Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

PANDUANHEWAN · INDONESIA

Perbedaan kukang Jawa dan kukang sunda

Apa bedanya kukang Jawa (Nycticebus javanicus) dan kukang sunda (Nycticebus coucang)? Perbandingan klasifikasi, ciri, sebaran, makanan, ukuran, status IUCN, dan perlindungan hukum dari sumber tercantum.

Kukang Jawa (Nycticebus javanicus) dan kukang sunda (Nycticebus coucang) adalah dua spesies berbeda dalam genus yang sama, Nycticebus. Wilayah di Indonesia — kukang Jawa: Jawa, Indonesia; kukang sunda: Sumatera, Kepulauan Riau, dan Kepulauan Natuna.

Jawa, Indonesia
Nycticebus javanicus

Primata nokturnal Jawa yang hidup di pepohonan dan menghadapi ancaman perdagangan. Memahami perilakunya membantu membedakan rasa ingin tahu dari gangguan pada satwa.

Sumatera, Kepulauan Riau, dan Kepulauan Natuna
Nycticebus coucang

Kukang sunda (Nycticebus coucang) adalah primata malam yang lambat dan berbisa di Sumatera, terancam perdagangan hewan peliharaan, dan dilindungi.

Tabel perbedaan Kukang Jawa dan Kukang sunda

Perbandingan dua hewan
AspekKukang JawaKukang sunda
Nama ilmiahNycticebus javanicusNycticebus coucang
Nama InggrisJavan slow lorisSunda slow loris
KelasMammaliaMammalia
OrdoPrimatesPrimates
FamiliLorisidaeLorisidae
Wilayah di IndonesiaJawa, IndonesiaSumatera, Kepulauan Riau, dan Kepulauan Natuna
Endemik IndonesiaYaTidak
Ciri utamaSalah satu mamalia berbisaMata besar, garis putih di antara mata, gerak lambat
Makanan—Getah pohon, nektar, buah; kadang serangga, siput, dan telur
Jenis pemakanomnivora (pemakan tumbuhan dan hewan)omnivora (pemakan tumbuhan dan hewan)
Cara berkembang biakmelahirkan (vivipar)melahirkan (vivipar)
Status IUCNKritis (Critically Endangered)Genting (Endangered)
Perlindungan hukumDilindungi (Permen LHK P.106/2018)Dilindungi (Permen LHK P.106/2018)

Setiap sel berasal dari data bersumber di halaman masing-masing hewan; sel kosong berarti data itu belum tersedia, bukan berarti sama atau tidak ada.

Cara membedakan

Sumber

  1. Little Fireface Project — Current research ↗
  2. Little Fireface Project — Welcome and current focus ↗
  3. Little Fireface Project — About the project ↗
  4. International Animal Rescue — The Truth Behind the Slow Loris Pet Trade ↗
  5. JDIH Kementerian Kehutanan — Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi (PDF, dengan lampiran) ↗
  6. Handbook of the Mammals of the World (via Zenodo) ↗
  7. Animal Diversity Web ↗
  8. IUCN Red List ↗
  9. Environment shapes sleep patterns in a wild nocturnal primate (Reinhardt et al. 2019, Scientific Reports; PMC) ↗
  10. Barrett et al. 2021, Risky Business: The Function of Play in a Venomous Mammal - The Javan Slow Loris (Nycticebus javanicus) (Toxins) ↗
  11. GBIF Backbone Taxonomy (GBIF) ↗
  12. Animal Diversity Web — Nycticebus coucang (Sunda slow loris) ↗
  13. Mammal Diversity Database (ASM) — Nycticebus coucang, Malaysian (Sunda) Slow Loris ↗
  14. Mammal Diversity Database (ASM) — Nycticebus hilleri, Hiller's Slow Loris ↗
  15. Journal of Venomous Animals and Toxins including Tropical Diseases — Nekaris et al. (2013), Mad, bad and dangerous to know: the biochemistry, ecology and evolution of slow loris venom ↗
  16. PLOS ONE — Nekaris et al. (2013), Tickled to death: analysing public perceptions of ‘cute’ videos of threatened species (slow lorises) on Web 2.0 sites ↗

Ingin melihat semua hewan?

Cari berdasarkan nama, habitat, atau pulau di direktori hewan.

Buka direktori hewan