PANDUANHEWAN · INDONESIA
LKPD simbiosis mutualisme, komensalisme, dan parasitisme (dengan kunci jawaban)
LKPD simbiosis: tabel 12 pasangan makhluk hidup, soal uraian tentang mutualisme, komensalisme, dan parasitisme, refleksi, serta kunci jawaban.
LKPD ini siap dicetak: gunakan tombol cetak di peramban (Ctrl+P atau ⌘P). Kunci jawaban untuk guru ada di bagian akhir dan dimulai di lembar baru saat dicetak. Materi lengkapnya ada di halaman materi. Simbiosis mutualisme, komensalisme, dan parasitisme (IPA Kelas 7)
Fase D · SMP kelas 7 · IPA
Unduh paket lengkap untuk guru (HTML offline) ↓
Tujuan pembelajaran
- Peserta didik dapat menjelaskan pengertian simbiosis dan tiga jenisnya.
- Peserta didik dapat menggolongkan pasangan makhluk hidup ke dalam mutualisme, komensalisme, atau parasitisme dengan alasan untung-rugi.
- Peserta didik dapat memberi contoh simbiosis dengan hewan Indonesia.
- Peserta didik dapat membedakan simbiosis dari predasi dan kompetisi.
Bacaan singkat
Simbiosis adalah hubungan erat dan lama antara dua jenis makhluk hidup yang berbeda. Pada mutualisme kedua pihak untung (ikan badut dan anemon), pada komensalisme satu untung dan yang lain tidak terpengaruh (anggrek dan pohon), dan pada parasitisme satu untung dan yang lain dirugikan (pinjal dan kucing). Materi ini dibahas di IPA SMP Kelas VII Bab VI.
- Simbiosis dibagi menjadi tiga: mutualisme (+/+), komensalisme (+/0), dan parasitisme (+/−).
- Ikan badut dan anemon laut adalah mutualisme: anemon melindungi ikan, dan ikan mengusir pemangsa anemon.
- Anggrek epifit bukan parasit; ia menempel pada pohon tanpa mengambil zat makanan dari pohon, sehingga termasuk komensalisme.
- Hanya nyamuk Aedes betina yang mengisap darah, untuk membentuk telur; hubungannya dengan manusia biasanya digolongkan parasitisme, meski ahli ekologi menyebut nyamuk mikropredator.
- Kuntul kerbau terutama memakan serangga yang terusik oleh kerbau, sehingga pasangan ini biasanya digolongkan komensalisme; bila kuntul memakan caplak dari kulit kerbau, hubungannya menjadi mutualisme.
- Simbiosis berbeda dari predasi dan kompetisi, yang juga merupakan bentuk interaksi antarmakhluk hidup.
Kegiatan 1
Tentukan jenis simbiosis setiap pasangan (mutualisme, komensalisme, atau parasitisme) dan tulis alasannya dengan tanda +, 0, atau −.
| No | Pasangan makhluk hidup | Jenis simbiosis dan alasan |
|---|---|---|
| 1 | Ikan badut dan anemon laut | |
| 2 | Lebah madu Asia dan bunga | |
| 3 | Kalong besar dan pohon durian | |
| 4 | Julang sulawesi dan pohon buah di hutan | |
| 5 | Kima raksasa dan alga zooxanthellae | |
| 6 | Anggrek dan pohon mangga | |
| 7 | Ikan remora dan hiu | |
| 8 | Kuntul kerbau dan kerbau | |
| 9 | Pinjal dan kucing | |
| 10 | Caplak dan anjing | |
| 11 | Nyamuk Aedes betina dan manusia | |
| 12 | Benalu dan pohon |
Kegiatan 2
- Jelaskan perbedaan mutualisme, komensalisme, dan parasitisme dengan kata-katamu sendiri.
- Mengapa anggrek yang menempel di pohon bukan parasit?
- Apa yang didapat ikan badut dan apa yang didapat anemon laut dari hubungan mereka?
- Temanmu berkata, "Kerbau dan burung jalak pasti mutualisme." Bagaimana kamu menanggapinya?
- Apa bedanya predasi dengan parasitisme?
Refleksi
Contoh simbiosis mana yang bisa kamu temukan di sekitar rumah atau sekolah?
Jenis simbiosis mana yang paling sulit kamu bedakan? Mengapa?
Mengapa penting memeriksa apakah suatu contoh di buku atau internet didukung penelitian?
Kunci jawaban (untuk guru)
Kegiatan 1
- Ikan badut dan anemon laut: Mutualisme (+/+): ikan terlindung, anemon dijaga dari pemangsa
- Lebah madu Asia dan bunga: Mutualisme (+/+): lebah dapat nektar dan serbuk sari, bunga diserbuki
- Kalong besar dan pohon durian: Mutualisme (+/+): kalong dapat makanan, pohon diserbuki dan bijinya disebarkan
- Julang sulawesi dan pohon buah di hutan: Mutualisme (+/+): burung dapat buah, biji disebarkan
- Kima raksasa dan alga zooxanthellae: Mutualisme (+/+): kima dapat makanan, alga dapat tempat hidup
- Anggrek dan pohon mangga: Komensalisme (+/0): anggrek dapat tempat menempel, pohon tidak diambil makanannya
- Ikan remora dan hiu: Komensalisme (+/0); bisa mendekati mutualisme karena remora juga memakan parasit hiu
- Kuntul kerbau dan kerbau: Komensalisme (+/0): kuntul dapat serangga yang terusik, kerbau tidak terpengaruh (menjadi mutualisme bila kuntul memakan caplak kerbau)
- Pinjal dan kucing: Parasitisme (+/−): pinjal dapat darah, kucing dirugikan
- Caplak dan anjing: Parasitisme (+/−): caplak dapat darah, anjing bisa sakit
- Nyamuk Aedes betina dan manusia: Biasanya digolongkan parasitisme (+/−): nyamuk dapat darah untuk telur, manusia bisa tertular penyakit; ahli ekologi juga menyebut nyamuk mikropredator
- Benalu dan pohon: Parasitisme (+/−): benalu untung, pohon dirugikan
Kegiatan 2
- Jelaskan perbedaan mutualisme, komensalisme, dan parasitisme dengan kata-katamu sendiri. Mutualisme: kedua pihak untung. Komensalisme: satu untung, yang lain tidak terpengaruh. Parasitisme: satu untung, yang lain dirugikan.
- Mengapa anggrek yang menempel di pohon bukan parasit? Anggrek epifit tidak mengambil zat makanan langsung dari pohon; ia hanya menempel.
- Apa yang didapat ikan badut dan apa yang didapat anemon laut dari hubungan mereka? Ikan badut mendapat perlindungan dari tentakel penyengat anemon. Anemon dijaga dari pemangsanya oleh ikan badut.
- Temanmu berkata, "Kerbau dan burung jalak pasti mutualisme." Bagaimana kamu menanggapinya? Itu hanya benar bila burung terbukti mengurangi parasit kerbau. Contoh yang terdokumentasi, kuntul kerbau, terutama memakan serangga yang terusik kerbau, jadi umumnya digolongkan komensalisme; hubungannya baru menjadi mutualisme bila kuntul memakan caplak dari kulit kerbau.
- Apa bedanya predasi dengan parasitisme? Pada predasi pemangsa memangsa mangsanya. Pada parasitisme parasit hidup bersama inangnya dalam waktu lama dan mengambil keuntungan darinya.
Sumber: Keputusan Kepala BSKAP Kemendikdasmen No. 046/H/KR/2025 tentang Capaian Pembelajaran, CP IPA Fase D ↗ · Kemendikbudristek — IPA Kelas VII, Edisi Revisi 2023, hlm. 172 ↗ · Anemonefish use sialic acid metabolism as Trojan horse to avoid giant sea anemone stinging (BMC Biology 2025, PMC) ↗ · Animal Diversity Web: Ctenocephalides felis (pinjal kucing) ↗ · University of Georgia Extension (Forsyth County): Amazing facts about orchids ↗ · Insects (2022), Genetic Structure of Apis cerana Populations from South Korea, Vietnam and the Russian Far East (PMC) ↗ · Insects (2024), Decline in Honeybees and Its Consequences for Beekeepers and Crop Pollination in Western Nepal (PMC) ↗ · BBKSDA Sulawesi Selatan (KSDAE, Kementerian Kehutanan): Sulawesi Hornbill (Rhyticeros cassidix) ↗ · FishBase: Amphiprion ocellaris (clown anemonefish) ↗ · Animal Diversity Web: Pteropus vampyrus (kalong besar) ↗ · NOAA National Ocean Service, Corals tutorial: What is zooxanthellae? ↗ · Animal Diversity Web: Tridacna gigas (kima raksasa) ↗
Boleh dicetak dan diperbanyak untuk pembelajaran nonkomersial dengan menyebut PanduanHewan.org sebagai sumber.