Jawaban singkat
Status IUCN: RentanSekilas tentang dugong
Dugong (Dugong dugon) adalah satwa laut dari famili Dugongidae. Wilayahnya di Indonesia: Perairan pesisir Indonesia; catatan regional tersebar dari Sumatera hingga Papua. Pola makannya: lamun; termasuk hewan herbivora. Status Daftar Merah IUCN: Rentan (Vulnerable). Dugong termasuk satwa dilindungi di Indonesia (Permen LHK P.106/2018).
| Nama ilmiah | Dugong dugon |
|---|---|
| Kelompok | Laut |
| Famili | Dugongidae |
| Wilayah di Indonesia | Perairan pesisir Indonesia; catatan regional tersebar dari Sumatera hingga Papua |
| Habitat terkait | Mangrove |
| Makanan utama | Lamun |
| Pernapasan | Menghirup udara di permukaan |
| Habitat utama | Padang lamun pesisir |
| Status IUCN | Rentan (Vulnerable) · IUCN Red List (via GBIF) · diperiksa 1 Oktober 2026 |
| Perlindungan hukum di Indonesia | Dilindungi · Permen LHK P.106/2018 · lampiran no. 50 |
| Panjang tubuh maksimum | Hingga 4,1 m · KKP — Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 66 Tahun 2025 (lampiran deskripsi) |
| Nama lain (Indonesia) | Duyung · KKP — Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 66 Tahun 2025 |
| Jenis pemakan | Herbivora (pemakan tumbuhan) — pemakan lamun · Animal Diversity Web |
| Cara berkembang biak | Melahirkan (vivipar) · Animal Diversity Web |
| Bisa atau racun | Tidak berbisa · Animal Diversity Web: Dugong dugon |
| Waktu aktif | Katemeral (aktif tidak teratur pada siang dan malam) — Waktu makannya lebih ditentukan oleh pasang surut daripada siang atau malam. · Sheppard, J.K. (2008) The spatial ecology of dugongs: applications to conservation management. PhD thesis, James Cook University (ResearchOnline@JCU) |
Dalam panduan ini (11)
Mengenali mamalia pemakan lamun
Dugong memiliki ekor bercabang mendatar, moncong yang mengarah ke bawah, dan tidak memiliki sirip punggung. Bentuk mulutnya membantu mengambil tumbuhan di dasar perairan. Sebagai mamalia, dugong tetap perlu naik ke permukaan untuk bernapas.
Dasar informasi: University of Michigan — Dugong dugon ↗
Lamun bukan rumput laut
Lamun adalah tumbuhan berbunga yang hidup di laut. Padangnya menyediakan makanan bagi dugong dan penyu hijau. Jadi, perlindungan dugong juga memerlukan perlindungan tumbuhan yang sering tidak terlihat dari pantai, bukan hanya perlindungan hewan yang muncul di permukaan.
Dasar informasi: Great Barrier Reef Foundation — What is seagrass? ↗
Membaca habitat pesisir dengan tepat
Dugong bergantung pada lamun, bukan akar mangrove sebagai makanan utama. Tautan mangrove di sini menunjukkan hubungan bentang pesisir. Laporan CMS tahun 2005 mencatat dugong di berbagai pulau Indonesia, tetapi laporan lama itu tidak memastikan keberadaan atau jumlah hewan di setiap teluk saat ini.
Dasar informasi: CMS — Dugong MOU: biology, threats and conservation plan ↗ · CMS Technical Series 9 (2005) — Dugong distribution, section 3.1.6, p.83 ↗
Ancaman bekerja pada dua tingkat
Jaring serta benturan kapal dapat mencederai dugong secara langsung. Kerusakan lamun akibat pencemaran dan perubahan pesisir juga mengurangi sumber makanannya. Program konservasi perlu memperhatikan keduanya; air yang tampak jernih saja belum menunjukkan padang lamun dalam kondisi baik.
Dasar informasi: University of Michigan — Dugong dugon ↗ · CMS — Dugong MOU: biology, threats and conservation plan ↗
Memilih dukungan yang berguna
CMS menempatkan dugong dan habitatnya dalam satu kerangka kerja sama konservasi. Saat menilai program setempat, cari kegiatan pemantauan lamun, kerja bersama nelayan, dan pelaporan satwa terluka. Jangan membeli bagian tubuh dugong atau mendekati hewan untuk memperoleh interaksi.
Dasar informasi: CMS — Dugong MOU: biology, threats and conservation plan ↗
Jelajahi habitat terkait
Hubungan berikut didukung sumber spesies dalam panduan ini. Daftar ini bukan peta sebaran lengkap.
Klasifikasi ilmiah Dugong
| Kingdom | Animalia |
|---|---|
| Filum | Chordata |
| Kelas | Mammalia |
| Ordo | Sirenia |
| Famili | Dugongidae |
| Genus | Dugong |
| Spesies | Dugong dugon |
Sumber: GBIF Backbone Taxonomy, disesuaikan dengan peringkat yang umum dipakai dalam pelajaran biologi (misalnya kelas Reptilia).
Pertanyaan umum tentang dugong
Apa nama latin dan nama Inggris dugong?
Nama latin atau nama ilmiah dugong adalah Dugong dugon, dari famili Dugongidae.
Dugong termasuk hewan apa?
Dugong termasuk hewan satwa laut dari famili Dugongidae. Berdasarkan jenis makanannya, dugong termasuk hewan herbivora (pemakan tumbuhan), yaitu pemakan lamun.
Dugong berasal dari mana dan di mana habitatnya?
Di Indonesia, panduan ini mencatat dugong di wilayah berikut: Perairan pesisir Indonesia; catatan regional tersebar dari Sumatera hingga Papua.
Habitat terkait yang didukung sumber: Mangrove.
Dugong makan apa?
Pola makan dugong (makanan utama): lamun. Karena itu dugong termasuk hewan herbivora (pemakan tumbuhan). Sumber: Animal Diversity Web.
Dugong berkembang biak dengan cara apa?
Dugong berkembang biak dengan cara melahirkan (vivipar). Sumber: Animal Diversity Web.
Apakah dugong berbisa?
Tidak. Dugong tidak berbisa. Sumber: Animal Diversity Web: Dugong dugon.
Jangan menangkap, memegang, atau mengganggu satwa liar. Bila tergigit, tersengat, atau terkena racunnya, segera ke fasilitas kesehatan terdekat.
Apakah dugong termasuk hewan nokturnal?
Sumber yang dirujuk mencatat pola aktivitas dugong sebagai katemeral (aktif tidak teratur pada siang dan malam). Waktu makannya lebih ditentukan oleh pasang surut daripada siang atau malam. Sumber: Sheppard, J.K. (2008) The spatial ecology of dugongs: applications to conservation management. PhD thesis, James Cook University (ResearchOnline@JCU).
Lihat juga daftar hewan nokturnal dan diurnal di Indonesia.
Seberapa besar dugong?
Panjang tubuh maksimum: Hingga 4,1 m. Sumber: KKP — Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 66 Tahun 2025 (lampiran deskripsi).
Bagaimana klasifikasi dugong?
Klasifikasi ilmiah dugong: kingdom Animalia, filum Chordata, kelas Mammalia, ordo Sirenia, famili Dugongidae, genus Dugong, spesies Dugong dugon.
Sumber: GBIF Backbone Taxonomy, disesuaikan dengan peringkat yang umum dipakai dalam pelajaran biologi.
Apakah dugong terancam punah?
Ya. Dalam Daftar Merah IUCN, dugong masuk kategori Rentan (Vulnerable): spesies ini dinilai menghadapi risiko kepunahan yang tinggi di alam liar. Sumber: IUCN Red List (via GBIF), diperiksa 1 Oktober 2026.
Status global ini berbeda dari perlindungan hukum nasional. Apakah dugong dilindungi?
Apakah dugong dilindungi?
Ya. Dugong (Dugong dugon) termasuk jenis satwa dilindungi di Indonesia menurut Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi (lampiran, nomor 50).
Jenis ini juga dilindungi penuh oleh Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 66 Tahun 2025 tentang Jenis Ikan yang Dilindungi (diktum KESATU nomor 37).
Pasal 21 ayat (2) UU No. 5 Tahun 1990 sebagaimana diubah UU No. 32 Tahun 2024 melarang setiap orang memburu, menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, atau memperdagangkan satwa dilindungi, baik hidup maupun mati, termasuk bagian tubuh, telur, dan sarangnya.
Jika menemukan satwa ini diperdagangkan, dipelihara, atau terluka, hubungi BKSDA setempat.
Bolehkah memelihara dugong?
Tidak. Karena dugong termasuk satwa dilindungi, menangkap, memiliki, memelihara, mengangkut, atau memperdagangkannya tanpa izin dilarang oleh undang-undang. Perdagangan tanpa izin melalui media elektronik juga dilarang.
Jika Anda melihat satwa ini dijual atau dipelihara, laporkan ke BKSDA setempat.
Sumber & referensi
- University of Michigan — Dugong dugon ↗
- Great Barrier Reef Foundation — What is seagrass? ↗
- CMS — Dugong MOU: biology, threats and conservation plan ↗
- CMS Technical Series 9 (2005) — Dugong distribution, section 3.1.6, p.83 ↗
- Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi ↗
- KKP — Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 66 Tahun 2025 (lampiran deskripsi) ↗
- Sheppard, J.K. (2008) The spatial ecology of dugongs: applications to conservation management. PhD thesis, James Cook University (ResearchOnline@JCU) ↗
- GBIF Backbone Taxonomy (GBIF) ↗
- IUCN Red List of Threatened Species, versi 2026-1, melalui GBIF (CC BY 4.0) ↗
Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli. Cara kami menggunakan sumber dan data →
Taman nasional tempat hewan ini tercatat
Menurut profil resmi taman nasional dari Direktorat Jenderal KSDAE. Hewan ini juga bisa hidup di kawasan lain.
Bacaan lanjutan
Dugong: facts, threats and conservation ↗ — World Animal Rescue Network (dalam bahasa Inggris).
Situs terkait: pemrakarsa PanduanHewan juga menjabat sebagai direktur World Animal Rescue Network.
Rujuk halaman ini
Cantumkan PanduanHewan saat merujuk halaman ini. Periksa sumber bukti asli sebelum menggunakan kembali suatu klaim.
PanduanHewan. Dugong (Dugong dugon). Pembaruan substansial terakhir: 7 Oktober 2026. https://panduanhewan.org/id/spesies/dugong/
