Nomor dan kontak penting
- Pencarian dan pertolongan orang (Basarnas) 115 sumber ↗
- Panggilan darurat terpadu (di daerah yang sudah memiliki layanan) 112 sumber ↗
Nomor dan alamat diperiksa pada sumber resmi saat panduan diperbarui. PanduanHewan tidak menerima laporan atau mengirim bantuan. Daftar kantor BKSDA
Jawaban singkat
Poin penting
- BNPB menyarankan kalung dan tag identitas, foto hewan, dan tas darurat khusus hewan. Beberapa tempat pengungsian tidak menerima hewan.
- Bila petugas meminta warga mengungsi, bawa juga hewan Anda. Hewan yang ditinggal bisa hilang, cedera, atau mati.
- Permentan 14/2024 mengatur penanganan ternak dan hewan kesayangan saat bencana, termasuk tempat penampungan sementara oleh bupati/wali kota.
- Keselamatan orang lebih dulu: jangan kembali ke zona bahaya atau masuk ke banjir untuk menjemput hewan.
Dalam panduan ini (9)
Mulai dari langkah ini
- Sebelum bencana, pasang kalung dan tag identitas, simpan foto Anda bersama hewan, dan perbarui data mikrocip bila ada.
- Siapkan tas darurat hewan (lihat daftar BNPB di bawah) dan letakkan di tempat yang mudah diambil.
- Cari tahu tempat penitipan atau penampungan yang menerima hewan, dan sepakati tetangga atau kerabat yang bisa membantu bila Anda tidak di rumah.
- Saat ada perintah evakuasi, bawa hewan sejak awal bersama keluarga.
- Jika hewan tertinggal atau hilang, jangan masuk ke banjir, bangunan rusak, atau zona bahaya. Laporkan lokasi terakhir dan ciri hewan kepada posko.
- Pemilik ternak: ikuti jalur evakuasi ternak dan arahan dinas peternakan setempat.
- Kembali ke rumah hanya setelah keadaan dinyatakan aman oleh pihak berwenang.
Bagaimana menyiapkan hewan peliharaan sebelum bencana?
Buku saku BNPB Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana memuat bagian khusus hewan peliharaan. BNPB menyarankan hewan selalu memakai kalung dan tag identitas (mikrocip memudahkan pencarian bila hilang), menyimpan beberapa foto hewan, mengetahui lokasi penitipan hewan, dan menempel stiker di jendela agar tim penyelamat tahu ada hewan di rumah.
Ready.gov, situs kesiapsiagaan pemerintah Amerika Serikat, menyarankan sistem saling bantu dengan tetangga, teman, atau kerabat yang dapat mengevakuasi hewan bila Anda tidak di rumah, serta menyimpan foto Anda bersama hewan untuk membuktikan kepemilikan bila terpisah.
Dasar informasi: BNPB — Buku saku Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana (pet section, p. 70) ↗ · Ready.gov — Pets and animals ↗
Apa isi tas darurat untuk hewan peliharaan?
Daftar BNPB mencakup kalung dan tali cadangan, fotokopi identitas hewan, kantong sekali pakai dan sabun pembersih, selimut atau kain, makanan kaleng dan air untuk 3–5 hari, serta kandang atau carrier untuk hewan kecil seperti anjing, kucing, atau burung. Ready.gov menyarankan menyimpan salinan dokumen hewan dalam wadah tahan air dan memeriksa isi tas secara berkala. Bila hewan punya kebutuhan kesehatan khusus, tanyakan kepada dokter hewan apa yang perlu disiapkan.
Dasar informasi: BNPB — Buku saku Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana (pet section, p. 70) ↗ · Ready.gov — Pets and animals ↗
Bolehkah membawa hewan ke pengungsian?
Belum tentu. BNPB mengingatkan beberapa tempat pengungsian tidak memperbolehkan hewan, jadi cari tahu sejak awal. Permentan 14/2024 tentang Penanganan Hewan pada Bencana Alam mengatur penanganan ternak dan hewan kesayangan. Tempat penampungan hewan sementara disediakan bupati/wali kota dan harus berada di lokasi aman, dengan air bersih dan pakan.
Saat darurat, penanganan hewan dijalankan Pos Lapangan Penanganan Hewan di bawah Pos Komando Penanganan Darurat Bencana (Posko PDB). Tanyakan kepada posko atau BPBD setempat di mana hewan dapat ditampung. Relawan yang ingin membantu didata dan dikoordinasikan Posko PDB.
Dasar informasi: BNPB — Buku saku Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana (pet section, p. 70) ↗ · JDIH BPK — Permentan No. 14 Tahun 2024 tentang Penanganan Hewan pada Bencana Alam ↗
Bagaimana jika hewan tertinggal atau hilang saat bencana?
Jangan kembali ke zona bahaya. BNPB meminta warga kembali ke rumah hanya setelah keadaan dinyatakan aman, serta menghindari genangan yang mungkin tercemar atau beraliran listrik dan air yang bergerak. Laporkan lokasi terakhir, jenis, dan ciri hewan kepada posko. Bila ada orang yang terjebak atau hilang, hubungi Basarnas di 115 atau layanan 112.
BNPB mencatat hewan yang dibiarkan di kandang atau terikat dapat melukai dirinya saat panik, dan hewan yang ditinggal dapat cedera atau mati kelaparan. Karena itu, rencanakan untuk membawanya sejak awal.
Dasar informasi: BNPB — Buku saku Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana (pet section, p. 70) ↗ · Basarnas — Official website (Kontak darurat 115) ↗
Bagaimana dengan ternak saat bencana?
Permentan 14/2024 meminta pemerintah daerah mendata ternak, menyiapkan pakan dan air, serta membuat jalur evakuasi ternak menuju tempat penampungan sementara sebelum bencana. Tanyakan jalur ini kepada dinas peternakan setempat. Ready.gov juga menyarankan menyiapkan kendaraan, rute utama dan cadangan, serta tujuan yang memiliki pakan, air, dan layanan dokter hewan.
Dasar informasi: JDIH BPK — Permentan No. 14 Tahun 2024 tentang Penanganan Hewan pada Bencana Alam ↗ · Ready.gov — Pets and animals ↗
Sumber & referensi
- BNPB — Buku saku Tanggap Tangkas Tangguh Menghadapi Bencana (pet section, p. 70) ↗
- JDIH BPK — Permentan No. 14 Tahun 2024 tentang Penanganan Hewan pada Bencana Alam ↗
- Ready.gov — Pets and animals ↗
- Basarnas — Official website (Kontak darurat 115) ↗
- Diskominfo Kabupaten Badung — Layanan panggilan darurat 112 ↗
Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli. Cara kami menggunakan sumber dan data →
Rujuk halaman ini
Cantumkan PanduanHewan saat merujuk halaman ini. Periksa sumber bukti asli sebelum menggunakan kembali suatu klaim.
PanduanHewan. Keselamatan Hewan Saat Bencana. Pembaruan substansial terakhir: 1 Oktober 2026. https://panduanhewan.org/id/darurat/hewan-saat-bencana/