# Kucica ekor-kuning

> Kucica ekor-kuning atau ceumpala kuneng (Copsychus pyrropygus) adalah burung kicau hutan Sumatera dan Kalimantan, fauna identitas Aceh.

Sumber: https://panduanhewan.org/id/spesies/kucica-ekor-kuning/ · Diperbarui 1 Oktober 2026 · Bahasa Indonesia · English: https://panduanhewan.org/en/species/rufous-tailed-shama/
_Mirror Markdown ini dibuat saat build dari data yang sama dengan halaman HTML. Kutip URL halaman HTML beserta tanggal pembaruannya._

**Status tinjauan:** Disusun dan diperiksa terhadap sumber tercantum; belum ditinjau pakar.

## Jawaban singkat

Kucica ekor-kuning (*Copsychus pyrropygus*) adalah burung dari famili Muscicapidae. Wilayahnya di Indonesia: Sumatera (termasuk Aceh) dan Kalimantan. Pola makannya: invertebrata, terutama serangga yang dipungut dari pepohonan; termasuk hewan karnivora. Status Daftar Merah IUCN: Hampir terancam (Near Threatened).

| Fakta | Nilai |
|---|---|
| Nama ilmiah | *Copsychus pyrropygus* |
| Nama Inggris | Rufous-tailed shama |
| Kelompok | Burung |
| Famili | Muscicapidae |
| Wilayah di Indonesia | Sumatera (termasuk Aceh) dan Kalimantan |
| Habitat terkait | [Hutan Hujan Tropis](https://panduanhewan.org/id/habitat/hutan-hujan-tropis/) |
| Makanan | Invertebrata, terutama serangga yang dipungut dari pepohonan |
| Sebaran di Indonesia | Hutan dataran rendah Sumatera dan Kalimantan |
| Ciri utama | Ekor dan tunggir jingga kemerahan, alis putih pada jantan |
| Fauna identitas | Provinsi Aceh |
| Nama lain | Ceumpala kuneng; Trichixos pyrropygus |
| Status IUCN | Hampir terancam (Near Threatened) · [BirdLife International DataZone — Rufous-tailed Shama (Copsychus pyrropygus), the IUCN Red List authority for birds](https://datazone.birdlife.org/species/factsheet/rufous-tailed-shama-copsychus-pyrropygus) |
| Jenis pemakan | Karnivora (pemakan daging) — pemakan serangga dan invertebrata lain yang dipungut dari pohon (insektivora) · [Oiseaux.net (AVONET/Birds of the World traits)](https://www.oiseaux.net/birds/rufous-tailed.shama.html) |
| Cara berkembang biak | Bertelur (ovipar) · [Vigie-Nature École (MNHN)](https://www.vigienature-ecole.fr/en/node/352) |
| Waktu aktif | Diurnal (aktif pada siang hari) · [Oiseaux.net (AVONET/Birds of the World traits)](https://www.oiseaux.net/birds/rufous-tailed.shama.html) |

## Apa itu kucica ekor-kuning atau ceumpala kuneng?

Kucica ekor-kuning (Copsychus pyrropygus) adalah burung kicau suku Muscicapidae berukuran 20–22 cm yang hidup di hutan Sumatera dan Kalimantan. Di Aceh ia disebut ceumpala kuneng. Indonesia.go.id, portal informasi pemerintah, menyebut burung ini ditetapkan sebagai fauna identitas Aceh dan pernah menjadi burung kesayangan Sultan Iskandar Muda (1607–1636).

Dulu spesies ini ditempatkan dalam genusnya sendiri, Trichixos pyrropygus. Menurut BirdLife International, data genetik mendukung pemindahannya ke Copsychus, genus murai batu dan kucica kampung. Studi DNA Lim dan rekan (2010) menempatkannya paling dekat dengan kelompok kucica (magpie-robin). BirdLife menilai statusnya Hampir Terancam (Near Threatened).

Dasar informasi: [Indonesia.go.id — Ceumpala Kuneng Kebanggaan Aceh (2020, Wayback Machine copy)](https://web.archive.org/web/20250825204647/https://indonesia.go.id/kategori/seni/2077/ceumpala-kuneng-kebanggaan-aceh) · [BirdLife DataZone — Rufous-tailed Shama Copsychus pyrropygus species factsheet](https://datazone.birdlife.org/species/factsheet/rufous-tailed-shama-copsychus-pyrropygus) · [Journal of Biogeography (LSU Digital Commons) — Lim et al. (2010), Phylogeny of magpie-robins and shamas (Aves: Turdidae: Copsychus and Trichixos)](https://repository.lsu.edu/agrnr_pubs/843/)

## Di mana kucica ekor-kuning hidup?

Di Indonesia, kucica ekor-kuning hidup di hutan dataran rendah Sumatera dan Kalimantan. Menurut BirdLife International, sebarannya meliputi Thailand bagian semenanjung, Sabah, Sarawak, Semenanjung Malaysia, Brunei, Sumatera, dan Kalimantan. Di Aceh, Indonesia.go.id mencatatnya di Taman Nasional Gunung Leuser.

Burung ini menghuni hutan dataran rendah, termasuk hutan rawa gambut dan hutan dipterokarpa campuran, serta hutan lereng bukit hingga 1.200 m. Ia lebih umum di hutan primer, meski bisa bertahan di hutan bekas tebangan. Lim dan rekan (2010) menyebutnya spesialis hutan primer yang sulit menyebar, sehingga terbatas di hutan tua.

Dasar informasi: [BirdLife DataZone — Rufous-tailed Shama Copsychus pyrropygus species factsheet](https://datazone.birdlife.org/species/factsheet/rufous-tailed-shama-copsychus-pyrropygus) · [Journal of Biogeography (LSU Digital Commons) — Lim et al. (2010), Phylogeny of magpie-robins and shamas (Aves: Turdidae: Copsychus and Trichixos)](https://repository.lsu.edu/agrnr_pubs/843/) · [Indonesia.go.id — Ceumpala Kuneng Kebanggaan Aceh (2020, Wayback Machine copy)](https://web.archive.org/web/20250825204647/https://indonesia.go.id/kategori/seni/2077/ceumpala-kuneng-kebanggaan-aceh)

## Kucica ekor-kuning makan apa?

Kucica ekor-kuning memakan invertebrata, terutama serangga. Basis data sifat burung yang dikutip Oiseaux.net (Pigot dkk. 2020; Tobias dkk. 2021) menggolongkannya sebagai pemakan invertebrata yang memungut mangsa dari pepohonan.

Penelitian lapangan khusus tentang pakan spesies ini sangat sedikit, jadi rincian jenis mangsanya belum banyak diketahui. Oiseaux.net mencatat bobotnya sekitar 40,9 gram. Indonesia.go.id menyebut burung ini menyukai hutan lembap yang rimbun, termasuk hutan rawa, dan BirdLife mencatatnya lebih umum di hutan primer. Artinya, hilangnya hutan dataran rendah juga berarti hilangnya tempat burung ini mencari makan.

Dasar informasi: [Oiseaux.net — Rufous-tailed Shama, Copsychus pyrropygus](https://www.oiseaux.net/birds/rufous-tailed.shama.html) · [BirdLife DataZone — Rufous-tailed Shama Copsychus pyrropygus species factsheet](https://datazone.birdlife.org/species/factsheet/rufous-tailed-shama-copsychus-pyrropygus) · [Indonesia.go.id — Ceumpala Kuneng Kebanggaan Aceh (2020, Wayback Machine copy)](https://web.archive.org/web/20250825204647/https://indonesia.go.id/kategori/seni/2077/ceumpala-kuneng-kebanggaan-aceh)

## Apa bedanya kucica ekor-kuning dengan murai batu?

Kucica ekor-kuning mirip murai batu (Copsychus malabaricus), tetapi bulu ekornya berwarna jingga kekuningan, bukan hitam-putih. Menurut Indonesia.go.id, jantan memiliki alis putih di atas mata, paruh hitam ramping, dan dada, perut, punggung, hingga pangkal ekor kuning kemerahan. Betina lebih cokelat dan tidak beralis putih.

Keduanya juga berbeda garis keturunan. Studi Lim dan rekan (2010) menunjukkan kucica ekor-kuning lebih dekat ke kelompok kucica daripada ke murai batu. Kicauannya berupa rangkaian panjang siulan merdu bernada tunggal dan ganda yang naik-turun tidak beraturan. Menurut BirdLife, burung ini tercatat berbiak antara Februari dan Juni.

Dasar informasi: [Indonesia.go.id — Ceumpala Kuneng Kebanggaan Aceh (2020, Wayback Machine copy)](https://web.archive.org/web/20250825204647/https://indonesia.go.id/kategori/seni/2077/ceumpala-kuneng-kebanggaan-aceh) · [Journal of Biogeography (LSU Digital Commons) — Lim et al. (2010), Phylogeny of magpie-robins and shamas (Aves: Turdidae: Copsychus and Trichixos)](https://repository.lsu.edu/agrnr_pubs/843/) · [BirdLife DataZone — Rufous-tailed Shama Copsychus pyrropygus species factsheet](https://datazone.birdlife.org/species/factsheet/rufous-tailed-shama-copsychus-pyrropygus)

## Mengapa kucica ekor-kuning terancam?

Kucica ekor-kuning terancam karena hutan dataran rendah Sunda cepat hilang dan karena ditangkap untuk perdagangan burung kicau. BirdLife International menyebut laju hilangnya hutan sangat cepat, antara lain akibat pembalakan liar, alih fungsi lahan, dan penebangan pohon bernilai tinggi, termasuk di dalam kawasan lindung.

BirdLife juga mencatat burung ini ditangkap untuk perdagangan burung kicau, setidaknya secara lokal, terutama di Indonesia. Indonesia.go.id melaporkan bahwa di Taman Nasional Gunung Leuser populasinya terus menurun karena perburuan dan pembalakan liar, dan belum ada angka pasti jumlah yang tersisa. Karena itu BirdLife menilainya Hampir Terancam.

Dasar informasi: [BirdLife DataZone — Rufous-tailed Shama Copsychus pyrropygus species factsheet](https://datazone.birdlife.org/species/factsheet/rufous-tailed-shama-copsychus-pyrropygus) · [Indonesia.go.id — Ceumpala Kuneng Kebanggaan Aceh (2020, Wayback Machine copy)](https://web.archive.org/web/20250825204647/https://indonesia.go.id/kategori/seni/2077/ceumpala-kuneng-kebanggaan-aceh)

## Bagaimana melindungi kucica ekor-kuning?

Cara terpenting melindungi kucica ekor-kuning adalah menjaga hutan dataran rendah dan tidak membeli burung tangkapan alam. Sebagai pemakan serangga di hutan primer, burung ini tidak bisa bertahan jika hutannya hilang, berapa pun burung yang tersisa di sangkar.

BirdLife International menyarankan perlindungan hutan dataran rendah di dalam sebarannya, penegakan larangan perambahan dan pembalakan di kawasan lindung, serta pengawasan yang tepat di pasar burung kicau. Jika melihat burung tangkapan alam dijual di pasar atau media sosial, laporkan ke BKSDA setempat. Sebagai fauna identitas Aceh, sesuai daftar di laman resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, ceumpala kuneng layak dikenalkan kepada anak-anak sebagai burung hutan, bukan burung sangkar.

Dasar informasi: [BirdLife DataZone — Rufous-tailed Shama Copsychus pyrropygus species factsheet](https://datazone.birdlife.org/species/factsheet/rufous-tailed-shama-copsychus-pyrropygus) · [Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Humas, 2017) — Fauna Sekaligus Maskot Prov. Sumbar](https://sumbarprov.go.id/home/news/11128-fauna-sekaligus-maskot-prov-sumbar)

## Klasifikasi ilmiah Kucica ekor-kuning

| Peringkat | Nama |
|---|---|
| Kingdom | Animalia |
| Filum | Chordata |
| Kelas | Aves |
| Ordo | Passeriformes |
| Famili | Muscicapidae |
| Genus | *Copsychus* |
| Spesies | *Copsychus pyrropygus* |

Sumber: [GBIF Backbone Taxonomy](https://www.gbif.org/dataset/d7dddbf4-2cf0-4f39-9b2a-bb099caae36c)

## Pertanyaan umum tentang kucica ekor-kuning

### Apa nama latin dan nama Inggris kucica ekor-kuning?

Nama latin atau nama ilmiah kucica ekor-kuning adalah *Copsychus pyrropygus*, dari famili Muscicapidae. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Rufous-tailed shama.

### Kucica ekor-kuning termasuk hewan apa?

Kucica ekor-kuning termasuk hewan burung dari famili Muscicapidae. Berdasarkan jenis makanannya, kucica ekor-kuning termasuk hewan karnivora (pemakan daging), yaitu pemakan serangga dan invertebrata lain yang dipungut dari pohon (insektivora).

### Kucica ekor-kuning berasal dari mana dan di mana habitatnya?

Di Indonesia, panduan ini mencatat kucica ekor-kuning di wilayah berikut: Sumatera (termasuk Aceh) dan Kalimantan.

Habitat terkait yang didukung sumber: [Hutan Hujan Tropis](https://panduanhewan.org/id/habitat/hutan-hujan-tropis/).

### Kucica ekor-kuning makan apa?

Pola makan kucica ekor-kuning: invertebrata, terutama serangga yang dipungut dari pepohonan. Karena itu kucica ekor-kuning termasuk hewan karnivora (pemakan daging). Sumber: [Oiseaux.net (AVONET/Birds of the World traits)](https://www.oiseaux.net/birds/rufous-tailed.shama.html).

### Kucica ekor-kuning berkembang biak dengan cara apa?

Kucica ekor-kuning berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar). Sumber: [Vigie-Nature École (MNHN)](https://www.vigienature-ecole.fr/en/node/352).

### Apakah kucica ekor-kuning termasuk hewan nokturnal?

Tidak. Kucica ekor-kuning termasuk hewan diurnal (aktif pada siang hari). Sumber: [Oiseaux.net (AVONET/Birds of the World traits)](https://www.oiseaux.net/birds/rufous-tailed.shama.html).

Lihat juga [daftar hewan nokturnal dan diurnal di Indonesia](https://panduanhewan.org/id/spesies/hewan-nokturnal-diurnal/).

### Apa ciri-ciri kucica ekor-kuning?

Ciri-ciri kucica ekor-kuning menurut sumber panduan ini: Ciri utama: ekor dan tunggir jingga kemerahan, alis putih pada jantan.

### Bagaimana klasifikasi kucica ekor-kuning?

Klasifikasi ilmiah kucica ekor-kuning: kingdom Animalia, filum Chordata, kelas Aves, ordo Passeriformes, famili Muscicapidae, genus *Copsychus*, spesies *Copsychus pyrropygus*.

Sumber: [GBIF Backbone Taxonomy](https://www.gbif.org/dataset/d7dddbf4-2cf0-4f39-9b2a-bb099caae36c), disesuaikan dengan peringkat yang umum dipakai dalam pelajaran biologi.

### Apakah kucica ekor-kuning terancam punah?

Belum termasuk kategori terancam, tetapi mendekatinya. Status konservasi global kucica ekor-kuning: Hampir terancam (Near Threatened). Dalam sistem IUCN, kategori ini berarti spesies mendekati kriteria kategori terancam atau diperkirakan dapat memenuhinya dalam waktu dekat. Sumber: [BirdLife International DataZone — Rufous-tailed Shama (Copsychus pyrropygus), the IUCN Red List authority for birds](https://datazone.birdlife.org/species/factsheet/rufous-tailed-shama-copsychus-pyrropygus).

Status global ini berbeda dari status perlindungan hukum di Indonesia. Untuk memastikan apakah kucica ekor-kuning termasuk satwa dilindungi, periksa daftar jenis [satwa dilindungi](https://panduanhewan.org/id/spesies/dilindungi/) yang berlaku atau hubungi [BKSDA](https://panduanhewan.org/id/bksda/) (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) setempat.

## Sumber & referensi

1. [BirdLife DataZone — Rufous-tailed Shama Copsychus pyrropygus species factsheet](https://datazone.birdlife.org/species/factsheet/rufous-tailed-shama-copsychus-pyrropygus)
2. [Journal of Biogeography (LSU Digital Commons) — Lim et al. (2010), Phylogeny of magpie-robins and shamas (Aves: Turdidae: Copsychus and Trichixos)](https://repository.lsu.edu/agrnr_pubs/843/)
3. [Oiseaux.net — Rufous-tailed Shama, Copsychus pyrropygus](https://www.oiseaux.net/birds/rufous-tailed.shama.html)
4. [Indonesia.go.id — Ceumpala Kuneng Kebanggaan Aceh (2020, Wayback Machine copy)](https://web.archive.org/web/20250825204647/https://indonesia.go.id/kategori/seni/2077/ceumpala-kuneng-kebanggaan-aceh)
5. [Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Humas, 2017) — Fauna Sekaligus Maskot Prov. Sumbar](https://sumbarprov.go.id/home/news/11128-fauna-sekaligus-maskot-prov-sumbar)
6. [Vigie-Nature École (MNHN)](https://www.vigienature-ecole.fr/en/node/352)
7. [GBIF Backbone Taxonomy (GBIF)](https://www.gbif.org/dataset/d7dddbf4-2cf0-4f39-9b2a-bb099caae36c)

## Lanjutkan penjelajahan

- [Kacer](https://panduanhewan.org/id/spesies/kacer/)
- [Murai batu](https://panduanhewan.org/id/spesies/murai-batu/)
- [Nuri kepala hitam](https://panduanhewan.org/id/spesies/nuri-kepala-hitam/)
- [Serindit melayu](https://panduanhewan.org/id/spesies/serindit-melayu/)
- [Hutan Hujan Tropis](https://panduanhewan.org/id/habitat/hutan-hujan-tropis/)

---

Kutip: PanduanHewan. (2026). Kucica ekor-kuning. PanduanHewan.org. https://panduanhewan.org/id/spesies/kucica-ekor-kuning/
