Nomor dan kontak penting
- Polisi (Call Center Polri) 110 sumber ↗
- Gawat darurat medis (PSC 119) 119 sumber ↗
- Panggilan darurat terpadu (di daerah yang sudah memiliki layanan) 112 sumber ↗
- Kantor BKSDA per provinsi Daftar kantor BKSDA sumber ↗
Nomor dan alamat diperiksa pada sumber resmi saat panduan diperbarui. PanduanHewan tidak menerima laporan atau mengirim bantuan. Daftar kantor BKSDA
Jawaban singkat
Poin penting
- Keselamatan manusia didahulukan: jangan berhenti mendadak atau berjalan ke jalur kendaraan untuk menolong hewan.
- Bila hewan atau bangkainya membahayakan pengguna jalan, laporkan ke Call Center Polri 110, yang menerima laporan kecelakaan.
- Hewan yang kesakitan atau ketakutan dapat menyerang. Amati dari jarak aman dan jangan menyentuhnya dengan tangan kosong.
- Untuk satwa liar, hubungi BKSDA atau polsek terdekat. BKSDA meminta warga tidak menangani satwa liar sendiri.
Dalam panduan ini (9)
Mulai dari langkah ini
- Menepilah hanya di tempat yang aman. Jangan berhenti mendadak atau di tengah jalan.
- Jangan berjalan ke jalur kendaraan. Bila hewan menghalangi jalan atau ada kecelakaan, hubungi 110.
- Jika ada orang terluka, hubungi 119, atau 112 di daerah yang memiliki layanan ini.
- Dari jarak aman, catat lokasi persis (nama jalan, patokan, arah), jenis dan kondisi hewan, lalu ambil foto tanpa mendekat.
- Untuk kucing atau anjing, hubungi dokter hewan terdekat atau pemilik bila ada identitas di kalung. Untuk satwa liar, hubungi BKSDA atau polsek.
- Jangan memberi makanan, minuman, atau obat manusia. Tunggu arahan petugas atau dokter hewan sebelum hewan dipindahkan.
- Jika Anda tergigit atau tercakar, cuci luka dengan sabun dan air mengalir selama 15 menit, lalu segera ke fasilitas kesehatan.
Apa yang harus dilakukan jika melihat hewan tertabrak di jalan?
Utamakan keselamatan Anda dan pengguna jalan lain. Lembaga kesejahteraan hewan Inggris, RSPCA, meminta penolong tidak membahayakan diri dan menjaga jarak sambil menilai apakah aman mendekat. Di jalan ramai, rel, atau lokasi berbahaya lain, lebih aman tetap di tepi dan mencatat lokasinya.
Bila hewan, bangkainya, atau kerumunan orang membahayakan lalu lintas, laporkan ke Call Center Polri 110. Polri menyebut layanan ini gratis dan menerima laporan, antara lain kecelakaan. RSPCA juga menyarankan menghubungi polisi bila hewan di jalan menimbulkan risiko langsung bagi lalu lintas.
Dasar informasi: RSPCA — Injured wild animals ↗ · Polri — Call Center 110 ↗
Siapa yang harus dihubungi untuk hewan yang tertabrak?
Untuk kucing atau anjing, hubungi klinik atau dokter hewan terdekat. Tanyakan apakah mereka dapat menerima hewan itu dan bagaimana sebaiknya hewan dibawa. Bila hewan berkalung dengan nomor telepon, hubungi pemiliknya.
Untuk satwa liar seperti musang, biawak, atau kijang, hubungi Balai KSDA (BKSDA) di provinsi Anda; daftar kantor dan wilayah kerjanya ada di halaman Kontak BKSDA. Polsek terdekat juga dapat meneruskan laporan. Pada Juni 2026, warga Karangasem melaporkan kijang terluka ke Polsek Selat, yang lalu berkoordinasi dengan BKSDA Bali dan dokter hewan Puskeswan.
Dasar informasi: BKSDA Bali — Injured barking deer evacuated in Karangasem (June 2026) ↗ · Ditjen KSDAE — Balai KSDA & Taman Nasional directory ↗
Apakah aman menyentuh atau memindahkan hewan yang tertabrak?
Hewan yang terluka dapat merasa terancam dan bereaksi agresif. RSPCA menyebut satwa liar yang lebih besar dari kucing tidak boleh ditangani orang awam, dan hewan kecil pun hanya didekati bila aman. Jangan menyentuh hewan dengan tangan kosong, jangan mencoba meluruskan tulang atau membalut luka, dan jangan memberi obat manusia, makanan, atau minuman.
Mintalah arahan dokter hewan, BKSDA, atau petugas sebelum hewan dipindahkan. BKSDA Bali mengimbau warga tidak menangani sendiri satwa liar yang ditemukan, melainkan melaporkannya. Sambil menunggu, jauhkan anjing dan kerumunan karena kehadiran mereka dapat membuat hewan makin tertekan.
Dasar informasi: RSPCA — Injured wild animals ↗ · BKSDA Bali — Injured barking deer evacuated in Karangasem (June 2026) ↗
Bagaimana jika saya tergigit atau tercakar?
Kemenkes menyebut anjing, kucing, dan kera sebagai hewan utama penular rabies di Indonesia. Kemenkes meminta korban gigitan segera mencuci luka dengan sabun dan air mengalir selama 15 menit, kemudian mengunjungi fasilitas kesehatan terdekat untuk mendapatkan Vaksin Anti Rabies sesegera mungkin. Sampaikan kepada petugas jenis hewan dan lokasi kejadian. Panduan Dugaan Paparan Rabies menjelaskan langkah berikutnya.
Dasar informasi: Kemenkes — Kemenkes urges stronger rabies prevention (2025) ↗ · Kemenkes Ditjen Kesehatan Lanjutan — Mengenal penyakit rabies ↗
Bagaimana jika ada orang yang ikut terluka?
Pertolongan bagi manusia selalu didahulukan. Layanan gawat darurat medis Kemenkes, Public Safety Center (PSC) 119, dapat dihubungi dari telepon seluler maupun telepon rumah, dan situsnya juga menyebut 112 untuk kondisi yang mengancam nyawa. Layanan 112 dibangun pemerintah daerah, jadi hanya tersedia di kabupaten/kota yang sudah memilikinya.
Dasar informasi: Kemenkes — Public Safety Center (PSC) 119 ↗ · Diskominfo Kabupaten Badung — Layanan panggilan darurat 112 ↗
Sumber & referensi
- RSPCA — Injured wild animals ↗
- Polri — Call Center 110 ↗
- BKSDA Bali — Injured barking deer evacuated in Karangasem (June 2026) ↗
- Ditjen KSDAE — Balai KSDA & Taman Nasional directory ↗
- Kemenkes — Kemenkes urges stronger rabies prevention (2025) ↗
- Kemenkes Ditjen Kesehatan Lanjutan — Mengenal penyakit rabies ↗
- Kemenkes — Public Safety Center (PSC) 119 ↗
- Diskominfo Kabupaten Badung — Layanan panggilan darurat 112 ↗
Rujukan dapat berubah. Periksa tanggal dan konteks pada sumber asli. Cara kami menggunakan sumber dan data →
Rujuk halaman ini
Cantumkan PanduanHewan saat merujuk halaman ini. Periksa sumber bukti asli sebelum menggunakan kembali suatu klaim.
PanduanHewan. Menemukan Hewan Tertabrak. Pembaruan substansial terakhir: 1 Oktober 2026. https://panduanhewan.org/id/darurat/hewan-tertabrak/