
Apa itu Tokek berbintik?
Tokek berbintik merujuk pada Gekko monarchus, anggota genus Gekko, famili Gekkonidae, dan kelas Squamata. Penamaan ilmiah mengikuti catatan takson yang diterima dalam GBIF Backbone Taxonomy. Nama umum dapat berbeda antarwilayah; nama ilmiah dipakai untuk membedakan spesies ini dari kerabatnya.
Dasar informasi: GBIF Backbone Taxonomy — accepted taxon ↗
Apa yang diketahui tentang Tokek berbintik?
Tokek berbintik dua tercatat dari Semenanjung Malaya, Borneo, dan sejumlah pulau; motif bintik perlu diperiksa bersama bentuk tubuh dan lokasi.
Baca ciri atau informasi tersebut bersama nama ilmiah dan sumber spesies, bukan sebagai kepastian dari foto yang kurang jelas. Populasi, umur, dan batas takson dapat berbeda; jika identifikasi diragukan, catat kelompok yang lebih luas.
Dasar informasi: Species account — background reading ↗
Habitat dan pengamatan Tokek berbintik
Peneliti di sekitar Danau Maninjau mencatat individu di kamar mandi dan rumah; salah satu temuan berada dekat telur yang menempel pada dinding lembap. Ini catatan lapangan setempat, bukan petunjuk bahwa setiap telur pada dinding berasal dari spesies ini.
Dasar informasi: Teynié, David & Ohler (2010) — Western Sumatra herpetofauna field study ↗
Berapa catatan Tokek berbintik di Indonesia?
Saat data diambil pada 2026-09-23, pencarian GBIF mencatat 285 catatan pengamatan manusia di Indonesia dengan nama spesies ini dalam periode 2016–2026. Jumlah tersebut adalah banyaknya catatan dalam indeks, bukan perkiraan populasi, tingkat kelimpahan, atau jumlah individu unik. Pengamatan dapat tidak merata antarwilayah dan dapat berubah ketika data baru diterbitkan atau identifikasi diperbaiki.
Dasar informasi: GBIF occurrence search — Indonesia, human observations, 2016–2026 ↗
Di wilayah mana pengamatan tercatat?
Label tempat yang sering muncul dalam hasil mencakup Bengkulu, Jambi, Sumatera Utara. Ini adalah label wilayah pada catatan, bukan peta persebaran lengkap atau bukti bahwa spesies hanya hidup di sana. Beberapa label dapat luas atau tidak seragam. Periksa catatan asli sebelum menggunakan informasi lokasi untuk keputusan lapangan.
Dasar informasi: GBIF occurrence search — Indonesia, human observations, 2016–2026 ↗
Bagaimana mengamati Tokek berbintik?
Foto dari jarak aman dapat mencatat pola tubuh, kepala, ekor, dan lokasi tanpa memegang hewan. Jangan mengandalkan warna saja untuk menilai apakah ular berbisa; mintalah bantuan petugas setempat bila ada risiko. Temuan yang terdokumentasi baik membantu pembaca lain memeriksa nama spesies tanpa mengubah satu penampakan menjadi klaim status konservasi.
Bandingkan dengan kerabat
Untuk mengenali kelompok ini lebih jauh, bandingkan Tokek berbintik dengan Tokek rumah, Cecak tembok, Hemidactylus frenatus. Tautan tersebut dipilih dari kesamaan genus, famili, ordo, kelas, atau kelompok dalam katalog; hubungan taksonomi tidak berarti kebutuhan habitat dan status perlindungannya sama.
Sumber & referensi
- GBIF Backbone Taxonomy — accepted taxon ↗
- GBIF occurrence search — Indonesia, human observations, 2016–2026 ↗
- Teynié, David & Ohler (2010) — Western Sumatra herpetofauna field study ↗
- iNaturalist — exact species taxon and community observations ↗
- Species account — background reading ↗
Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli.