Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

PANDUANHEWAN · INDONESIA

Katak terbang Jawa

Katak terbang Jawa (Rhacophorus reinwardtii) adalah katak pohon hijau berselaput lebar dari hutan Jawa dan Sumatera yang bertelur di sarang busa.

Jawaban singkat

Status IUCN: Risiko rendah

Sekilas tentang katak terbang Jawa

Katak terbang Jawa (Rhacophorus reinwardtii) adalah amfibi dari famili Rhacophoridae. Dalam Daftar Merah IUCN, statusnya Risiko rendah (Least Concern).

Fakta singkat: Katak terbang Jawa
Nama ilmiahRhacophorus reinwardtii
Nama InggrisReinwardt's flying frog
KelompokAmfibi
FamiliRhacophoridae
Wilayah di IndonesiaJawa dan Sumatera bagian utara
Habitat terkaitHutan Hujan Tropis
MakananLaba-laba, belalang, dan serangga lain
Sebaran di IndonesiaJawa; juga tercatat di Sumatera Utara
Ciri utamaPunggung hijau, selaput jari penuh, sisi tubuh bergaris biru gelap
Ketinggian20–1.800 m di atas permukaan laut di Jawa
Nama lainKatak pohon hijau, Reinwardt's gliding frog
Status IUCNRisiko rendah (Least Concern) · IUCN Red List (via GBIF) · diperiksa 25 September 2026
Dalam panduan ini (10)
Foto Katak terbang Jawa (Rhacophorus reinwardtii).
(c) Jason Alexander, some rights reserved (CC BY) · CC BY 4.0 · Foto dipotong untuk tata letak.
Tentang panduan iniDisusun dan diperiksa terhadap sumber tercantum; belum ditinjau pakar.

Apa itu katak terbang Jawa?

Katak terbang Jawa (Rhacophorus reinwardtii) adalah katak pohon berukuran sedang hingga besar dengan punggung hijau dan selaput penuh pada jari tangan dan kakinya. Peneliti menyebut marga Rhacophorus sebagai kelompok katak parasut.

Menurut Fajri dan rekan (2023), yang merangkum deskripsi asli Schlegel (1840), cirinya adalah lipatan kulit di tepi depan dan belakang tungkai, punggung hijau berbintik gelap kecil, perut kuning atau jingga, dan garis-garis biru gelap di sisi tubuh. Dulu spesies ini dianggap tersebar luas di Asia Tenggara, tetapi populasi di Semenanjung Malaysia, Kalimantan, Vietnam selatan, dan Thailand utara kini dianggap spesies lain.

Dasar informasi: Raffles Bulletin of Zoology — Fajri, Tjong & Hamidy (2023), Identification and taxonomic status of a Sumatran population of Norhayati's gliding frog (PDF) ↗ · Molecular Phylogenetics and Evolution (PubMed) — O'Connell et al. (2018), Synchronous diversification of parachuting frogs (genus Rhacophorus) on Sumatra and Java ↗

Di mana katak terbang Jawa hidup?

Katak terbang Jawa hidup di Jawa dan, menurut studi genetik 2023, juga di Sumatera Utara: katak dari Mardingding ternyata satu kelompok dengan R. reinwardtii Jawa. Di Jawa, spesies ini tercatat pada ketinggian 20–1.800 m di atas permukaan laut, di hutan hujan primer dan sekunder serta di lahan agroforestri.

Pemodelan habitat oleh Kurniawan dan rekan (2024) memperkirakan hanya sekitar 27 persen Pulau Jawa yang cocok bagi spesies ini, terutama hutan luas di Jawa Barat dan Jawa Tengah. Tutupan tajuk pohon dan ketinggian adalah faktor terpenting dalam model itu. Di Jawa Timur, katak ini tercatat antara lain di Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Bondowoso, dan Kediri.

Dasar informasi: Raffles Bulletin of Zoology — Fajri, Tjong & Hamidy (2023), Identification and taxonomic status of a Sumatran population of Norhayati's gliding frog (PDF) ↗ · Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology — Kurniawan et al. (2024), Habitat suitability modelling of Rhacophorus reinwardtii in Java, with notes on habitat characteristics from Malang, East Java ↗ · Berkala Ilmiah Biologi (UGM) — Pratama et al. (2023), Distribusi dan karakteristik habitat katak pohon hijau (Rhacophorus reinwardtii) di Jawa Timur (PDF) ↗

Katak terbang Jawa makan apa?

Katak terbang Jawa adalah pemangsa generalis yang memakan hewan kecil, terutama laba-laba dan belalang. Sebuah skripsi di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) memeriksa isi lambung katak ini di Ranca Upas, Ciwidey, Jawa Barat, pada musim hujan Maret–Mei 2017 dengan metode pembilasan lambung.

Berdasarkan jumlah, laba-laba (Araneae) paling banyak ditemukan, yaitu 40 persen. Berdasarkan volume, belalang dan kerabatnya (Orthoptera) paling dominan, yaitu 40,72 persen. Pakannya sangat tumpang tindih dengan R. margaritifer yang hidup di lokasi yang sama, sehingga kedua spesies diduga bersaing memperebutkan makanan. Katak ini aktif pada malam hari dan membantu mengendalikan serangga hama.

Dasar informasi: Universitas Pendidikan Indonesia Repository — Ramadi (2017), Karakteristik habitat dan makanan alami dua spesies katak pohon simpatrik Rhacophorus di kawasan Ranca Upas Ciwidey, Jawa Barat ↗ · West Java Conservation Trust Fund (WJCTF) — Info Spesies: Katak Pohon Hijau (Rhacophorus reinwardtii) ↗

Bagaimana katak terbang Jawa berkembang biak?

Katak terbang Jawa bertelur di dalam sarang busa yang ditempelkan pada daun di atas air. Di Malang, Jawa Timur, Kurniawan dan rekan menemukan sarang busa di pangkal daun, dengan telur yang dibungkus daun pohon di dekat genangan. Berudunya membutuhkan kolam alami atau buatan untuk berkembang.

Tempat berbiaknya berupa kolam permanen, penampungan air hujan di perkebunan, dan genangan di tepi jalan yang bervegetasi rapat. Katak ini hidup di tajuk pohon pada ketinggian 2,5–5,5 meter, tetapi turun untuk kawin; pada musim kawin, 10–15 ekor dapat berkumpul di satu lokasi. Di Malang, jumlah jantan kira-kira tiga kali jumlah betina.

Dasar informasi: Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology — Kurniawan et al. (2024), Habitat suitability modelling of Rhacophorus reinwardtii in Java, with notes on habitat characteristics from Malang, East Java ↗

Apakah katak terbang Jawa terancam punah?

Daftar Merah IUCN (2022) menggolongkan katak terbang Jawa Risiko Rendah (Least Concern), tetapi peneliti Indonesia menilai habitatnya jauh lebih sempit dan terpecah-pecah daripada perkiraan sebelumnya. Kurniawan dan rekan (2024) berpendapat bahwa anggapan populasinya besar mungkin muncul karena katak ini berkumpul dalam jumlah banyak di lokasi kawin.

Katak ini bergantung pada tutupan tajuk yang rapat dan badan air. Hutan dataran rendah di Jawa telah banyak hilang, sehingga di Jawa Timur habitat yang cocok baginya lebih banyak tersisa di dataran tinggi. Di lokasi berbiaknya di Malang, yang sebagian besar berupa agroforestri, petani sering memakai pestisida dan herbisida yang dapat membahayakan katak.

Dasar informasi: Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology — Kurniawan et al. (2024), Habitat suitability modelling of Rhacophorus reinwardtii in Java, with notes on habitat characteristics from Malang, East Java ↗ · Berkala Ilmiah Biologi (UGM) — Pratama et al. (2023), Distribusi dan karakteristik habitat katak pohon hijau (Rhacophorus reinwardtii) di Jawa Timur (PDF) ↗

Bagaimana melindungi katak terbang Jawa?

Cara terpenting melindungi katak terbang Jawa adalah menjaga hutan bertajuk rapat dan badan air tempatnya berkembang biak. Kurniawan dan rekan menyarankan pembuatan kolam penampungan air di sekitar habitat alaminya, terutama di lahan agroforestri, dan penanaman tumbuhan peneduh berdaun lebar di sekitarnya sebagai tempat bertelur.

Kurangi penggunaan pestisida dan herbisida di dekat kolam dan genangan tempat katak berbiak. Jangan menangkap katak atau mengambil sarang busanya. Pengamat dapat membantu dengan memotret katak tanpa menyentuhnya dan mengunggah catatannya ke platform sains warga seperti iNaturalist; Pratama dan rekan (2023) memakai 16 catatan iNaturalist untuk memetakan sebarannya di Jawa Timur.

Dasar informasi: Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology — Kurniawan et al. (2024), Habitat suitability modelling of Rhacophorus reinwardtii in Java, with notes on habitat characteristics from Malang, East Java ↗ · Berkala Ilmiah Biologi (UGM) — Pratama et al. (2023), Distribusi dan karakteristik habitat katak pohon hijau (Rhacophorus reinwardtii) di Jawa Timur (PDF) ↗

Jelajahi habitat terkait

Hubungan berikut didukung sumber spesies dalam panduan ini. Daftar ini bukan peta sebaran lengkap.

Pertanyaan umum tentang katak terbang Jawa

Apa nama latin katak terbang Jawa?

Nama latin atau nama ilmiah katak terbang Jawa adalah Rhacophorus reinwardtii, dari famili Rhacophoridae. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Reinwardt's flying frog.

Di mana katak terbang Jawa dapat ditemukan di Indonesia?

Di Indonesia, panduan ini mencatat katak terbang Jawa di wilayah berikut: Jawa dan Sumatera bagian utara.

Habitat terkait yang didukung sumber: Hutan Hujan Tropis.

Katak terbang Jawa makan apa?

Pola makan katak terbang Jawa: laba-laba, belalang, dan serangga lain.

Apa status konservasi katak terbang Jawa?

Dalam Daftar Merah IUCN, katak terbang Jawa masuk kategori Risiko rendah (Least Concern): spesies ini belum memenuhi kriteria kategori terancam pada penilaian global. Sumber: IUCN Red List (via GBIF), diperiksa 25 September 2026.

Status global ini berbeda dari status perlindungan hukum di Indonesia. Untuk memastikan apakah katak terbang Jawa termasuk satwa dilindungi, periksa daftar jenis satwa dilindungi yang berlaku atau hubungi BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) setempat.

Sumber & referensi

  1. Raffles Bulletin of Zoology — Fajri, Tjong & Hamidy (2023), Identification and taxonomic status of a Sumatran population of Norhayati's gliding frog (PDF) ↗
  2. Journal of Tropical Biodiversity and Biotechnology — Kurniawan et al. (2024), Habitat suitability modelling of Rhacophorus reinwardtii in Java, with notes on habitat characteristics from Malang, East Java ↗
  3. Berkala Ilmiah Biologi (UGM) — Pratama et al. (2023), Distribusi dan karakteristik habitat katak pohon hijau (Rhacophorus reinwardtii) di Jawa Timur (PDF) ↗
  4. Universitas Pendidikan Indonesia Repository — Ramadi (2017), Karakteristik habitat dan makanan alami dua spesies katak pohon simpatrik Rhacophorus di kawasan Ranca Upas Ciwidey, Jawa Barat ↗
  5. Molecular Phylogenetics and Evolution (PubMed) — O'Connell et al. (2018), Synchronous diversification of parachuting frogs (genus Rhacophorus) on Sumatra and Java ↗
  6. West Java Conservation Trust Fund (WJCTF) — Info Spesies: Katak Pohon Hijau (Rhacophorus reinwardtii) ↗
  7. IUCN Red List of Threatened Species, versi 2026-1, melalui GBIF (CC BY 4.0) ↗

Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli.

Kutip halaman ini

PanduanHewan. (2026, 25 September). Katak terbang Jawa (Rhacophorus reinwardtii). PanduanHewan.org. https://panduanhewan.org/id/spesies/katak-terbang-jawa/