# Ikan belida

> Ikan belida (Chitala lopis) adalah ikan air tawar predator berpunggung pisau dari Jawa, Sumatera, dan Kalimantan, fauna identitas Sumatera Selatan.

Sumber: https://panduanhewan.org/id/spesies/ikan-belida/ · Diperbarui 1 Oktober 2026 · Bahasa Indonesia · English: https://panduanhewan.org/en/species/giant-featherback/
_Mirror Markdown ini dibuat saat build dari data yang sama dengan halaman HTML. Kutip URL halaman HTML beserta tanggal pembaruannya._

**Status tinjauan:** Disusun dan diperiksa terhadap sumber tercantum; belum ditinjau pakar.

## Jawaban singkat

Ikan belida (*Chitala lopis*) adalah ikan air tawar dari famili Notopteridae. Wilayahnya di Indonesia: Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Pola makannya: terutama ikan, juga serangga dan vertebrata kecil; termasuk hewan karnivora. Status Daftar Merah IUCN: Punah (Extinct) — penilaian 2019, sebelum studi genetik 2023. Ikan belida termasuk satwa dilindungi di Indonesia (Permen LHK P.106/2018).

| Fakta | Nilai |
|---|---|
| Nama ilmiah | *Chitala lopis* |
| Nama Inggris | Giant featherback |
| Kelompok | Ikan air tawar |
| Famili | Notopteridae |
| Wilayah di Indonesia | Jawa, Sumatera, dan Kalimantan |
| Habitat terkait | [Lahan Basah Air Tawar](https://panduanhewan.org/id/habitat/lahan-basah-air-tawar/) |
| Makanan | Terutama ikan, juga serangga dan vertebrata kecil |
| Sebaran di Indonesia | Jawa, Sumatera, dan Kalimantan menurut studi genetik 2023 |
| Ciri utama | Tubuh pipih berpunggung tinggi, sirip dubur menyatu dengan ekor |
| Nama lain | Belida lopis, giant featherback |
| Fauna identitas | Sumatera Selatan |
| Status IUCN | Punah (Extinct) — penilaian 2019, sebelum studi genetik 2023 · [IUCN Red List (via GBIF) — Chitala lopis](https://www.gbif.org/species/2402271) · penilaian 2019-08-29 |
| Perlindungan hukum di Indonesia | Dilindungi · [Permen LHK P.106/2018](https://jdih.kehutanan.go.id/new2/uploads/files/P_106_2018_JENIS_TSL_menlhk_07252019152513.pdf) · lampiran no. 745 |
| Jenis pemakan | Karnivora (pemakan daging) — terutama pemakan ikan (piskivora), juga serangga dan vertebrata kecil · [FishBase](https://www.fishbase.se/summary/Chitala-lopis.html) |
| Cara berkembang biak | Bertelur (ovipar) · [FishBase](https://www.fishbase.se/summary/Chitala-chitala.html) |
| Bisa atau racun | Tidak berbisa · [FishBase: Chitala lopis species summary](https://www.fishbase.se/summary/Chitala-lopis.html) |
| Waktu aktif | Nokturnal (aktif pada malam hari) · [FishBase](https://www.fishbase.se/summary/Chitala-lopis.html) |

## Apa itu ikan belida?

Ikan belida (Chitala lopis) adalah ikan air tawar besar dari famili Notopteridae yang bertubuh pipih dengan punggung tinggi seperti pisau. Menurut FishBase, panjangnya bisa mencapai 150 cm. Ikan muda memiliki garis miring samar, sedangkan ikan dewasa polos keperakan hingga perunggu. Sirip duburnya panjang dan menyatu dengan sirip ekor.

Taksonominya lama membingungkan. Tiga nama, yaitu C. lopis, C. hypselonotus (belida sumatera), dan C. borneensis (belida borneo), pernah disatukan sebagai C. lopis. Studi genetik Wibowo dan rekan (2023) memastikan ketiganya spesies yang berbeda. Belida jawa (Notopterus notopterus) adalah kerabat dari genus lain.

Dasar informasi: [FishBase — Chitala lopis, Giant featherback](https://www.fishbase.se/summary/Chitala-lopis.html) · [University of Vienna research portal — Wibowo et al. (2023), Rediscovery of the giant featherback Chitala lopis (Notopteridae) in its type locality resolves decades of taxonomic confusion, Endangered Species Research 52: 285–301](https://ucrisportal.univie.ac.at/en/publications/rediscovery-of-the-giant-featherback-chitala-lopis-notopteridae-i/) · [Mongabay Indonesia (2021) — Belida Lopis, Ikan Asli Indonesia yang Dinyatakan Punah](https://www.mongabay.co.id/2021/07/15/belida-lopis-ikan-asli-indonesia-yang-dinyatakan-punah/)

## Di mana ikan belida hidup?

Menurut studi genetik 2023, ikan belida (C. lopis) tersebar luas di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Sebelumnya, penilaian IUCN yang dikutip Mongabay Indonesia hanya mengenal jenis ini dari sungai di Jawa bagian barat dan tengah.

FishBase menyebut habitatnya aliran sungai utama dan sungai berhutan. Belida juga memakai rawa banjir. Mongabay Indonesia mencatat belida di Sungai Musi, Ogan, Lematang, Kampar, dan Batanghari di Sumatera serta Sungai Kapuas di Kalimantan, meski artikel itu tidak memisahkan jenisnya. Ikan belida tercatat sebagai fauna identitas Provinsi Sumatera Selatan, dan patungnya berdiri di Plaza Benteng Kuto Besak, Palembang.

Dasar informasi: [University of Vienna research portal — Wibowo et al. (2023), Rediscovery of the giant featherback Chitala lopis (Notopteridae) in its type locality resolves decades of taxonomic confusion, Endangered Species Research 52: 285–301](https://ucrisportal.univie.ac.at/en/publications/rediscovery-of-the-giant-featherback-chitala-lopis-notopteridae-i/) · [Mongabay Indonesia (2021) — Belida, Ikan Berpunggung Pisau Asli Indonesia](https://www.mongabay.co.id/2021/07/08/belida-ikan-berpunggung-pisau-asli-indonesia/) · [Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Humas, 2017) — Fauna Sekaligus Maskot Prov. Sumbar (daftar fauna identitas provinsi; Sumatera Selatan: ikan belida, Chitala lopis)](https://sumbarprov.go.id/home/news/11128-fauna-sekaligus-maskot-prov-sumbar)

## Ikan belida makan apa?

Ikan belida adalah predator yang terutama memakan ikan. FishBase menambahkan bahwa makanannya juga mencakup serangga dan vertebrata kecil, dan ikan ini kemungkinan aktif pada senja atau malam hari. Rahangnya terus memanjang seiring umur, sehingga pada ikan besar ujungnya jauh melewati mata.

Peneliti Wibowo dan Sunarno (2006), yang dikutip Mongabay Indonesia, menggambarkan belida sebagai predator malam di rawa banjir. Saat musim hujan, belida berpindah dari sungai utama ke rawa banjir untuk mencari makan. Peneliti LIPI Haryono menyebut belida menempati puncak rantai makanan di sungai-sungai Jawa.

Dasar informasi: [FishBase — Chitala lopis, Giant featherback](https://www.fishbase.se/summary/Chitala-lopis.html) · [Mongabay Indonesia (2025) — Ikan Belida Makin Sulit Ditemukan, Mengapa?](https://mongabay.co.id/2025/06/11/ikan-belida-makin-sulit-ditemukan-mengapa/) · [Mongabay Indonesia (2021) — Belida Lopis, Ikan Asli Indonesia yang Dinyatakan Punah](https://www.mongabay.co.id/2021/07/15/belida-lopis-ikan-asli-indonesia-yang-dinyatakan-punah/)

## Bagaimana ikan belida bernapas dan berkembang biak?

Ikan belida wajib menghirup udara dari permukaan, menurut FishBase, sehingga dapat bertahan di perairan rawa yang miskin oksigen. Mongabay Indonesia mencatat bahwa air rawa banjir, habitat utama belida, umumnya rendah kadar oksigen terlarutnya.

Belida memijah di rawa banjir. Wibowo dan Sunarno (2006), dikutip Mongabay Indonesia, menjelaskan bahwa saat musim hujan belida bermigrasi dari sungai utama, anak sungai, dan lebung ke rawa banjir untuk tumbuh dan memijah. Saat kemarau, ikan ini bertahan di bagian sungai atau rawa yang masih berair. Data rinci tentang telur dan perawatan anak khusus C. lopis belum kami temukan dalam sumber yang dapat diperiksa.

Dasar informasi: [FishBase — Chitala lopis, Giant featherback](https://www.fishbase.se/summary/Chitala-lopis.html) · [Mongabay Indonesia (2021) — Belida, Ikan Berpunggung Pisau Asli Indonesia](https://www.mongabay.co.id/2021/07/08/belida-ikan-berpunggung-pisau-asli-indonesia/) · [Mongabay Indonesia (2025) — Ikan Belida Makin Sulit Ditemukan, Mengapa?](https://mongabay.co.id/2025/06/11/ikan-belida-makin-sulit-ditemukan-mengapa/)

## Apakah ikan belida sudah punah?

Tidak; ikan belida ditemukan kembali, meski Daftar Merah IUCN masih mencantumkannya Punah (penilaian 29 Agustus 2019). Penilaian itu didasarkan pada tidak adanya catatan di Jawa sejak spesimen dikoleksi Pieter Bleeker pada 1851.

Pada 2023, Wibowo dan rekan melaporkan penemuan kembali C. lopis di lokasi tipenya di Jawa dan menyimpulkan bahwa jenis ini tersebar di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan. Mereka meminta IUCN merevisi status ketiga spesies Chitala. Sebaliknya, C. hypselonotus ternyata hanya tersebar di Sumatera bagian tengah dan tidak lagi dikoleksi dari Sungai Musi sejak 2015. Ancaman utamanya adalah hilangnya rawa, pencemaran, penangkapan berlebih, dan ikan invasif seperti nila.

Dasar informasi: [University of Vienna research portal — Wibowo et al. (2023), Rediscovery of the giant featherback Chitala lopis (Notopteridae) in its type locality resolves decades of taxonomic confusion, Endangered Species Research 52: 285–301](https://ucrisportal.univie.ac.at/en/publications/rediscovery-of-the-giant-featherback-chitala-lopis-notopteridae-i/) · [Mongabay Indonesia (2021) — Belida Lopis, Ikan Asli Indonesia yang Dinyatakan Punah](https://www.mongabay.co.id/2021/07/15/belida-lopis-ikan-asli-indonesia-yang-dinyatakan-punah/) · [Mongabay Indonesia (2025) — Ikan Belida Makin Sulit Ditemukan, Mengapa?](https://mongabay.co.id/2025/06/11/ikan-belida-makin-sulit-ditemukan-mengapa/)

## Bagaimana melindungi ikan belida?

Ikan belida dilindungi undang-undang: Chitala lopis tercantum pada nomor 745 lampiran Permen LHK P.106/2018, bersama C. borneensis, C. hypselonotus, dan Notopterus notopterus. KKP menegaskan, belida yang sengaja ditangkap atau tidak sengaja tertangkap wajib dilepaskan kembali.

Jangan menangkap, membeli, atau memperdagangkan belida liar atau olahannya. Menurut Mongabay Indonesia, sejak 2018 pedagang pempek dan kerupuk di Palembang tidak lagi berani memakai daging belida. Masyarakat bisa membantu dengan menjaga rawa, lubuk, dan lebung, tidak melepas ikan budidaya asing ke sungai, dan melaporkan perdagangan belida kepada petugas berwenang. Peneliti mengusulkan suaka perikanan dan penebaran kembali sebagai langkah penyelamatan.

Dasar informasi: [JDIH Kementerian Kehutanan — Lampiran Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi](https://jdih.kehutanan.go.id/new2/uploads/files/P_106_2018_JENIS_TSL_menlhk_07252019152513.pdf) · [Mongabay Indonesia (2021) — Belida Lopis, Ikan Asli Indonesia yang Dinyatakan Punah](https://www.mongabay.co.id/2021/07/15/belida-lopis-ikan-asli-indonesia-yang-dinyatakan-punah/) · [Mongabay Indonesia (2025) — Ikan Belida Makin Sulit Ditemukan, Mengapa?](https://mongabay.co.id/2025/06/11/ikan-belida-makin-sulit-ditemukan-mengapa/)

## Klasifikasi ilmiah Ikan belida

| Peringkat | Nama |
|---|---|
| Kingdom | Animalia |
| Filum | Chordata |
| Kelas | Actinopterygii |
| Ordo | Osteoglossiformes |
| Famili | Notopteridae |
| Genus | *Chitala* |
| Spesies | *Chitala lopis* |

Sumber: [GBIF Backbone Taxonomy](https://www.gbif.org/dataset/d7dddbf4-2cf0-4f39-9b2a-bb099caae36c)

## Pertanyaan umum tentang ikan belida

### Apa nama latin dan nama Inggris ikan belida?

Nama latin atau nama ilmiah ikan belida adalah *Chitala lopis*, dari famili Notopteridae. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Giant featherback.

### Ikan belida termasuk hewan apa?

Ikan belida termasuk hewan ikan air tawar dari famili Notopteridae. Berdasarkan jenis makanannya, ikan belida termasuk hewan karnivora (pemakan daging), yaitu terutama pemakan ikan (piskivora), juga serangga dan vertebrata kecil.

### Ikan belida berasal dari mana dan di mana habitatnya?

Di Indonesia, panduan ini mencatat ikan belida di wilayah berikut: Jawa, Sumatera, dan Kalimantan.

Habitat terkait yang didukung sumber: [Lahan Basah Air Tawar](https://panduanhewan.org/id/habitat/lahan-basah-air-tawar/).

### Ikan belida makan apa?

Pola makan ikan belida: terutama ikan, juga serangga dan vertebrata kecil. Karena itu ikan belida termasuk hewan karnivora (pemakan daging). Sumber: [FishBase](https://www.fishbase.se/summary/Chitala-lopis.html).

### Ikan belida berkembang biak dengan cara apa?

Ikan belida berkembang biak dengan cara bertelur (ovipar). Belum ada data perkembangbiakan untuk C. lopis sendiri; penggolongan mengikuti kerabat satu marganya. Pada kerabatnya, C. chitala, betina meletakkan telur pada tonggak atau tunggul kayu di dalam air, lalu jantan menjaga dan mengipasi telur itu. Sumber: [FishBase](https://www.fishbase.se/summary/Chitala-chitala.html).

### Apakah ikan belida berbisa?

Tidak. Ikan belida tidak berbisa. Sumber: [FishBase: Chitala lopis species summary](https://www.fishbase.se/summary/Chitala-lopis.html).

Jangan menangkap, memegang, atau mengganggu satwa liar. Bila tergigit, tersengat, atau terkena racunnya, segera ke fasilitas kesehatan terdekat.

### Apakah ikan belida termasuk hewan nokturnal?

Ya. Ikan belida termasuk hewan nokturnal (aktif pada malam hari). Kemungkinan aktif saat senja dan malam hari; belum diamati langsung pada spesies ini. Sumber: [FishBase](https://www.fishbase.se/summary/Chitala-lopis.html).

Lihat juga [daftar hewan nokturnal dan diurnal di Indonesia](https://panduanhewan.org/id/spesies/hewan-nokturnal-diurnal/).

### Apa ciri-ciri ikan belida?

Ciri-ciri ikan belida menurut sumber panduan ini: Ciri utama: tubuh pipih berpunggung tinggi, sirip dubur menyatu dengan ekor.

### Bagaimana klasifikasi ikan belida?

Klasifikasi ilmiah ikan belida: kingdom Animalia, filum Chordata, kelas Actinopterygii, ordo Osteoglossiformes, famili Notopteridae, genus *Chitala*, spesies *Chitala lopis*.

Sumber: [GBIF Backbone Taxonomy](https://www.gbif.org/dataset/d7dddbf4-2cf0-4f39-9b2a-bb099caae36c), disesuaikan dengan peringkat yang umum dipakai dalam pelajaran biologi.

### Apakah ikan belida terancam punah?

Status konservasi global ikan belida: Punah (Extinct) — penilaian 2019, sebelum studi genetik 2023 (penilaian atau pembaruan sumber 2019-08-29). Dalam sistem IUCN, kategori ini berarti spesies tidak ada keraguan yang wajar bahwa individu terakhirnya telah mati. Penilaian itu memakai konsep spesies lama yang hanya mengenal belida lopis dari Jawa. Studi genetik Wibowo dan rekan (2023) menemukan ikan belida masih hidup dan tersebar di Jawa, Sumatera, dan Kalimantan, dan meminta IUCN merevisi statusnya. Sumber: [IUCN Red List (via GBIF) — Chitala lopis](https://www.gbif.org/species/2402271).

Status global ini berbeda dari perlindungan hukum nasional. [Apakah ikan belida dilindungi?](#dilindungi)

### Apakah ikan belida dilindungi?

Ya. Ikan belida (*Chitala lopis*) termasuk jenis satwa dilindungi di Indonesia menurut [Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi](https://jdih.kehutanan.go.id/new2/uploads/files/P_106_2018_JENIS_TSL_menlhk_07252019152513.pdf) (lampiran, nomor 745).

Pasal 21 ayat (2) UU No. 5 Tahun 1990 sebagaimana diubah UU No. 32 Tahun 2024 melarang setiap orang memburu, menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, atau memperdagangkan satwa dilindungi, baik hidup maupun mati, termasuk bagian tubuh, telur, dan sarangnya.

Jika menemukan satwa ini diperdagangkan, dipelihara, atau terluka, hubungi [BKSDA setempat](https://panduanhewan.org/id/bksda/).

### Bolehkah memelihara ikan belida?

Tidak. Karena ikan belida termasuk satwa dilindungi, menangkap, memiliki, memelihara, mengangkut, atau memperdagangkannya tanpa izin dilarang oleh undang-undang. Perdagangan tanpa izin melalui media elektronik juga dilarang.

Jika Anda melihat satwa ini dijual atau dipelihara, laporkan ke [BKSDA setempat](https://panduanhewan.org/id/bksda/).

## Sumber & referensi

1. [University of Vienna research portal — Wibowo et al. (2023), Rediscovery of the giant featherback Chitala lopis (Notopteridae) in its type locality resolves decades of taxonomic confusion, Endangered Species Research 52: 285–301](https://ucrisportal.univie.ac.at/en/publications/rediscovery-of-the-giant-featherback-chitala-lopis-notopteridae-i/)
2. [FishBase — Chitala lopis, Giant featherback](https://www.fishbase.se/summary/Chitala-lopis.html)
3. [Mongabay Indonesia (2021) — Belida Lopis, Ikan Asli Indonesia yang Dinyatakan Punah](https://www.mongabay.co.id/2021/07/15/belida-lopis-ikan-asli-indonesia-yang-dinyatakan-punah/)
4. [Mongabay Indonesia (2021) — Belida, Ikan Berpunggung Pisau Asli Indonesia](https://www.mongabay.co.id/2021/07/08/belida-ikan-berpunggung-pisau-asli-indonesia/)
5. [Mongabay Indonesia (2025) — Ikan Belida Makin Sulit Ditemukan, Mengapa?](https://mongabay.co.id/2025/06/11/ikan-belida-makin-sulit-ditemukan-mengapa/)
6. [Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Humas, 2017) — Fauna Sekaligus Maskot Prov. Sumbar (daftar fauna identitas provinsi; Sumatera Selatan: ikan belida, Chitala lopis)](https://sumbarprov.go.id/home/news/11128-fauna-sekaligus-maskot-prov-sumbar)
7. [JDIH Kementerian Kehutanan — Lampiran Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi](https://jdih.kehutanan.go.id/new2/uploads/files/P_106_2018_JENIS_TSL_menlhk_07252019152513.pdf)
8. [FishBase](https://www.fishbase.se/summary/Chitala-chitala.html)
9. [GBIF Backbone Taxonomy (GBIF)](https://www.gbif.org/dataset/d7dddbf4-2cf0-4f39-9b2a-bb099caae36c)

## Lanjutkan penjelajahan

- [Arwana asia](https://panduanhewan.org/id/spesies/arwana-asia/)
- [Lahan Basah Air Tawar](https://panduanhewan.org/id/habitat/lahan-basah-air-tawar/)

---

Kutip: PanduanHewan. (2026). Ikan belida. PanduanHewan.org. https://panduanhewan.org/id/spesies/ikan-belida/
