Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

PANDUANHEWAN · INDONESIA

King kobra

King kobra Sunda (Ophiophagus bungarus) adalah ular berbisa pemakan ular di Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Bali, dipisahkan dari O. hannah pada 2024.

Jawaban singkat

Sekilas tentang king kobra

King kobra (Ophiophagus bungarus) adalah reptil.

Fakta singkat: King kobra
Nama ilmiahOphiophagus bungarus
Nama InggrisSunda king cobra
KelompokReptil
Wilayah di IndonesiaSumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, dan pulau-pulau sekitarnya
Habitat terkaitHutan Hujan Tropis, Mangrove
MakananTerutama ular lain, termasuk ular jali, sanca, dan kobra
Sebaran di IndonesiaSumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, dan pulau sekitarnya
Ciri utamaDewasa cokelat umumnya polos; anakan bergaris pucat 57–87 buah
Nama lainKing kobra Sunda; dulu digolongkan Ophiophagus hannah
Bahaya bagi manusiaBisa neurotoksik; gigitan dapat mematikan
Dalam panduan ini (10)
Foto King kobra (Ophiophagus bungarus).
(c) Ryan van Huyssteen, some rights reserved (CC BY) · CC BY 4.0 · Foto dipotong untuk tata letak.
Tentang panduan iniDisusun dan diperiksa terhadap sumber tercantum; belum ditinjau pakar.

Apa itu king kobra?

King kobra di Indonesia bagian barat kini bernama ilmiah Ophiophagus bungarus atau king kobra Sunda, satu dari empat spesies king kobra yang diakui sejak revisi taksonomi 2024. Dalam European Journal of Taxonomy, Das dan rekan membatasi O. hannah pada populasi daratan Asia dan menghidupkan kembali nama bungarus untuk populasi Paparan Sunda. Anakan memiliki 57–87 garis pucat sempit di badan. Dewasa berwarna cokelat kekuningan hingga cokelat kemerahan, sebagian abu-abu kehitaman, dan umumnya polos. King kobra sering tertukar dengan kobra biasa (Naja), yang menurut peneliti LIPI Amir Hamidy panjangnya tidak lebih dari 2 meter.

Dasar informasi: European Journal of Taxonomy — Das et al. (2024), Taxonomic revision of the king cobra Ophiophagus hannah species complex ↗ · Mongabay Indonesia — Ular King Cobra Resmi Dikelompokkan Menjadi Empat Spesies yang Berbeda (2024) ↗ · Mongabay Indonesia — Urusan King Kobra dan Kobra, Amir Hamidy Pakarnya (2020) ↗

Di mana king kobra hidup?

King kobra Sunda hidup di Sumatera, Jawa, Kalimantan, dan Bali, serta di Semenanjung Malaya dan sebagian Filipina, menurut revisi 2024. Spesimen museum yang diperiksa dalam revisi itu berasal antara lain dari Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Bengkulu, Jawa Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Bangka, dan Belitung. Di kawasan Sunda, king kobra tercatat di hutan dataran rendah, termasuk hutan dipterokarpa dan mangrove. Amir Hamidy menambahkan pinggiran hutan dan kebun sawit sebagai habitatnya. King kobra juga pernah dilaporkan dari Sulawesi, tetapi penulis revisi menilai populasi di ujung timur sebaran ini masih perlu diteliti dengan sampel baru.

Dasar informasi: European Journal of Taxonomy — Das et al. (2024), Taxonomic revision of the king cobra Ophiophagus hannah species complex ↗ · The Reptile Database — Ophiophagus bungarus ↗ · Mongabay Indonesia — Urusan King Kobra dan Kobra, Amir Hamidy Pakarnya (2020) ↗

King kobra makan apa?

King kobra Sunda terutama memakan ular lain, termasuk ular berbisa. Nama genusnya, Ophiophagus, berarti pemakan ular. Menurut Amir Hamidy, king kobra berevolusi khusus sebagai pemakan ular, dan mangsa favoritnya adalah ular jali dan sanca. Laporan Mongabay tentang revisi 2024 menyebut king kobra juga memangsa kobra lain. Bisa neurotoksiknya membantu melumpuhkan mangsa dengan cepat. Sebagai predator puncak di antara ular, king kobra ikut mengendalikan populasi ular lain. Penulis revisi 2024 menduga nama bungarus merujuk pada kemiripannya dengan ular weling (genus Bungarus), baik dalam kebiasaan memangsa ular maupun susunan sisik bawah ekornya.

Dasar informasi: Mongabay Indonesia — Urusan King Kobra dan Kobra, Amir Hamidy Pakarnya (2020) ↗ · Mongabay — Four of a kind: King cobra is a quad of species, not one, study finds (2024) ↗ · European Journal of Taxonomy — Das et al. (2024), Taxonomic revision of the king cobra Ophiophagus hannah species complex ↗

Bagaimana perilaku dan perkembangbiakan king kobra?

King kobra Sunda bertelur, dan menurut Amir Hamidy induknya membuat sarang lalu menjaganya, perilaku yang ia sebut tidak dimiliki ular lain. Amir juga menilai kelangsungan hidup anakannya rendah, sehingga populasi predator puncak ini tidak pernah melimpah. Saat terancam, king kobra dapat mengangkat bagian depan tubuhnya dan melebarkan tudung. Revisi 2024 mencatat dua temuan ilmiah penting tentang spesies ini. Genom king kobra yang diurutkan Vonk dan rekan pada 2013 berasal dari individu asal Bali. Card dan rekan pada 2021 juga mendokumentasikan partenogenesis fakultatif, yaitu kemampuan betina menghasilkan keturunan tanpa kawin, pada spesies ini.

Dasar informasi: Mongabay Indonesia — Urusan King Kobra dan Kobra, Amir Hamidy Pakarnya (2020) ↗ · European Journal of Taxonomy — Das et al. (2024), Taxonomic revision of the king cobra Ophiophagus hannah species complex ↗

Apakah king kobra berbahaya?

Ya, king kobra Sunda berbahaya bagi manusia karena bisanya neurotoksik dan gigitannya dapat mematikan. Menurut Amir Hamidy, bisa ini menyerang saraf pernapasan sehingga korban dapat berhenti bernapas, dengan efek dalam hitungan menit hingga jam. Ia memperkirakan volume bisa sekali gigit sekitar tujuh mililiter. Di Indonesia, beberapa orang meninggal setelah dipatuk king kobra peliharaan atau yang dipakai untuk atraksi, antara lain di Kabupaten Bandung pada 2019 dan Palangka Raya pada 2018. WHO memasukkan king kobra ke kategori 2, kelompok kepentingan medis sekunder, di Sumatera, Kalimantan, dan Jawa. Jika tergigit, segera cari pertolongan medis di fasilitas kesehatan.

Dasar informasi: Mongabay Indonesia — Urusan King Kobra dan Kobra, Amir Hamidy Pakarnya (2020) ↗ · WHO Regional Office for South-East Asia — Guidelines for the management of snakebites, 2nd edition (2016) ↗

Apa yang harus dilakukan jika bertemu king kobra?

Jika bertemu king kobra, jaga jarak, jangan mendekat, menangkap, memegang, atau membunuhnya, dan minta bantuan petugas terlatih seperti Damkar. Di Jabodetabek, dinas pemadam kebakaran termasuk lembaga yang menangani laporan ular di permukiman; data 2015–2019 mencatat empat laporan king kobra di wilayah ini. King kobra umumnya hidup di alam, tetapi juga populer sebagai hewan peliharaan, sehingga individu yang lepas bisa muncul di kota. Menurut Amir Hamidy, ancaman bagi king kobra meliputi kerusakan habitat, pembunuhan saat konflik, perdagangan, dan pemeliharaan untuk atraksi. Revisi 2024 menegaskan bahwa pemisahan spesies ini berdampak luas bagi konservasi.

Dasar informasi: Media Konservasi — Khoerunisa, Kusrini & Mardiastuti (2021), Diversity of snake rescued from residential areas in Greater Jakarta Metropolitan Area ↗ · Mongabay Indonesia — Urusan King Kobra dan Kobra, Amir Hamidy Pakarnya (2020) ↗ · European Journal of Taxonomy — Das et al. (2024), Taxonomic revision of the king cobra Ophiophagus hannah species complex ↗

Jelajahi habitat terkait

Hubungan berikut didukung sumber spesies dalam panduan ini. Daftar ini bukan peta sebaran lengkap.

Pertanyaan umum tentang king kobra

Apa nama latin king kobra?

Nama latin atau nama ilmiah king kobra adalah Ophiophagus bungarus. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Sunda king cobra.

Di mana king kobra dapat ditemukan di Indonesia?

Di Indonesia, panduan ini mencatat king kobra di wilayah berikut: Sumatera, Jawa, Kalimantan, Bali, dan pulau-pulau sekitarnya.

Habitat terkait yang didukung sumber: Hutan Hujan Tropis, Mangrove.

King kobra makan apa?

Pola makan king kobra: terutama ular lain, termasuk ular jali, sanca, dan kobra.

Sumber & referensi

  1. European Journal of Taxonomy — Das et al. (2024), Taxonomic revision of the king cobra Ophiophagus hannah species complex ↗
  2. The Reptile Database — Ophiophagus bungarus ↗
  3. Mongabay — Four of a kind: King cobra is a quad of species, not one, study finds (2024) ↗
  4. Mongabay Indonesia — Ular King Cobra Resmi Dikelompokkan Menjadi Empat Spesies yang Berbeda (2024) ↗
  5. Mongabay Indonesia — Urusan King Kobra dan Kobra, Amir Hamidy Pakarnya (2020) ↗
  6. Media Konservasi — Khoerunisa, Kusrini & Mardiastuti (2021), Diversity of snake rescued from residential areas in Greater Jakarta Metropolitan Area ↗
  7. WHO Regional Office for South-East Asia — Guidelines for the management of snakebites, 2nd edition (2016) ↗

Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli.

Bacaan lanjutan

Cobra: facts, threats and conservation ↗ — World Animal Rescue Network (dalam bahasa Inggris). Ikhtisar yang lebih luas dan mencakup hewan ini.

Kutip halaman ini

PanduanHewan. (2026, 25 September). King kobra (Ophiophagus bungarus). PanduanHewan.org. https://panduanhewan.org/id/spesies/king-kobra/