Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

PANDUANHEWAN · INDONESIA

Ikan napoleon

Ikan napoleon (Cheilinus undulatus) adalah wrasse terbesar di dunia, ikan karang berdahi menonjol yang terancam perdagangan ikan karang hidup.

Jawaban singkat

Status IUCN: Genting

Sekilas tentang ikan napoleon

Ikan napoleon (Cheilinus undulatus) adalah satwa laut dari famili Labridae. Dalam Daftar Merah IUCN, statusnya Genting (Endangered).

Fakta singkat: Ikan napoleon
Nama ilmiahCheilinus undulatus
Nama InggrisHumphead wrasse
KelompokLaut
FamiliLabridae
Wilayah di IndonesiaKepulauan Riau (Natuna, Anambas), Kepulauan Seribu, Karimunjawa, Bangka Belitung, Derawan, Nunukan, Sulawesi, dan Wakatobi
Habitat terkaitTerumbu Karang
MakananMoluska, bulu babi, krustasea, ikan, dan bintang laut berduri
Sebaran di IndonesiaTerumbu karang dari Natuna dan Anambas hingga Wakatobi
Ciri utamaTonjolan besar di dahi dan bibir tebal pada ikan dewasa
Nama lainMaming, mengkait, ketipas, lemak, bele-bele, licin, siomay
Status perlindungan di IndonesiaDilindungi terbatas: ukuran 100 g–1 kg dan di atas 3 kg
Status IUCNGenting (Endangered) · IUCN Red List (via GBIF) · diperiksa 25 September 2026
Dalam panduan ini (10)
Foto Ikan napoleon (Cheilinus undulatus).
(c) Sockrosma, some rights reserved (CC BY) · CC BY 4.0 · Foto dipotong untuk tata letak.
Tentang panduan iniDisusun dan diperiksa terhadap sumber tercantum; belum ditinjau pakar.

Apa itu ikan napoleon?

Ikan napoleon (Cheilinus undulatus) adalah ikan terbesar dari suku Labridae (wrasse), yang menurut KKP dapat mencapai panjang 2 meter dan berat 190 kg. Ikan dewasa memiliki tonjolan besar di dahi, bibir tebal, dan dua garis hitam di belakang mata. Jantan berwarna hijau terang hingga kebiruan dengan garis berlekuk di kepala, sedangkan betina keabu-abuan, kemerahan, atau cokelat pudar. Juvenil berwarna hijau pucat dengan garis gelap pada sisiknya. Nama lokalnya beragam, antara lain maming di Kepulauan Seribu dan Sulawesi, mengkait di Natuna, dan ketipas di Anambas. FishBase mencatat umur maksimum 32 tahun.

Dasar informasi: Kementerian Kelautan dan Perikanan (via JDIH BPK) — Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 37/KEPMEN-KP/2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Ikan Napoleon (Cheilinus undulatus) ↗ · FishBase — Cheilinus undulatus, Humphead wrasse ↗

Di mana ikan napoleon hidup?

Ikan napoleon hidup di terumbu karang Indo-Pasifik, dari Laut Merah dan Afrika Selatan hingga Kepulauan Tuamotu. Ikan dewasa menyukai lereng terumbu yang curam, kanal, dan goba, pada kedalaman sekitar 2–60 meter, dan menurut KKP bisa sampai 100 meter. Juvenil hidup di goba berkarang subur, terutama di antara karang bercabang Acropora, padang lamun, dan mangrove di dekat terumbu. Di Indonesia, nama-nama lokalnya tercatat dari Natuna, Anambas, Kepulauan Seribu, Bangka Belitung, Karimunjawa, Derawan, Sulawesi, dan Nunukan. Ikan ini juga dijumpai di Taman Nasional Wakatobi, Sulawesi Tenggara, meski nelayan melaporkannya makin jarang.

Dasar informasi: FishBase — Cheilinus undulatus, Humphead wrasse ↗ · Kementerian Kelautan dan Perikanan (via JDIH BPK) — Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 37/KEPMEN-KP/2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Ikan Napoleon (Cheilinus undulatus) ↗ · Mongabay Indonesia (2022) — Perburuan Ikan Napoleon: Ditangkap di Wakatobi, Transit di Bali, Jadi Sup di Hongkong (1) ↗

Ikan napoleon makan apa?

Ikan napoleon terutama memakan moluska, ikan, bulu babi, krustasea, dan invertebrata lain. Menurut FishBase, ikan ini termasuk sedikit predator yang mampu memakan hewan beracun, seperti kelinci laut (sea hare), ikan kotak (boxfish), dan bintang laut mahkota berduri (crown-of-thorns). Rahang dan bibirnya menonjol, dengan dua gigi taring kuat di bagian depan setiap rahang. KKP juga mencatat bahwa ikan napoleon menyukai terumbu yang kaya bulu babi, moluska, dan krustasea. Pada siang hari ia menjelajahi terumbu untuk mencari makan, dan pada malam hari beristirahat di gua karang atau di bawah pinggiran karang.

Dasar informasi: FishBase — Cheilinus undulatus, Humphead wrasse ↗ · Kementerian Kelautan dan Perikanan (via JDIH BPK) — Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 37/KEPMEN-KP/2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Ikan Napoleon (Cheilinus undulatus) ↗

Bagaimana ikan napoleon berkembang biak?

Ikan napoleon adalah hermafrodit protogini: ikan terlahir sebagai betina, lalu sebagian berubah menjadi jantan setelah dewasa. Menurut KKP, pergantian kelamin terjadi pada ukuran sekitar 55–75 cm. Ikan ini bertelur (ovipar) dan membentuk pasangan yang jelas saat memijah. Sehari-hari, ikan napoleon hidup soliter, berpasangan, atau dalam kelompok kecil berisi 3–7 ekor. KKP juga mencatat hubungan ukuran dan berat: ikan seberat 1 kg panjangnya sekitar 38 cm, sedangkan ikan seberat 3 kg panjangnya sekitar 55 cm. Ukuran ini penting karena aturan perlindungan di Indonesia disusun berdasarkan berat ikan.

Dasar informasi: Kementerian Kelautan dan Perikanan (via JDIH BPK) — Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 37/KEPMEN-KP/2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Ikan Napoleon (Cheilinus undulatus) ↗ · FishBase — Cheilinus undulatus, Humphead wrasse ↗

Mengapa ikan napoleon terancam?

Ikan napoleon terancam terutama oleh penangkapan berlebihan untuk perdagangan ikan karang hidup, dengan Hong Kong sebagai pasar utama. IUCN menilainya Genting (Endangered), dan sejak 2004 spesies ini tercantum dalam Apendiks II CITES, sehingga ekspornya memerlukan kuota dan izin. Di Natuna dan Anambas, ikan napoleon dibesarkan di keramba jaring apung lalu diekspor hidup ke Hong Kong. Liputan Mongabay tahun 2022 menemukan nelayan di Wakatobi memanah napoleon yang sedang tidur pada malam hari. Ikan itu lalu dikirim diam-diam lewat Baubau, Kendari, Makassar, atau Bali. FishBase juga mencatat laporan keracunan ciguatera akibat memakan ikan ini.

Dasar informasi: FishBase — Cheilinus undulatus, Humphead wrasse ↗ · Mongabay Indonesia (2018) — Kenapa Natuna dan Anambas Ekspor Napoleon Kembali lewat Laut? ↗ · Mongabay Indonesia (2022) — Perburuan Ikan Napoleon: Ditangkap di Wakatobi, Transit di Bali, Jadi Sup di Hongkong (1) ↗

Bagaimana melindungi ikan napoleon?

Ikan napoleon dilindungi secara terbatas di Indonesia berdasarkan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 37/KEPMEN-KP/2013. Ikan berukuran 100 gram sampai 1 kg dan di atas 3 kg dilindungi, sehingga hanya ukuran 1–3 kg yang boleh dimanfaatkan, kecuali untuk penelitian dan pengembangan. Pengelola Taman Nasional Wakatobi bahkan melarang penangkapan dan penjualan ikan napoleon dalam ukuran apa pun. Masyarakat dapat membantu dengan tidak membeli atau memesan ikan napoleon di restoran dan pasar, tidak memanah ikan ini saat menyelam, dan melaporkan perdagangan ilegal kepada petugas perikanan. Penyelam cukup mengamatinya dari jarak aman tanpa mengejar.

Dasar informasi: Kementerian Kelautan dan Perikanan (via JDIH BPK) — Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 37/KEPMEN-KP/2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Ikan Napoleon (Cheilinus undulatus) ↗ · Mongabay Indonesia (2022) — Perburuan Ikan Napoleon: Ditangkap di Wakatobi, Transit di Bali, Jadi Sup di Hongkong (1) ↗

Jelajahi habitat terkait

Hubungan berikut didukung sumber spesies dalam panduan ini. Daftar ini bukan peta sebaran lengkap.

Pertanyaan umum tentang ikan napoleon

Apa nama latin ikan napoleon?

Nama latin atau nama ilmiah ikan napoleon adalah Cheilinus undulatus, dari famili Labridae. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Humphead wrasse.

Di mana ikan napoleon dapat ditemukan di Indonesia?

Di Indonesia, panduan ini mencatat ikan napoleon di wilayah berikut: Kepulauan Riau (Natuna, Anambas), Kepulauan Seribu, Karimunjawa, Bangka Belitung, Derawan, Nunukan, Sulawesi, dan Wakatobi.

Habitat terkait yang didukung sumber: Terumbu Karang.

Ikan napoleon makan apa?

Pola makan ikan napoleon: moluska, bulu babi, krustasea, ikan, dan bintang laut berduri.

Apa status konservasi ikan napoleon?

Dalam Daftar Merah IUCN, ikan napoleon masuk kategori Genting (Endangered): spesies ini dinilai menghadapi risiko kepunahan yang sangat tinggi di alam liar. Sumber: IUCN Red List (via GBIF), diperiksa 25 September 2026.

Status global ini berbeda dari status perlindungan hukum di Indonesia. Untuk memastikan apakah ikan napoleon termasuk satwa dilindungi, periksa daftar jenis satwa dilindungi yang berlaku atau hubungi BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) setempat.

Sumber & referensi

  1. FishBase — Cheilinus undulatus, Humphead wrasse ↗
  2. Kementerian Kelautan dan Perikanan (via JDIH BPK) — Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 37/KEPMEN-KP/2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Ikan Napoleon (Cheilinus undulatus) ↗
  3. Mongabay Indonesia (2018) — Kenapa Natuna dan Anambas Ekspor Napoleon Kembali lewat Laut? ↗
  4. Mongabay Indonesia (2022) — Perburuan Ikan Napoleon: Ditangkap di Wakatobi, Transit di Bali, Jadi Sup di Hongkong (1) ↗
  5. IUCN Red List of Threatened Species, versi 2026-1, melalui GBIF (CC BY 4.0) ↗

Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli.

Kutip halaman ini

PanduanHewan. (2026, 25 September). Ikan napoleon (Cheilinus undulatus). PanduanHewan.org. https://panduanhewan.org/id/spesies/ikan-napoleon/