Maleo | Macrocephalon maleo | Burung | Kritis |
| Megaderma spasma | Megaderma spasma | Mamalia | Risiko rendah |
| Merpati batu | Columba livia | Burung | Risiko rendah |
| Mobula birostris | Mobula birostris | Laut | Genting |
| Musang tenggalung | Viverra tangalunga | Mamalia | Risiko rendah |
| Neotrygon orientale | Neotrygon orientale | Laut | Belum tercatat |
| Pergam hijau | Ducula aenea | Burung | Hampir terancam |
| Perkutut | Geopelia striata | Burung | Risiko rendah |
| Prosciurillus leucomus | Prosciurillus leucomus | Mamalia | Risiko rendah |
| Punai gading | Treron vernans | Burung | Risiko rendah |
| Punai penganten | Treron griseicauda | Burung | Belum tercatat |
| Remetuk laut | Gerygone sulphurea | Burung | Risiko rendah |
| Rhinolophus tatar | Rhinolophus tatar | Mamalia | Risiko rendah |
| Srigunting jambul-rambut | Dicrurus hottentottus | Burung | Risiko rendah |
| Taeniura lymma | Taeniura lymma | Laut | Risiko rendah |
| Tarsius kerdil | Tarsius pumilus | Mamalia | Genting |
| Tarsius Selayar | Tarsius tarsier | Mamalia | Rentan |
| Tarsius spectrumgurskyae | Tarsius spectrumgurskyae | Mamalia | Rentan |
| Tepekong jambul | Hemiprocne longipennis | Burung | Risiko rendah |
| Tikus got | Rattus norvegicus | Mamalia | Risiko rendah |
| Tikus rumah | Rattus rattus | Mamalia | Risiko rendah |
| Triaenodon obesus | Triaenodon obesus | Laut | Rentan |
| Trinil pantai | Actitis hypoleucos | Burung | Risiko rendah |
| Uncal Sultan | Macropygia doreya | Burung | Belum tercatat |
| Walet polos | Aerodramus vanikorensis | Burung | Risiko rendah |
| Walet sapi | Collocalia esculenta | Burung | Risiko rendah |
| Walik kembang | Ptilinopus melanospilus | Burung | Risiko rendah |
| Wiwik rimba | Cacomantis variolosus | Burung | Risiko rendah |
| Yaki | Macaca nigra | Mamalia | Kritis |
Ingin melihat semua hewan?
Cari berdasarkan nama, habitat, atau pulau di direktori hewan.















































































