Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

PANDUANHEWAN · INDONESIA

Landak raya

Landak raya (Hystrix brachyura) adalah hewan pengerat besar berduri dari Sumatera dan Kalimantan yang aktif malam hari dan banyak diburu untuk diperdagangkan.

Jawaban singkat

Status IUCN: Risiko rendah

Sekilas tentang landak raya

Landak raya (Hystrix brachyura) adalah mamalia dari famili Hystricidae. Dalam Daftar Merah IUCN, statusnya Risiko rendah (Least Concern).

Fakta singkat: Landak raya
Nama ilmiahHystrix brachyura
Nama InggrisMalayan porcupine
KelompokMamalia
FamiliHystricidae
Wilayah di IndonesiaSumatera dan Kalimantan
Habitat terkaitHutan Hujan Tropis
MakananAkar, umbi, kulit batang, biji-bijian, dan buah jatuh
Sebaran di IndonesiaSumatera dan Kalimantan
Ciri utamaDuri panjang putih berpita hitam; ekor pendek berduri berderak
UkuranKepala-badan 45,5–93 cm; berat 8–27 kg
Nama lainMalayan porcupine, Himalayan crestless porcupine
Status IUCNRisiko rendah (Least Concern) · IUCN Red List (via GBIF) · diperiksa 25 September 2026
Dalam panduan ini (10)
Foto Landak raya (Hystrix brachyura).
(c) Ian Dugdale, some rights reserved (CC BY) · CC BY 4.0 · Foto dipotong untuk tata letak.
Tentang panduan iniDisusun dan diperiksa terhadap sumber tercantum; belum ditinjau pakar.

Apa itu landak raya?

Landak raya (Hystrix brachyura) adalah hewan pengerat besar bertubuh kekar yang ditutupi duri tajam. Menurut Handbook of the Mammals of the World (HMW), panjang kepala-badannya 45,5–93 cm, ekornya 6–17 cm, dan beratnya 8–27 kg. Tubuhnya cokelat kehitaman dengan ekor pendek.

Duri di punggung, bahu, dan sisi tubuh berwarna cokelat tanpa ujung putih. Duri pertahanan yang panjang di punggung bawah berwarna putih dengan satu pita cokelat kehitaman di tengahnya, dengan panjang sekitar 20 cm. Ekornya membawa duri berongga berbentuk seperti gelas yang berderak saat digoyangkan. Subspesies yang hidup di Sumatera dan Kalimantan adalah H. b. brachyura.

Dasar informasi: Handbook of the Mammals of the World, Vol. 6 (via Plazi/Zenodo) — Malayan Porcupine, Hystrix brachyura ↗ · Nature in Singapore (Lee Kong Chian Natural History Museum) — Chung et al. (2016), Records of the Malayan porcupine, Hystrix brachyura, in Singapore (PDF) ↗ · IPB University Scientific Repository — Tingkah laku harian landak raya (Hystrix brachyura) pada siang hari di penangkaran ↗

Di mana landak raya hidup?

Di Indonesia, landak raya hidup di Sumatera dan Kalimantan. Di luar Indonesia, sebarannya membentang dari Nepal dan India timur laut, melalui Tiongkok tengah dan selatan serta Asia Tenggara daratan, hingga Semenanjung Malaysia dan Singapura.

HMW mencatat landak raya menghuni hutan dan lapangan terbuka, tempat ia menggali liang besar di tebing tanah dan di bawah bebatuan. Survei LIPI di Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur menemukan sarang landak (Hystrix) berupa lubang tanah dan lubang di bebatuan pada lereng curam. Survei yang sama mencatat banyak habitat landak di Kalimantan Timur rusak atau hilang akibat pembukaan hutan.

Dasar informasi: Nature Conservation — Gomez (2021), The illegal hunting and exploitation of porcupines for meat and medicine in Indonesia ↗ · Handbook of the Mammals of the World, Vol. 6 (via Plazi/Zenodo) — Malayan Porcupine, Hystrix brachyura ↗ · Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia — Farida (2015), Diversitas tumbuhan pakan, habitat dan pemanfaatan landak (Hystrix sp.) di Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur ↗

Landak raya makan apa?

Landak raya adalah pemakan tumbuhan yang tidak pilih-pilih: ia memakan akar, umbi, kulit batang, biji-bijian, tumbuhan, dan buah yang jatuh, termasuk buah kelapa sawit. Menurut HMW, landak ini juga membutuhkan kalsium, sehingga suka mengerat tulang dan tanduk rusa.

Survei LIPI terhadap landak (Hystrix) mencatat 48 jenis tumbuhan hutan sebagai pakan di Sumatera Selatan dan 45 jenis di Kalimantan Timur, ditambah rayap Cryptotermes sebagai satu-satunya pakan hewani. Bagian yang dimakan terutama umbut, rebung, biji, buah, umbi, rimpang, pucuk muda, dan kulit batang. Tumbuhan suku mangga-manggaan dan tumbuhan bergetah sangat disukai.

Dasar informasi: Handbook of the Mammals of the World, Vol. 6 (via Plazi/Zenodo) — Malayan Porcupine, Hystrix brachyura ↗ · Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia — Farida (2015), Diversitas tumbuhan pakan, habitat dan pemanfaatan landak (Hystrix sp.) di Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur ↗

Bagaimana perilaku landak raya?

Landak raya aktif pada malam hari dan hidup di darat. Dalam survei kamera jebak mamalia hutan hujan Indonesia yang dikutip HMW, semua foto landak raya diambil pada malam hari. Landak ini hidup sendiri atau dalam kelompok 2–4 ekor; satu keluarga dapat berbagi liang dan mencari makan bersama melalui jalur tetap.

Jika terganggu, landak raya menggetarkan duri ekornya, mendengus, dan menghentakkan kaki, lalu dapat menyerang dengan berlari mundur sambil menegakkan duri. Durinya tidak dapat dilontarkan, tetapi mudah lepas dan tertinggal di tubuh lawan. Masa buntingnya sekitar 110 hari, dengan dua anak (kadang tiga) per kelahiran, dan betina dapat melahirkan dua kali setahun.

Dasar informasi: Handbook of the Mammals of the World, Vol. 6 (via Plazi/Zenodo) — Malayan Porcupine, Hystrix brachyura ↗ · Nature in Singapore (Lee Kong Chian Natural History Museum) — Chung et al. (2016), Records of the Malayan porcupine, Hystrix brachyura, in Singapore (PDF) ↗

Apa bedanya landak raya dengan landak jawa?

Landak raya dan landak jawa (Hystrix javanica) paling mudah dibedakan dari lokasinya. Landak raya hidup di Sumatera dan Kalimantan, sedangkan landak jawa hidup di Jawa, Madura, Bali, Lombok, Sumbawa, Flores, Rinca, dan Tanah Jampea. Keduanya termasuk subgenus Acanthion. Landak jawa dulu digolongkan ke dalam H. brachyura sebelum van Weers (1979) memperlakukannya sebagai spesies tersendiri.

Menurut HMW, duri landak jawa kurang berkembang: duri terpanjangnya 8–15,5 cm, lebih pendek daripada duri pertahanan landak raya yang sekitar 20 cm. Banyak duri landak jawa berujung hitam sehingga punggung dan sisi tubuhnya tampak gelap berbintik. Tulang hidung landak jawa juga cenderung lebih pendek.

Dasar informasi: Handbook of the Mammals of the World, Vol. 6 (via Plazi/Zenodo) — Sunda Porcupine, Hystrix javanica ↗ · Handbook of the Mammals of the World, Vol. 6 (via Plazi/Zenodo) — Malayan Porcupine, Hystrix brachyura ↗ · Mammal Species of the World, 3rd edition (via Plazi/Zenodo) — Hystrix (Acanthion) javanica ↗

Mengapa landak raya diburu?

Landak raya diburu untuk daging, bahan obat tradisional, dan perdagangan hewan hidup. Gomez (2021) mencatat 39 kasus penyitaan landak di Indonesia dari Januari 2013 hingga Juni 2020, dengan sekitar 450 ekor. Landak raya adalah spesies yang paling sering teridentifikasi, dan 56 landak hidup yang disita di Sumatera Utara akan dikirim ke Tiongkok melalui Aceh.

Batu geliga (bezoar) landak juga dijual secara daring: Heinrich dan rekan menemukan 63 iklan dari penjual di Indonesia selama tiga bulan pada 2019. IUCN menggolongkannya Risiko Rendah, tetapi populasinya menurun. Bantu lindungi landak raya dengan tidak membeli daging, duri, atau batu geliga landak, dan laporkan perdagangan satwa liar kepada petugas.

Dasar informasi: Nature Conservation — Gomez (2021), The illegal hunting and exploitation of porcupines for meat and medicine in Indonesia ↗ · Global Ecology and Conservation — Heinrich et al. (2020), Valuable stones: the trade in porcupine bezoars (PDF) ↗

Jelajahi habitat terkait

Hubungan berikut didukung sumber spesies dalam panduan ini. Daftar ini bukan peta sebaran lengkap.

Pertanyaan umum tentang landak raya

Apa nama latin landak raya?

Nama latin atau nama ilmiah landak raya adalah Hystrix brachyura, dari famili Hystricidae. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Malayan porcupine.

Di mana landak raya dapat ditemukan di Indonesia?

Di Indonesia, panduan ini mencatat landak raya di wilayah berikut: Sumatera dan Kalimantan.

Habitat terkait yang didukung sumber: Hutan Hujan Tropis.

Landak raya makan apa?

Pola makan landak raya: akar, umbi, kulit batang, biji-bijian, dan buah jatuh.

Apa status konservasi landak raya?

Dalam Daftar Merah IUCN, landak raya masuk kategori Risiko rendah (Least Concern): spesies ini belum memenuhi kriteria kategori terancam pada penilaian global. Sumber: IUCN Red List (via GBIF), diperiksa 25 September 2026.

Status global ini berbeda dari status perlindungan hukum di Indonesia. Untuk memastikan apakah landak raya termasuk satwa dilindungi, periksa daftar jenis satwa dilindungi yang berlaku atau hubungi BKSDA (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) setempat.

Sumber & referensi

  1. Handbook of the Mammals of the World, Vol. 6 (via Plazi/Zenodo) — Malayan Porcupine, Hystrix brachyura ↗
  2. Handbook of the Mammals of the World, Vol. 6 (via Plazi/Zenodo) — Sunda Porcupine, Hystrix javanica ↗
  3. Mammal Species of the World, 3rd edition (via Plazi/Zenodo) — Hystrix (Acanthion) javanica ↗
  4. Nature in Singapore (Lee Kong Chian Natural History Museum) — Chung et al. (2016), Records of the Malayan porcupine, Hystrix brachyura, in Singapore (PDF) ↗
  5. Nature Conservation — Gomez (2021), The illegal hunting and exploitation of porcupines for meat and medicine in Indonesia ↗
  6. Global Ecology and Conservation — Heinrich et al. (2020), Valuable stones: the trade in porcupine bezoars (PDF) ↗
  7. Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia — Farida (2015), Diversitas tumbuhan pakan, habitat dan pemanfaatan landak (Hystrix sp.) di Sumatera Selatan dan Kalimantan Timur ↗
  8. IPB University Scientific Repository — Tingkah laku harian landak raya (Hystrix brachyura) pada siang hari di penangkaran ↗
  9. Mammal Diversity Database (ASM) — Hystrix brachyura, Malayan Porcupine ↗
  10. IUCN Red List of Threatened Species, versi 2026-1, melalui GBIF (CC BY 4.0) ↗

Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli.

Bacaan lanjutan

Porcupine: facts, threats and conservation ↗ — World Animal Rescue Network (dalam bahasa Inggris). Ikhtisar yang lebih luas dan mencakup hewan ini.

Kutip halaman ini

PanduanHewan. (2026, 25 September). Landak raya (Hystrix brachyura). PanduanHewan.org. https://panduanhewan.org/id/spesies/landak-raya/