Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

PANDUANHEWAN · INDONESIA

Katak Tegalan

Katak Tegalan (Fejervarya limnocharis). Katak sawah ini termasuk kompleks yang pernah ditata ulang melalui studi molekuler; catatan lama dengan nama sama tidak selalu merujuk batas spesies kini.

Tentang profil data iniProfil data terbuka untuk ditelaah; identitas catatan belum direkonsiliasi dan halaman ini dikecualikan dari indeks pencarian.
Foto Katak Tegalan (Fejervarya limnocharis).
(c) 林正文, some rights reserved (CC BY) · CC BY 4.0 · Foto dipotong untuk tata letak.

Catatan taksonomi penting

Amphibian Species of the World memperingatkan bahwa nama F. limnocharis dahulu mencakup banyak populasi yang mungkin merupakan spesies lain. Angka catatan dan pengamatan lama di halaman ini perlu dipisahkan menurut konsep takson yang dipakai sebelum diperlakukan sebagai bukti spesies yang sama.

Dasar informasi: Amphibian Species of the World — Fejervarya limnocharis ↗

Apa itu Katak Tegalan?

Katak Tegalan merujuk pada Fejervarya limnocharis, anggota genus Fejervarya, famili Dicroglossidae, dan ordo Anura. Penamaan ilmiah mengikuti catatan takson yang diterima dalam GBIF Backbone Taxonomy. Nama umum dapat berbeda antarwilayah; nama ilmiah dipakai untuk membedakan spesies ini dari kerabatnya.

Dasar informasi: GBIF Backbone Taxonomy — accepted taxon ↗

Apa yang diketahui tentang Katak Tegalan?

Katak sawah ini termasuk kompleks yang pernah ditata ulang melalui studi molekuler; catatan lama dengan nama sama tidak selalu merujuk batas spesies kini.

Baca ciri atau informasi tersebut bersama nama ilmiah dan sumber spesies, bukan sebagai kepastian dari foto yang kurang jelas. Populasi, umur, dan batas takson dapat berbeda; jika identifikasi diragukan, catat kelompok yang lebih luas.

Dasar informasi: Species account — background reading ↗

Habitat dan pengamatan Katak Tegalan

Survei lama di tepi timur Danau Maninjau melaporkan katak bernama ini aktif di sawah pada siang dan malam hari. Karena batas spesies kelompok Fejervarya telah ditinjau ulang, catatan lama itu perlu dibaca dengan kehati-hatian taksonomi.

Dasar informasi: Teynié, David & Ohler (2010) — Western Sumatra herpetofauna field study ↗

Berapa catatan Katak Tegalan di Indonesia?

Saat data diambil pada 2026-09-23, pencarian GBIF mencatat 789 catatan pengamatan manusia di Indonesia dengan nama spesies ini dalam periode 2016–2026. Jumlah tersebut adalah banyaknya catatan dalam indeks, bukan perkiraan populasi, tingkat kelimpahan, atau jumlah individu unik. Pengamatan dapat tidak merata antarwilayah dan dapat berubah ketika data baru diterbitkan atau identifikasi diperbaiki.

Dasar informasi: GBIF occurrence search — Indonesia, human observations, 2016–2026 ↗

Di wilayah mana pengamatan tercatat?

Label tempat yang sering muncul dalam hasil mencakup Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten. Ini adalah label wilayah pada catatan, bukan peta persebaran lengkap atau bukti bahwa spesies hanya hidup di sana. Beberapa label dapat luas atau tidak seragam. Periksa catatan asli sebelum menggunakan informasi lokasi untuk keputusan lapangan.

Dasar informasi: GBIF occurrence search — Indonesia, human observations, 2016–2026 ↗

Bagaimana mengamati Katak Tegalan?

Amati di tempatnya tanpa memindahkan telur, berudu, atau katak. Foto tubuh, habitat, tanggal, dan suara dapat membantu ahli menilai identifikasi; jangan menyimpulkan keamanan sentuhan dari nama umum. Temuan yang terdokumentasi baik membantu pembaca lain memeriksa nama spesies tanpa mengubah satu penampakan menjadi klaim status konservasi.

Bandingkan dengan kerabat

Untuk mengenali kelompok ini lebih jauh, bandingkan Katak Tegalan dengan Kodok Sawah, Phrynoidis asper, Hylarana erythraea. Tautan tersebut dipilih dari kesamaan genus, famili, ordo, kelas, atau kelompok dalam katalog; hubungan taksonomi tidak berarti kebutuhan habitat dan status perlindungannya sama.

Sumber & referensi

  1. GBIF Backbone Taxonomy — accepted taxon ↗
  2. GBIF occurrence search — Indonesia, human observations, 2016–2026 ↗
  3. Teynié, David & Ohler (2010) — Western Sumatra herpetofauna field study ↗
  4. Amphibian Species of the World — Fejervarya limnocharis ↗
  5. iNaturalist — exact species taxon and community observations ↗
  6. Species account — background reading ↗

Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli.