Jawaban singkat
Sekilas tentang lebah madu Asia
Lebah madu Asia (Apis cerana) adalah hewan invertebrata dari famili Apidae.
| Nama ilmiah | Apis cerana |
|---|---|
| Nama Inggris | Asian honey bee |
| Kelompok | Invertebrata |
| Famili | Apidae |
| Wilayah di Indonesia | Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Sulawesi; diintroduksi ke Papua |
| Habitat terkait | Hutan Hujan Tropis, Habitat Perkotaan |
| Makanan | Nektar dan serbuk sari dari beragam tumbuhan berbunga |
| Sebaran di Indonesia | Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, Sulawesi; diintroduksi ke Papua |
| Ciri utama | Panjang sekitar 9 mm; perut bergaris hitam rata |
| Nama lain | Lebah madu lokal, Asian honey bee, eastern honey bee |
| Bahaya bagi manusia | Sengatan menyakitkan; berbahaya bagi orang yang alergi |
Dalam panduan ini (10)

Apa itu lebah madu Asia (Apis cerana)?
Lebah madu Asia (Apis cerana) adalah lebah madu asli Asia yang bersarang di rongga tertutup dan telah dimanfaatkan untuk madu dan penyerbukan selama ribuan tahun. Menurut Exotic Bee ID, panjang tubuhnya sekitar 9 mm, dengan warna yang bervariasi antarras. Koetz (2013) mencatat perutnya bergaris hitam yang rata dari depan hingga belakang.
Lebah ini sering tertukar dengan lebah madu Eropa (Apis mellifera) yang banyak dibudidayakan dan umumnya lebih besar. Ia juga berbeda dari lebah hutan (Apis dorsata), lebah raksasa yang madunya dipanen dari sarang di pohon. Menurut Koetz, ciri paling andal untuk membedakannya dari A. mellifera adalah perpanjangan vena radial pada sayap belakang, yang tidak dimiliki A. mellifera.
Dasar informasi: Insects (MDPI) — Koetz (2013), Ecology, behaviour and control of Apis cerana with a focus on relevance to the Australian incursion ↗ · Exotic Bee ID (USDA APHIS / idtools) — Apis cerana ↗ · Mongabay Indonesia — Bijaknya petani muda Majalengka sejak kenal lebah madu (2023) ↗
Di mana lebah madu Asia hidup?
Lebah madu Asia tersebar dari Afganistan hingga Jepang dan ke selatan sampai Indonesia, menurut Koetz (2013). Di Indonesia, populasi yang telah diteliti berasal dari Sumatera, Jawa, Bali, Lombok, Flores, Timor, Kalimantan, dan Sulawesi. Lebah dari Jawa sengaja dibawa ke Papua sekitar akhir 1970-an atau 1980-an, lalu menyebar ke seluruh Pulau Nugini.
Lebah ini bersarang di lubang pohon, celah batu, gua, dan rongga bangunan, biasanya rendah, rata-rata 1–2 meter dari tanah. Di Padang, Sumatera Barat, sebagian besar sarang ditemukan di lubang pohon, dengan kepadatan 22 sarang per kilometer persegi. Di Sulawesi Tengah, tempat ia hidup berdampingan dengan Apis nigrocincta, sarangnya hanya ditemukan di lahan pertanian dan desa.
Dasar informasi: Insects (MDPI) — Koetz (2013), Ecology, behaviour and control of Apis cerana with a focus on relevance to the Australian incursion ↗
Lebah madu Asia makan apa?
Lebah madu Asia makan nektar dan serbuk sari (polen) dari berbagai tumbuhan berbunga. Menurut Koetz (2013), nektar menjadi sumber karbohidrat dan polen menjadi sumber protein bagi larva dan lebah dewasa. Seekor lebah pekerja cenderung hanya mengumpulkan nektar atau polen dari satu jenis tumbuhan sepanjang hari. Lebah ini juga mulai terbang mencari pakan lebih pagi daripada lebah madu Eropa.
Di Taman Kehati Kiarapayung, Sumedang, Jawa Barat, peneliti mencatat 50 jenis tumbuhan dari 24 suku sebagai sumber pakannya. Di Maribaya, Bandung Barat, sekitar 68% polen yang dikumpulkan berasal dari kipait (Tithonia diversifolia), meskipun tumbuhan itu semak invasif. Berkurangnya pakan pada musim kemarau menjadi tantangan utama budi daya.
Dasar informasi: Insects (MDPI) — Koetz (2013), Ecology, behaviour and control of Apis cerana with a focus on relevance to the Australian incursion ↗ · Jurnal Entomologi Indonesia — Asfiya et al. (2025), Eksplorasi potensi budi daya lebah madu Apis cerana Fabricius di Taman Kehati Kiarapayung, Jawa Barat ↗ · Berita Biologi (BRIN) — Azzahra et al., Identifikasi tumbuhan berdasarkan struktur polen sebagai sumber pakan lebah madu (Apis cerana) di Maribaya, Lembang ↗
Bagaimana lebah madu Asia hidup dan bersarang?
Lebah madu Asia hidup dalam koloni yang membangun beberapa sisiran sarang sejajar di dalam rongga tertutup. Exotic Bee ID menyebut koloninya berisi sekitar 7.000 lebah, lebih kecil daripada koloni lebah madu Eropa, dan tidak memakai propolis untuk menambal sarang. Koetz (2013) mencatat rata-rata ukuran koloni liar berkisar 6.884–14.745 lebah.
Seluruh koloni kadang meninggalkan sarang dan pindah ketika pakan menipis, sarang rusak, atau terus diganggu. Untuk bertahan, lebah menggoyangkan perut, mendesis, dan mengerumuni tawon penyerang dalam “bola lebah” hingga tawon itu mati kepanasan; sengatan menjadi pertahanan utamanya terhadap hewan bertulang belakang.
Dasar informasi: Exotic Bee ID (USDA APHIS / idtools) — Apis cerana ↗ · Insects (MDPI) — Koetz (2013), Ecology, behaviour and control of Apis cerana with a focus on relevance to the Australian incursion ↗
Apa peran lebah madu Asia dan bagaimana budidayanya?
Lebah madu Asia penting sebagai penyerbuk tumbuhan liar dan tanaman pertanian, sekaligus sumber madu bagi warga desa. Koetz (2013) mencatat penyerbukan oleh A. cerana meningkatkan pembentukan buah dan biji pada berbagai tanaman. Lebah ini juga dianggap lebih tahan penyakit dan lebih sedikit membutuhkan perawatan daripada lebah madu Eropa di banyak wilayah miskin di Asia.
Di Majalengka, Jawa Barat, peternak muda memelihara A. cerana dalam kotak di pekarangan; menurut Mongabay Indonesia, satu koloni menghasilkan 1–2 kg madu per bulan, tergantung musim bunga. Di Pusat Perlebahan Nasional (Pusbahnas) Parungpanjang, Bogor, kajian pakan lebah madu lokal ini mencatat randu sebagai tumbuhan pakan yang paling rapat.
Dasar informasi: Insects (MDPI) — Koetz (2013), Ecology, behaviour and control of Apis cerana with a focus on relevance to the Australian incursion ↗ · Mongabay Indonesia — Bijaknya petani muda Majalengka sejak kenal lebah madu (2023) ↗ · Jurnal Nusa Sylva (Universitas Nusa Bangsa) — Mulyono et al. (2018), Kajian ketersediaan pakan lebah madu lokal (Apis cerana Fabr.) ↗
Apa yang harus dilakukan jika bertemu lebah madu Asia?
Jika bertemu lebah madu Asia, tetap tenang dan jangan memukul-mukulnya, karena gerakan itu dapat memancing sengatan. Jangan mengganggu sarangnya. CDC menyarankan segera menjauh bila diserang banyak lebah sekaligus, karena lebah yang menyengat melepaskan zat yang dapat menarik lebah lain. Sebagian besar sengatan hanya menimbulkan nyeri atau gatal, kemerahan, dan sedikit bengkak.
Segera cari pertolongan medis di fasilitas kesehatan bila muncul tanda reaksi alergi, seperti biduran, bengkak pada wajah, bibir, atau tenggorokan, sulit bernapas atau menelan, pusing atau pingsan, serta mual dan muntah. Peneliti BRIN yang dikutip Mongabay menyebut kerusakan habitat dan pestisida sebagai ancaman utama bagi lebah.
Dasar informasi: CDC NIOSH — Insects and Scorpions at Work ↗ · RSUD Kabupaten Buleleng — Alergi sengatan lebah ↗ · Mongabay Indonesia — Bijaknya petani muda Majalengka sejak kenal lebah madu (2023) ↗
Jelajahi habitat terkait
Hubungan berikut didukung sumber spesies dalam panduan ini. Daftar ini bukan peta sebaran lengkap.
Pertanyaan umum tentang lebah madu Asia
Apa nama latin lebah madu Asia?
Nama latin atau nama ilmiah lebah madu Asia adalah Apis cerana, dari famili Apidae. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Asian honey bee.
Di mana lebah madu Asia dapat ditemukan di Indonesia?
Di Indonesia, panduan ini mencatat lebah madu Asia di wilayah berikut: Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan, dan Sulawesi; diintroduksi ke Papua.
Habitat terkait yang didukung sumber: Hutan Hujan Tropis, Habitat Perkotaan.
Lebah madu Asia makan apa?
Pola makan lebah madu Asia: nektar dan serbuk sari dari beragam tumbuhan berbunga.
Sumber & referensi
- Insects (MDPI) — Koetz (2013), Ecology, behaviour and control of Apis cerana with a focus on relevance to the Australian incursion ↗
- Exotic Bee ID (USDA APHIS / idtools) — Apis cerana ↗
- Jurnal Entomologi Indonesia — Asfiya et al. (2025), Eksplorasi potensi budi daya lebah madu Apis cerana Fabricius di Taman Kehati Kiarapayung, Jawa Barat ↗
- Berita Biologi (BRIN) — Azzahra et al., Identifikasi tumbuhan berdasarkan struktur polen sebagai sumber pakan lebah madu (Apis cerana) di Maribaya, Lembang ↗
- Jurnal Nusa Sylva (Universitas Nusa Bangsa) — Mulyono et al. (2018), Kajian ketersediaan pakan lebah madu lokal (Apis cerana Fabr.) ↗
- Mongabay Indonesia — Bijaknya petani muda Majalengka sejak kenal lebah madu (2023) ↗
- CDC NIOSH — Insects and Scorpions at Work ↗
- RSUD Kabupaten Buleleng — Alergi sengatan lebah ↗
Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli.
Kutip halaman ini
PanduanHewan. (2026, 25 September). Lebah madu Asia (Apis cerana). PanduanHewan.org. https://panduanhewan.org/id/spesies/lebah-madu-asia/