Jawaban singkat
Status IUCN: Risiko rendahSekilas tentang buaya muara
Buaya muara (Crocodylus porosus) adalah reptil dari famili Crocodylidae. Wilayahnya di Indonesia: Sungai, muara, dan pesisir di berbagai bagian kepulauan Indonesia. Pola makannya: hewan; karnivora; termasuk hewan karnivora. Status Daftar Merah IUCN: Risiko rendah (Least Concern). Buaya muara termasuk satwa dilindungi di Indonesia (Permen LHK P.106/2018).
| Nama ilmiah | Crocodylus porosus |
|---|---|
| Nama Inggris | Saltwater crocodile |
| Kelompok | Reptil |
| Famili | Crocodylidae |
| Wilayah di Indonesia | Sungai, muara, dan pesisir di berbagai bagian kepulauan Indonesia |
| Habitat terkait | Mangrove, Lahan Basah Air Tawar |
| Nama lain | Buaya air asin |
| Perairan | Asin, payau, dan tawar |
| Makanan | Hewan; karnivora |
| Status IUCN | Risiko rendah (Least Concern) · IUCN Red List (via GBIF) · diperiksa 1 Oktober 2026 |
| Perlindungan hukum di Indonesia | Dilindungi · Permen LHK P.106/2018 · lampiran no. 706 |
| Panjang dewasa | Rata-rata 3–5 m; betina terbesar yang terukur andal 4 m · Australian Museum — Estuarine crocodile |
| Jumlah telur | Hingga 71 butir (rata-rata sekitar 50), menetas setelah 2–3 bulan · Australian Museum — Estuarine crocodile |
| Jenis pemakan | Karnivora (pemakan daging) — pemangsa (ikan, burung air, mamalia) dan pemakan bangkai · Ecology Asia |
| Cara berkembang biak | Bertelur (ovipar) · Reptile Database |
| Bisa atau racun | Tidak berbisa · SeaLifeBase: Crocodylus porosus species summary |
| Waktu aktif | Nokturnal (aktif pada malam hari) — Buaya ini juga berburu pada siang hari bila ada kesempatan, dan sering berjemur di siang hari. · Estuarine Crocodile - The Australian Museum |
Dalam panduan ini (11)
Nama tidak membatasi habitat
Buaya muara dapat ditemukan di air tawar maupun asin. Karena itu, sungai pedalaman tidak otomatis bebas buaya hanya karena jauh dari laut. Gunakan informasi kawasan dan arahan petugas setempat untuk merencanakan aktivitas dekat air.
Dasar informasi: Northern Territory Government — Crocodiles ↗
Tubuh yang sesuai untuk hidup di air
Mata dan lubang hidung berada tinggi pada kepala, sementara tubuh dilindungi lempeng bertulang di kulit. Sebagian kecil kepala bisa tampak ketika tubuh berada di bawah air. Jangan mendekat untuk memastikan ukuran atau identitas buaya yang terlihat.
Dasar informasi: Australian Museum — Estuarine crocodile ↗ · Northern Territory Government — Crocodiles ↗
Pergerakan bukan dibatasi satu titik
Australian Museum merangkum penelitian di Northern Territory: beberapa buaya yang dipindahkan kembali ke lokasi penangkapan. Hasil lokal ini mendukung kehati-hatian, bukan jaminan setiap buaya menempuh rute sama. Penangkapan dan pemindahan memerlukan petugas berwenang serta perencanaan ahli; jangan melakukannya sendiri.
Dasar informasi: Australian Museum — Estuarine crocodile ↗
Prinsip dasar di kawasan buaya
Pedoman Be Crocwise menekankan agar buaya tidak didekati, diganggu, atau diberi makan, termasuk yang kecil. Hindari meninggalkan sisa ikan dan makanan di tepi air. Pedoman Australia tersebut memberi prinsip umum; akses serta prosedur setempat tetap mengikuti petugas Indonesia.
Dasar informasi: Northern Territory Government — Be Crocwise ↗
Laporan yang melindungi warga dan satwa
Jika terlihat dekat aktivitas warga, beri tahu pengelola kawasan atau petugas konservasi melalui kanal resminya dari tempat aman. Sampaikan waktu dan lokasi tanpa membentuk kerumunan. Profil ini memberi konteks biologi, bukan teknik penangkapan atau petunjuk menghadapi serangan.
Dasar informasi: Northern Territory Government — Be Crocwise ↗
Jelajahi habitat terkait
Hubungan berikut didukung sumber spesies dalam panduan ini. Daftar ini bukan peta sebaran lengkap.
Klasifikasi ilmiah Buaya muara
| Kingdom | Animalia |
|---|---|
| Filum | Chordata |
| Kelas | Reptilia |
| Ordo | Crocodylia |
| Famili | Crocodylidae |
| Genus | Crocodylus |
| Spesies | Crocodylus porosus |
Sumber: GBIF Backbone Taxonomy, disesuaikan dengan peringkat yang umum dipakai dalam pelajaran biologi (misalnya kelas Reptilia).
Pertanyaan umum tentang buaya muara
Apa nama latin dan nama Inggris buaya muara?
Nama latin atau nama ilmiah buaya muara adalah Crocodylus porosus, dari famili Crocodylidae. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Saltwater crocodile.
Buaya muara termasuk hewan apa?
Buaya muara termasuk hewan reptil dari famili Crocodylidae. Berdasarkan jenis makanannya, buaya muara termasuk hewan karnivora (pemakan daging), yaitu pemangsa (ikan, burung air, mamalia) dan pemakan bangkai.
Buaya muara berasal dari mana dan di mana habitatnya?
Di Indonesia, panduan ini mencatat buaya muara di wilayah berikut: Sungai, muara, dan pesisir di berbagai bagian kepulauan Indonesia.
Habitat terkait yang didukung sumber: Mangrove, Lahan Basah Air Tawar.
Buaya muara makan apa?
Pola makan buaya muara: hewan; karnivora. Karena itu buaya muara termasuk hewan karnivora (pemakan daging). Sumber: Ecology Asia.
Buaya muara berkembang biak dengan cara apa?
Buaya muara berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar). Sumber: Reptile Database.
Apakah buaya muara berbisa?
Tidak. Buaya muara tidak berbisa. Tidak berbisa, tetapi sangat berbahaya: serangan buaya muara terhadap manusia terjadi setiap tahun. Sumber: SeaLifeBase: Crocodylus porosus species summary.
Jangan menangkap, memegang, atau mengganggu satwa liar. Bila tergigit, tersengat, atau terkena racunnya, segera ke fasilitas kesehatan terdekat.
Apakah buaya muara termasuk hewan nokturnal?
Sumber yang dirujuk mencatat pola aktivitas buaya muara sebagai nokturnal (aktif pada malam hari). Buaya ini juga berburu pada siang hari bila ada kesempatan, dan sering berjemur di siang hari. Sumber: Estuarine Crocodile - The Australian Museum.
Lihat juga daftar hewan nokturnal dan diurnal di Indonesia.
Seberapa besar buaya muara?
Panjang dewasa: Rata-rata 3–5 m; betina terbesar yang terukur andal 4 m. Sumber: Australian Museum — Estuarine crocodile.
Bagaimana klasifikasi buaya muara?
Klasifikasi ilmiah buaya muara: kingdom Animalia, filum Chordata, kelas Reptilia, ordo Crocodylia, famili Crocodylidae, genus Crocodylus, spesies Crocodylus porosus.
Sumber: GBIF Backbone Taxonomy, disesuaikan dengan peringkat yang umum dipakai dalam pelajaran biologi.
Apakah buaya muara terancam punah?
Tidak, menurut penilaian global IUCN. Dalam Daftar Merah IUCN, buaya muara masuk kategori Risiko rendah (Least Concern): spesies ini tidak memenuhi kriteria kategori terancam maupun Hampir Terancam pada penilaian global. Sumber: IUCN Red List (via GBIF), diperiksa 1 Oktober 2026.
Status global ini berbeda dari perlindungan hukum nasional. Apakah buaya muara dilindungi?
Apakah buaya muara dilindungi?
Ya. Buaya muara (Crocodylus porosus) termasuk jenis satwa dilindungi di Indonesia menurut Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi (lampiran, nomor 706).
Sejak UU No. 32 Tahun 2024, konservasi buaya di habitat perairan diatur melalui peraturan kelautan dan perikanan. Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 66 Tahun 2025 menetapkan buaya muara sebagai jenis yang dilindungi terbatas: buaya liar berukuran 80–165 cm atau lebih dari 220 cm tidak boleh ditangkap, dan buaya muara tidak boleh diambil dari alam di Jawa dan Bali.
Pasal 21 ayat (2) UU No. 5 Tahun 1990 sebagaimana diubah UU No. 32 Tahun 2024 melarang setiap orang memburu, menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, atau memperdagangkan satwa dilindungi, baik hidup maupun mati, termasuk bagian tubuh, telur, dan sarangnya.
Jika menemukan satwa ini diperdagangkan, dipelihara, atau terluka, hubungi BKSDA setempat.
Bolehkah memelihara buaya muara?
Tidak. Karena buaya muara termasuk satwa dilindungi, menangkap, memiliki, memelihara, mengangkut, atau memperdagangkannya tanpa izin dilarang oleh undang-undang. Perdagangan tanpa izin melalui media elektronik juga dilarang.
Jika Anda melihat satwa ini dijual atau dipelihara, laporkan ke BKSDA setempat.
Bandingkan dengan hewan serupa
Sumber & referensi
- Australian Museum — Estuarine crocodile ↗
- Northern Territory Government — Crocodiles ↗
- Northern Territory Government — Be Crocwise ↗
- Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi ↗
- Ecology Asia ↗
- Reptile Database ↗
- SeaLifeBase: Crocodylus porosus species summary ↗
- GBIF Backbone Taxonomy (GBIF) ↗
- IUCN Red List of Threatened Species, versi 2026-1, melalui GBIF (CC BY 4.0) ↗
Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli. Cara kami menggunakan sumber dan data →
Taman nasional tempat hewan ini tercatat
Menurut profil resmi taman nasional dari Direktorat Jenderal KSDAE. Hewan ini juga bisa hidup di kawasan lain.
Bacaan lanjutan
Saltwater crocodile: facts, threats and conservation ↗ — World Animal Rescue Network (dalam bahasa Inggris).
Situs terkait: pemrakarsa PanduanHewan juga menjabat sebagai direktur World Animal Rescue Network.
Rujuk halaman ini
Cantumkan PanduanHewan saat merujuk halaman ini. Periksa sumber bukti asli sebelum menggunakan kembali suatu klaim.
PanduanHewan. Buaya muara (Crocodylus porosus). Pembaruan substansial terakhir: 7 Oktober 2026. https://panduanhewan.org/id/spesies/buaya-muara/
