Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

PANDUANHEWAN · INDONESIA

Hewan berdarah panas dan berdarah dingin: endoterm dan ektoterm

Hewan berdarah panas (endoterm) membuat panas tubuhnya sendiri; hewan berdarah dingin (ektoterm) memakai panas lingkungan. Lengkap dengan contoh dan soal.

Pengayaan

Jawaban singkat

Inti materinya

Hewan berdarah panas (endoterm) menghasilkan panas tubuh dari metabolismenya sendiri, contohnya mamalia dan burung. Hewan berdarah dingin (ektoterm) terutama memakai panas dari lingkungan, contohnya ikan, amfibi, reptil, dan kebanyakan invertebrata. Darah ektoterm tidak selalu dingin, dan ektoterm tetap bisa mengatur suhu tubuhnya dengan perilaku.

  • Endoterm (berdarah panas) membuat panas tubuh sendiri dari metabolisme; mamalia dan burung termasuk di dalamnya.
  • Ektoterm (berdarah dingin) terutama memakai panas dari lingkungan; ikan, amfibi, reptil, dan kebanyakan invertebrata termasuk di dalamnya.
  • Istilah berdarah dingin kurang tepat, karena darah ular atau komodo yang berjemur bisa hangat.
  • Ektoterm mengatur suhu tubuh dengan perilaku: berjemur, berteduh, berendam, atau masuk ke liang.
  • Endoterm butuh lebih banyak makanan daripada ektoterm yang ukurannya serupa, karena membuat panas tubuh memerlukan energi.
  • Ada pengecualian, seperti penyu belimbing yang lebih hangat daripada air laut dan landak semut yang suhu tubuhnya rendah.
Untuk guru: materi ini dilengkapi 10 latihan soal dengan pembahasan dan LKPD siap cetak dengan kunci jawaban. LKPD hewan berdarah panas dan berdarah dingin (dengan kunci jawaban)

Apa itu hewan berdarah panas dan berdarah dingin?

Hewan berdarah panas (endoterm) menghasilkan panas tubuh dari metabolismenya sendiri, sedangkan hewan berdarah dingin (ektoterm) terutama memakai panas dari lingkungan, seperti sinar matahari.

Endoterm memakai panas hasil metabolisme untuk membantu menjaga suhu tubuh saat suhu lingkungan berubah. Mamalia dan burung merupakan contoh utama. Suhu lingkungan tetap berpengaruh: endoterm juga perlu melepas panas atau mengurangi kehilangan panas.

Kebanyakan ikan, amfibi, reptil nonburung, dan invertebrata terutama mengandalkan panas dari lingkungan. Perilaku juga membantu mereka mengatur suhu; kategori ini tidak berarti tubuhnya selalu dingin.

Contohnya mudah ditemukan di rumah. Kucing adalah endoterm dengan suhu tubuh relatif tetap. Cicak rumah yang berburu serangga di dinding adalah ektoterm.

Berdarah panas dan berdarah dingin adalah istilah sehari-hari. Ilmuwan lebih suka memakai endoterm dan ektoterm, karena yang dibedakan sebenarnya adalah sumber panas tubuh, bukan suhu darah.

Dasar informasi: Animal Diversity Web (University of Michigan): glossary entry "endothermic", Pongo abelii account ↗ · Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi 2025), Bab 1 ↗ · Animal Diversity Web (University of Michigan): glossary entry "ectothermic", Crocodylus porosus account ↗ · Animal Diversity Web: Felis catus (Other Physical Features) ↗ · Animal Diversity Web: Hemidactylus frenatus (Other Physical Features) ↗ · University of North Georgia, Tumbling Creek project: Reptiles & Amphibians ↗ · Rice University, OpenStax — Biology 2e, 33.3 Homeostasis ↗

Mengapa istilah "berdarah dingin" kurang tepat?

Karena darah hewan ektoterm tidak selalu dingin; saat berjemur, suhu tubuhnya bisa hangat, bahkan mendekati suhu tubuh manusia.

Darah ular yang berjemur di atas batu panas pada sore hari di musim panas tidak dingin. Suhunya bisa mencapai 90 °F (sekitar 32 °C) atau lebih. Komodo yang sedang aktif menjaga suhu tubuh pilihannya di sekitar 35 °C, hanya sedikit di bawah suhu tubuh manusia.

Ektoterm juga bukan hewan yang "tidak bisa mengatur suhu tubuh". Banyak ektoterm darat mampu membuat suhu tubuhnya berbeda dari suhu udara di sekitarnya dengan cara berperilaku, misalnya berjemur atau berteduh.

Ada dua pasang istilah ilmiah. Endoterm dan ektoterm menjelaskan dari mana panas tubuh berasal. Homoiterm dan poikiloterm menjelaskan apakah suhu tubuh tetap atau naik turun mengikuti lingkungan. Kebanyakan ektoterm adalah poikiloterm, sedangkan manusia adalah homoiterm.

Istilah-istilah ini sering muncul dalam soal dan teka-teki silang (TTS). Tabel berikut memuat arti singkat dan jumlah hurufnya. KBBI mencatat homoiterm sebagai kata benda dan homoiotermal sebagai kata sifat.

Istilah untuk TTS dan soal
IstilahJumlah hurufArti singkatIstilah sehari-hari
ENDOTERM8Hewan yang panas tubuhnya terutama berasal dari metabolisme sendiriBerdarah panas
HOMOITERM9Hewan yang suhu tubuhnya relatif tinggi dan tetapBerdarah panas
EKTOTERM8Hewan yang panas tubuhnya terutama berasal dari lingkunganBerdarah dingin
POIKILOTERM11Hewan yang suhu tubuhnya naik turun mengikuti lingkunganBerdarah dingin

Dasar informasi: University of North Georgia, Tumbling Creek project: Reptiles & Amphibians ↗ · Lewicka et al. (2024), Biological Significance of the Komodo Dragon's Tail, Animals (PMC) ↗ · Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi 2025), Bab 1 ↗ · Ariefiandy et al. (2013), Can camera traps monitor Komodo dragons a large ectothermic predator? PLoS ONE (PMC) ↗ · Animal Diversity Web (University of Michigan): glossary entry "ectothermic", Crocodylus porosus account ↗ · KBBI VI Daring (Badan Bahasa, Kemendikdasmen): endoterm ↗ · KBBI VI Daring (Badan Bahasa, Kemendikdasmen): homoiterm ↗ · KBBI VI Daring (Badan Bahasa, Kemendikdasmen): homoiotermal ↗ · KBBI VI Daring (Badan Bahasa, Kemendikdasmen): ektoterm ↗ · KBBI VI Daring (Badan Bahasa, Kemendikdasmen): poikiloterm ↗ · Rice University, OpenStax — Biology 2e, 33.3 Homeostasis ↗

Apa perbedaan hewan berdarah panas dan berdarah dingin?

Perbedaan utamanya adalah sumber panas tubuh: endoterm membuat panas sendiri dari metabolisme, sedangkan ektoterm terutama mengandalkan panas dari lingkungan.

Endoterm dapat meningkatkan produksi panas saat kedinginan, misalnya melalui aktivitas otot. Cara melepas panas berbeda antarhewan; berkeringat dan terengah-engah merupakan contoh, bukan kemampuan yang dimiliki semua endoterm. Pengaturan suhu juga melibatkan pengurangan atau peningkatan kehilangan panas ke lingkungan.

Ektoterm juga menghasilkan panas melalui metabolisme, tetapi umumnya mengandalkan sumber luar untuk mempertahankan suhu aktivitasnya. Berjemur atau memilih tempat teduh dapat mengubah suhu tubuh. Jadi, perbedaannya terletak pada sumber panas yang terutama digunakan, bukan ada atau tidaknya metabolisme.

Pada mamalia, rambut membantu memperlambat pertukaran panas dengan lingkungan, seperti selimut yang menahan hangat tubuh. Bulu pada burung dan lapisan lemak juga dapat menahan panas.

Perbedaan hewan berdarah panas (endoterm) dan berdarah dingin (ektoterm)
CiriBerdarah panas (endoterm)Berdarah dingin (ektoterm)
Sumber panas utamaMetabolisme di dalam tubuhLingkungan, misalnya sinar matahari atau batu yang hangat
Suhu tubuhRelatif tetap (homoiterm)Umumnya naik turun mengikuti lingkungan (poikiloterm)
Cara mengatur suhuMenggigil, berkeringat, terengah-engah; rambut, bulu, atau lemak menahan panasBerjemur, berteduh, berendam, masuk ke liang
Kebutuhan makananLebih banyak daripada ektoterm seukuran, untuk membuat panasLebih sedikit daripada endoterm seukuran, karena panas utama dari luar
Kelompok hewanMamalia, burungIkan, amfibi, reptil, kebanyakan invertebrata
Contoh di IndonesiaOrangutan sumatra, beruang madu, dugong, serak jawaKomodo, buaya muara, hiu paus, bangkong kolong

Dasar informasi: Animal Diversity Web (University of Michigan): glossary entry "endothermic", Pongo abelii account ↗ · Animal Diversity Web: Crocodylus porosus ↗ · University of North Georgia, Tumbling Creek project: Reptiles & Amphibians ↗ · Animal Diversity Web: Mammalia ↗ · Animal Diversity Web: Varanus komodoensis ↗ · Rice University, OpenStax — Biology 2e, 33.3 Homeostasis ↗ · Animal Diversity Web: Pteropus vampyrus ↗

Hewan apa saja yang berdarah panas dan berdarah dingin?

Hewan berdarah panas adalah mamalia dan burung; hewan berdarah dingin adalah ikan, amfibi, reptil, dan kebanyakan invertebrata.

Contoh mamalia endoterm di Indonesia adalah orangutan sumatra, beruang madu, dan dugong. Contoh burung endoterm adalah serak jawa. Mamalia yang hidup di air, seperti dugong dan pesut, tetap berdarah panas.

Contoh ektoterm adalah hiu paus (ikan), bangkong kolong (amfibi), komodo dan buaya muara (reptil), serta bintang laut mahkota duri (invertebrata).

Invertebrata seperti serangga, kepiting, dan bintang laut umumnya ektoterm. Burung di sekitar rumah, seperti merpati batu, adalah endoterm, sama seperti kucing dan anjing peliharaan yang termasuk mamalia.

Jadi, jika soal menanyakan kelompok hewan vertebrata berdarah dingin, jawabannya adalah ikan, amfibi, dan reptil. Kelompok vertebrata berdarah panas adalah burung dan mamalia.

Dasar informasi: Animal Diversity Web: Helarctos malayanus (Other Physical Features) ↗ · Animal Diversity Web: Columba livia (Other Physical Features) ↗ · Animal Diversity Web: Felis catus (Other Physical Features) ↗ · Animal Diversity Web: Mammalia ↗ · UC Museum of Paleontology (Berkeley): The Hall of Mammals ↗ · Rice University, OpenStax — Biology 2e, 33.3 Homeostasis ↗ · Animal Diversity Web: Birgus latro (Other Physical Features) ↗ · Animal Diversity Web: Orcaella brevirostris (Other Physical Features) ↗

Bagaimana hewan berdarah dingin mengatur suhu tubuhnya?

Hewan ektoterm mengatur suhu tubuh dengan perilaku: berjemur saat kedinginan, lalu berteduh, berendam, atau masuk ke liang saat terlalu panas.

Buaya muara menghabiskan sebagian besar waktunya untuk mengatur suhu tubuh. Jika terlalu panas, buaya masuk ke air sampai hanya mata dan lubang hidungnya yang terlihat. Jika terlalu dingin, buaya berbaring di bawah sinar matahari di atas batu datar sampai tubuhnya hangat.

Buaya juga sering berbaring di darat dengan mulut terbuka lama (gaping). Penelitian pada aligator menunjukkan bahwa membuka mulut memperlambat naiknya suhu kepala saat terkena sinar matahari. Namun, pengaruhnya terhadap suhu badan kecil.

Komodo mengatur suhu tubuhnya secara aktif sepanjang hari. Komodo besar lebih lama menjadi hangat dan lebih lama menjadi dingin daripada komodo kecil. Pada malam hari dan saat cuaca sangat panas, komodo masuk ke liang yang digalinya.

Ular, kadal, dan amfibi juga mengatur suhu dengan perilaku. Ular dan kadal berjemur untuk menghangatkan diri, sedangkan amfibi bergantung pada suhu lingkungan dan memilih tempat yang sesuai.

  • Buaya muara Crocodylus porosus — Berendam saat kepanasan, berjemur di batu saat kedinginan. sumber ↗
  • Komodo Varanus komodoensis — Masuk ke liang pada malam hari dan saat cuaca sangat panas. sumber ↗

Dasar informasi: Animal Diversity Web: Crocodylus porosus ↗ · Spotila, Terpin & Dodson (1977), Mouth gaping as an effective thermoregulatory device in alligators, Nature 265 ↗ · Lewicka et al. (2024), Biological Significance of the Komodo Dragon's Tail, Animals (PMC) ↗ · Animal Diversity Web: Varanus komodoensis ↗ · University of North Georgia, Tumbling Creek project: Reptiles & Amphibians ↗ · AmphibiaWeb (UC Berkeley): Amphibian introduction ↗ · Rice University, OpenStax — Biology 2e, 33.3 Homeostasis ↗

Bagaimana hewan berdarah panas menjaga suhu tubuhnya?

Hewan endoterm menghasilkan panas dari metabolisme, lalu mengaturnya: menggigil saat kedinginan, serta berkeringat atau terengah-engah saat kepanasan.

Pada manusia, pengaturnya adalah hipotalamus di otak. Saat tubuh terlalu panas, hipotalamus mengirim sinyal ke kelenjar keringat sehingga kita berkeringat dan tubuh menjadi dingin. Saat tubuh terlalu dingin, hipotalamus mengirim sinyal ke otot sehingga otot menggigil dan menghasilkan kehangatan.

Burung juga endoterm; ciri-ciri burung modern berkaitan dengan metabolisme yang tinggi dan dengan terbang. Rambut, bulu, dan lemak membantu menahan panas tubuh. Cara melepas panas berbeda-beda: kalong besar, misalnya, kadang mengipaskan sayap, menjilati tubuh, atau terengah-engah saat siang paling panas. Karena suhu tubuhnya dijaga dari dalam, endoterm tetap dapat aktif ketika lingkungan lebih dingin.

Semua cara ini memerlukan energi. Itulah sebabnya hewan endoterm membutuhkan lebih banyak makanan daripada ektoterm yang ukurannya serupa.

Dasar informasi: Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi 2025), Bab 1 ↗ · Animal Diversity Web: Aves ↗ · Animal Diversity Web: Mammalia ↗ · Animal Diversity Web (University of Michigan): glossary entry "endothermic", Pongo abelii account ↗ · Rice University, OpenStax — Biology 2e, 33.3 Homeostasis ↗ · Animal Diversity Web: Pteropus vampyrus ↗

Apa kelebihan dan kekurangan menjadi endoterm atau ektoterm?

Endoterm bisa tetap aktif di berbagai suhu tetapi butuh banyak makanan; ektoterm butuh lebih sedikit energi makanan tetapi bergantung pada panas dari lingkungan.

Suhu tubuh memengaruhi kerja enzim dan proses di dalam sel. Enzim dapat kehilangan fungsinya bila terlalu panas. Suhu yang sesuai bergantung pada hewan dan lingkungannya; jangan menilai kebutuhan seluruh hewan menggunakan suhu tubuh manusia.

Endoterm mengatur panasnya dari dalam, sehingga bisa bertahan di berbagai suhu lingkungan. Kekurangannya, cara ini memerlukan banyak energi: mamalia membutuhkan jauh lebih banyak makanan daripada ektoterm yang ukurannya serupa. Ektoterm memakai sumber panas dari luar untuk menghangatkan dan mendinginkan tubuh, sehingga makanan yang diperlukan lebih sedikit.

Kekurangan ektoterm adalah ketergantungan pada lingkungan. Saat lingkungan dingin, ektoterm tidak dapat mempertahankan tingkat aktivitas seperti endoterm. Mengatur suhu dengan perilaku juga menyita waktu: buaya muara menghabiskan sebagian besar waktunya untuk itu.

Dasar informasi: Animal Diversity Web: Crocodylus porosus ↗ · Rice University, OpenStax — Biology 2e, 33.3 Homeostasis ↗ · Animal Diversity Web: Mammalia ↗

Adakah hewan yang tidak sesuai dengan pembagian ini?

Ada; beberapa ektoterm bisa lebih hangat daripada lingkungannya, dan beberapa mamalia suhu tubuhnya tidak setetap mamalia lain.

Penyu belimbing adalah reptil, tetapi punya jaringan pembuluh darah yang bekerja sebagai penukar panas dan lapisan minyak serta lemak tebal di kulitnya. Dengan itu, suhu tubuhnya bisa jauh lebih tinggi daripada air laut di sekitarnya.

Ikan opah adalah ikan pertama yang diketahui menjaga seluruh tubuhnya lebih hangat daripada lingkungan. Tuna dan beberapa hiu hanya menghangatkan bagian tubuh tertentu, misalnya otot.

Landak semut moncong panjang dari Papua adalah mamalia, tetapi suhu tubuhnya rendah, sekitar 28–35 °C. Suhu tubuhnya juga tidak setetap mamalia berplasenta. Saat makanan langka atau suhu ekstrem, landak semut dapat memasuki torpor, yaitu menurunkan laju metabolisme dan suhu tubuhnya.

Seekor lebah madu termasuk poikiloterm: suhu tubuhnya naik turun mengikuti sekitarnya. Namun, lebah bisa menghasilkan panas. Pada lebah madu asia di Jepang, lebih dari 500 lebah mengerubungi tawon penyerang dalam sebuah bola panas yang mematikan tawon itu, tetapi tidak membunuh lebahnya. Lebah penjaga yang berpatroli di pintu sarang juga menghasilkan suhu tinggi.

Dasar informasi: Animal Diversity Web: Dermochelys coriacea ↗ · NOAA Fisheries: Warm blood makes opah an agile predator ↗ · Animal Diversity Web: Zaglossus bruijni ↗ · KBBI VI Daring (Badan Bahasa, Kemendikdasmen): poikiloterm ↗ · Ono et al. (1995), Unusual thermal defence by a honeybee against mass attack by hornets, Nature 377 ↗

Miskonsepsi yang sering muncul

Anggapan: Hewan berdarah dingin tidak bisa mengatur suhu tubuhnya.

Faktanya: Ektoterm mengatur suhu tubuh dengan memakai panas dari lingkungan dan perilaku, misalnya berjemur, berteduh, berendam, atau masuk ke liang. sumber ↗

Anggapan: Darah hewan berdarah dingin selalu dingin.

Faktanya: Darah ular yang berjemur di atas batu panas tidak dingin. Karena itu, ilmuwan lebih suka istilah ektoterm. sumber ↗

Anggapan: Hewan berdarah dingin adalah hewan yang bisa hidup di darat dan di air, seperti katak, buaya, dan anjing laut.

Faktanya: Istilah ini menyangkut sumber panas tubuh, bukan tempat hidup. Anjing laut adalah mamalia, dan mamalia bersifat endoterm serta homoiterm. sumber ↗

Anggapan: Semua ikan berdarah dingin.

Faktanya: Ikan opah menjaga seluruh tubuhnya lebih hangat daripada lingkungan, dan tuna serta beberapa hiu menghangatkan sebagian tubuhnya. sumber ↗

Anggapan: Semua mamalia punya suhu tubuh tetap sekitar 37 °C.

Faktanya: Landak semut moncong panjang adalah mamalia dengan suhu tubuh yang luar biasa rendah, antara 28 dan 35 °C. sumber ↗

Latihan soal hewan berdarah panas dan berdarah dingin dan pembahasannya

Pilih jawabanmu, lalu buka “Lihat jawaban” untuk memeriksanya.

  1. Istilah ilmiah untuk hewan berdarah panas adalah …

    • A poikiloterm
    • B endoterm
    • C ektoterm
    • D ovipar
    Lihat jawaban

    Jawaban: B. endoterm. Endoterm berarti hewan yang membuat panas tubuhnya sendiri dari metabolisme, seperti mamalia dan burung.

  2. Kelompok vertebrata manakah yang umumnya ektoterm (berdarah dingin)?

    • A Mamalia dan burung
    • B Burung dan reptil
    • C Mamalia dan amfibi
    • D Ikan, amfibi, dan reptil
    Lihat jawaban

    Jawaban: D. Ikan, amfibi, dan reptil. Ikan, amfibi, dan reptil umumnya memakai panas dari lingkungan. Mamalia dan burung adalah endoterm. Ada pengecualian, misalnya ikan opah.

  3. Mengapa istilah "berdarah dingin" kurang tepat?

    • A Karena darah ektoterm bisa hangat saat berjemur
    • B Karena hewan ini tidak punya darah
    • C Karena darahnya selalu panas
    • D Karena hanya ikan yang berdarah dingin
    Lihat jawaban

    Jawaban: A. Karena darah ektoterm bisa hangat saat berjemur. Darah ular yang berjemur di batu panas tidak dingin; yang membedakan ektoterm adalah sumber panasnya.

  4. Seekor komodo berjemur di bawah matahari pada pagi hari. Apa tujuannya?

    • A Mencari mangsa
    • B Membersihkan sisiknya
    • C Menghangatkan tubuhnya
    • D Menjaga telurnya
    Lihat jawaban

    Jawaban: C. Menghangatkan tubuhnya. Ektoterm seperti komodo memakai panas matahari untuk mencapai suhu tubuh yang dibutuhkan agar aktif.

  5. Apa yang biasanya dilakukan buaya muara saat tubuhnya terlalu panas?

    • A Berjemur di atas batu yang panas
    • B Masuk ke air sampai hanya mata dan lubang hidungnya terlihat
    • C Menggigil
    • D Berkeringat
    Lihat jawaban

    Jawaban: B. Masuk ke air sampai hanya mata dan lubang hidungnya terlihat. Buaya mendinginkan diri dengan berendam, dan menghangatkan diri dengan berjemur.

  6. Saat tubuh manusia terlalu panas, hipotalamus mengirim sinyal ke …

    • A kelenjar keringat agar kita berkeringat
    • B otot agar menggigil
    • C rambut agar rontok
    • D kulit agar bersisik
    Lihat jawaban

    Jawaban: A. kelenjar keringat agar kita berkeringat. Keringat mendinginkan tubuh. Menggigil justru dipakai untuk menghangatkan tubuh saat kedinginan.

  7. Mengapa hewan endoterm membutuhkan banyak energi dari makanan?

    • A Karena tubuhnya selalu lebih besar
    • B Karena endoterm tidak bisa berburu
    • C Karena endoterm tidur lebih lama
    • D Karena membuat dan mengatur panas tubuh sendiri memerlukan banyak energi
    Lihat jawaban

    Jawaban: D. Karena membuat dan mengatur panas tubuh sendiri memerlukan banyak energi. Pengaturan suhu dari dalam tubuh membantu endoterm bertahan di berbagai suhu, tetapi mamalia membutuhkan jauh lebih banyak makanan daripada ektoterm seukuran.

  8. Penyu belimbing adalah reptil, tetapi tubuhnya bisa jauh lebih hangat daripada air laut. Apa yang membantunya?

    • A Bulu yang tebal
    • B Lapisan minyak dan lemak tebal serta pembuluh darah penukar panas
    • C Kelenjar keringat
    • D Sisik yang berwarna gelap
    Lihat jawaban

    Jawaban: B. Lapisan minyak dan lemak tebal serta pembuluh darah penukar panas. Lapisan lemak menahan panas, dan pembuluh darah penukar panas mengurangi panas yang hilang.

  9. Landak semut moncong panjang adalah mamalia dari Papua dengan suhu tubuh 28–35 °C. Fakta ini menunjukkan bahwa …

    • A landak semut adalah reptil
    • B semua mamalia bersuhu tepat 37 °C
    • C tidak semua mamalia menjaga suhu tubuh setetap mamalia lain
    • D landak semut tidak punya darah
    Lihat jawaban

    Jawaban: C. tidak semua mamalia menjaga suhu tubuh setetap mamalia lain. Landak semut tetap mamalia, tetapi suhu tubuhnya rendah dan tidak setetap mamalia berplasenta.

  10. Dalam TTS, jawaban untuk "hewan berdarah dingin" yang terdiri atas 11 huruf adalah …

    • A POIKILOTERM
    • B HOMOITERM
    • C ENDOTERMIK
    • D OVOVIVIPAR
    Lihat jawaban

    Jawaban: A. POIKILOTERM. POIKILOTERM berarti hewan yang suhu tubuhnya naik turun mengikuti lingkungan. HOMOITERM hanya 9 huruf, sedangkan ENDOTERMIK dan OVOVIVIPAR masing-masing 10 huruf.

Untuk guru: tujuan dan kegiatan pembelajaran

Tujuan pembelajaran

  • Peserta didik dapat membedakan hewan endoterm dan ektoterm berdasarkan sumber panas tubuhnya.
  • Peserta didik dapat menjelaskan mengapa istilah berdarah dingin kurang tepat dengan memberi contoh.
  • Peserta didik dapat menjelaskan cara ektoterm dan endoterm mengatur suhu tubuh, dengan contoh hewan Indonesia.
  • Peserta didik dapat memakai istilah endoterm, ektoterm, homoiterm, dan poikiloterm dengan tepat.

Ide kegiatan kelas (sekitar 70 menit)

  1. Diagram suhu (20 menit): baca gambar kadal di tempat terkena matahari dan di tempat teduh; beri panah yang menunjukkan perpindahan panas.
  2. Model dalam gambar (20 menit): bandingkan diagram tubuh mamalia dengan dan tanpa lapisan rambut; jelaskan fungsi lapisan itu berdasarkan bacaan.
  3. Pengamatan dari jauh (15 menit): amati cicak, kadal, atau burung di sekitar sekolah tanpa mendekat atau menyentuh, lalu catat apakah hewan itu berada di tempat terkena matahari atau di tempat teduh.
  4. Kartu istilah (15 menit): peserta didik mencocokkan kartu endoterm, ektoterm, homoiterm, dan poikiloterm dengan arti dan contoh hewannya.

Bahan: Kartu gambar hewan, Diagram perpindahan panas, Kertas dan alat tulis, LKPD.

Catatan pengayaan

  • Pengayaan. Materi ini merupakan pengayaan. Tidak ada klaim kesesuaian bab atau capaian pembelajaran khusus untuk topik ini. Keputusan Kepala BSKAP 046/H/KR/2025 dipakai hanya sebagai rujukan pemeriksaan ruang lingkup. Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 ↗

Boleh dicetak dan diperbanyak untuk pembelajaran nonkomersial dengan menyebut PanduanHewan.org sebagai sumber.

Pertanyaan umum

Hewan berdarah dingin disebut apa?

Istilah populer ini biasanya merujuk pada ektoterm. EKTOTERM memiliki 8 huruf; POIKILOTERM memiliki 11 huruf, tetapi menjelaskan perubahan suhu tubuh, bukan sumber panasnya.

Hewan berdarah panas disebut apa?

Istilah populer ini biasanya merujuk pada endoterm. ENDOTERM memiliki 8 huruf. HOMOITERM dalam KBBI memiliki 9 huruf dan menjelaskan suhu tubuh yang relatif tetap.

Apakah ular berdarah dingin?

Ya, ular adalah ektoterm. Namun, darah ular yang sedang berjemur dapat menjadi hangat; istilah berdarah dingin tidak berarti darahnya selalu dingin.

Mengapa buaya membuka mulutnya lama-lama?

Kebiasaan ini disebut gaping. Penelitian pada aligator menunjukkan bahwa membuka mulut memperlambat naiknya suhu kepala di bawah sinar matahari, walaupun pengaruhnya pada suhu badan kecil.

Kelompok hewan vertebrata berdarah dingin apa saja?

Ikan, amfibi, dan reptil. Ada pengecualian, misalnya ikan opah yang seluruh tubuhnya hangat.

Mengapa burung disebut hewan berdarah panas?

Karena burung membuat panas tubuhnya sendiri dari metabolisme dan menjaga suhu tubuhnya relatif tetap, sama seperti mamalia.

Contoh hewan dalam materi ini

Nusa Tenggara Timur: Flores dan pulau-pulau sekitarnya
Varanus komodoensis

Kadal terbesar yang masih hidup, berasal dari sejumlah pulau di Nusa Tenggara Timur. Kenali hubungan komodo dengan mangsa, habitat kering, dan konservasi tiap pulau.

Pesisir, muara, dan sungai di banyak wilayah Indonesia, dari Sumatera hingga Papua
Crocodylus porosus

Reptil besar yang dapat memakai perairan asin maupun tawar. Pemahaman habitat dan penghormatan terhadap ruang satwa penting untuk keselamatan warga serta konservasi.

Papua Barat Daya (Tambrauw) dan Maluku (Kepulauan Kei dan Pulau Buru)
Dermochelys coriacea

Penyu belimbing (Dermochelys coriacea) adalah penyu terbesar di dunia, bercangkang kulit, dan bertelur terutama di Tambrauw, Papua Barat Daya.

Perairan Indonesia; lokasi kemunculan rutin antara lain Teluk Cenderawasih, Kaimana, Teluk Saleh (Sumbawa), Gorontalo, Probolinggo, dan Kepulauan Derawan
Rhincodon typus

Ikan terbesar yang masih hidup, dengan pola totol khas dan cara makan menyaring. Perlindungannya memerlukan perhatian pada perjalanan laut, kapal, perikanan, dan wisata.

Catatan: Jawa Barat, Bali, Jawa Tengah
Duttaphrynus melanostictus

Bangkong Kolong (Duttaphrynus melanostictus). Kodok buduk Asia memakai banyak habitat yang diubah manusia; penelitian genetik menunjukkan nama ini mungkin mencakup garis keturunan yang lebih rumit.

Terumbu karang di seluruh Indonesia, dari Aceh hingga Papua; ledakan populasi tercatat di Sulawesi (antara lain Togean dan Sombori) dan Kalimantan
Acanthaster planci

Bintang laut mahkota duri (Acanthaster) adalah bintang laut pemakan karang berduri berbisa yang ledakan populasinya bisa merusak terumbu karang.

Sumber dan referensi

  1. Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 ↗
  2. Animal Diversity Web (University of Michigan): glossary entry "endothermic", Pongo abelii account ↗
  3. Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi 2025), Bab 1 ↗
  4. Animal Diversity Web (University of Michigan): glossary entry "ectothermic", Crocodylus porosus account ↗
  5. Animal Diversity Web: Felis catus (Other Physical Features) ↗
  6. Animal Diversity Web: Hemidactylus frenatus (Other Physical Features) ↗
  7. University of North Georgia, Tumbling Creek project: Reptiles & Amphibians ↗
  8. Rice University, OpenStax — Biology 2e, 33.3 Homeostasis ↗
  9. Lewicka et al. (2024), Biological Significance of the Komodo Dragon's Tail, Animals (PMC) ↗
  10. Ariefiandy et al. (2013), Can camera traps monitor Komodo dragons a large ectothermic predator? PLoS ONE (PMC) ↗
  11. KBBI VI Daring (Badan Bahasa, Kemendikdasmen): endoterm ↗
  12. KBBI VI Daring (Badan Bahasa, Kemendikdasmen): homoiterm ↗
  13. KBBI VI Daring (Badan Bahasa, Kemendikdasmen): homoiotermal ↗
  14. KBBI VI Daring (Badan Bahasa, Kemendikdasmen): ektoterm ↗
  15. KBBI VI Daring (Badan Bahasa, Kemendikdasmen): poikiloterm ↗
  16. Animal Diversity Web: Mammalia ↗
  17. Animal Diversity Web: Varanus komodoensis ↗
  18. Animal Diversity Web: Pteropus vampyrus ↗
  19. Animal Diversity Web: Helarctos malayanus (Other Physical Features) ↗
  20. Animal Diversity Web: Columba livia (Other Physical Features) ↗
  21. UC Museum of Paleontology (Berkeley): The Hall of Mammals ↗
  22. Animal Diversity Web: Birgus latro (Other Physical Features) ↗
  23. Animal Diversity Web: Orcaella brevirostris (Other Physical Features) ↗
  24. Animal Diversity Web: Tyto alba (Other Physical Features) ↗
  25. Animal Diversity Web: Dugong dugon (Other Physical Features) ↗
  26. Animal Diversity Web: Rhincodon typus (Other Physical Features) ↗
  27. Animal Diversity Web: Duttaphrynus melanostictus (Other Physical Features) ↗
  28. Animal Diversity Web: Acanthaster planci (Other Physical Features) ↗
  29. Spotila, Terpin & Dodson (1977), Mouth gaping as an effective thermoregulatory device in alligators, Nature 265 ↗
  30. AmphibiaWeb (UC Berkeley): Amphibian introduction ↗
  31. Animal Diversity Web: Aves ↗
  32. Animal Diversity Web: Dermochelys coriacea ↗
  33. NOAA Fisheries: Warm blood makes opah an agile predator ↗
  34. Animal Diversity Web: Zaglossus bruijni ↗
  35. Ono et al. (1995), Unusual thermal defence by a honeybee against mass attack by hornets, Nature 377 ↗

Diperiksa 2026-10-02. Kirim koreksi

Materi lainnya