Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

PANDUANHEWAN · INDONESIA

Hewan di Nusa Tenggara

90 hewan yang tercatat di Nusa Tenggara menurut panduan ini, termasuk komodo, kakatua kecil jambul kuning dan burung gereja. Dengan nama ilmiah, status IUCN (10 terancam), dan sumber.

90panduan hewan
5kelompok hewan
10berstatus terancam (IUCN)

PanduanHewan memuat 90 panduan hewan yang tercatat di Nusa Tenggara: 64 burung, 9 mamalia, 7 satwa laut, 7 reptil dan 3 serangga dan invertebrata. 10 di antaranya berstatus terancam dalam Daftar Merah IUCN.

Daftar ini memakai wilayah yang disebut dalam panduan dan label lokasi pada cuplikan catatan pengamatan GBIF. Artinya hewan tercatat di Nusa Tenggara; ini bukan bukti endemik atau peta sebaran lengkap.

Catatan: Nusa Tenggara, Sulawesi, Jawa
Artamus leucorhynchos

Artamus leucorhynchos. Nama yang dipakai GBIF berbeda ejaan dari nama pada BirdLife Australia untuk kapinis dada-putih; ciri lapangannya ialah dada putih yang kontras dengan kepala abu-abu gelap.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Bali
Gallus varius

Ayam hutan hijau (Gallus varius). Ayam hutan hijau adalah burung Phasianidae asal Jawa dan pulau sekitarnya; jantan lebih mencolok daripada betina dan perjumpaan dengan ayam domestik perlu dibedakan.

Catatan: Nusa Tenggara Timur, Bali, Lampung
Sus scrofa

Babi Hutan (Sus scrofa). Babi hutan memiliki sebaran asli dan sebaran hasil pemindahan manusia yang berbeda; populasi liar, ternak, dan babi feral tidak boleh dicampur dalam satu angka.

Catatan: Jawa Barat, Banten, Nusa Tenggara Timur
Pteropus vampyrus

Bengkawat (Kalimantan) (Pteropus vampyrus). Kalong besar adalah kelelawar buah Asia Tenggara; tubuh besar dan kebiasaan makan buah membedakannya dari kelelawar pemakan serangga yang lebih kecil.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sulawesi
Ardeola speciosa

Blekok (Ardeola speciosa). Blekok Jawa mencari makan di lahan basah dangkal, baik air tawar maupun payau; ikan kecil, serangga, dan kepiting termasuk mangsanya.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera
Lonchura maja

Bondol haji (Lonchura maja). Bondol haji terkait lahan basah dan rerumputan; kepala putih pada burung dewasa membantu identifikasi, tetapi burung muda lebih sulit dipisahkan.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Bali
Lonchura leucogastroides

Bondol jawa (Lonchura leucogastroides). Bondol Jawa ditemukan di Sumatra selatan, Jawa, Bali, dan Lombok; beberapa populasi di luar kawasan itu berasal dari introduksi manusia.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sulawesi
Lonchura punctulata

Bondol peking (Lonchura punctulata). Bondol peking dewasa bercorak seperti sisik di dada dan perut, dengan punggung cokelat serta paruh gelap yang tebal; burung muda lebih polos.

Catatan: Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku
Centropus bengalensis

Bubut alang-alang (Centropus bengalensis). Bubut alang-alang sering memakai vegetasi rendah yang rapat, termasuk tepi rawa; pengamatan singkat dari jauh mudah tertukar dengan bubut lain.

Berbagai permukiman dan lahan terbuka di Indonesia
Passer montanus

Burung kecil bermahkota cokelat dan bercak hitam pada pipi putih. Kehadirannya dekat manusia membuatnya mudah terlihat, tetapi catatan pengamatan bukan ukuran jumlah populasi.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera
Psilopogon haemacephalus

Burung takur tukang besi (Psilopogon haemacephalus). Takur ungkut-ungkut memiliki dahi dan tenggorokan merah; suaranya yang berulang seperti ketukan dapat lebih mudah terdengar daripada burung yang bertengger.

Asia Selatan dan Tenggara, termasuk Indonesia
Spilopelia chinensis

Merpati kecil berekor panjang dengan bercak putih pada bidang hitam di tengkuk. Burung ini memanfaatkan lahan terbuka, taman, dan tepi hutan untuk mencari biji.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera
Anthreptes malacensis

Burung-madu kelapa (Anthreptes malacensis). Burung-madu kelapa memakai habitat semi-terbuka di Asia Tenggara; bunga dan struktur paruhnya relevan untuk diamati tanpa menyimpulkan bahwa setiap kunjungan bunga menghasilkan penyerbukan.

Catatan: Jawa, Nusa Tenggara, Sumatera
Dicaeum trochileum

Cabai jawa (Dicaeum trochileum). Cabai Jawa adalah burung kecil famili Dicaeidae yang endemik Indonesia; warna kepala merah adalah petunjuk jantan, sehingga jenis kelamin dan umur perlu dicatat.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Bali
Dendrocopos analis

Caladi ulam (Dendrocopos analis). Caladi Jawa termasuk famili pelatuk Picidae; catatan di Indonesia perlu membedakannya dari pelatuk lain melalui pola kepala, sayap, dan lokasi.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Papua
Ardea alba

Cangak besar (Ardea alba). Kuntul besar adalah kuntul putih yang luas sebarannya; bandingkan ukuran tubuh, bentuk paruh, serta warna kaki dengan kuntul kecil dan kuntul lainnya.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sulawesi
Ardea purpurea

Cangak merah (Ardea purpurea). Cangak merah merupakan kuntul-kerabat berleher panjang yang berasosiasi dengan rawa dan vegetasi tinggi; warna kecokelatan tidak cukup untuk identifikasi tanpa bentuk tubuh.

Catatan: Nusa Tenggara, Papua, Maluku
Egretta sacra

Cangak pasifik (Egretta sacra). Cangak karang Pasifik menggunakan pesisir berbatu dan terumbu; individu dapat berwarna terang atau gelap sehingga lokasi dan bentuk tubuh penting untuk identifikasi.

Catatan: Nusa Tenggara Barat, Yogyakarta, Jawa Tengah
Crocothemis servilia

Capung-Sambar Garis-Hitam (Crocothemis servilia). Capung sambar merah berasal dari Asia timur dan tenggara, dengan populasi introduksi di tempat lain; jantan merah tidak mewakili warna semua umur.

Catatan: Nusa Tenggara Barat, Bali, Nusa Tenggara Timur
Diplacodes trivialis

Capung-Tengger biru (Diplacodes trivialis). Capung tengger biru sering terlihat bertengger rendah; jantan dewasa dapat berwarna berbeda dari betina dan individu muda.

Catatan: Nusa Tenggara, Papua, Maluku
Todiramphus sanctus

Cekakak Suci (Todiramphus sanctus). Cekakak suci menggunakan mangrove, hutan terbuka, dan lembah sungai; sejumlah populasi berpindah sehingga tanggal serta lokasi penting.

Pesisir Asia Selatan dan Tenggara hingga Pasifik barat, termasuk Indonesia
Todiramphus chloris

Cekakak biru kehijauan dengan kerah putih yang sering terlihat di mangrove dan pesisir. Keragaman subspesies menuntut kehati-hatian saat memakai nama dari sumber lama.

Catatan: Nusa Tenggara Timur, Bali, Papua Barat
Chiloscyllium punctatum

Chiloscyllium punctatum. Hiu bambu belang-cokelat adalah hiu dasar Indo-Pasifik; pola gelang lebih menonjol pada hewan muda dan dapat berubah saat bertambah umur.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sulawesi
Cisticola juncidis

Cici padi (Cisticola juncidis). Cici padi memakai vegetasi rumput terbuka; suara pendek yang berulang saat terbang sering membantu menemukannya sebelum detail bulu terlihat.

Catatan: Papua, Maluku, Nusa Tenggara
Fregata ariel

Cikalang kecil (Fregata ariel). Cikalang kecil merupakan cikalang berukuran lebih kecil di antara anggota familinya; ia menghabiskan banyak waktu terbang di atas laut tropis.

Catatan: Papua, Nusa Tenggara, Maluku
Philemon buceroides

Cikukua tanduk (Philemon buceroides). Cikukua bertopi adalah anggota Meliphagidae, keluarga burung pengisap nektar; nama 'bertopi' merujuk tampilan kepala, bukan hubungan kekerabatan dengan rangkong.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Bali
Orthotomus sepium

Cinenen jawa (Orthotomus sepium). Cinenen Jawa kini ditempatkan dalam famili Cisticolidae, bukan kelompok warbler Dunia Lama yang dahulu dipakai; penamaan dan identifikasi perlu mengikuti taksonomi mutakhir.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera
Aegithina tiphia

Cipoh kacat (Aegithina tiphia). Cipoh kacat menghuni semak dan tepi hutan; corak bulunya berubah antarpopulasi sehingga foto dari satu wilayah tidak selalu cocok dengan burung dari wilayah lain.

Catatan: Nusa Tenggara, Papua, Jawa
Thalasseus bergii

Dara-laut jambul (Thalasseus bergii). Dara-laut jambul besar mencari makan di laut pesisir dan bersarang dalam koloni di pantai atau pulau; gangguan di lokasi koloni dapat memengaruhi banyak sarang sekaligus.

Catatan: Nusa Tenggara, Sulawesi, Maluku
Saxicola caprata

Decu belang (Saxicola caprata). Decu belang adalah burung kecil area terbuka; jantan dan betina tidak selalu tampak sama, sehingga warna hitam-putih saja tidak cukup untuk seluruh umur.

Catatan: Nusa Tenggara, Sumatera, Maluku
Chalcophaps indica

Delimukan zamrud (Chalcophaps indica). Delimukan zamrud adalah merpati penghuni lantai hutan dan tepi vegetasi tropis; sayap hijau metalik lebih mudah terlihat dalam cahaya baik.

Catatan: Papua, Maluku, Nusa Tenggara
Haliastur indus

Elang bondol (Haliastur indus). Elang bondol termasuk burung pemangsa Accipitridae dan sering terlihat di bentang pesisir; kepala dan dadanya pucat berkontras dengan tubuh cokelat kemerahan.

Lombok, Sumbawa, Komodo, Rinca, Flores, dan Alor (Nusa Tenggara)
Nisaetus floris

Elang Flores (Nisaetus floris) adalah elang hutan berkepala putih yang endemik Nusa Tenggara, dari Lombok hingga Alor, dan berstatus Genting.

Catatan: Nusa Tenggara, Papua, Sulawesi
Haliaeetus leucogaster

Haliaeetus leucogaster. Elang laut perut-putih memiliki kepala, tungging, dan bagian bawah putih, serta punggung abu-abu gelap; ia memakai pesisir dan sungai besar.

Catatan: Jawa Barat, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur
Hipposideros diadema

Hipposideros diadema. Kelelawar ladam-daun diadem termasuk Hipposideridae, berbeda dari keluarga Rhinolophidae; bentuk hidung penting tetapi foto tunggal jarang cukup untuk identifikasi pasti.

Catatan: Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, Bali
Carcharhinus melanopterus

Hiu karang sirip hitam (Carcharhinus melanopterus). Hiu karang sirip-hitam memiliki ujung gelap pada beberapa sirip, terutama sirip punggung pertama; ia berbeda dari hiu sirip-putih karang.

Aceh, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur
Galeocerdo cuvier

Hiu macan (Galeocerdo cuvier) adalah hiu besar bercorak loreng yang memangsa hampir apa saja dan termasuk hiu yang paling sering menggigit manusia.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Bali
Lichmera indistincta

Isap-madu australia (Lichmera indistincta). Burung-madu cokelat merupakan anggota Meliphagidae dengan lidah khusus untuk mengambil nektar; hubungan dengan bunga dapat diamati tanpa menganggap semua kunjungan sebagai penyerbukan.

Catatan: Jawa, Nusa Tenggara, Sumatera
Hemipus hirundinaceus

Jingjing batu (Hemipus hirundinaceus). Jingjing batu tergolong kelompok flycatcher-shrike; penempatan familinya pernah diperdebatkan sehingga nama ilmiah dan sumber taksonomi harus dicantumkan.

Pulau-pulau tertentu di Indonesia, termasuk Sulawesi dan Nusa Tenggara
Cacatua sulphurea

Kakatua putih berjambul kuning dengan populasi pulau yang perlu dibedakan secara cermat. Pohon pakan, sarang, tempat tidur, dan pencegahan perdagangan saling melengkapi perlindungannya.

Catatan: Nusa Tenggara, Sulawesi, Jawa
Lalage sueurii

Kapasan sayap-putih (Lalage sueurii). Kapasan sayap-putih adalah burung Campephagidae dari Indonesia dan Timor-Leste; bercak putih di sayap perlu dilihat bersama bentuk tubuh untuk membedakannya dari kerabat.

Catatan: Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi
Apus nipalensis

Kapinis rumah (Apus nipalensis). Kapinis rumah termasuk Apodidae dan banyak beraktivitas di udara; bentuk sayap serta lokasi sarang lebih dapat diandalkan daripada klaim perilaku terbang yang belum diverifikasi.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera
Amaurornis phoenicurus

Kareo padi (Amaurornis phoenicurus). Kareo padi adalah anggota Rallidae dengan tubuh gelap dan wajah serta dada putih mencolok; habitat dekat air dan vegetasi rapat perlu diperiksa saat mencatatnya.

Catatan: Sulawesi, Nusa Tenggara, Sumatera
Hypothymis azurea

Kehicap ranting (Hypothymis azurea). Kehicap ranting adalah burung kecil yang lincah; jantan dan betina berbeda warna, dan nama 'black-naped monarch' menunjuk pita gelap pada tengkuk.

Catatan: Nusa Tenggara, Sulawesi, Jawa
Oriolus chinensis

Kepodang (Oriolus chinensis). Kepudang kuduk-hitam memakai berbagai kawasan berhutan di Asia; pola tengkuk gelap dan suara dapat membantu membedakannya dari burung kuning lain.

Catatan: Nusa Tenggara Timur, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat
Bubalus bubalis

Kerbau (Bubalus bubalis). Kerbau air adalah hewan domestik hasil sejarah pemeliharaan manusia di Asia; catatan Indonesia tidak boleh ditafsirkan sebagai sebaran kerbau liar asli.

Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, Lombok, dan banyak pulau kecil
Muntiacus muntjak

Kijang muncak (Muntiacus muntjak) adalah rusa kecil bertanduk pendek dan bertaring yang hidup di Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bali, dan Lombok.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera
Rhipidura javanica

Kipasan belang (Rhipidura javanica). Kipasan belang adalah anggota Rhipiduridae; ekor yang membuka seperti kipas dan corak hitam-putih membantu pengenalan di tepi hutan atau kebun.

Catatan: Papua, Maluku, Nusa Tenggara
Rhipidura rufiventris

Kipasan dada-lurik (Rhipidura rufiventris). Kipasan utara tercatat di hutan dataran rendah dan kawasan lembap Indonesia timur; bentuk ekor kipas membantu mengenali familinya, bukan memastikan spesies sendirian.

Catatan: Nusa Tenggara, Papua, Maluku
Merops ornatus

Kirik-kirik australia (Merops ornatus). Kirik-kirik pelangi adalah pemakan serangga terbang yang dikenal dari Australia dan kawasan sekitarnya; catatan Indonesia harus dibaca bersama lokasi serta kemungkinan pergerakan.

Catatan: Nusa Tenggara, Sulawesi, Jawa
Merops philippinus

Kirik-kirik laut (Merops philippinus). Kirik-kirik laut memiliki ekor kebiruan dan merupakan pemakan serangga terbang; sejumlah populasi berpindah musim sehingga tanggal pengamatan membantu interpretasi.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sulawesi
Butorides striata

Kokokan laut (Butorides striata). Kokokan laut adalah kuntul kecil yang sering memakai tepi mangrove dan perairan dangkal; nama 'striated heron' membedakannya dari green heron Amerika.

Nusa Tenggara Timur: Flores dan pulau-pulau sekitarnya
Varanus komodoensis

Kadal terbesar yang masih hidup, berasal dari sejumlah pulau di Nusa Tenggara Timur. Kenali hubungan komodo dengan mangsa, habitat kering, dan konservasi tiap pulau.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sulawesi
Egretta garzetta

Kuntul kecil (Egretta garzetta). Kuntul kecil adalah kuntul putih berukuran lebih kecil daripada kuntul besar; pengamatan di lahan basah perlu mencatat ukuran, paruh, dan warna kaki bersama-sama.

Pulau Rote, Nusa Tenggara Timur
Chelodina mccordi

Kura-kura leher ular Rote (Chelodina mccordi) adalah kura-kura air tawar dari Pulau Rote, NTT, yang Kritis setelah diburu untuk perdagangan satwa peliharaan.

Catatan: Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah
Lamprolepis smaragdina

Lamprolepis smaragdina. Skink pohon zamrud berwarna hijau terang dan hidup di pepohonan; nama umum 'hijau' tidak cukup untuk membedakannya dari kadal hijau lain.

Catatan: Jawa Barat, Bali, Nusa Tenggara Barat
Hystrix javanica

Landak Jawa (Hystrix javanica). Landak Jawa adalah pengerat berduri asli Indonesia yang dilaporkan di Jawa dan beberapa pulau sekitar; penelitian di Jawa Barat menemukan penggunaan hutan sekunder dan area dekat kebun.

Catatan: Bali, Sulawesi Utara, Papua Barat
Laticauda colubrina

Laticauda colubrina. Ular laut bibir-kuning memiliki belang gelap-terang dan memakai laut serta daratan untuk sebagian siklus hidupnya; ia berbisa dan harus dibiarkan tanpa disentuh.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sulawesi
Hirundo rustica

Layang-layang Asia (Hirundo rustica). Layang-layang api memiliki punggung biru, sayap runcing, dan ekor bercabang dalam; di Indonesia sebagian burung dapat merupakan pengunjung musiman.

Asia tropis dan kepulauan Pasifik, termasuk Indonesia
Hirundo javanica

Layang-layang kecil yang menangkap serangga di udara dan membangun sarang dari lumpur. Nama ilmiahnya penting karena klasifikasi kelompok layang-layang Pasifik pernah berubah.

Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Sulawesi; diintroduksi ke Papua
Apis cerana

Lebah madu Asia (Apis cerana) adalah lebah madu asli Indonesia yang bersarang di rongga, menyerbuki tanaman, dan dibudidayakan untuk madu.

Catatan: Bali, Nusa Tenggara Timur, Maluku
Stenella longirostris

Lumba-Lumba Moncong Panjang (Stenella longirostris). Lumba-lumba pemintal dikenal karena putaran tubuh saat meloncat, tetapi tidak setiap lompatan memiliki fungsi yang sama; pengamatan laut perlu menjaga jarak.

Catatan: Jawa Barat, Jawa Timur, Bali
Trachypithecus auratus

Lutung Budeng (Trachypithecus auratus). Lutung Jawa umumnya berbulu hitam mengilap, tetapi individu muda dapat berwarna jingga; perubahan warna usia jangan dianggap sebagai spesies lain.

Asia Tenggara, termasuk banyak wilayah Indonesia
Pycnonotus goiavier

Burung penyanyi dengan tungging kuning mencolok yang sering memakai taman, kebun, dan tepi hutan. Penelitian setempat menunjukkan perannya sebagai pemakan buah dan serangga.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sulawesi
Columba livia

Merpati batu (Columba livia). Merpati batu mencakup burung liar serta keturunan domestik yang hidup bebas; pengamatan perkotaan tidak otomatis mencerminkan populasi liar asal.

Catatan: Papua Barat, Nusa Tenggara Timur, Bali
Mobula birostris

Mobula birostris. Pari manta samudra raksasa berbeda dari manta karang yang juga ada di Indonesia; ukuran, habitat, dan ciri tubuh harus dipakai bersama, bukan label 'manta' saja.

Catatan: Papua, Maluku, Nusa Tenggara
Geoffroyus geoffroyi

Nuri pipi-merah (Geoffroyus geoffroyi). Nuri pipi-merah merupakan paruh-bengkok berbadan kekar yang tersebar di Indonesia timur dan Nugini; nama subspesies tidak boleh dipakai sebagai bukti sebaran semua populasi.

Pulau Komodo, Kepulauan Seribu, Laut Jawa, dan perairan Indonesia timur
Caretta caretta

Penyu tempayan (Caretta caretta) adalah penyu laut berkepala besar yang sangat jarang dijumpai di Indonesia dan dilindungi penuh.

Catatan: Sulawesi, Nusa Tenggara, Sumatera
Ducula aenea

Pergam hijau (Ducula aenea). Pergam hijau adalah merpati hutan bertubuh besar; ukuran dan warna hijau pada sayap membantu membedakannya dari punai yang lebih kecil.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera
Geopelia striata

Perkutut (Geopelia striata). Perkutut berukuran kecil, berekor relatif panjang, dan bercorak garis hitam-putih pada tubuh cokelat keabu-abuan; suaranya berupa deretan dengkur lembut.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera
Treron vernans

Punai gading (Treron vernans). Punai gading termasuk merpati hijau yang sering terlihat di pepohonan berbuah; nama Inggris yang tepat mengacu pada leher merah muda, bukan burung-buah nuri.

Catatan: Nusa Tenggara, Sulawesi, Jawa
Treron griseicauda

Punai penganten (Treron griseicauda). Punai penganten adalah merpati hijau endemik Indonesia; warna pipi dan tengkuk membantu memisahkannya dari punai lain di pohon berbuah.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Bali
Alcedo coerulescens

Raja-udang biru (Alcedo coerulescens). Raja-udang biru kecil adalah spesies Indonesia berwarna biru metalik dan putih; ukuran serta pola tubuh perlu diperiksa karena raja-udang lain juga biru.

Catatan: Jawa, Nusa Tenggara, Sulawesi
Gerygone sulphurea

Remetuk laut (Gerygone sulphurea). Remetuk laut adalah burung kecil Acanthizidae yang tercatat di Indonesia dan negara Asia Tenggara lain; nama 'perut kuning' lebih tepat daripada terjemahan yang menyebut pemakan lalat.

Catatan: Sulawesi, Nusa Tenggara, Maluku
Dicrurus hottentottus

Srigunting jambul-rambut (Dicrurus hottentottus). Srigunting jambul-rambut adalah anggota Dicruridae; taksonominya pernah digabung dengan srigunting lain sehingga rujukan nama dan wilayah harus dicatat.

Catatan: Jawa, Nusa Tenggara, Sumatera
Dicrurus leucophaeus

Srigunting kelabu (Dicrurus leucophaeus). Srigunting kelabu memiliki beberapa populasi dengan tingkat keabuan dan pola perpindahan berbeda; foto serta tanggal membantu identifikasi subpopulasi.

Catatan: Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Timur, Papua Barat
Taeniura lymma

Taeniura lymma. Pari ekor-pita berbintik biru hidup di kawasan terumbu Indo-Pasifik; pola bintik harus dibaca bersama bentuk cakram dan ekor untuk menghindari kekeliruan dengan maskray.

Catatan: Sulawesi, Sumatera, Jawa
Hemiprocne longipennis

Tepekong jambul (Hemiprocne longipennis). Tepekong rangkang termasuk famili treeswift yang berbeda dari walet sejati; burung ini dapat bertengger tampak jelas, tidak hanya dilihat saat terbang.

Permukiman, antara lain di Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Sulawesi
Rattus rattus

Tikus rumah (Rattus rattus) adalah tikus pemanjat berekor panjang yang bersarang di plafon dan dinding rumah serta dapat menularkan leptospirosis.

Catatan: Papua, Maluku, Sumatera
Eurystomus orientalis

Tiong-lampu biasa (Eurystomus orientalis). Tiong-lampu biasa memiliki bercak biru bundar pada sayap yang tampak saat terbang; ciri ini menjelaskan nama Inggris 'dollarbird'.

Catatan: Nusa Tenggara Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat
Triaenodon obesus

Triaenodon obesus. Hiu sirip-putih karang sering beristirahat dekat dasar terumbu; ujung putih pada sirip punggung dan ekor membantu membedakannya dari hiu sirip-hitam.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Papua
Actitis hypoleucos

Trinil pantai (Actitis hypoleucos). Trinil pantai kecil ini menggunakan tepi perairan dan termasuk burung perancah yang berpindah antarkawasan; catatan Indonesia tidak selalu berarti burung bersarang di lokasi itu.

Catatan: Nusa Tenggara Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat
Trimeresurus insularis

Ular Bangkai Laut (Trimeresurus insularis). Ular viper pulau Sunda berbisa; sebagian sumber lama memperlakukannya sebagai subspesies viper bibir-putih, sehingga nama takson harus diperiksa sebelum memakai data.

Catatan: Jawa Barat, Bali, Nusa Tenggara Timur
Lycodon capucinus

Ular Cicak (Lycodon capucinus). Ular serigala rumah memperoleh nama dari gigi depan yang membesar, bukan hubungan dengan mamalia serigala; ia sering disalahartikan ketika terlihat di bangunan.

Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara (Lombok hingga Alor)
Naja sputatrix

Ular kobra Jawa (Naja sputatrix) adalah kobra penyembur berbisa dari Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara yang sering masuk ke permukiman.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Bali
Collocalia linchi

Walet Linchi (Collocalia linchi). Walet gua ini tercatat di Sumatra, Jawa, dan Bali; sumber spesies menyebut hutan sebagai tempat mencari makan dan gua sebagai lokasi bersarang.

Catatan: Nusa Tenggara, Sumatera, Jawa
Aerodramus fuciphagus

Walet sarang-putih (Aerodramus fuciphagus). Walet sarang-putih membangun sarang terutama dari air liur yang mengeras; praktik pemanenan sarang harus dibedakan dari kebutuhan hidup burungnya.

Catatan: Nusa Tenggara, Sulawesi, Jawa
Ptilinopus melanospilus

Walik kembang (Ptilinopus melanospilus). Walik kepala-hitam jantan berkepala abu-abu pucat dengan tengkuk hitam dan tubuh dominan hijau; betina dapat tampak berbeda.

Catatan: Nusa Tenggara, Jawa, Sumatera
Cacomantis merulinus

Wiwik kelabu (Cacomantis merulinus). Wiwik kelabu adalah anggota Cuculidae yang tersebar luas di Asia; pengamatan perlu mencatat suara serta tempat karena beberapa wiwik tampak serupa.

Catatan: Nusa Tenggara, Papua, Jawa
Cacomantis variolosus

Wiwik rimba (Cacomantis variolosus). Wiwik rimba termasuk Cuculidae; suara, corak tubuh, dan lokasi lebih membantu identifikasi daripada nama umum yang dapat berubah ketika taksonomi kelompok ini direvisi.

Daftar hewan di Nusa Tenggara dan status IUCN

Hewan di Nusa Tenggara
NamaNama ilmiahKelompokStatus konservasi
Artamus leucorhynchosArtamus leucorhynchosBurungBelum tercatat
Ayam hutan hijauGallus variusBurung Risiko rendah
Babi HutanSus scrofaMamalia Risiko rendah
Bengkawat (Kalimantan)Pteropus vampyrusMamalia Genting
BlekokArdeola speciosaBurung Risiko rendah
Bondol hajiLonchura majaBurung Risiko rendah
Bondol jawaLonchura leucogastroidesBurung Risiko rendah
Bondol pekingLonchura punctulataBurung Risiko rendah
Bubut alang-alangCentropus bengalensisBurung Risiko rendah
Burung gerejaPasser montanusBurung Risiko rendah
Burung takur tukang besiPsilopogon haemacephalusBurung Risiko rendah
Burung tekukurSpilopelia chinensisBurung Risiko rendah
Burung-madu kelapaAnthreptes malacensisBurung Risiko rendah
Cabai jawaDicaeum trochileumBurung Risiko rendah
Caladi ulamDendrocopos analisBurung Risiko rendah
Cangak besarArdea albaBurung Risiko rendah
Cangak merahArdea purpureaBurung Risiko rendah
Cangak pasifikEgretta sacraBurung Risiko rendah
Capung-Sambar Garis-HitamCrocothemis serviliaInvertebrata Risiko rendah
Capung-Tengger biruDiplacodes trivialisInvertebrata Risiko rendah
Cekakak SuciTodiramphus sanctusBurung Risiko rendah
Cekakak sungaiTodiramphus chlorisBurung Risiko rendah
Chiloscyllium punctatumChiloscyllium punctatumLaut Hampir terancam
Cici padiCisticola juncidisBurung Risiko rendah
Cikalang kecilFregata arielBurung Risiko rendah
Cikukua tandukPhilemon buceroidesBurung Risiko rendah
Cinenen jawaOrthotomus sepiumBurung Risiko rendah
Cipoh kacatAegithina tiphiaBurung Risiko rendah
Dara-laut jambulThalasseus bergiiBurung Risiko rendah
Decu belangSaxicola caprataBurung Risiko rendah
Delimukan zamrudChalcophaps indicaBurung Risiko rendah
Elang bondolHaliastur indusBurung Risiko rendah
Elang FloresNisaetus florisBurung Genting
Haliaeetus leucogasterHaliaeetus leucogasterBurung Risiko rendah
Hipposideros diademaHipposideros diademaMamalia Risiko rendah
Hiu karang sirip hitamCarcharhinus melanopterusLaut Rentan
Hiu macanGaleocerdo cuvierLaut Hampir terancam
Isap-madu australiaLichmera indistinctaBurung Risiko rendah
Jingjing batuHemipus hirundinaceusBurung Risiko rendah
Kakatua kecil jambul kuningCacatua sulphureaBurung Kritis
Kapasan sayap-putihLalage sueuriiBurung Risiko rendah
Kapinis rumahApus nipalensisBurung Risiko rendah
Kareo padiAmaurornis phoenicurusBurung Risiko rendah
Kehicap rantingHypothymis azureaBurung Risiko rendah
KepodangOriolus chinensisBurung Risiko rendah
KerbauBubalus bubalisMamaliaBelum tercatat
Kijang muncakMuntiacus muntjakMamalia Risiko rendah
Kipasan belangRhipidura javanicaBurung Risiko rendah
Kipasan dada-lurikRhipidura rufiventrisBurung Risiko rendah
Kirik-kirik australiaMerops ornatusBurung Risiko rendah
Kirik-kirik lautMerops philippinusBurung Risiko rendah
Kokokan lautButorides striataBurung Risiko rendah
KomodoVaranus komodoensisReptil Genting
Kuntul kecilEgretta garzettaBurung Risiko rendah
Kura-kura leher ular RoteChelodina mccordiReptil Kritis
Lamprolepis smaragdinaLamprolepis smaragdinaReptil Risiko rendah
Landak JawaHystrix javanicaMamalia Risiko rendah
Laticauda colubrinaLaticauda colubrinaReptil Risiko rendah
Layang-layang AsiaHirundo rusticaBurung Risiko rendah
Layang-layang batuHirundo javanicaBurung Risiko rendah
Lebah madu AsiaApis ceranaInvertebrataBelum tercatat
Lumba-Lumba Moncong PanjangStenella longirostrisMamalia Risiko rendah
Lutung BudengTrachypithecus auratusMamalia Rentan
Merbah cerucukPycnonotus goiavierBurung Risiko rendah
Merpati batuColumba liviaBurung Risiko rendah
Mobula birostrisMobula birostrisLaut Genting
Nuri pipi-merahGeoffroyus geoffroyiBurung Risiko rendah
Penyu tempayanCaretta carettaLaut Rentan
Pergam hijauDucula aeneaBurung Hampir terancam
PerkututGeopelia striataBurung Risiko rendah
Punai gadingTreron vernansBurung Risiko rendah
Punai pengantenTreron griseicaudaBurungBelum tercatat
Raja-udang biruAlcedo coerulescensBurung Risiko rendah
Remetuk lautGerygone sulphureaBurung Risiko rendah
Srigunting jambul-rambutDicrurus hottentottusBurung Risiko rendah
Srigunting kelabuDicrurus leucophaeusBurung Risiko rendah
Taeniura lymmaTaeniura lymmaLaut Risiko rendah
Tepekong jambulHemiprocne longipennisBurung Risiko rendah
Tikus rumahRattus rattusMamalia Risiko rendah
Tiong-lampu biasaEurystomus orientalisBurung Risiko rendah
Triaenodon obesusTriaenodon obesusLaut Rentan
Trinil pantaiActitis hypoleucosBurung Risiko rendah
Ular Bangkai Laut (Trimeresurus insularis)Trimeresurus insularisReptil Risiko rendah
Ular CicakLycodon capucinusReptil Risiko rendah
Ular kobra JawaNaja sputatrixReptil Risiko rendah
Walet LinchiCollocalia linchiBurung Risiko rendah
Walet sarang-putihAerodramus fuciphagusBurung Risiko rendah
Walik kembangPtilinopus melanospilusBurung Risiko rendah
Wiwik kelabuCacomantis merulinusBurung Risiko rendah
Wiwik rimbaCacomantis variolosusBurung Risiko rendah

Ingin melihat semua hewan?

Cari berdasarkan nama, habitat, atau pulau di direktori hewan.

Buka direktori hewan