Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

PANDUANHEWAN · INDONESIA

LKPD hewan berdarah panas dan berdarah dingin (dengan kunci jawaban)

LKPD siap cetak: kelompokkan hewan Indonesia menjadi endoterm atau ektoterm, jelaskan cara mengatur suhu tubuh, dan cek kunci jawaban.

LKPD ini siap dicetak: gunakan tombol cetak di peramban (Ctrl+P atau ⌘P). Kunci jawaban untuk guru ada di bagian akhir dan dimulai di lembar baru saat dicetak. Materi lengkapnya ada di halaman materi. Hewan berdarah panas dan berdarah dingin: endoterm dan ektoterm

Pengayaan

Unduh paket lengkap untuk guru (HTML offline) ↓

Nama:Kelas:Tanggal:

Tujuan pembelajaran

  • Peserta didik dapat membedakan hewan endoterm dan ektoterm berdasarkan sumber panas tubuhnya.
  • Peserta didik dapat menjelaskan mengapa istilah berdarah dingin kurang tepat dengan memberi contoh.
  • Peserta didik dapat menjelaskan cara ektoterm dan endoterm mengatur suhu tubuh, dengan contoh hewan Indonesia.
  • Peserta didik dapat memakai istilah endoterm, ektoterm, homoiterm, dan poikiloterm dengan tepat.

Bacaan singkat

Hewan berdarah panas (endoterm) menghasilkan panas tubuh dari metabolismenya sendiri, contohnya mamalia dan burung. Hewan berdarah dingin (ektoterm) terutama memakai panas dari lingkungan, contohnya ikan, amfibi, reptil, dan kebanyakan invertebrata. Darah ektoterm tidak selalu dingin, dan ektoterm tetap bisa mengatur suhu tubuhnya dengan perilaku.

  • Endoterm (berdarah panas) membuat panas tubuh sendiri dari metabolisme; mamalia dan burung termasuk di dalamnya.
  • Ektoterm (berdarah dingin) terutama memakai panas dari lingkungan; ikan, amfibi, reptil, dan kebanyakan invertebrata termasuk di dalamnya.
  • Istilah berdarah dingin kurang tepat, karena darah ular atau komodo yang berjemur bisa hangat.
  • Ektoterm mengatur suhu tubuh dengan perilaku: berjemur, berteduh, berendam, atau masuk ke liang.
  • Endoterm butuh lebih banyak makanan daripada ektoterm yang ukurannya serupa, karena membuat panas tubuh memerlukan energi.
  • Ada pengecualian, seperti penyu belimbing yang lebih hangat daripada air laut dan landak semut yang suhu tubuhnya rendah.

Kegiatan 1

Tulis apakah hewan ini endoterm (berdarah panas) atau ektoterm (berdarah dingin), lalu tulis satu cara hewan itu mendapatkan atau menjaga panas tubuhnya.

NoNama hewanJawabanmu
1Orangutan sumatra
2Serak jawa (burung hantu)
3Dugong
4Komodo
5Buaya muara
6Hiu paus
7Bangkong kolong
8Penyu belimbing
9Landak semut moncong panjang
10Lebah madu asia
11Manusia

Kegiatan 2

  1. Apa perbedaan utama hewan endoterm dan ektoterm?
  2. Mengapa istilah "berdarah dingin" kurang tepat? Berikan satu contoh.
  3. Sebutkan dua cara buaya mengatur suhu tubuhnya.
  4. Mengapa hewan endoterm perlu banyak makan?
  5. Sebutkan satu hewan yang tidak sesuai dengan pembagian berdarah panas dan berdarah dingin, lalu jelaskan.

Refleksi

Apa yang kamu rasakan dan lakukan saat cuaca sangat panas atau sangat dingin? Cara itu mirip hewan endoterm atau ektoterm?

Fakta mana yang paling mengubah pendapatmu tentang hewan berdarah dingin?

Mengapa kita sebaiknya hanya mengamati cicak, kadal, atau ular dari jauh?

Kunci jawaban (untuk guru)

Kegiatan 1

  1. Orangutan sumatra: Endoterm; panas dari metabolisme, rambut membantu menahan panas
  2. Serak jawa (burung hantu): Endoterm; membuat panas sendiri, suhu tubuhnya relatif tetap
  3. Dugong: Endoterm; mamalia laut yang membuat panas sendiri
  4. Komodo: Ektoterm; berjemur, lalu masuk ke liang saat sangat panas
  5. Buaya muara: Ektoterm; berendam saat panas, berjemur di batu saat dingin
  6. Hiu paus: Ektoterm; panas tubuhnya terutama dari lingkungan
  7. Bangkong kolong: Ektoterm; mengatur suhu dengan perilaku, misalnya memilih tempat
  8. Penyu belimbing: Ektoterm (reptil), tetapi lapisan lemak dan pembuluh penukar panas membuatnya lebih hangat dari air
  9. Landak semut moncong panjang: Endoterm (mamalia), tetapi suhu tubuhnya rendah (28–35 °C) dan tidak setetap mamalia lain
  10. Lebah madu asia: Ektoterm (poikiloterm) secara individu, tetapi bisa menghasilkan panas, misalnya saat membuat bola panas melawan tawon
  11. Manusia: Endoterm; berkeringat saat panas, menggigil saat dingin

Kegiatan 2

  1. Apa perbedaan utama hewan endoterm dan ektoterm? Sumber panas tubuhnya. Endoterm membuat panas dari metabolisme; ektoterm terutama memakai panas dari lingkungan.
  2. Mengapa istilah "berdarah dingin" kurang tepat? Berikan satu contoh. Karena suhu tubuh ektoterm dapat menjadi hangat. Contohnya ular yang berjemur; komodo juga mengatur suhu dengan berpindah antara tempat terbuka dan liang.
  3. Sebutkan dua cara buaya mengatur suhu tubuhnya. Berendam di air saat kepanasan, dan berjemur di atas batu saat kedinginan. Buaya juga sering membuka mulut (gaping), yang memperlambat naiknya suhu kepala.
  4. Mengapa hewan endoterm perlu banyak makan? Karena membuat dan mengatur panas tubuh sendiri memerlukan banyak energi, dan energi itu berasal dari makanan.
  5. Sebutkan satu hewan yang tidak sesuai dengan pembagian berdarah panas dan berdarah dingin, lalu jelaskan. Contoh: penyu belimbing (reptil yang tubuhnya lebih hangat dari air laut), ikan opah (ikan yang seluruh tubuhnya hangat), atau landak semut (mamalia bersuhu tubuh 28–35 °C).

Sumber: Keputusan Kepala BSKAP No. 046/H/KR/2025 ↗ · Animal Diversity Web (University of Michigan): glossary entry "endothermic", Pongo abelii account ↗ · Ilmu Pengetahuan Alam untuk SMP/MTs Kelas IX (Edisi Revisi 2025), Bab 1 ↗ · Animal Diversity Web (University of Michigan): glossary entry "ectothermic", Crocodylus porosus account ↗ · Animal Diversity Web: Felis catus (Other Physical Features) ↗ · Animal Diversity Web: Hemidactylus frenatus (Other Physical Features) ↗ · University of North Georgia, Tumbling Creek project: Reptiles & Amphibians ↗ · Rice University, OpenStax — Biology 2e, 33.3 Homeostasis ↗ · Lewicka et al. (2024), Biological Significance of the Komodo Dragon's Tail, Animals (PMC) ↗ · Ariefiandy et al. (2013), Can camera traps monitor Komodo dragons a large ectothermic predator? PLoS ONE (PMC) ↗ · KBBI VI Daring (Badan Bahasa, Kemendikdasmen): endoterm ↗ · KBBI VI Daring (Badan Bahasa, Kemendikdasmen): homoiterm ↗

Boleh dicetak dan diperbanyak untuk pembelajaran nonkomersial dengan menyebut PanduanHewan.org sebagai sumber.