Bubut alang-alang (Centropus bengalensis). Bubut alang-alang sering memakai vegetasi rendah yang rapat, termasuk tepi rawa; pengamatan singkat dari jauh mudah tertukar dengan bubut lain.
PANDUANHEWAN · INDONESIA
Hewan di Maluku
35 hewan yang tercatat di Maluku menurut panduan ini, termasuk walet sapi, elang bondol dan nuri pipi-merah. Dengan nama ilmiah, status IUCN (4 terancam), dan sumber.
PanduanHewan memuat 35 panduan hewan yang tercatat di Maluku: 27 burung, 4 satwa laut, 3 mamalia dan 1 serangga dan invertebrata. 4 di antaranya berstatus terancam dalam Daftar Merah IUCN.
Daftar ini memakai wilayah yang disebut dalam panduan dan label lokasi pada cuplikan catatan pengamatan GBIF. Artinya hewan tercatat di Maluku; ini bukan bukti endemik atau peta sebaran lengkap.
Cangak pasifik (Egretta sacra). Cangak karang Pasifik menggunakan pesisir berbatu dan terumbu; individu dapat berwarna terang atau gelap sehingga lokasi dan bentuk tubuh penting untuk identifikasi.
Cekakak Suci (Todiramphus sanctus). Cekakak suci menggunakan mangrove, hutan terbuka, dan lembah sungai; sejumlah populasi berpindah sehingga tanggal serta lokasi penting.
Cenderawasih besar (Paradisaea apoda) adalah cenderawasih berbulu hias kuning dari Kepulauan Aru dan dataran rendah selatan Papua.
Cikalang kecil (Fregata ariel). Cikalang kecil merupakan cikalang berukuran lebih kecil di antara anggota familinya; ia menghabiskan banyak waktu terbang di atas laut tropis.
Cikukua tanduk (Philemon buceroides). Cikukua bertopi adalah anggota Meliphagidae, keluarga burung pengisap nektar; nama 'bertopi' merujuk tampilan kepala, bukan hubungan kekerabatan dengan rangkong.
Dara-laut jambul (Thalasseus bergii). Dara-laut jambul besar mencari makan di laut pesisir dan bersarang dalam koloni di pantai atau pulau; gangguan di lokasi koloni dapat memengaruhi banyak sarang sekaligus.
Decu belang (Saxicola caprata). Decu belang adalah burung kecil area terbuka; jantan dan betina tidak selalu tampak sama, sehingga warna hitam-putih saja tidak cukup untuk seluruh umur.
Delimukan zamrud (Chalcophaps indica). Delimukan zamrud adalah merpati penghuni lantai hutan dan tepi vegetasi tropis; sayap hijau metalik lebih mudah terlihat dalam cahaya baik.
Elang bondol (Haliastur indus). Elang bondol termasuk burung pemangsa Accipitridae dan sering terlihat di bentang pesisir; kepala dan dadanya pucat berkontras dengan tubuh cokelat kemerahan.
Hiu martil (Sphyrna lewini) adalah hiu berkepala seperti palu dengan lekukan di tengah, tersebar di laut Indonesia dan berstatus Kritis menurut IUCN.
Ikan raja laut (Latimeria menadoensis) adalah coelacanth Indonesia, ikan purba bersirip lobus dari laut dalam Sulawesi hingga Papua.
Julang Irian (Rhyticeros plicatus). Julang Papua adalah rangkong besar yang bergerak di tajuk hutan kawasan Wallacea dan Melanesia; pengamatan dari tanah mungkin hanya menunjukkan siluet atau suara.
Kakatua Maluku (Cacatua moluccensis) adalah kakatua besar berjambul salem, endemik Seram dan Ambon, yang berstatus Genting akibat perburuan untuk perdagangan.
Kakatua raja (Probosciger aterrimus) adalah kakatua hitam besar berpipi merah dari Papua dan Kepulauan Aru yang dikenal menabuh ‘drum’.
Kapasan sayap-putih (Lalage sueurii). Kapasan sayap-putih adalah burung Campephagidae dari Indonesia dan Timor-Leste; bercak putih di sayap perlu dilihat bersama bentuk tubuh untuk membedakannya dari kerabat.
Kipasan dada-lurik (Rhipidura rufiventris). Kipasan utara tercatat di hutan dataran rendah dan kawasan lembap Indonesia timur; bentuk ekor kipas membantu mengenali familinya, bukan memastikan spesies sendirian.
Kipasan kebun (Rhipidura leucophrys). Kipasan kebun menggerakkan ekornya ketika aktif mencari makan; rekaman lokasi penting karena spesies ini mencakup Australia, Nugini, dan Indonesia timur.
Kirik-kirik australia (Merops ornatus). Kirik-kirik pelangi adalah pemakan serangga terbang yang dikenal dari Australia dan kawasan sekitarnya; catatan Indonesia harus dibaca bersama lokasi serta kemungkinan pergerakan.
Kupu-kupu sayap burung Wallace (Ornithoptera croesus) adalah kupu-kupu besar yang jantannya jingga keemasan dan hanya hidup di Maluku Utara.
Kuskus Coklat (Phalanger orientalis). Kuskus umum utara adalah marsupial dari Nugini dan pulau sekitarnya; sebagian populasi pulau mungkin terkait pemindahan manusia.
Leptocoma sericea. Burung-madu hitam adalah anggota Nectariniidae; nama ilmiah mengikuti GBIF, sedangkan penamaan umum dan batas jenis perlu dicek pada daftar burung terkini.
Lumba-Lumba Moncong Panjang (Stenella longirostris). Lumba-lumba pemintal dikenal karena putaran tubuh saat meloncat, tetapi tidak setiap lompatan memiliki fungsi yang sama; pengamatan laut perlu menjaga jarak.
Musang tenggalung (Viverra tangalunga) adalah musang darat bertotol hitam dengan ekor belang hitam-putih, umum di hutan Sumatera dan Kalimantan.
Neotrygon moluccensis. Pari topeng biru Maluku adalah anggota Neotrygon dengan cakupan takson yang sempit; catatan bintik biru umum tidak otomatis termasuk spesies ini.
Nuri bayan (Eclectus roratus). Nuri bayan memiliki perbedaan warna mencolok antara jantan dan betina; identifikasi juga memerlukan pulau asal karena batas takson di kompleks eklektus berubah.
Nuri pipi-merah (Geoffroyus geoffroyi). Nuri pipi-merah merupakan paruh-bengkok berbadan kekar yang tersebar di Indonesia timur dan Nugini; nama subspesies tidak boleh dipakai sebagai bukti sebaran semua populasi.
Penyu belimbing (Dermochelys coriacea) adalah penyu terbesar di dunia, bercangkang kulit, dan bertelur terutama di Tambrauw, Papua Barat Daya.
Perling ungu (Aplonis metallica). Perling kilap adalah anggota jalak yang berasal dari Maluku dan Nugini hingga Australia utara; kilau bulu dapat berubah menurut cahaya pengamatan.
Srigunting jambul-rambut (Dicrurus hottentottus). Srigunting jambul-rambut adalah anggota Dicruridae; taksonominya pernah digabung dengan srigunting lain sehingga rujukan nama dan wilayah harus dicatat.
Tiong-lampu biasa (Eurystomus orientalis). Tiong-lampu biasa memiliki bercak biru bundar pada sayap yang tampak saat terbang; ciri ini menjelaskan nama Inggris 'dollarbird'.
Uncal Sultan (Macropygia doreya). Uncal Sultana tersebar dari Maluku utara dan Sulawesi sampai Nugini; batas taksonnya terkait pemisahan dari kompleks merpati-ekor panjang yang dahulu digabung.
Walet polos (Aerodramus vanikorensis). Walet polos berbadan abu-abu kecokelatan dengan bagian atas lebih gelap dan ekor bercelah dangkal; penampilan walet serupa menuntut foto dan lokasi yang jelas.
Walet sapi (Collocalia esculenta). Walet mengilap adalah anggota Apodidae yang menggunakan ruang udara untuk mencari pakan; sebarannya mencakup Indonesia dan pulau-pulau di sekitarnya.
Walik kembang (Ptilinopus melanospilus). Walik kepala-hitam jantan berkepala abu-abu pucat dengan tengkuk hitam dan tubuh dominan hijau; betina dapat tampak berbeda.
Daftar hewan di Maluku dan status IUCN
| Nama | Nama ilmiah | Kelompok | Status konservasi |
|---|---|---|---|
| Bubut alang-alang | Centropus bengalensis | Burung | Risiko rendah |
| Cangak pasifik | Egretta sacra | Burung | Risiko rendah |
| Cekakak Suci | Todiramphus sanctus | Burung | Risiko rendah |
| Cenderawasih besar | Paradisaea apoda | Burung | Risiko rendah |
| Cikalang kecil | Fregata ariel | Burung | Risiko rendah |
| Cikukua tanduk | Philemon buceroides | Burung | Risiko rendah |
| Dara-laut jambul | Thalasseus bergii | Burung | Risiko rendah |
| Decu belang | Saxicola caprata | Burung | Risiko rendah |
| Delimukan zamrud | Chalcophaps indica | Burung | Risiko rendah |
| Elang bondol | Haliastur indus | Burung | Risiko rendah |
| Hiu martil | Sphyrna lewini | Laut | Kritis |
| Ikan raja laut | Latimeria menadoensis | Laut | Rentan |
| Julang Irian | Rhyticeros plicatus | Burung | Risiko rendah |
| Kakatua Maluku | Cacatua moluccensis | Burung | Genting |
| Kakatua raja | Probosciger aterrimus | Burung | Hampir terancam |
| Kapasan sayap-putih | Lalage sueurii | Burung | Risiko rendah |
| Kipasan dada-lurik | Rhipidura rufiventris | Burung | Risiko rendah |
| Kipasan kebun | Rhipidura leucophrys | Burung | Risiko rendah |
| Kirik-kirik australia | Merops ornatus | Burung | Risiko rendah |
| Kupu-kupu sayap burung Wallace | Ornithoptera croesus | Invertebrata | Hampir terancam |
| Kuskus Coklat | Phalanger orientalis | Mamalia | Risiko rendah |
| Leptocoma sericea | Leptocoma sericea | Burung | Risiko rendah |
| Lumba-Lumba Moncong Panjang | Stenella longirostris | Mamalia | Risiko rendah |
| Musang tenggalung | Viverra tangalunga | Mamalia | Risiko rendah |
| Neotrygon moluccensis | Neotrygon moluccensis | Laut | Belum tercatat |
| Nuri bayan | Eclectus roratus | Burung | Risiko rendah |
| Nuri pipi-merah | Geoffroyus geoffroyi | Burung | Risiko rendah |
| Penyu belimbing | Dermochelys coriacea | Laut | Rentan |
| Perling ungu | Aplonis metallica | Burung | Risiko rendah |
| Srigunting jambul-rambut | Dicrurus hottentottus | Burung | Risiko rendah |
| Tiong-lampu biasa | Eurystomus orientalis | Burung | Risiko rendah |
| Uncal Sultan | Macropygia doreya | Burung | Belum tercatat |
| Walet polos | Aerodramus vanikorensis | Burung | Risiko rendah |
| Walet sapi | Collocalia esculenta | Burung | Risiko rendah |
| Walik kembang | Ptilinopus melanospilus | Burung | Risiko rendah |
Ingin melihat semua hewan?
Cari berdasarkan nama, habitat, atau pulau di direktori hewan.


































