Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

Mamalia · Jawa

Rusa bawean

Rusa bawean (Axis kuhlii) adalah rusa kecil yang hanya hidup di Pulau Bawean, Jawa Timur. Statusnya Kritis, dengan populasi diperkirakan beberapa ratus ekor.

Foto Rusa bawean (Axis kuhlii).
(c) Subir B. Shakya, some rights reserved (CC BY) · CC BY 4.0 · Foto dipotong untuk tata letak.

Jawaban singkat

Status IUCN: Kritis

Sekilas tentang rusa bawean

Rusa bawean (Axis kuhlii) adalah mamalia dari famili Cervidae. Wilayahnya di Indonesia: Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Hewan ini endemik Indonesia: hanya hidup secara alami di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Pola makannya: rumput, terutama alang-alang muda, dan dedaunan; termasuk hewan herbivora. Status Daftar Merah IUCN: Kritis (Critically Endangered). Rusa bawean termasuk satwa dilindungi di Indonesia (Permen LHK P.106/2018).

Fakta singkat: Rusa bawean
Nama ilmiahAxis kuhlii
Nama InggrisBawean deer
KelompokMamalia
FamiliCervidae
Wilayah di IndonesiaPulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur
Habitat terkaitHutan Hujan Tropis
MakananRumput, terutama alang-alang muda, dan dedaunan
Sebaran di IndonesiaHanya Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur
Ciri utamaKaki pendek, bulu cokelat berbintik kuning, ranggah bercabang tiga
Nama lainMenjangan bawean, Bawean deer, Kuhl's deer
Status IUCNKritis (Critically Endangered) · IUCN Red List (via GBIF) · diperiksa 1 Oktober 2026
Perlindungan hukum di IndonesiaDilindungi · Permen LHK P.106/2018 · lampiran no. 29
Jenis pemakanHerbivora (pemakan tumbuhan) — pemakan rumput (terutama alang-alang muda) dan daun · Ultimate Ungulate
Cara berkembang biakMelahirkan (vivipar) · Ultimate Ungulate
Waktu aktifNokturnal (aktif pada malam hari) · Ultimate Ungulate
Endemik IndonesiaYa — Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur · Ultimate Ungulate
Dalam panduan ini (11)
Tentang panduan iniDisusun dan diperiksa terhadap sumber tercantum; belum ditinjau pakar.

Apa itu rusa bawean?

Rusa bawean (Axis kuhlii) adalah rusa kecil berkaki pendek yang hanya hidup di Pulau Bawean. Jurnal Oryx menyebutnya rusa paling terisolasi di dunia. Menurut lembar fakta Ultimate Ungulate, panjang kepala-badannya sekitar 140 cm, tinggi bahu 65–70 cm, dan berat dewasa 50–60 kg.

Bulunya cokelat sedang dengan ujung rambut kekuningan, ada lingkar terang di sekitar mata, dan tubuhnya tampak menurun dari pantat ke bahu. Hanya jantan yang bertanduk (ranggah), masing-masing bercabang tiga dan panjangnya 25–47 cm. Rusa bawean mirip hog deer (Axis porcinus) dari daratan Asia, tetapi lebih kecil, dengan kaki dan wajah yang lebih pendek.

Dasar informasi: Ultimate Ungulate — Bawean deer (Axis kuhlii) fact sheet ↗ · Oryx (Cambridge University Press) — Rahman, Gonzalez & Aulagnier (2016), Population size, distribution and status of the remote and Critically Endangered Bawean deer Axis kuhlii, Oryx 51(4): 665–672 ↗

Di mana rusa bawean hidup?

Rusa bawean hanya hidup di Pulau Bawean, pulau seluas sekitar 200 km² di Laut Jawa yang termasuk Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sebarannya terpusat di kawasan Cagar Alam dan Suaka Margasatwa Pulau Bawean di bagian barat pulau.

Survei kamera jebak 2014 dalam jurnal Oryx hanya mencatat rusa di bagian barat daya kawasan konservasi, dari Gunung Bulu hingga Gunung Bengkuang, pada ketinggian 34–320 m. Habitatnya berupa mosaik hutan hijau, hutan semi-gugur, semak, padang rumput, dan hutan tanaman jati. Penelitian UGM tahun 2004 menemukan rusa paling banyak memakai hutan sekunder. Rusa beristirahat di semak lebat pada siang hari.

Dasar informasi: Oryx (Cambridge University Press) — Rahman, Gonzalez & Aulagnier (2016), Population size, distribution and status of the remote and Critically Endangered Bawean deer Axis kuhlii, Oryx 51(4): 665–672 ↗ · Universitas Gadjah Mada — Hutomo (2004), Studi habitat dan pakan rusa Bawean (Axis kuhlii) di Suaka Margasatwa Pulau Bawean (abstrak tesis S2) ↗ · Ultimate Ungulate — Bawean deer (Axis kuhlii) fact sheet ↗

Rusa bawean makan apa?

Rusa bawean memakan rumput, terutama alang-alang muda, dan dedaunan, menurut Ultimate Ungulate. Tesis Hutomo (2004) di UGM mencatat 17 jenis tumbuhan pakan dari pengamatan lapangan, dan analisis kotoran mengidentifikasi 10 jenis pakan. Proporsi pakan terbesar berasal dari tumbuhan yang dikenal warga sebagai pele dan tali susu.

Studi Oryx mencatat bahwa sebagian besar rusa terekam kamera saat sedang makan. Aktivitasnya terpusat di bawah ketinggian 300 m, tempat pakan dan air melimpah. Kepadatan yang terekam naik pada musim kemarau, mungkin karena rusa harus berjalan lebih jauh mencari pakan. Rusa juga kadang tertarik ke tanaman pertanian di dekat permukiman.

Dasar informasi: Ultimate Ungulate — Bawean deer (Axis kuhlii) fact sheet ↗ · Universitas Gadjah Mada — Hutomo (2004), Studi habitat dan pakan rusa Bawean (Axis kuhlii) di Suaka Margasatwa Pulau Bawean (abstrak tesis S2) ↗ · Oryx (Cambridge University Press) — Rahman, Gonzalez & Aulagnier (2016), Population size, distribution and status of the remote and Critically Endangered Bawean deer Axis kuhlii, Oryx 51(4): 665–672 ↗

Bagaimana perilaku rusa bawean?

Rusa bawean sangat pemalu dan terutama aktif pada malam hari, menurut Mongabay Indonesia biasanya mulai bergerak pukul 17.00 hingga 21.00 WIB. Ia menjauhi manusia dan banyak menghabiskan waktu di hutan dan lereng curam.

Ultimate Ungulate menyebut rusa ini umumnya hidup soliter, tetapi sering bersuara. Gonggongan pendek dipakai induk untuk mencari anaknya dan dipakai jantan untuk saling menantang. Rusa ini tidak memiliki suara tanda bahaya; saat terancam ia menyelinap pergi diam-diam. Masa buntingnya 225–230 hari dengan satu anak, dan kebanyakan anak lahir antara Februari dan Juni. Anak rusa berbulu totol yang memudar seiring umur.

Dasar informasi: Mongabay Indonesia (2021) — Rusa Bawean, Si Gesit yang Tidak Suka Kehadiran Manusia ↗ · Ultimate Ungulate — Bawean deer (Axis kuhlii) fact sheet ↗

Mengapa rusa bawean terancam punah?

Rusa bawean berstatus Kritis karena hanya hidup di satu pulau kecil dengan wilayah sebaran di bawah 100 km², sementara habitatnya terus terganggu. Ancaman utamanya adalah penebangan liar, perburuan, jerat, dan anjing liar.

Survei 2014 merekam aktivitas perburuan di 6 dari 20 lokasi kamera dan menemukan jerat babi hutan yang juga dapat menjerat rusa. Anjing liar terekam di 12 petak, dan tercatat dua rusa dibunuh anjing dekat permukiman. Perkiraan populasi berbeda menurut metode dan tahun: 307–316 ekor (studi UGM 2004), sekitar 227–416 ekor (survei 2014), dan menurut data BBKSDA Jawa Timur turun dari 325 ekor (2015) menjadi 303 ekor (2016).

Dasar informasi: Oryx (Cambridge University Press) — Rahman, Gonzalez & Aulagnier (2016), Population size, distribution and status of the remote and Critically Endangered Bawean deer Axis kuhlii, Oryx 51(4): 665–672 ↗ · Mongabay Indonesia (2021) — Rusa Bawean, Si Gesit yang Tidak Suka Kehadiran Manusia ↗

Bagaimana melindungi rusa bawean?

Rusa bawean dilindungi undang-undang: lampiran Permen LHK P.106/2018 mencantumkannya pada nomor 29. Spesies ini juga masuk Apendiks I CITES dan termasuk 25 satwa prioritas konservasi pemerintah menurut SK.180/IV-KKH/2015.

Program penangkaran dimulai pada 2006 dengan dua jantan dan lima betina, dan populasinya mencapai 35 ekor pada 2014, menurut jurnal Oryx. Warga dan pengunjung Bawean dapat membantu dengan tidak berburu atau memasang jerat, tidak membeli daging atau ranggah rusa, menjaga anjing peliharaan agar tidak berkeliaran di hutan, dan melaporkan penebangan liar kepada BBKSDA Jawa Timur. Rusa bawean juga menjadi inspirasi Atung, maskot Asian Games 2018.

Dasar informasi: JDIH Kementerian Kehutanan — Lampiran Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi ↗ · Oryx (Cambridge University Press) — Rahman, Gonzalez & Aulagnier (2016), Population size, distribution and status of the remote and Critically Endangered Bawean deer Axis kuhlii, Oryx 51(4): 665–672 ↗ · Mongabay Indonesia (2021) — Rusa Bawean, Si Gesit yang Tidak Suka Kehadiran Manusia ↗

Jelajahi habitat terkait

Hubungan berikut didukung sumber spesies dalam panduan ini. Daftar ini bukan peta sebaran lengkap.

Klasifikasi ilmiah Rusa bawean

Klasifikasi ilmiah dari kingdom sampai spesies
KingdomAnimalia
FilumChordata
KelasMammalia
OrdoArtiodactyla
FamiliCervidae
GenusAxis
SpesiesAxis kuhlii

Sumber: GBIF Backbone Taxonomy, disesuaikan dengan peringkat yang umum dipakai dalam pelajaran biologi (misalnya kelas Reptilia).

Pertanyaan umum tentang rusa bawean

Apa nama latin dan nama Inggris rusa bawean?

Nama latin atau nama ilmiah rusa bawean adalah Axis kuhlii, dari famili Cervidae. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Bawean deer.

Rusa bawean termasuk hewan apa?

Rusa bawean termasuk hewan mamalia dari famili Cervidae. Berdasarkan jenis makanannya, rusa bawean termasuk hewan herbivora (pemakan tumbuhan), yaitu pemakan rumput (terutama alang-alang muda) dan daun. Rusa bawean juga termasuk hewan endemik Indonesia.

Rusa bawean berasal dari mana dan di mana habitatnya?

Di Indonesia, panduan ini mencatat rusa bawean di wilayah berikut: Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Rusa bawean adalah hewan endemik Indonesia yang hanya hidup secara alami di Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur. Sumber: Ultimate Ungulate.

Habitat terkait yang didukung sumber: Hutan Hujan Tropis.

Rusa bawean makan apa?

Pola makan rusa bawean: rumput, terutama alang-alang muda, dan dedaunan. Karena itu rusa bawean termasuk hewan herbivora (pemakan tumbuhan). Sumber: Ultimate Ungulate.

Rusa bawean berkembang biak dengan cara apa?

Rusa bawean berkembang biak dengan cara melahirkan (vivipar). Sumber: Ultimate Ungulate.

Apakah rusa bawean termasuk hewan nokturnal?

Ya. Rusa bawean termasuk hewan nokturnal (aktif pada malam hari). Mulai keluar ke tempat terbuka sekitar senja. Sumber: Ultimate Ungulate.

Lihat juga daftar hewan nokturnal dan diurnal di Indonesia.

Apa ciri-ciri rusa bawean?

Ciri-ciri rusa bawean menurut sumber panduan ini: Ciri utama: kaki pendek, bulu cokelat berbintik kuning, ranggah bercabang tiga.

Bagaimana klasifikasi rusa bawean?

Klasifikasi ilmiah rusa bawean: kingdom Animalia, filum Chordata, kelas Mammalia, ordo Artiodactyla, famili Cervidae, genus Axis, spesies Axis kuhlii.

Sumber: GBIF Backbone Taxonomy, disesuaikan dengan peringkat yang umum dipakai dalam pelajaran biologi.

Apakah rusa bawean terancam punah?

Ya. Dalam Daftar Merah IUCN, rusa bawean masuk kategori Kritis (Critically Endangered): spesies ini dinilai menghadapi risiko kepunahan yang ekstrem tinggi di alam liar. Sumber: IUCN Red List (via GBIF), diperiksa 1 Oktober 2026.

Status global ini berbeda dari perlindungan hukum nasional. Apakah rusa bawean dilindungi?

Apakah rusa bawean dilindungi?

Ya. Rusa bawean (Axis kuhlii) termasuk jenis satwa dilindungi di Indonesia menurut Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi (lampiran, nomor 29).

Pasal 21 ayat (2) UU No. 5 Tahun 1990 sebagaimana diubah UU No. 32 Tahun 2024 melarang setiap orang memburu, menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, atau memperdagangkan satwa dilindungi, baik hidup maupun mati, termasuk bagian tubuh, telur, dan sarangnya.

Jika menemukan satwa ini diperdagangkan, dipelihara, atau terluka, hubungi BKSDA setempat.

Bolehkah memelihara rusa bawean?

Tidak. Karena rusa bawean termasuk satwa dilindungi, menangkap, memiliki, memelihara, mengangkut, atau memperdagangkannya tanpa izin dilarang oleh undang-undang. Perdagangan tanpa izin melalui media elektronik juga dilarang.

Jika Anda melihat satwa ini dijual atau dipelihara, laporkan ke BKSDA setempat.

Sumber & referensi

  1. Oryx (Cambridge University Press) — Rahman, Gonzalez & Aulagnier (2016), Population size, distribution and status of the remote and Critically Endangered Bawean deer Axis kuhlii, Oryx 51(4): 665–672 ↗
  2. Ultimate Ungulate — Bawean deer (Axis kuhlii) fact sheet ↗
  3. Universitas Gadjah Mada — Hutomo (2004), Studi habitat dan pakan rusa Bawean (Axis kuhlii) di Suaka Margasatwa Pulau Bawean (abstrak tesis S2) ↗
  4. Mongabay Indonesia (2021) — Rusa Bawean, Si Gesit yang Tidak Suka Kehadiran Manusia ↗
  5. JDIH Kementerian Kehutanan — Lampiran Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi ↗
  6. GBIF Backbone Taxonomy (GBIF) ↗
  7. IUCN Red List of Threatened Species, versi 2026-1, melalui GBIF (CC BY 4.0) ↗

Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli.

Kutip halaman ini

PanduanHewan. (2026, 1 Oktober). Rusa bawean (Axis kuhlii). PanduanHewan.org. https://panduanhewan.org/id/spesies/rusa-bawean/