Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

PANDUANHEWAN · INDONESIA

Binturong Dikira Luwak di Pekalongan, Diserahkan ke BKSDA

Binturong masuk pekarangan warga Petungkriyono, Pekalongan, 29 September 2026, sempat dikira luwak. Beda binturong dan luwak, status hukum, cara melapor.

Ringkasan

Yang perlu diketahui

Binturong (Arctictis binturong), satwa dilindungi, masuk ke pekarangan rumah warga di Dukuh Sikucing, Desa Yosorejo, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, sekitar pukul 01.00 WIB pada Selasa, 29 September 2026. Warga semula mengira hewan itu luwak. Setelah dikenali, binturong tersebut diserahkan sore harinya kepada BKSDA Pemalang (Seksi Konservasi Wilayah II, Balai KSDA Jawa Tengah) untuk pemeriksaan kesehatan dan pengamatan.

Waktu dan lokasi
Selasa, 29 September 2026, sekitar pukul 01.00 WIB; Dukuh Sikucing, Desa Yosorejo, Petungkriyono sumber ↗
Penanganan
Diserahkan Selasa sore kepada tim BKSDA Pemalang sumber ↗
Perlindungan hukum
Dilindungi; lampiran Permen LHK P.106/2018 nomor 131 sumber ↗
Status IUCN binturong
Rentan (Vulnerable) sumber ↗
Ukuran binturong
9–20 kg; tubuh 61–96 cm, ekor 56–89 cm sumber ↗
Ukuran luwak (musang luwak)
Sekitar 3 kg; tubuh sekitar 50 cm, ekor sekitar 48 cm sumber ↗

Apa yang terjadi di Petungkriyono?

Radar Pekalongan dan Disway melaporkan, seorang warga melihat seekor hewan masuk ke pekarangannya pada dini hari dan, karena mengira itu luwak, menangkapnya dengan tangan. Setelah hewan itu diamankan, warga merasa perawakannya janggal dan menghubungi seorang pegawai pengelola hutan setempat. Dari situ diketahui bahwa hewan tersebut binturong, satwa dilindungi, kata Kapolsek Petungkriyono Iptu Faridin.

Tim BKSDA Pemalang datang dan memastikan identitasnya sebagai Arctictis binturong. Serah terima berlangsung Selasa sore dan melibatkan petugas pengelola hutan, anggota Polsek Petungkriyono, serta perangkat Desa Yosorejo. Binturong itu dibawa ke BKSDA untuk pemeriksaan kesehatan, pengamatan, dan pengobatan. Petugas juga menjelaskan kepada warga bahwa binturong tidak boleh dipelihara atau diperjualbelikan.

Sumber: Warga Pekalongan Tangkap Binturong Satwa Dilindungi, Sempat Dikira Luwak ↗ · Dikira Luwak Masuk Pekarangan, Warga Petungkriyono Kaget Ternyata Binturong Satwa Dilindungi ↗ · Dikira Luwak Masuk Rumah, Warga Petungkriyono Kaget Ternyata Binturong ↗

Apa perbedaan binturong dan luwak?

Binturong dan luwak (musang luwak, Paradoxurus hermaphroditus) sama-sama anggota famili musang, Viverridae, tetapi berbeda genus dan ukuran. Menurut Animal Diversity Web, binturong berbobot 9–20 kg dengan panjang tubuh 61–96 cm dan ekor hampir sama panjang, 56–89 cm. Luwak jauh lebih kecil: rata-rata sekitar 3 kg, tubuh sekitar 50 cm, dan ekor sekitar 48 cm.

Bulu binturong panjang, kasar, dan hitam, kadang berujung abu-abu, dengan kumis putih dan jumbai rambut panjang di telinga yang kecil dan membulat. Ekornya bisa melilit dan dipakai memanjat; binturong termasuk satu dari hanya dua jenis karnivora berekor pemegang. Smithsonian's National Zoo juga mencatat baunya yang khas, mirip popcorn mentega.

Luwak berbulu pendek abu-abu atau kehitaman, wajahnya bertopeng dengan bercak putih di atas dan bawah mata serta di sisi hidung, telinganya besar dan runcing, dan punggungnya bergaris gelap dengan tiga baris bintik hitam di setiap sisi tubuh. Ekornya tidak berpola cincin; hanya ujungnya yang hitam. Dalam gelap pukul satu dini hari, perbedaan ini sulit dilihat, jadi anggap setiap mamalia liar berpotensi dilindungi dan jangan menangkapnya.

Sumber: Arctictis binturong (binturong) ↗ · Paradoxurus hermaphroditus (Asian palm civet) ↗ · Binturong ↗

Apakah binturong dilindungi?

Ya. Arctictis binturong tercantum sebagai nomor 131 dalam lampiran Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi. UU Nomor 5 Tahun 1990 sebagaimana diubah UU Nomor 32 Tahun 2024 melarang setiap orang memburu, menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, atau memperdagangkan satwa dilindungi. Sejak 2 Januari 2026, setelah UU 1/2026 tentang Penyesuaian Pidana menghapus ancaman minimum, pelanggarnya diancam penjara paling lama 15 tahun dan/atau denda paling banyak kategori VII.

Laporan-laporan tentang kasus Petungkriyono tidak menyebut proses hukum; polisi justru berterima kasih kepada warga yang menyerahkan binturong itu kepada petugas. Secara global, IUCN menilai binturong Rentan (Vulnerable), dengan dugaan penurunan populasi 30% dalam tiga generasi. Musang luwak berstatus Risiko Rendah (Least Concern) di IUCN dan tidak tercantum dalam lampiran P.106/2018; anggota famili Viverridae yang tercantum di lampiran itu hanya binturong, musang air, dan musang sulawesi.

Sumber: Permen LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi (PDF, dengan lampiran) ↗ · Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU Nomor 5 Tahun 1990 (PDF) ↗ · Warga Pekalongan Tangkap Binturong Satwa Dilindungi, Sempat Dikira Luwak ↗ · Binturong ecology and conservation in pristine, fragmented and degraded tropical forests ↗ · Paradoxurus hermaphroditus (Asian palm civet) ↗ · UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana (JDIH BPK) ↗

Mengapa binturong dan satwa liar masuk ke permukiman?

Balai KSDA Bali menjelaskan bahwa kemunculan satwa liar di sekitar permukiman bisa dipengaruhi pergerakan alami satwa, gangguan habitat, atau upaya mencari pakan dan perlindungan. Binturong hidup di pohon, tetapi terlalu besar untuk melompat antarpohon, sehingga cukup sering turun ke tanah. Studi di jurnal Oryx menemukan binturong tetap ada di hutan terdegradasi dan dekat tepi hutan selama tutupan hutan di sekitarnya cukup, dan menjadi lebih aktif di malam hari di tempat yang terganggu, kemungkinan untuk menghindari manusia.

Kecamatan Petungkriyono dikenal dengan hutannya seluas sekitar 6.000 hektare, rumah bagi owa jawa, dan sebuah penelitian Universitas Gadjah Mada yang memakai kamera jebak di sana menyebut binturong diindikasikan hidup di hutan Petungkriyono. Luwak, sebaliknya, lazim ditemukan di taman, kebun, dan perkebunan.

Ini bukan pertama kalinya satwa dilindungi muncul di permukiman Kabupaten Pekalongan. Pada 25 Februari 2023, seekor macan kumbang ditemukan di dapur warung makan di Desa Mesoyi, Kecamatan Talun, dan pada 18 Januari 2024 pemuda di Desa Rowoyoso, Kecamatan Wonokerto, mengamankan seekor trenggiling. Keduanya ditangani Seksi Konservasi Wilayah (SKW) II Pemalang, Balai KSDA Jawa Tengah.

Sumber: Respons Cepat Penyelamatan Satwa Liar: Kijang Terluka di Karangasem Dievakuasi untuk Mendapatkan Perawatan Intensif ↗ · Arctictis binturong (binturong) ↗ · Binturong ecology and conservation in pristine, fragmented and degraded tropical forests ↗ · Petungkriyono, Rumah ‘Terakhir’ Owa Jawa ↗ · Faktor Lingkungan yang Mempengaruhi Keberadaan Binturong (Arctictis binturong) di Hutan Petungkriyono Pekalongan ↗ · Paradoxurus hermaphroditus (Asian palm civet) ↗ · Macan Kumbang Tersesat di Dapur Warung Makan Warga Pekalongan, Kondisi Kurus dan Lemas ↗ · Heboh Trenggiling Nyasar ke Permukiman Warga di Pekalongan ↗

Mengapa satwa liar di dekat rumah tidak boleh ditangkap sendiri?

Kepala Balai KSDA Bali meminta masyarakat tidak menangani sendiri satwa liar yang ditemukan di permukiman, melainkan melapor ke call center BKSDA atau petugas resor setempat; menangkap, memelihara, atau melukai satwa liar bertentangan dengan hukum. Binturong yang tampak lamban pun bisa berbahaya: peneliti satwa Lonnie Grassman bercerita kepada Mongabay bahwa binturong bisa agresif dan mengejar manusia di dekatnya saat dilepas dari perangkap.

Salah kenal juga bisa berakibat fatal bagi satwa. Pada pertengahan Januari 2026, warga Desa Cigandeng, Pandeglang, Banten, yang belum pernah melihat binturong mengiranya serigala atau hewan jadi-jadian; satwa itu dilumpuhkan dan mati. Di Petungkriyono, laporan warga membuat binturong sampai ke tangan petugas, langkah yang menurut Kapolsek penting agar tidak terjadi tindakan yang membahayakan satwa maupun warga.

Sumber: Respons Cepat Penyelamatan Satwa Liar: Kijang Terluka di Karangasem Dievakuasi untuk Mendapatkan Perawatan Intensif ↗ · What is a binturong? ↗ · Binturong, Satwa Langka Dilindungi yang Dijuluki Kucing Beruang ↗ · Warga Pekalongan Tangkap Binturong Satwa Dilindungi, Sempat Dikira Luwak ↗

Apa selanjutnya

  • BKSDA Pemalang memeriksa kesehatan dan mengamati binturong tersebut, lalu menentukan langkah penanganan berikutnya sesuai kondisinya.
  • Sebagai pembanding, trenggiling yang diamankan di Wonokerto pada Januari 2024 dinyatakan sehat dan direncanakan dilepasliarkan ke hutan lindung Linggoasri, Pekalongan, pada hari yang sama.

Cara membantu

  • Jika satwa liar masuk ke pekarangan, jaga jarak dan jangan menangkapnya, apalagi dengan tangan kosong.
  • Jauhkan anak-anak, anjing, dan kucing dari satwa itu.
  • Catat lokasi dan waktunya, ambil foto dari jarak aman, lalu hubungi call center BKSDA, polisi, atau perangkat desa.
  • Bila ragu apakah itu luwak atau satwa dilindungi, perlakukan sebagai satwa dilindungi dan tunggu petugas.

Pertanyaan umum

Binturong dan luwak apakah sama?

Tidak sama, meski berkerabat. Keduanya anggota famili Viverridae, tetapi binturong (Arctictis binturong) jauh lebih besar, berbulu hitam panjang, berjumbai di telinga, dan berekor pemegang, sedangkan luwak (Paradoxurus hermaphroditus) lebih kecil, bertopeng di wajah, serta bergaris dan berbintik.

Sumber: Arctictis binturong (binturong) ↗ · Paradoxurus hermaphroditus (Asian palm civet) ↗

Apakah binturong dilindungi?

Ya. Binturong tercantum sebagai nomor 131 dalam lampiran Permen LHK P.106/2018, dan IUCN menilainya Rentan (Vulnerable).

Sumber: Permen LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi (PDF, dengan lampiran) ↗ · Binturong ecology and conservation in pristine, fragmented and degraded tropical forests ↗

Apakah binturong boleh dipelihara?

Tidak. UU Nomor 5 Tahun 1990 sebagaimana diubah UU Nomor 32 Tahun 2024 melarang menangkap, memiliki, memelihara, atau memperdagangkan satwa dilindungi, dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun.

Sumber: Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU Nomor 5 Tahun 1990 (PDF) ↗ · UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana (JDIH BPK) ↗

Apakah binturong berbahaya?

Binturong cenderung menghindari manusia dan lebih aktif di malam hari di dekat permukiman, tetapi seorang peneliti mencatat binturong bisa agresif saat dilepas dari perangkap. Jangan mendekat; laporkan ke BKSDA.

Sumber: Binturong ecology and conservation in pristine, fragmented and degraded tropical forests ↗ · What is a binturong? ↗

Apakah musang luwak dilindungi?

Musang luwak tidak tercantum dalam lampiran Permen LHK P.106/2018 dan berstatus Risiko Rendah (Least Concern) di IUCN. Meski begitu, jangan menangkap satwa liar sendiri; bila ragu jenisnya, laporkan ke BKSDA.

Sumber: Permen LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi (PDF, dengan lampiran) ↗ · Paradoxurus hermaphroditus (Asian palm civet) ↗ · Respons Cepat Penyelamatan Satwa Liar: Kijang Terluka di Karangasem Dievakuasi untuk Mendapatkan Perawatan Intensif ↗

Hewan dalam berita ini

Sumatera, Kalimantan, Jawa, Bangka, dan Nias
Arctictis binturong

Binturong (Arctictis binturong) adalah musang terbesar, berekor pemegang dan hidup di pohon di hutan Sumatera, Kalimantan, dan Jawa.

Catatan: Jawa Barat, Banten, Bali
Paradoxurus hermaphroditus

Musang luwak (Paradoxurus hermaphroditus). Musang luwak adalah Viverridae yang dapat memakai beragam habitat; perdagangan dan produksi kopi luwak harus dibedakan dari perilaku satwa liar.

Hutan di Pulau Jawa
Hylobates moloch

Kera kecil berwarna keperakan yang bergantung pada tajuk hutan Jawa. Suara, hubungan keluarga, dan jalur antarpepohonan membentuk kehidupannya.

Jawa
Panthera pardus melas

Kucing besar endemik Jawa dengan bentuk berbintik maupun hitam. Hutan yang terhubung dan pengelolaan perjumpaan manusia penting bagi kelangsungannya.

Sumatera, Jawa, dan Kalimantan
Manis javanica

Mamalia bersisik pemakan semut dan rayap yang terancam perdagangan ilegal. Kebiasaan memanjat dan bersembunyi membuat pengamatan langsungnya sulit.

Sumber dan referensi

  1. Warga Pekalongan Tangkap Binturong Satwa Dilindungi, Sempat Dikira Luwak ↗ — Kompas.com, 2026-09-29
  2. Permen LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi (PDF, dengan lampiran) ↗ — JDIH Kementerian Kehutanan, 2018-12-28
  3. Binturong ecology and conservation in pristine, fragmented and degraded tropical forests ↗ — Oryx (Cambridge University Press), 2023-07-04
  4. Arctictis binturong (binturong) ↗ — Animal Diversity Web, University of Michigan, 2026-10-01
  5. Paradoxurus hermaphroditus (Asian palm civet) ↗ — Animal Diversity Web, University of Michigan, 2026-10-01
  6. Dikira Luwak Masuk Pekarangan, Warga Petungkriyono Kaget Ternyata Binturong Satwa Dilindungi ↗ — Radar Pekalongan, 2026-09-29
  7. Dikira Luwak Masuk Rumah, Warga Petungkriyono Kaget Ternyata Binturong ↗ — Disway Jateng, 2026-09-30
  8. Binturong ↗ — Smithsonian's National Zoo and Conservation Biology Institute, 2026-10-01
  9. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU Nomor 5 Tahun 1990 (PDF) ↗ — JDIH BPK RI, 2024-08-07
  10. UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana (JDIH BPK) ↗ — JDIH BPK RI, 2026-01-02
  11. Respons Cepat Penyelamatan Satwa Liar: Kijang Terluka di Karangasem Dievakuasi untuk Mendapatkan Perawatan Intensif ↗ — Balai KSDA Bali, 2026-06-06
  12. Petungkriyono, Rumah ‘Terakhir’ Owa Jawa ↗ — Mongabay Indonesia, 2025-04-28
  13. Faktor Lingkungan yang Mempengaruhi Keberadaan Binturong (Arctictis binturong) di Hutan Petungkriyono Pekalongan ↗ — Universitas Gadjah Mada (repositori ETD), 2016
  14. Macan Kumbang Tersesat di Dapur Warung Makan Warga Pekalongan, Kondisi Kurus dan Lemas ↗ — Tribun Muria, 2023-02-26
  15. Heboh Trenggiling Nyasar ke Permukiman Warga di Pekalongan ↗ — detikJateng, 2024-01-19
  16. What is a binturong? ↗ — Mongabay, 2016-10-13
  17. Binturong, Satwa Langka Dilindungi yang Dijuluki Kucing Beruang ↗ — Mongabay Indonesia, 2026-02-16

Berita ini ditulis oleh redaksi PanduanHewan dari laporan dan sumber resmi yang tercantum; kami tidak menyalin isi media lain. Fakta dapat berubah seiring perkembangan; tanggal pembaruan ada di bagian atas. Kirim koreksi

Berita satwa lainnya