Untuk semua hewan. Untuk masa depan bersama.Sebuah inisiatif nirlaba

PANDUANHEWAN · INDONESIA

Perbedaan komodo dan biawak air

Apa bedanya komodo (Varanus komodoensis) dan biawak air (Varanus salvator)? Perbandingan klasifikasi, ciri, sebaran, makanan, ukuran, status IUCN, dan perlindungan hukum dari sumber tercantum.

Komodo (Varanus komodoensis) dan biawak air (Varanus salvator) adalah dua spesies berbeda dalam genus yang sama, Varanus. Wilayah di Indonesia — komodo: Nusa Tenggara Timur: Flores dan pulau-pulau sekitarnya; biawak air: Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan sebagian Nusa Tenggara.

Nusa Tenggara Timur: Flores dan pulau-pulau sekitarnya
Varanus komodoensis

Kadal terbesar yang masih hidup, berasal dari sejumlah pulau di Nusa Tenggara Timur. Kenali hubungan komodo dengan mangsa, habitat kering, dan konservasi tiap pulau.

Sumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan sebagian Nusa Tenggara
Varanus salvator

Kadal besar semiakuatik yang hidup dekat sungai, rawa, mangrove, dan sejumlah kawasan manusia. Sebagai pemangsa sekaligus pemakan bangkai, biawak air berperan dalam jaring makanan perairan dan daratan.

Tabel perbedaan Komodo dan Biawak air

Perbandingan dua hewan
AspekKomodoBiawak air
Nama ilmiahVaranus komodoensisVaranus salvator
Nama InggrisKomodo dragonAsian water monitor
KelasReptiliaReptilia
OrdoSquamataSquamata
FamiliVaranidaeVaranidae
Wilayah di IndonesiaNusa Tenggara Timur: Flores dan pulau-pulau sekitarnyaSumatera, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, dan sebagian Nusa Tenggara
Endemik IndonesiaYaTidak
Ciri utamaLidah bercabang untuk mendeteksi bau—
UkuranUkuran terbesar terverifikasi: Panjang 3,13 m dan berat 166 kgPanjang tubuh: Dapat mencapai 3 m, tetapi kebanyakan dewasa paling panjang sekitar 1,5 m
MakananPemangsa dan pemakan bangkaiHewan kecil dan bangkai
Jenis pemakankarnivora (pemakan daging)karnivora (pemakan daging)
Cara berkembang biakbertelur (ovipar)bertelur (ovipar)
Status IUCNGenting (Endangered)Risiko rendah (Least Concern)
Perlindungan hukumDilindungi (Permen LHK P.106/2018)—

Setiap sel berasal dari data bersumber di halaman masing-masing hewan; sel kosong berarti data itu belum tersedia, bukan berarti sama atau tidak ada.

Cara membedakan

  • Komodo: Lidah bercabang untuk mendeteksi bau.

Membedakan hewan tidak menggantikan menjaga jarak. Jangan mendekati, menangkap, atau memegang satwa liar; bila tergigit, segera ke fasilitas kesehatan.

Sumber

  1. Smithsonian’s National Zoo — Komodo dragon ↗
  2. Komodo Survival Program — Conservation status ↗
  3. Komodo Survival Program — Population monitoring ↗
  4. IUCN — 2021 Red List update ↗
  5. Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi ↗
  6. Animal Diversity Web ↗
  7. Reptile Database ↗
  8. Fry et al. 2009, A central role for venom in predation by Varanus komodoensis (Komodo Dragon) and the extinct giant Varanus (Megalania) priscus (PNAS) ↗
  9. GBIF Backbone Taxonomy (GBIF) ↗
  10. Sarawak Forest Department — Varanus salvator ↗
  11. Singapore Animal & Veterinary Service — Monitor lizards ↗
  12. Shine et al. — Commercial harvesting of giant lizards in southern Sumatra ↗
  13. Animal Diversity Web — Varanus salvator ↗
  14. GBIF — accepted Varanus salvator taxon ↗
  15. Reptile Database ↗
  16. ReptTraits v1-2 (Oskyrko et al. 2024, Scientific Data 11:243), column 'Active time' ↗

Ingin melihat semua hewan?

Cari berdasarkan nama, habitat, atau pulau di direktori hewan.

Buka direktori hewan