# Ketam kenari

> Ketam kenari (Birgus latro) adalah artropoda darat terbesar di dunia, kelomang raksasa pemakan buah dan bangkai yang terancam perburuan untuk restoran.

Sumber: https://panduanhewan.org/id/spesies/ketam-kenari/ · Diperbarui 1 Oktober 2026 · Bahasa Indonesia · English: https://panduanhewan.org/en/species/coconut-crab/
_Mirror Markdown ini dibuat saat build dari data yang sama dengan halaman HTML. Kutip URL halaman HTML beserta tanggal pembaruannya._

**Status tinjauan:** Disusun dan diperiksa terhadap sumber tercantum; belum ditinjau pakar.

## Jawaban singkat

Ketam kenari (*Birgus latro*) adalah hewan invertebrata dari famili Coenobitidae. Wilayahnya di Indonesia: Pulau-pulau kecil di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua. Pola makannya: buah pandan, daging kelapa, bangkai, dan kepiting lain; termasuk hewan omnivora. Status Daftar Merah IUCN: Rentan (Vulnerable). Ketam kenari termasuk satwa dilindungi di Indonesia (Permen LHK P.106/2018).

| Fakta | Nilai |
|---|---|
| Nama ilmiah | *Birgus latro* |
| Nama Inggris | Coconut crab |
| Kelompok | Invertebrata |
| Famili | Coenobitidae |
| Wilayah di Indonesia | Pulau-pulau kecil di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua |
| Makanan | Buah pandan, daging kelapa, bangkai, dan kepiting lain |
| Sebaran di Indonesia | Pulau kecil di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua |
| Ciri utama | Capit sangat kuat, bernapas dengan paru-paru, berat hingga 4 kg |
| Nama lain | Kepiting kenari, kepiting kelapa, ketam kelapa |
| Status IUCN | Rentan (Vulnerable) · [IUCN Red List (via GBIF)](https://www.gbif.org/species/4311512) · diperiksa 1 Oktober 2026 |
| Perlindungan hukum di Indonesia | Dilindungi · [Permen LHK P.106/2018](https://jdih.kehutanan.go.id/new2/uploads/files/P_106_2018_JENIS_TSL_menlhk_07252019152513.pdf) · lampiran no. 779 |
| Jenis pemakan | Omnivora (pemakan tumbuhan dan hewan) — pemakan bangkai dan buah (omnivora): buah pandan, daging kelapa, bangkai termasuk kepiting lain, dan kulit ganti krustasea · [Animal Diversity Web](https://animaldiversity.org/accounts/Birgus_latro/) |
| Cara berkembang biak | Bertelur (ovipar) · [Animal Diversity Web](https://animaldiversity.org/accounts/Birgus_latro/) |
| Bisa atau racun | Tidak berbisa, tetapi dapat menyebabkan keracunan bila dimakan · [SeaLifeBase: Birgus latro species summary](https://www.sealifebase.se/summary/Birgus-latro.html) |
| Waktu aktif | Nokturnal (aktif pada malam hari) · [Animal Diversity Web](https://animaldiversity.org/accounts/Birgus_latro/) |

## Apa itu ketam kenari?

Ketam kenari (Birgus latro) adalah artropoda darat terbesar di dunia dan sebenarnya sejenis kelomang (umang-umang) raksasa dari famili Coenobitidae. Menurut Animal Diversity Web (ADW), beratnya bisa mencapai 4 kg dan rentang kakinya hingga sekitar 1 m. Jantan lebih besar daripada betina.

Ketam muda berlindung di cangkang siput seperti kelomang lain. Setelah dewasa, perutnya mengeras sehingga tidak lagi membutuhkan cangkang. Warnanya beragam, umumnya biru tua, ada juga yang kemerahan atau ungu. Insangnya sudah tidak berfungsi; ketam kenari bernapas dengan paru-paru di rongga dadanya. SeaLifeBase mencatat umur tertinggi yang dilaporkan mencapai 40 tahun.

Dasar informasi: [Animal Diversity Web — Birgus latro, coconut crab](https://animaldiversity.org/accounts/Birgus_latro/) · [SeaLifeBase — Birgus latro, coconut crab](https://www.sealifebase.se/summary/Birgus-latro.html)

## Di mana ketam kenari hidup?

Ketam kenari hidup di darat di pulau-pulau samudra, atol, dan wilayah pesisir di kawasan Indo-Pasifik, dari Tanzania dan Mozambik hingga Kepulauan Pitcairn, menurut SeaLifeBase. Ia bisa ditemukan hingga sekitar 6 km dari pantai.

Di Indonesia, sebarannya terpencar di pulau-pulau di sekitar Kalimantan, Sulawesi, Kepulauan Maluku, hingga Papua. Mongabay Indonesia melaporkan ketam kenari di Pulau Maratua, Kalimantan Timur, serta di Pulau Kadatua (Sulawesi Tenggara) dan pulau-pulau kecil Maluku Utara seperti Kayoa, Gebe, Pisang, dan Talimau. Siang hari ketam ini bersembunyi di liang dalam pasir, tanah gembur, atau celah batu untuk menjaga kelembapan.

Dasar informasi: [SeaLifeBase — Birgus latro, coconut crab](https://www.sealifebase.se/summary/Birgus-latro.html) · [Mongabay Indonesia (2024) — Terancam Penangkapan Ilegal, Populasi Kepiting Kenari di Maluku Utara Makin Terbatas](https://www.mongabay.co.id/2024/03/04/terancam-penangkapan-ilegal-populasi-kepiting-kenari-di-maluku-utara-makin-terbatas/) · [Mongabay Indonesia (2016) — Begini Penampakan Ketam Kenari, Kepiting Terbesar di Dunia](https://www.mongabay.co.id/2016/12/04/begini-penampakan-ketam-kenari-kepiting-terbesar-di-dunia/)

## Ketam kenari makan apa?

Ketam kenari adalah pemakan segala yang banyak memakan bangkai dan buah, menurut ADW. Makanannya antara lain buah pandan, yang di banyak tempat menjadi pakan utamanya, daging kelapa, bangkai hewan, kepiting lain, dan kulit lama krustasea yang baru berganti kulit.

Sesuai namanya, ketam kenari mampu membuka kelapa. ADW mencatat beberapa caranya: menusuk bagian lunak (mata) kelapa dengan capit, memukul-mukul kelapa hingga pecah, atau membawanya ke pohon lalu menjatuhkannya. Makanan besar sering dibawa ke liang untuk dimakan dan disimpan. Ketam ini juga bisa memanjat pohon untuk mencari makan.

Dasar informasi: [Animal Diversity Web — Birgus latro, coconut crab](https://animaldiversity.org/accounts/Birgus_latro/) · [SeaLifeBase — Birgus latro, coconut crab](https://www.sealifebase.se/summary/Birgus-latro.html)

## Bagaimana ketam kenari berkembang biak?

Ketam kenari kawin di darat, tetapi anaknya tumbuh di laut. Menurut ADW, betina membawa 50.000–138.000 telur di bawah perutnya, lalu turun ke perairan dangkal dan melepaskannya saat air pasang tinggi.

Larva hidup sebagai plankton di laut selama beberapa minggu. Setelah itu, anak ketam memasuki cangkang siput kosong dan naik ke darat, lalu berubah menjadi ketam muda. Pertumbuhannya sangat lambat: ADW menyebut ketam kenari matang kelamin pada umur sekitar lima tahun dan baru mencapai ukuran maksimum setelah 40–60 tahun. Peneliti Universitas Khairun, Supyan, mencatat ketam kecil hasil tangkapan di Maluku Utara sudah membawa telur, yang ia duga sebagai respons terhadap tekanan perburuan.

Dasar informasi: [Animal Diversity Web — Birgus latro, coconut crab](https://animaldiversity.org/accounts/Birgus_latro/) · [Mongabay Indonesia (2024) — Terancam Penangkapan Ilegal, Populasi Kepiting Kenari di Maluku Utara Makin Terbatas](https://www.mongabay.co.id/2024/03/04/terancam-penangkapan-ilegal-populasi-kepiting-kenari-di-maluku-utara-makin-terbatas/)

## Mengapa ketam kenari terancam?

Ketam kenari terancam terutama karena diburu untuk dimakan dan dijual ke restoran, ditambah rusaknya habitat. Spesies ini berstatus Rentan (Vulnerable) dalam Daftar Merah IUCN sejak penilaian 2018.

Mongabay Indonesia melaporkan puluhan hingga ratusan ekor ketam kenari dipasok ke restoran di Ternate setiap bulan. Menurut peneliti Supyan, harganya Rp250.000–Rp350.000 per ekor di restoran Ternate dan hingga Rp750.000 di Jakarta. Pada 2009 masih ditemukan ketam seberat 4 kg, tetapi kini ketam seberat 3 kg sudah sulit dicari. Karena tumbuh lambat dan mudah ditangkap, ketam ini rentan dieksploitasi berlebihan. BKSDA Maluku mengakui pengawasannya terkendala keterbatasan petugas.

Dasar informasi: [Mongabay Indonesia (2024) — Kepiting Kenari, Satwa Dilindungi yang Terus Diburu di Maluku Utara](https://www.mongabay.co.id/2024/02/19/kepiting-kenari-satwa-dilindungi-yang-terus-diburu-di-maluku-utara/) · [Mongabay Indonesia (2024) — Terancam Penangkapan Ilegal, Populasi Kepiting Kenari di Maluku Utara Makin Terbatas](https://www.mongabay.co.id/2024/03/04/terancam-penangkapan-ilegal-populasi-kepiting-kenari-di-maluku-utara-makin-terbatas/) · [SeaLifeBase — Birgus latro, coconut crab](https://www.sealifebase.se/summary/Birgus-latro.html)

## Bagaimana melindungi ketam kenari?

Ketam kenari dilindungi undang-undang: lampiran Permen LHK P.106/2018 mencantumkannya pada nomor 779. Menurut Mongabay Indonesia, pada 2017 KLHK juga menerbitkan keputusan yang mengizinkan pemanfaatannya sebagai satwa buru secara terbatas dan bersyarat di Maluku Utara.

Cara paling sederhana untuk membantu adalah tidak memesan, membeli, atau memakan ketam kenari tangkapan alam, termasuk saat berwisata. SeaLifeBase juga mencatat ketam ini dapat beracun bila dimakan. Jika melihatnya di alam, biarkan dan jangan dipegang, karena capitnya sangat kuat. Laporkan penangkapan atau penjualan ketam kenari kepada BKSDA setempat. Menjaga hutan pantai dan pohon pandan di pulau-pulau kecil juga melindungi sumber pakan dan tempat berlindungnya.

Dasar informasi: [JDIH Kementerian Kehutanan — Lampiran Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi](https://jdih.kehutanan.go.id/new2/uploads/files/P_106_2018_JENIS_TSL_menlhk_07252019152513.pdf) · [Mongabay Indonesia (2024) — Terancam Penangkapan Ilegal, Populasi Kepiting Kenari di Maluku Utara Makin Terbatas](https://www.mongabay.co.id/2024/03/04/terancam-penangkapan-ilegal-populasi-kepiting-kenari-di-maluku-utara-makin-terbatas/) · [SeaLifeBase — Birgus latro, coconut crab](https://www.sealifebase.se/summary/Birgus-latro.html)

## Klasifikasi ilmiah Ketam kenari

| Peringkat | Nama |
|---|---|
| Kingdom | Animalia |
| Filum | Arthropoda |
| Kelas | Malacostraca |
| Ordo | Decapoda |
| Famili | Coenobitidae |
| Genus | *Birgus* |
| Spesies | *Birgus latro* |

Sumber: [GBIF Backbone Taxonomy](https://www.gbif.org/dataset/d7dddbf4-2cf0-4f39-9b2a-bb099caae36c)

## Pertanyaan umum tentang ketam kenari

### Apa nama latin dan nama Inggris ketam kenari?

Nama latin atau nama ilmiah ketam kenari adalah *Birgus latro*, dari famili Coenobitidae. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Coconut crab.

### Ketam kenari termasuk hewan apa?

Ketam kenari termasuk hewan hewan invertebrata dari famili Coenobitidae. Berdasarkan jenis makanannya, ketam kenari termasuk hewan omnivora (pemakan tumbuhan dan hewan), yaitu pemakan bangkai dan buah (omnivora): buah pandan, daging kelapa, bangkai termasuk kepiting lain, dan kulit ganti krustasea.

### Ketam kenari berasal dari mana dan di mana habitatnya?

Di Indonesia, panduan ini mencatat ketam kenari di wilayah berikut: Pulau-pulau kecil di Kalimantan, Sulawesi, Maluku, dan Papua.

### Ketam kenari makan apa?

Pola makan ketam kenari: buah pandan, daging kelapa, bangkai, dan kepiting lain. Karena itu ketam kenari termasuk hewan omnivora (pemakan tumbuhan dan hewan). Sumber: [Animal Diversity Web](https://animaldiversity.org/accounts/Birgus_latro/).

### Ketam kenari berkembang biak dengan cara apa?

Ketam kenari berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar). Betina membawa puluhan ribu telur di bawah perutnya, lalu melepaskannya ke laut dangkal saat air pasang tinggi; telur langsung menetas dan larvanya hidup sebagai plankton di laut. Sumber: [Animal Diversity Web](https://animaldiversity.org/accounts/Birgus_latro/).

### Apakah ketam kenari beracun?

Bila dimakan, bisa. Tidak berbisa, tetapi dagingnya pernah menyebabkan keracunan mematikan (diduga dari buah beracun yang dimakannya); capitnya juga sangat kuat. Sumber: [SeaLifeBase: Birgus latro species summary](https://www.sealifebase.se/summary/Birgus-latro.html).

Jangan menangkap, memegang, atau mengganggu satwa liar. Bila tergigit, tersengat, atau terkena racunnya, segera ke fasilitas kesehatan terdekat.

### Apakah ketam kenari termasuk hewan nokturnal?

Ya. Ketam kenari termasuk hewan nokturnal (aktif pada malam hari). Kadang juga aktif pada siang hari; di pulau yang ramai manusia hanya aktif pada malam hari. Sumber: [Animal Diversity Web](https://animaldiversity.org/accounts/Birgus_latro/).

Lihat juga [daftar hewan nokturnal dan diurnal di Indonesia](https://panduanhewan.org/id/spesies/hewan-nokturnal-diurnal/).

### Apa ciri-ciri ketam kenari?

Ciri-ciri ketam kenari menurut sumber panduan ini: Ciri utama: capit sangat kuat, bernapas dengan paru-paru, berat hingga 4 kg.

### Bagaimana klasifikasi ketam kenari?

Klasifikasi ilmiah ketam kenari: kingdom Animalia, filum Arthropoda, kelas Malacostraca, ordo Decapoda, famili Coenobitidae, genus *Birgus*, spesies *Birgus latro*.

Sumber: [GBIF Backbone Taxonomy](https://www.gbif.org/dataset/d7dddbf4-2cf0-4f39-9b2a-bb099caae36c), disesuaikan dengan peringkat yang umum dipakai dalam pelajaran biologi.

### Apakah ketam kenari terancam punah?

Ya. Dalam Daftar Merah IUCN, ketam kenari masuk kategori Rentan (Vulnerable): spesies ini dinilai menghadapi risiko kepunahan yang tinggi di alam liar. Sumber: [IUCN Red List (via GBIF)](https://www.gbif.org/species/4311512), diperiksa 1 Oktober 2026.

Status global ini berbeda dari perlindungan hukum nasional. [Apakah ketam kenari dilindungi?](#dilindungi)

### Apakah ketam kenari dilindungi?

Ya. Ketam kenari (*Birgus latro*) termasuk jenis satwa dilindungi di Indonesia menurut [Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi](https://jdih.kehutanan.go.id/new2/uploads/files/P_106_2018_JENIS_TSL_menlhk_07252019152513.pdf) (lampiran, nomor 779).

Pasal 21 ayat (2) UU No. 5 Tahun 1990 sebagaimana diubah UU No. 32 Tahun 2024 melarang setiap orang memburu, menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, atau memperdagangkan satwa dilindungi, baik hidup maupun mati, termasuk bagian tubuh, telur, dan sarangnya.

Jika menemukan satwa ini diperdagangkan, dipelihara, atau terluka, hubungi [BKSDA setempat](https://panduanhewan.org/id/bksda/).

### Bolehkah memelihara ketam kenari?

Tidak. Karena ketam kenari termasuk satwa dilindungi, menangkap, memiliki, memelihara, mengangkut, atau memperdagangkannya tanpa izin dilarang oleh undang-undang. Perdagangan tanpa izin melalui media elektronik juga dilarang.

Jika Anda melihat satwa ini dijual atau dipelihara, laporkan ke [BKSDA setempat](https://panduanhewan.org/id/bksda/).

## Sumber & referensi

1. [Animal Diversity Web — Birgus latro, coconut crab](https://animaldiversity.org/accounts/Birgus_latro/)
2. [SeaLifeBase — Birgus latro, coconut crab](https://www.sealifebase.se/summary/Birgus-latro.html)
3. [Mongabay Indonesia (2024) — Kepiting Kenari, Satwa Dilindungi yang Terus Diburu di Maluku Utara](https://www.mongabay.co.id/2024/02/19/kepiting-kenari-satwa-dilindungi-yang-terus-diburu-di-maluku-utara/)
4. [Mongabay Indonesia (2024) — Terancam Penangkapan Ilegal, Populasi Kepiting Kenari di Maluku Utara Makin Terbatas](https://www.mongabay.co.id/2024/03/04/terancam-penangkapan-ilegal-populasi-kepiting-kenari-di-maluku-utara-makin-terbatas/)
5. [Mongabay Indonesia (2016) — Begini Penampakan Ketam Kenari, Kepiting Terbesar di Dunia](https://www.mongabay.co.id/2016/12/04/begini-penampakan-ketam-kenari-kepiting-terbesar-di-dunia/)
6. [JDIH Kementerian Kehutanan — Lampiran Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi](https://jdih.kehutanan.go.id/new2/uploads/files/P_106_2018_JENIS_TSL_menlhk_07252019152513.pdf)
7. [GBIF Backbone Taxonomy (GBIF)](https://www.gbif.org/dataset/d7dddbf4-2cf0-4f39-9b2a-bb099caae36c)

## Lanjutkan penjelajahan

- [Kecoa Amerika](https://panduanhewan.org/id/spesies/kecoa-amerika/)
- [Lebah madu Asia](https://panduanhewan.org/id/spesies/lebah-madu-asia/)
- [Capung-Sambar Garis-Hitam](https://panduanhewan.org/id/spesies/crocothemis-servilia/)
- [Capung-Tengger biru](https://panduanhewan.org/id/spesies/diplacodes-trivialis/)

---

Kutip: PanduanHewan. (2026). Ketam kenari. PanduanHewan.org. https://panduanhewan.org/id/spesies/ketam-kenari/
