# Kupu-kupu sayap burung Wallace

> Kupu-kupu sayap burung Wallace (Ornithoptera croesus) adalah kupu-kupu besar yang jantannya jingga keemasan dan hanya hidup di Maluku Utara.

Sumber: https://panduanhewan.org/id/spesies/kupu-kupu-sayap-burung-wallace/ · Diperbarui 25 September 2026 · Bahasa Indonesia · English: https://panduanhewan.org/en/species/wallaces-golden-birdwing/
_Mirror Markdown ini dibuat saat build dari data yang sama dengan halaman HTML. Kutip URL halaman HTML beserta tanggal pembaruannya._

**Status tinjauan:** Disusun dan diperiksa terhadap sumber tercantum; belum ditinjau pakar.

## Jawaban singkat

Kupu-kupu sayap burung wallace (*Ornithoptera croesus*) adalah hewan invertebrata dari famili Papilionidae. Dalam Daftar Merah IUCN, statusnya Hampir terancam (Near Threatened).

| Fakta | Nilai |
|---|---|
| Nama ilmiah | *Ornithoptera croesus* |
| Nama Inggris | Wallace's golden birdwing |
| Kelompok | Invertebrata |
| Famili | Papilionidae |
| Wilayah di Indonesia | Maluku Utara (Bacan, Halmahera, dan Morotai) |
| Habitat terkait | [Hutan Hujan Tropis](https://panduanhewan.org/id/habitat/hutan-hujan-tropis/) |
| Makanan | Ulat: daun Aristolochia; dewasa: nektar bunga Mussaenda |
| Sebaran di Indonesia | Bacan, Halmahera, dan Morotai, Maluku Utara |
| Ciri utama | Sayap jantan jingga keemasan, bentang 130–150 mm |
| Nama lain | Wallace's golden birdwing |
| Status perlindungan di Indonesia | Dilindungi menurut Permen LHK P.106/2018 |
| Status IUCN | Hampir terancam (Near Threatened) · [IUCN Red List (via GBIF)](https://www.gbif.org/species/1937481) · diperiksa 25 September 2026 |

## Apa itu kupu-kupu sayap burung Wallace?

Kupu-kupu sayap burung Wallace (Ornithoptera croesus) adalah kupu-kupu besar suku Papilionidae yang jantannya berwarna jingga keemasan dan hanya hidup di Maluku Utara. Alfred Russel Wallace menemukannya di Pulau Bacan dan menamainya pada 1859.

Menurut teks Red Data Book IUCN yang dimuat ulang Swallowtail & Birdwing Butterfly Trust, bentang sayap jantan 130–150 mm dan betina 160–190 mm. Sayap depan jantan cokelat sangat gelap dengan pita jingga berkilau, sedangkan sayap belakangnya jingga dengan bercak kuning keemasan. Betina subspesies Bacan berwarna cokelat dengan bercak putih. Warna kuning keemasan jantan disebut unik di antara kupu-kupu sayap burung.

Dasar informasi: [Swallowtail & Birdwing Butterfly Trust — Wallace's golden birdwing: Ornithoptera croesus](https://www.sbbt.org.uk/wallaces-golden-birdwing-ornithoptera-croesus/) · [Treubia (BRIN) — Peggie (2022), Trade and threats on Ornithoptera croesus in North Maluku, Indonesia](https://ejournal.brin.go.id/treubia/article/view/10032)

## Di mana kupu-kupu sayap burung Wallace hidup?

Kupu-kupu sayap burung Wallace hanya hidup di Maluku Utara, yaitu di Pulau Bacan, Halmahera, dan Morotai. Tiap pulau memiliki subspesies sendiri: O. c. croesus di Bacan, O. c. lydius di Halmahera, dan O. c. toeantei di Morotai. Sebagian ahli juga mengakui subspesies dari Pulau Kasiruta dan Mandioli.

Menurut Peggie (2022), kupu-kupu ini kemungkinan besar sudah punah di Ternate setelah letusan Gunung Gamalama pada 1983. Di Bacan, ia hidup di hutan alami Cagar Alam Gunung Sibela dan pernah tercatat pada ketinggian 20 hingga 800 meter.

Dasar informasi: [Treubia (BRIN) — Peggie (2022), Trade and threats on Ornithoptera croesus in North Maluku, Indonesia](https://ejournal.brin.go.id/treubia/article/view/10032) · [Treubia (BRIN) — Peggie et al. (2021), Assessing an in-situ semi-natural breeding approach for Ornithoptera croesus on Bacan Island](https://ejournal.brin.go.id/treubia/article/view/9706)

## Kupu-kupu sayap burung Wallace makan apa?

Ulat kupu-kupu sayap burung Wallace memakan daun tumbuhan merambat Aristolochia dan Pararistolochia, sedangkan kupu-kupu dewasa mengisap nektar bunga. Di hutan Gunung Sibela, peneliti menemukan Pararistolochia sebagai tanaman pakan ulat alami, dan catatan lama juga menyebut Aristolochia gaudichaudii. Di tempat penangkaran di Labuha, Bacan, ulat paling menyukai Aristolochia acuminata.

Kupu-kupu dewasa terutama mendatangi bunga Mussaenda yang memiliki cuping kelopak putih besar, sedangkan bunga Hibiscus di dekatnya tidak dikunjungi. Seperti kupu-kupu ekor walet lain, ia terus mengepakkan sayap saat mengisap nektar.

Dasar informasi: [Treubia (BRIN) — Peggie et al. (2021), Assessing an in-situ semi-natural breeding approach for Ornithoptera croesus on Bacan Island](https://ejournal.brin.go.id/treubia/article/view/9706) · [Swallowtail & Birdwing Butterfly Trust — Wallace's golden birdwing: Ornithoptera croesus](https://www.sbbt.org.uk/wallaces-golden-birdwing-ornithoptera-croesus/)

## Bagaimana perilaku kupu-kupu sayap burung Wallace?

Kupu-kupu sayap burung Wallace adalah penerbang jarak jauh yang kuat, menjelajahi hutan yang luas, dan jarang terlihat. Dalam survei di Gunung Sibela pada 2018 dan 2019, peneliti hanya melihat dua sampai empat individu setiap kali pengamatan.

Di tempat penangkaran di Bacan, kupu-kupu ini sudah aktif sekitar pukul 08.30, dan jantan bertemu betina saat mencari nektar di bunga. Betina meletakkan telur pada tanaman pakan, lalu ulat melewati lima tahap instar sebelum menjadi kepompong. Karena membutuhkan ruang terbang yang luas, spesies ini bergantung pada hutan alami yang masih utuh.

Dasar informasi: [Treubia (BRIN) — Peggie et al. (2021), Assessing an in-situ semi-natural breeding approach for Ornithoptera croesus on Bacan Island](https://ejournal.brin.go.id/treubia/article/view/9706) · [Treubia (BRIN) — Peggie (2022), Trade and threats on Ornithoptera croesus in North Maluku, Indonesia](https://ejournal.brin.go.id/treubia/article/view/10032)

## Mengapa kupu-kupu sayap burung Wallace terancam?

Kupu-kupu sayap burung Wallace terancam oleh rusaknya hutan dan tingginya permintaan kolektor. Peggie (2022) melihat penebangan pohon di hutan konsesi dan di bagian bawah Cagar Alam Gunung Sibela, serta mencatat kemungkinan penangkapan langsung secara ilegal.

Spesies ini masuk Apendiks II CITES. Data perdagangan CITES mencatat Indonesia mengekspor ribuan spesimen per tahun pada 2011–2016, misalnya 6.113 spesimen menurut laporan eksportir pada 2011. Karena kerancuan kode sumber spesimen, otoritas Indonesia secara sukarela menghentikan perdagangannya pada 2017. IUCN menilainya Hampir Terancam (Near Threatened) pada 2018.

Dasar informasi: [Treubia (BRIN) — Peggie (2022), Trade and threats on Ornithoptera croesus in North Maluku, Indonesia](https://ejournal.brin.go.id/treubia/article/view/10032) · [Treubia (BRIN) — Peggie et al. (2021), Assessing an in-situ semi-natural breeding approach for Ornithoptera croesus on Bacan Island](https://ejournal.brin.go.id/treubia/article/view/9706)

## Bagaimana melindungi kupu-kupu sayap burung Wallace?

Kupu-kupu sayap burung Wallace dilindungi menurut Permen LHK P.106/2018, sehingga pengambilan langsung dari alam dilarang dan perdagangan hanya dapat diizinkan untuk spesimen hasil penangkaran. Sejak 2013, tempat penangkaran semi-alami di Labuha, Bacan, menanam ratusan tanaman pakan dan bunga nektar agar kupu-kupu liar datang bertelur. Sebagian kupu-kupu dewasa hasil penangkaran dilepas kembali ke alam.

Peneliti menekankan bahwa hutan yang tersisa di Maluku Utara harus dijaga. Masyarakat dapat membantu dengan tidak menangkap kupu-kupu ini dan tidak membeli spesimen tanpa dokumen resmi.

Dasar informasi: [JDIH Kemenko Infrastruktur — Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 (lampiran jenis satwa dilindungi)](https://jdih.kemenkoinfra.go.id/cfind/source/files/permen-lhk/permenlhk-nomor-p.106-tahun-2018.pdf) · [Treubia (BRIN) — Peggie (2022), Trade and threats on Ornithoptera croesus in North Maluku, Indonesia](https://ejournal.brin.go.id/treubia/article/view/10032) · [Treubia (BRIN) — Peggie et al. (2021), Assessing an in-situ semi-natural breeding approach for Ornithoptera croesus on Bacan Island](https://ejournal.brin.go.id/treubia/article/view/9706)

## Pertanyaan umum tentang kupu-kupu sayap burung wallace

### Apa nama latin kupu-kupu sayap burung wallace?

Nama latin atau nama ilmiah kupu-kupu sayap burung wallace adalah *Ornithoptera croesus*, dari famili Papilionidae. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Wallace's golden birdwing.

### Di mana kupu-kupu sayap burung wallace dapat ditemukan di Indonesia?

Di Indonesia, panduan ini mencatat kupu-kupu sayap burung wallace di wilayah berikut: Maluku Utara (Bacan, Halmahera, dan Morotai).

Habitat terkait yang didukung sumber: [Hutan Hujan Tropis](https://panduanhewan.org/id/habitat/hutan-hujan-tropis/).

### Kupu-kupu sayap burung wallace makan apa?

Pola makan kupu-kupu sayap burung wallace: ulat: daun Aristolochia; dewasa: nektar bunga Mussaenda.

### Apa status konservasi kupu-kupu sayap burung wallace?

Dalam Daftar Merah IUCN, kupu-kupu sayap burung wallace masuk kategori Hampir terancam (Near Threatened): spesies ini mendekati kriteria kategori terancam atau diperkirakan dapat memenuhinya dalam waktu dekat. Sumber: [IUCN Red List (via GBIF)](https://www.gbif.org/species/1937481), diperiksa 25 September 2026.

Status global ini berbeda dari status perlindungan hukum di Indonesia. Untuk memastikan apakah kupu-kupu sayap burung wallace termasuk satwa dilindungi, periksa daftar jenis [satwa dilindungi](https://panduanhewan.org/id/glosarium/#satwa-dilindungi) yang berlaku atau hubungi [BKSDA](https://panduanhewan.org/id/bksda/) (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) setempat.

## Sumber & referensi

1. [Treubia (BRIN) — Peggie et al. (2021), Assessing an in-situ semi-natural breeding approach for Ornithoptera croesus on Bacan Island](https://ejournal.brin.go.id/treubia/article/view/9706)
2. [Treubia (BRIN) — Peggie (2022), Trade and threats on Ornithoptera croesus in North Maluku, Indonesia](https://ejournal.brin.go.id/treubia/article/view/10032)
3. [Swallowtail & Birdwing Butterfly Trust — Wallace's golden birdwing: Ornithoptera croesus](https://www.sbbt.org.uk/wallaces-golden-birdwing-ornithoptera-croesus/)
4. [JDIH Kemenko Infrastruktur — Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 (lampiran jenis satwa dilindungi)](https://jdih.kemenkoinfra.go.id/cfind/source/files/permen-lhk/permenlhk-nomor-p.106-tahun-2018.pdf)

## Lanjutkan penjelajahan

- [Capung-Sambar Garis-Hitam](https://panduanhewan.org/id/spesies/crocothemis-servilia/)
- [Capung-Tengger biru](https://panduanhewan.org/id/spesies/diplacodes-trivialis/)
- [Hypolimnas bolina](https://panduanhewan.org/id/spesies/hypolimnas-bolina/)
- [Junonia orithya](https://panduanhewan.org/id/spesies/junonia-orithya/)
- [Hutan Hujan Tropis](https://panduanhewan.org/id/habitat/hutan-hujan-tropis/)
- [Lebah madu Asia](https://panduanhewan.org/id/spesies/lebah-madu-asia/)

---

Kutip: PanduanHewan. (2026). Kupu-kupu sayap burung Wallace. PanduanHewan.org. https://panduanhewan.org/id/spesies/kupu-kupu-sayap-burung-wallace/
