Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

Mamalia · Papua

Walabi lincah

Walabi lincah (Notamacropus agilis) adalah kanguru kecil berkantung dari savana Papua bagian selatan, termasuk Taman Nasional Wasur, Merauke.

Disusun dari sumber tercantum dengan bantuan AI. Cara penyusunan dan batas tinjauan

Foto Walabi lincah (Notamacropus agilis).
(c) Thomas Mesaglio, some rights reserved (CC BY) · CC BY 4.0 · Gambar dipotong untuk tata letak.

Jawaban singkat

Status IUCN: Risiko rendah

Sekilas tentang walabi lincah

Walabi lincah (Notamacropus agilis) adalah mamalia dari famili Macropodidae. Wilayahnya di Indonesia: Papua bagian selatan (Merauke). Pola makannya: rumput, semak, daun, buah; menggali akar saat kemarau. Status Daftar Merah IUCN: Risiko rendah (Least Concern).

Fakta singkat: Walabi lincah
Nama ilmiahNotamacropus agilis
Nama InggrisAgile wallaby
KelompokMamalia
FamiliMacropodidae
Wilayah di IndonesiaPapua bagian selatan (Merauke)
Habitat terkaitSabana
MakananRumput, semak, daun, buah; menggali akar saat kemarau
Sebaran di IndonesiaSavana dataran rendah Papua bagian selatan, termasuk TN Wasur
Ciri utamaCokelat kekuningan, garis putih di pipi dan pinggul
BeratRata-rata jantan 20 kg, betina 12 kg (Animal Diversity Web)
Nama lainKanguru lincah, wallaby lincah, Macropus agilis (nama lama)
Status IUCNRisiko rendah (Least Concern) · IUCN Red List — Notamacropus agilis, Agile Wallaby (Aplin et al. 2016) · penilaian 2015-06-15
Dalam panduan ini (12)
Tentang panduan iniDisusun dan diperiksa terhadap sumber tercantum; belum ditinjau pakar.

Apa itu walabi lincah?

Walabi lincah adalah marsupial atau hewan berkantung dari keluarga kanguru. Menurut Animal Diversity Web, bulunya cokelat kekuningan dengan garis putih di pipi dan biasanya garis putih di dekat pinggul; berat rata-rata jantan 20 kg dan betina 12 kg. Warga Merauke menyebut walabi kanguru, dan dalam bahasa Marind Anim kanguru disebut saham (Kompas).

Nama ilmiahnya kini Notamacropus agilis. Mammal Diversity Database mencatat jenis ini dipindahkan dari genus Macropus ke Notamacropus, dan IUCN juga memakai nama baru itu. Sejumlah sumber Indonesia masih memakai nama lama Macropus agilis atau Macropus agilis papuanus.

Dasar informasi: Animal Diversity Web — Macropus agilis (agile wallaby) ↗ · Mammal Diversity Database — Notamacropus agilis, Agile Wallaby ↗ · Kompas (2022) — ‘Saham’ Diburu, Hilang Kanguru (Ekspedisi Tanah Papua) ↗

Di mana walabi lincah hidup?

Di Indonesia, walabi lincah hidup di savana dan padang rumput dataran rendah Papua bagian selatan. IUCN mencatat jenis ini di dataran rendah bagian selatan Pulau Papua (wilayah Indonesia dan Papua Nugini) serta di Australia utara. Di Taman Nasional Wasur, Merauke, data Balai Taman Nasional Wasur yang dikutip Kompas mencatat tiga jenis walabi: Macropus agilis, Dorcopsis veterum, dan Thylogale brunii.

Studi di savana campuran Udi-Udi, Taman Nasional Wasur, pada April–Mei 2008 mencatat kepadatan rata-rata 0,67 ekor per hektare, tertinggi di zona peralihan antara savana dan hutan campuran (Media Konservasi IPB).

Dasar informasi: IUCN Red List — Notamacropus agilis, Agile Wallaby (Aplin et al. 2016) ↗ · Kompas (2022) — ‘Saham’ Diburu, Hilang Kanguru (Ekspedisi Tanah Papua) ↗ · Media Konservasi (IPB) — Santosa & Sitorus, Pendugaan parameter demografi dan pola penyebaran spasial walabi lincah (Macropus agilis papuanus) di Taman Nasional Wasur (vol. 13 no. 2) ↗

Walabi lincah makan apa?

Walabi lincah adalah herbivora yang terutama makan rumput. Animal Diversity Web menyebutnya pemakan yang fleksibel: pada musim hujan ia memakan berbagai rumput, semak, dan perdu, juga daun dan buah. Saat kemarau, walabi memperluas daerah makannya dan menggali tanah untuk mencari akar yang banyak mengandung air.

Penelitian Balai Taman Nasional Wasur di kandang suaka seluas 16 hektare mencatat 14 jenis rumput pakan, didominasi alang-alang (Imperata cylindrica), Aristida cumingiana, Fimbristylis, dan Paspalum (Jurnal Kehutanan Papuasia, UNIPA).

Dasar informasi: Animal Diversity Web — Macropus agilis (agile wallaby) ↗ · Jurnal Kehutanan Papuasia (UNIPA) — La Hisa (2022), Potensi dan Daya Dukung Pakan di Kandang Sanctuary Wallaby Lincah (Macropus agilis papuanus) di Taman Nasional Wasur ↗

Bagaimana walabi lincah hidup dan berkembang biak?

Walabi lincah hidup berkelompok dan terutama aktif pada malam hari. Menurut Animal Diversity Web, kelompoknya biasanya berisi hingga 10 ekor, tetapi bisa berkumpul lebih banyak saat makan. IUCN menambahkan bahwa walabi ini berlindung di vegetasi yang rapat.

Betina melahirkan satu anak setelah bunting sekitar 30 hari. Anak yang baru lahir berpindah ke kantung induk dan tinggal di sana sekitar tujuh sampai delapan bulan (Animal Diversity Web). Studi di savana Udi-Udi, Wasur, mencatat rasio jantan dan betina dewasa sekitar 1:1 (Media Konservasi IPB).

Dasar informasi: Animal Diversity Web — Macropus agilis (agile wallaby) ↗ · IUCN Red List — Notamacropus agilis, Agile Wallaby (Aplin et al. 2016) ↗ · Media Konservasi (IPB) — Santosa & Sitorus, Pendugaan parameter demografi dan pola penyebaran spasial walabi lincah (Macropus agilis papuanus) di Taman Nasional Wasur (vol. 13 no. 2) ↗

Mengapa walabi lincah makin sulit ditemukan di Merauke?

Perburuan berlebihan membuat walabi lincah makin sulit ditemukan di sekitar Merauke. Kompas (2022) melaporkan kanguru, sebutan warga untuk walabi, yang hingga awal 2000-an mudah terlihat di savana sekitar Merauke kini menghilang dari banyak tempat. IUCN menilai jenis ini Risiko Rendah secara global, meski populasinya menurun, dan mencatat perburuan untuk daging sebagai ancaman lokal di bagian tenggara sebarannya di Pulau Papua.

Jalan Trans-Papua yang membelah Taman Nasional Wasur memudahkan akses pemburu. Sebagian pemburu memakai senapan atau menyilaukan satwa dengan senter, dan daging walabi dijual di pasar Merauke (Kompas). Jurnal Kehutanan Papuasia juga mencatat laporan bahwa populasi walabi lincah di Wasur menurun.

Dasar informasi: Kompas (2022) — ‘Saham’ Diburu, Hilang Kanguru (Ekspedisi Tanah Papua) ↗ · IUCN Red List — Notamacropus agilis, Agile Wallaby (Aplin et al. 2016) ↗ · Jurnal Kehutanan Papuasia (UNIPA) — La Hisa (2022), Potensi dan Daya Dukung Pakan di Kandang Sanctuary Wallaby Lincah (Macropus agilis papuanus) di Taman Nasional Wasur ↗

Bagaimana melindungi walabi lincah?

Walabi lincah bisa dilindungi dengan membatasi perburuan dan menjaga savana tempat hidupnya. Menurut Kompas, perburuan di Taman Nasional Wasur hanya boleh memakai cara tradisional seperti panah atau tombak, dalam jumlah terbatas untuk kebutuhan makan keluarga. Studi IPB menyebut perburuan dan berubahnya savana murni menjadi savana yang diinvasi Melaleuca dan Eucalyptus sebagai masalah pengelolaan Wasur.

Di Taman Nasional Wasur juga dibangun kandang suaka semi-alami untuk mengembangkan stok populasi yang dapat dilepasliarkan (Jurnal Kehutanan Papuasia). Jangan membeli walabi hidup, dan laporkan perburuan dengan senapan atau senter kepada petugas taman nasional.

Dasar informasi: Kompas (2022) — ‘Saham’ Diburu, Hilang Kanguru (Ekspedisi Tanah Papua) ↗ · Media Konservasi (IPB) — Santosa & Sitorus, Pendugaan parameter demografi dan pola penyebaran spasial walabi lincah (Macropus agilis papuanus) di Taman Nasional Wasur (vol. 13 no. 2) ↗ · Jurnal Kehutanan Papuasia (UNIPA) — La Hisa (2022), Potensi dan Daya Dukung Pakan di Kandang Sanctuary Wallaby Lincah (Macropus agilis papuanus) di Taman Nasional Wasur ↗

Jelajahi habitat terkait

Hubungan berikut didukung sumber spesies dalam panduan ini. Daftar ini bukan peta sebaran lengkap.

Klasifikasi ilmiah Walabi lincah

Klasifikasi ilmiah dari kingdom sampai spesies
KingdomAnimalia
FilumChordata
KelasMammalia
OrdoDiprotodontia
FamiliMacropodidae
GenusNotamacropus
SpesiesNotamacropus agilis

Sumber: GBIF Backbone Taxonomy, disesuaikan dengan peringkat yang umum dipakai dalam pelajaran biologi (misalnya kelas Reptilia).

Pertanyaan umum tentang walabi lincah

Apa nama latin dan nama Inggris walabi lincah?

Nama latin atau nama ilmiah walabi lincah adalah Notamacropus agilis, dari famili Macropodidae. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Agile wallaby.

Walabi lincah berasal dari mana dan di mana habitatnya?

Di Indonesia, panduan ini mencatat walabi lincah di wilayah berikut: Papua bagian selatan (Merauke).

Habitat terkait yang didukung sumber: Sabana.

Walabi lincah makan apa?

Pola makan walabi lincah: rumput, semak, daun, buah; menggali akar saat kemarau.

Apa ciri-ciri walabi lincah?

Ciri-ciri walabi lincah menurut sumber panduan ini: Ciri utama: cokelat kekuningan, garis putih di pipi dan pinggul; Berat: rata-rata jantan 20 kg, betina 12 kg (Animal Diversity Web).

Bagaimana klasifikasi walabi lincah?

Klasifikasi ilmiah walabi lincah: kingdom Animalia, filum Chordata, kelas Mammalia, ordo Diprotodontia, famili Macropodidae, genus Notamacropus, spesies Notamacropus agilis.

Sumber: GBIF Backbone Taxonomy, disesuaikan dengan peringkat yang umum dipakai dalam pelajaran biologi.

Apakah walabi lincah terancam punah?

Tidak, menurut penilaian global IUCN. Status konservasi global walabi lincah: Risiko rendah (Least Concern) (penilaian atau pembaruan sumber 2015-06-15). Dalam sistem IUCN, kategori ini berarti spesies tidak memenuhi kriteria kategori terancam maupun Hampir Terancam pada penilaian global. IUCN menandai penilaian ini ‘Needs updating’; tren populasinya menurun. Sumber: IUCN Red List — Notamacropus agilis, Agile Wallaby (Aplin et al. 2016).

Status global ini berbeda dari status perlindungan hukum di Indonesia. Untuk memastikan apakah walabi lincah termasuk satwa dilindungi, periksa daftar jenis satwa dilindungi yang berlaku atau hubungi BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) setempat.

Sumber & referensi

  1. Mammal Diversity Database — Notamacropus agilis, Agile Wallaby ↗
  2. Animal Diversity Web — Macropus agilis (agile wallaby) ↗
  3. Kompas (2022) — ‘Saham’ Diburu, Hilang Kanguru (Ekspedisi Tanah Papua) ↗
  4. Media Konservasi (IPB) — Santosa & Sitorus, Pendugaan parameter demografi dan pola penyebaran spasial walabi lincah (Macropus agilis papuanus) di Taman Nasional Wasur (vol. 13 no. 2) ↗
  5. Jurnal Kehutanan Papuasia (UNIPA) — La Hisa (2022), Potensi dan Daya Dukung Pakan di Kandang Sanctuary Wallaby Lincah (Macropus agilis papuanus) di Taman Nasional Wasur ↗
  6. IUCN Red List — Notamacropus agilis, Agile Wallaby (Aplin et al. 2016) ↗
  7. GBIF Backbone Taxonomy (GBIF) ↗

Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli. Cara kami menggunakan sumber dan data →

Rujuk halaman ini

Cantumkan PanduanHewan saat merujuk halaman ini. Periksa sumber bukti asli sebelum menggunakan kembali suatu klaim.

PanduanHewan. Walabi lincah (Notamacropus agilis). Pembaruan substansial terakhir: 14 Oktober 2026. https://panduanhewan.org/id/spesies/walabi-lincah/