Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

PANDUANHEWAN · INDONESIA

Musang tenggalung

Musang tenggalung (Viverra tangalunga) adalah musang darat bertotol hitam dengan ekor belang hitam-putih, umum di hutan Sumatera dan Kalimantan.

Jawaban singkat

Status IUCN: Risiko rendah

Sekilas tentang musang tenggalung

Musang tenggalung (Viverra tangalunga) adalah mamalia dari famili Viverridae. Dalam Daftar Merah IUCN, statusnya Risiko rendah (Least Concern).

Fakta singkat: Musang tenggalung
Nama ilmiahViverra tangalunga
Nama InggrisMalay civet
KelompokMamalia
FamiliViverridae
Wilayah di IndonesiaSumatera, Kalimantan, dan pulau-pulau sekitarnya; introduksi di Sulawesi dan Maluku
Habitat terkaitHutan Hujan Tropis
MakananOmnivora: invertebrata, buah, hewan pengerat, burung, reptil
Sebaran di IndonesiaSumatera, Kalimantan, pulau sekitar; introduksi di Sulawesi dan Maluku
Ciri utamaBertotol hitam, kerah leher belang, ekor bercincin hitam-putih
AktivitasTerutama malam hari, hidup di tanah
Nama lainMalayan civet, Oriental civet
Status IUCNRisiko rendah (Least Concern) · IUCN Red List (via GBIF) · diperiksa 25 September 2026
Dalam panduan ini (10)
Foto Musang tenggalung (Viverra tangalunga).
James Eaton, no rights reserved (CC0) · CC0 1.0 · Foto dipotong untuk tata letak.
Tentang panduan iniDisusun dan diperiksa terhadap sumber tercantum; belum ditinjau pakar.

Apa itu musang tenggalung?

Musang tenggalung (Viverra tangalunga) adalah musang darat dari keluarga Viverridae yang bertotol hitam dan berekor belang hitam-putih. Menurut ADW, bulunya cokelat kekuningan atau keabu-abuan dengan totol hitam, biasanya dengan tiga kerah hitam dan dua kerah putih di sisi leher, serta garis hitam dari bahu hingga ekor. Studi di Sabah menyebut beratnya 3–7 kg. Satwa ini bukan kucing. Penilaian IUCN 2016 mencatat populasi Pulau Belitung sangat berbeda secara genetik sehingga disarankan dikelola sebagai unit konservasi tersendiri.

Dasar informasi: Animal Diversity Web (University of Michigan) — Viverra tangalunga, Malay civet ↗ · Conservation Physiology (Evans et al. 2020, via PubMed Central) — Blood profiles of wild Malay civets (Viverra tangalunga) at the forest interface of oil palm agriculture ↗ · IUCN Red List (Duckworth et al. 2016) — Viverra tangalunga, Malay civet, assessment PDF (copy hosted by HoSCAP Borneo) ↗

Di mana musang tenggalung hidup?

Musang tenggalung diduga asli di Sumatera dan Kalimantan, serta tercatat di banyak pulau Indonesia lain, sebagian karena dibawa manusia. Penilaian IUCN 2016 menyebut catatan dari Bangka, Belitung, Bintan, Lingga, Natuna, Karimata, Sangihe, Ambon, Buru, Seram, Halmahera, Bacan, dan Ternate. Populasi di Sulawesi dan Maluku merupakan hasil introduksi. Ada beberapa catatan dari Jawa, tetapi tidak ada bukti populasi asli di sana. Di Sumatera, spesies ini tampaknya lebih terbatas, terutama di bagian timur. Habitatnya meliputi hutan primer dan sekunder, lahan budi daya, dan pinggiran desa, dari permukaan laut hingga 2.100 m.

Dasar informasi: IUCN Red List (Duckworth et al. 2016) — Viverra tangalunga, Malay civet, assessment PDF (copy hosted by HoSCAP Borneo) ↗ · Animal Diversity Web (University of Michigan) — Viverra tangalunga, Malay civet ↗

Musang tenggalung makan apa?

Musang tenggalung adalah omnivora yang memakan invertebrata, buah, dan hewan kecil. Studi pakan Colón dan Sugau di hutan dataran rendah Sabah menemukan invertebrata, buah, hewan pengerat, cerurut dan kerabatnya, burung, ular, serta kadal dalam makanannya, dan tampaknya ia menyukai kelabang dan kalajengking. Di hutan bekas tebangan, ia makan lebih sedikit buah, mungkin karena buah lebih jarang tersedia, dan menggantinya dengan lebih banyak invertebrata. ADW juga mencatat katak, serangga, dan telur sebagai makanannya. Musang tenggalung berburu dengan mengendap atau menerkam dari tempat tersembunyi.

Dasar informasi: CUNY Academic Works (Colón & Sugau) — Notes on the diet of the Malay civet (Viverra tangalunga) and other civets in logged and unlogged lowland dipterocarp rain forests in Sabah, Borneo ↗ · Animal Diversity Web (University of Michigan) — Viverra tangalunga, Malay civet ↗

Bagaimana perilaku musang tenggalung?

Musang tenggalung hidup menyendiri, terutama aktif pada malam hari, dan sebagian besar waktunya berada di tanah, meski mampu memanjat. Pada siang hari ia beristirahat di permukaan tanah yang terlindung vegetasi. Rata-rata wilayah jelajah individu dewasa sekitar 110 ha di Sabah dan 70 ha di Sulawesi. Di Pulau Buton, ia lebih sering aktif siang hari dibandingkan di Sabah. Jantan dan betina bertemu hanya untuk kawin. ADW mencatat induk dapat melahirkan 1–4 anak, di vegetasi rapat atau lubang tanah. Kelenjar di dekat anusnya menghasilkan sekret berbau tajam yang disebut civet.

Dasar informasi: IUCN Red List (Duckworth et al. 2016) — Viverra tangalunga, Malay civet, assessment PDF (copy hosted by HoSCAP Borneo) ↗ · Animal Diversity Web (University of Michigan) — Viverra tangalunga, Malay civet ↗

Apa bedanya musang tenggalung dengan musang luwak?

Musang tenggalung hidup di tanah dan ekornya bercincin hitam-putih, sedangkan musang luwak (Paradoxurus hermaphroditus) banyak hidup di pohon dan ekornya tidak bercincin. Menurut ADW, ekor musang luwak hanya berujung hitam, punggungnya bergaris gelap, dan sisi tubuhnya bertotol dalam tiga baris. Musang luwak adalah satwa yang dikenal dalam produksi kopi luwak. Sumber yang kami pakai untuk musang tenggalung tidak mengaitkannya dengan kopi luwak. Keduanya sama-sama anggota keluarga Viverridae, bukan kucing.

Dasar informasi: Animal Diversity Web (University of Michigan) — Viverra tangalunga, Malay civet ↗ · Animal Diversity Web (University of Michigan) — Paradoxurus hermaphroditus, Asian palm civet ↗ · IUCN Red List (Duckworth et al. 2016) — Viverra tangalunga, Malay civet, assessment PDF (copy hosted by HoSCAP Borneo) ↗

Apa yang harus dilakukan jika bertemu musang tenggalung?

Jika bertemu musang tenggalung, biarkan saja dan beri jarak; satwa ini umumnya tidak agresif kecuali terpojok. Musang ini kadang dianggap hama karena dituduh memangsa unggas, sehingga diburu atau dijerat. Sebagai satwa darat, ia rentan terhadap jerat, perburuan dengan anjing, dan serangan anjing liar. Menutup kandang unggas pada malam hari lebih bijak daripada memasang jerat atau racun. IUCN menggolongkannya Risiko Rendah (Least Concern), tetapi satwa ini tetap membutuhkan hutan: tidak ada bukti bahwa ia dapat bertahan di lanskap tanpa pepohonan.

Dasar informasi: IUCN Red List (Duckworth et al. 2016) — Viverra tangalunga, Malay civet, assessment PDF (copy hosted by HoSCAP Borneo) ↗ · Animal Diversity Web (University of Michigan) — Viverra tangalunga, Malay civet ↗ · The Forest Forever (PT RHOI, Yayasan BOS) — Musang tenggalung (Viverra tangalunga), Hutan Kehje Sewen, Kalimantan Timur ↗

Jelajahi habitat terkait

Hubungan berikut didukung sumber spesies dalam panduan ini. Daftar ini bukan peta sebaran lengkap.

Pertanyaan umum tentang musang tenggalung

Apa nama latin musang tenggalung?

Nama latin atau nama ilmiah musang tenggalung adalah Viverra tangalunga, dari famili Viverridae. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Malay civet.

Di mana musang tenggalung dapat ditemukan di Indonesia?

Di Indonesia, panduan ini mencatat musang tenggalung di wilayah berikut: Sumatera, Kalimantan, dan pulau-pulau sekitarnya; introduksi di Sulawesi dan Maluku.

Habitat terkait yang didukung sumber: Hutan Hujan Tropis.

Musang tenggalung makan apa?

Pola makan musang tenggalung: omnivora: invertebrata, buah, hewan pengerat, burung, reptil.

Apa status konservasi musang tenggalung?

Dalam Daftar Merah IUCN, musang tenggalung masuk kategori Risiko rendah (Least Concern): spesies ini belum memenuhi kriteria kategori terancam pada penilaian global. Sumber: IUCN Red List (via GBIF), diperiksa 25 September 2026.

Status global ini berbeda dari status perlindungan hukum di Indonesia. Untuk memastikan apakah musang tenggalung termasuk satwa dilindungi, periksa daftar jenis satwa dilindungi yang berlaku atau hubungi BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) setempat.

Sumber & referensi

  1. IUCN Red List (Duckworth et al. 2016) — Viverra tangalunga, Malay civet, assessment PDF (copy hosted by HoSCAP Borneo) ↗
  2. CUNY Academic Works (Colón & Sugau) — Notes on the diet of the Malay civet (Viverra tangalunga) and other civets in logged and unlogged lowland dipterocarp rain forests in Sabah, Borneo ↗
  3. Conservation Physiology (Evans et al. 2020, via PubMed Central) — Blood profiles of wild Malay civets (Viverra tangalunga) at the forest interface of oil palm agriculture ↗
  4. Animal Diversity Web (University of Michigan) — Viverra tangalunga, Malay civet ↗
  5. Animal Diversity Web (University of Michigan) — Paradoxurus hermaphroditus, Asian palm civet ↗
  6. The Forest Forever (PT RHOI, Yayasan BOS) — Musang tenggalung (Viverra tangalunga), Hutan Kehje Sewen, Kalimantan Timur ↗
  7. IUCN Red List of Threatened Species, versi 2026-1, melalui GBIF (CC BY 4.0) ↗

Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli.

Bacaan lanjutan

Civet: facts, threats and conservation ↗ — World Animal Rescue Network (dalam bahasa Inggris). Ikhtisar yang lebih luas dan mencakup hewan ini.

Kutip halaman ini

PanduanHewan. (2026, 25 September). Musang tenggalung (Viverra tangalunga). PanduanHewan.org. https://panduanhewan.org/id/spesies/musang-tenggalung/