Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

Burung · Sulawesi · Nusa Tenggara

Kakatua kecil jambul kuning

Kakatua putih berjambul kuning dengan populasi pulau yang perlu dibedakan secara cermat. Pohon pakan, sarang, tempat tidur, dan pencegahan perdagangan saling melengkapi perlindungannya.

Disusun dari sumber tercantum dengan bantuan AI. Cara penyusunan dan batas tinjauan

Foto Kakatua kecil jambul kuning (Cacatua sulphurea).
(c) bloodlesshunting, some rights reserved (CC BY) · CC BY 4.0 · Gambar dipotong untuk tata letak.

Jawaban singkat

Status IUCN: Kritis

Sekilas tentang kakatua kecil jambul kuning

Kakatua kecil jambul kuning (Cacatua sulphurea) adalah burung dari famili Cacatuidae. Wilayahnya di Indonesia: Pulau-pulau tertentu di Indonesia, termasuk Sulawesi dan Nusa Tenggara. Pola makannya: pemakan biji, buah, bunga dan daun muda; termasuk hewan herbivora. Status Daftar Merah IUCN: Kritis (Critically Endangered). Kakatua kecil jambul kuning termasuk satwa dilindungi di Indonesia (Permen LHK P.106/2018).

Fakta singkat: Kakatua kecil jambul kuning
Nama ilmiahCacatua sulphurea
Nama InggrisYellow-crested cockatoo
KelompokBurung
FamiliCacatuidae
Wilayah di IndonesiaPulau-pulau tertentu di Indonesia, termasuk Sulawesi dan Nusa Tenggara
Habitat terkaitHutan Hujan Tropis, Mangrove
CiriTubuh putih dan jambul kuning
Kebutuhan habitatPohon pakan, sarang, dan tempat tidur
Status IUCNKritis (Critically Endangered) · IUCN Red List (via GBIF) · diperiksa 1 Oktober 2026
Perlindungan hukum di IndonesiaDilindungi · Permen LHK P.106/2018 · lampiran no. 260
Populasi1.200–2.000 individu dewasa (total sekitar 1.800–3.140 ekor; survei 2016–2019) · BirdLife International DataZone — Yellow-crested Cockatoo species factsheet
Populasi KomodoPulau Komodo menyimpan populasi cukup besar, sekitar 1.100 ekor · BirdLife International DataZone — Yellow-crested Cockatoo species factsheet
Populasi MasakambingSekitar 32 ekor subspesies abbotti tercatat di Pulau Masakambing pada pemantauan April 2026 · KSDAE / BBKSDA Jawa Timur — 32 Ekor Tersisa di Ujung Kepunahan (April 2026)
Jenis pemakanHerbivora (pemakan tumbuhan) — pemakan biji, buah, bunga dan daun muda · BirdLife DataZone
Cara berkembang biakBertelur (ovipar) · Vigie-Nature École (MNHN)
Waktu aktifDiurnal (aktif pada siang hari) · EltonTraits 1.0 (Wilman et al. 2014, Ecology 95:2027), BirdFuncDat.txt
Dalam panduan ini (11)
Tentang panduan iniDisetujui oleh tim pada 2026-10-07. Persetujuan mencakup narasi, fakta, jawaban ringkas, dan lokasi tercatat dalam kedua bahasa pada versi ini.

Nama mirip tidak selalu spesies sama

Cacatua sulphurea lebih kecil daripada kakatua koki Cacatua galerita yang juga berjambul kuning. Nama sehari-hari bisa tertukar. Saat membaca laporan penyitaan atau penangkaran, periksa nama ilmiahnya sebelum menghubungkan informasi tersebut dengan populasi kakatua kecil jambul kuning.

Dasar informasi: Cornell Lab eBird — Yellow-crested cockatoo ↗

Pohon mempunyai fungsi berbeda

Kegiatan BBKSDA Jawa Timur di Masakambing membedakan pohon pakan, sarang, dan tempat tidur. Penanaman mencakup lahan warga serta kawasan mangrove. Konservasi habitat karena itu memerlukan pemahaman fungsi pohon, bukan sekadar menghitung bibit yang ditanam.

Dasar informasi: BBKSDA Jawa Timur — Habitat management and monitoring on Masakambing (7 October 2024) ↗

Populasi pulau tidak dapat digabung sembarangan

Laporan Masakambing membahas subspesies abbotti. Catatan pulau itu tidak menggambarkan semua Cacatua sulphurea. Saat membandingkan laporan, perhatikan pulau, subspesies, tahun, dan metode; burung introduksi di luar sebaran alami juga bukan bukti pemulihan populasi asal.

Dasar informasi: BBKSDA Jawa Timur — Habitat management and monitoring on Masakambing (7 October 2024) ↗ · KSDAE — Masakambing population monitoring, April 2026 ↗

Metode pengamatan memengaruhi angka

Pemantauan BBKSDA tahun 2026 membahas keterbatasan hitungan titik dan kemungkinan manfaat pemantauan pohon tidur. Burung bergerak sehingga peluang teramati berubah. Karena itu, jumlah yang terlihat pada satu kunjungan sebaiknya disajikan sebagai catatan pengamatan, bukan sensus lengkap.

Dasar informasi: KSDAE — Masakambing population monitoring, April 2026 ↗

Mengurangi permintaan lebih berguna daripada membeli

TRAFFIC menempatkan perdagangan sebagai tekanan penting terhadap kakatua ini. Hindari membeli burung dengan alasan menyelamatkan atau melepasnya sendiri. Bila menemukan penawaran mencurigakan, gunakan panduan pelaporan perdagangan; nama akun, waktu, dan tautan dapat disampaikan tanpa mengatur transaksi.

Dasar informasi: TRAFFIC — Restore Species trade work ↗

Jelajahi habitat terkait

Hubungan berikut didukung sumber spesies dalam panduan ini. Daftar ini bukan peta sebaran lengkap.

Klasifikasi ilmiah Kakatua kecil jambul kuning

Klasifikasi ilmiah dari kingdom sampai spesies
KingdomAnimalia
FilumChordata
KelasAves
OrdoPsittaciformes
FamiliCacatuidae
GenusCacatua
SpesiesCacatua sulphurea

Sumber: GBIF Backbone Taxonomy, disesuaikan dengan peringkat yang umum dipakai dalam pelajaran biologi (misalnya kelas Reptilia).

Pertanyaan umum tentang kakatua kecil jambul kuning

Apa nama latin dan nama Inggris kakatua kecil jambul kuning?

Nama latin atau nama ilmiah kakatua kecil jambul kuning adalah Cacatua sulphurea, dari famili Cacatuidae. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Yellow-crested cockatoo.

Kakatua kecil jambul kuning termasuk hewan apa?

Kakatua kecil jambul kuning termasuk hewan burung dari famili Cacatuidae. Berdasarkan jenis makanannya, kakatua kecil jambul kuning termasuk hewan herbivora (pemakan tumbuhan), yaitu pemakan biji, buah, bunga dan daun muda.

Kakatua kecil jambul kuning berasal dari mana dan di mana habitatnya?

Di Indonesia, panduan ini mencatat kakatua kecil jambul kuning di wilayah berikut: Pulau-pulau tertentu di Indonesia, termasuk Sulawesi dan Nusa Tenggara.

Habitat terkait yang didukung sumber: Hutan Hujan Tropis, Mangrove.

Kakatua kecil jambul kuning makan apa?

Kakatua kecil jambul kuning adalah pemakan biji, buah, bunga dan daun muda. Karena itu kakatua kecil jambul kuning termasuk hewan herbivora (pemakan tumbuhan). Sumber: BirdLife DataZone.

Kakatua kecil jambul kuning berkembang biak dengan cara apa?

Kakatua kecil jambul kuning berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar). Sumber: Vigie-Nature École (MNHN).

Apakah kakatua kecil jambul kuning termasuk hewan nokturnal?

Sumber yang dirujuk mencatat pola aktivitas kakatua kecil jambul kuning sebagai diurnal (aktif pada siang hari). Sumber: EltonTraits 1.0 (Wilman et al. 2014, Ecology 95:2027), BirdFuncDat.txt.

Lihat juga daftar hewan nokturnal dan diurnal di Indonesia.

Apa ciri-ciri kakatua kecil jambul kuning?

Ciri-ciri kakatua kecil jambul kuning menurut sumber panduan ini: Ciri: tubuh putih dan jambul kuning.

Berapa populasi kakatua kecil jambul kuning saat ini?

1.200–2.000 individu dewasa (total sekitar 1.800–3.140 ekor; survei 2016–2019). Sumber: BirdLife International DataZone — Yellow-crested Cockatoo species factsheet. Angka populasi satwa liar adalah perkiraan dan dapat berbeda antarsurvei.

Bagaimana klasifikasi kakatua kecil jambul kuning?

Klasifikasi ilmiah kakatua kecil jambul kuning: kingdom Animalia, filum Chordata, kelas Aves, ordo Psittaciformes, famili Cacatuidae, genus Cacatua, spesies Cacatua sulphurea.

Sumber: GBIF Backbone Taxonomy, disesuaikan dengan peringkat yang umum dipakai dalam pelajaran biologi.

Apakah kakatua kecil jambul kuning terancam punah?

Ya. Dalam Daftar Merah IUCN, kakatua kecil jambul kuning masuk kategori Kritis (Critically Endangered): spesies ini dinilai menghadapi risiko kepunahan yang ekstrem tinggi di alam liar. Sumber: IUCN Red List (via GBIF), diperiksa 1 Oktober 2026.

Status global ini berbeda dari perlindungan hukum nasional. Apakah kakatua kecil jambul kuning dilindungi?

Apakah kakatua kecil jambul kuning dilindungi?

Ya. Kakatua kecil jambul kuning (Cacatua sulphurea) termasuk jenis satwa dilindungi di Indonesia menurut Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi (lampiran, nomor 260).

Pasal 21 ayat (2) UU No. 5 Tahun 1990 sebagaimana diubah UU No. 32 Tahun 2024 melarang setiap orang memburu, menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, atau memperdagangkan satwa dilindungi, baik hidup maupun mati, termasuk bagian tubuh, telur, dan sarangnya.

Jika menemukan satwa ini diperdagangkan, dipelihara, atau terluka, hubungi BKSDA setempat.

Bolehkah memelihara kakatua kecil jambul kuning?

Tidak. Karena kakatua kecil jambul kuning termasuk satwa dilindungi, menangkap, memiliki, memelihara, mengangkut, atau memperdagangkannya tanpa izin dilarang oleh undang-undang. Perdagangan tanpa izin melalui media elektronik juga dilarang.

Jika Anda melihat satwa ini dijual atau dipelihara, laporkan ke BKSDA setempat.

Sumber & referensi

  1. Cornell Lab eBird — Yellow-crested cockatoo ↗
  2. BBKSDA Jawa Timur — Habitat management and monitoring on Masakambing (7 October 2024) ↗
  3. KSDAE — Masakambing population monitoring, April 2026 ↗
  4. TRAFFIC — Restore Species trade work ↗
  5. Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi ↗
  6. BirdLife International DataZone — Yellow-crested Cockatoo species factsheet ↗
  7. Vigie-Nature École (MNHN) ↗
  8. EltonTraits 1.0 (Wilman et al. 2014, Ecology 95:2027), BirdFuncDat.txt ↗
  9. GBIF Backbone Taxonomy (GBIF) ↗
  10. IUCN Red List of Threatened Species, versi 2026-1, melalui GBIF (CC BY 4.0) ↗

Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli. Cara kami menggunakan sumber dan data →

Taman nasional tempat hewan ini tercatat

Menurut profil resmi taman nasional dari Direktorat Jenderal KSDAE. Hewan ini juga bisa hidup di kawasan lain.

Isu dan berita terkait

Bacaan lanjutan

Cockatoo: facts, threats and conservation ↗ — World Animal Rescue Network (dalam bahasa Inggris). Ikhtisar yang lebih luas dan mencakup hewan ini.

Situs terkait: pemrakarsa PanduanHewan juga menjabat sebagai direktur World Animal Rescue Network.

Rujuk halaman ini

Cantumkan PanduanHewan saat merujuk halaman ini. Periksa sumber bukti asli sebelum menggunakan kembali suatu klaim.

PanduanHewan. Kakatua kecil jambul kuning (Cacatua sulphurea). Pembaruan substansial terakhir: 7 Oktober 2026. https://panduanhewan.org/id/spesies/kakatua-kecil-jambul-kuning/