# Elang Flores

> Elang Flores (Nisaetus floris) adalah elang hutan berkepala putih yang endemik Nusa Tenggara, dari Lombok hingga Alor, dan berstatus Genting.

Sumber: https://panduanhewan.org/id/spesies/elang-flores/ · Diperbarui 25 September 2026 · Bahasa Indonesia · English: https://panduanhewan.org/en/species/flores-hawk-eagle/
_Mirror Markdown ini dibuat saat build dari data yang sama dengan halaman HTML. Kutip URL halaman HTML beserta tanggal pembaruannya._

**Status tinjauan:** Disusun dan diperiksa terhadap sumber tercantum; belum ditinjau pakar.

## Jawaban singkat

Elang Flores (*Nisaetus floris*) adalah burung dari famili Accipitridae. Dalam Daftar Merah IUCN, statusnya Genting (Endangered).

| Fakta | Nilai |
|---|---|
| Nama ilmiah | *Nisaetus floris* |
| Nama Inggris | Flores hawk-eagle |
| Kelompok | Burung |
| Famili | Accipitridae |
| Wilayah di Indonesia | Lombok, Sumbawa, Komodo, Rinca, Flores, dan Alor (Nusa Tenggara) |
| Habitat terkait | [Hutan Hujan Tropis](https://panduanhewan.org/id/habitat/hutan-hujan-tropis/) |
| Makanan | Belum banyak diteliti; dilaporkan memangsa ayam kampung |
| Sebaran di Indonesia | Lombok, Sumbawa, Komodo, Rinca, Flores, dan Alor |
| Ciri utama | Kepala putih dan bercak putih di sisi atas sayap |
| Nama lain | Dulu Spizaetus cirrhatus floris atau Spizaetus floris |
| Status IUCN | Genting (Endangered), penilaian BirdLife 2024 |
| Status perlindungan di Indonesia | Dilindungi (Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018) |
| Status IUCN | Genting (Endangered) · [IUCN Red List (via GBIF)](https://www.gbif.org/species/5788507) · diperiksa 25 September 2026 |

## Apa itu elang Flores?

Elang Flores (Nisaetus floris) adalah elang hutan besar berkepala putih yang hanya hidup di Nusa Tenggara. Dulu burung ini dianggap subspesies elang brontok (Nisaetus cirrhatus). Pada 2004, Gjershaug dan rekan-rekannya mengusulkan agar ia diakui sebagai spesies tersendiri, dan kini BirdLife serta peraturan satwa dilindungi Indonesia memperlakukannya sebagai spesies penuh.

Menurut kajian itu, elang Flores dewasa maupun muda berkepala putih, memiliki bercak putih khas di sisi atas bulu primer, dan jauh lebih besar daripada elang brontok. Di lapangan ia dapat tertukar dengan burung muda elang lain yang bertubuh bawah putih, seperti elang-ular jari-pendek, elang bonelli, elang perut-karat, dan elang-laut perut-putih.

Dasar informasi: [Forktail 20 (Oriental Bird Club) — Gjershaug et al. 2004, The taxonomic status of Flores Hawk Eagle Spizaetus floris (PDF)](https://www.orientalbirdclub.org/s/Gjershaug-Flores.pdf) · [BirdLife International DataZone — Flores Hawk-eagle Nisaetus floris species factsheet](https://datazone.birdlife.org/species/factsheet/flores-hawk-eagle-nisaetus-floris) · [JDIH Kemenko Infrastruktur — Permen LHK No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi (PDF)](https://jdih.kemenkoinfra.go.id/cfind/source/files/permen-lhk/permenlhk-nomor-p.106-tahun-2018.pdf)

## Di mana elang Flores hidup?

Elang Flores endemik Nusa Tenggara dan tercatat di Lombok, Sumbawa, Komodo, Flores, dan Alor, serta beberapa pulau kecil di sekitarnya. Gjershaug dkk. (2004) juga mencatatnya di Rinca dan Satonda, dan catatan pertamanya di Lombok berasal dari tepi Taman Nasional Gunung Rinjani pada 2002. Habitatnya hutan dataran rendah dan submontana hingga sekitar 1.600 m, dengan sebagian besar pengamatan di hutan hujan dataran rendah. BirdLife menganggap semua burung di pulau-pulau ini satu subpopulasi, karena burung ini diduga sesekali menyeberang antarpulau.

Dasar informasi: [BirdLife International DataZone — Flores Hawk-eagle Nisaetus floris species factsheet](https://datazone.birdlife.org/species/factsheet/flores-hawk-eagle-nisaetus-floris) · [Forktail 20 (Oriental Bird Club) — Gjershaug et al. 2004, The taxonomic status of Flores Hawk Eagle Spizaetus floris (PDF)](https://www.orientalbirdclub.org/s/Gjershaug-Flores.pdf)

## Elang Flores makan apa?

Makanan elang Flores belum banyak diteliti, tetapi burung ini diketahui berburu di hutan dan di lahan pertanian dekat hutan. Gjershaug dkk. (2004) melaporkan bahwa warga di semua desa yang mereka kunjungi mengenal elang berkepala putih yang disebut memangsa ayam dan anak babi di sekitar desa, walau kemungkinan tertukar dengan elang lain belum bisa disingkirkan. Tim itu juga pernah melihat elang Flores berburu di tengah desa pada pagi hari. BirdLife mencatat burung ini rutin berburu di habitat yang sudah terdegradasi, dan kebiasaan memangsa unggas membuat sebagian warga menganggapnya hama.

Dasar informasi: [Forktail 20 (Oriental Bird Club) — Gjershaug et al. 2004, The taxonomic status of Flores Hawk Eagle Spizaetus floris (PDF)](https://www.orientalbirdclub.org/s/Gjershaug-Flores.pdf) · [BirdLife International DataZone — Flores Hawk-eagle Nisaetus floris species factsheet](https://datazone.birdlife.org/species/factsheet/flores-hawk-eagle-nisaetus-floris)

## Bagaimana elang Flores berkembang biak?

Elang Flores diduga berkembang biak pada musim kemarau. Menurut BirdLife, tarian terbang dan perkawinan pernah diamati di Flores pada Juni–Juli, dan musim berbiak di Lombok diperkirakan serupa. Burung ini membutuhkan tegakan pohon tinggi untuk bersarang, meskipun bisa berburu di lahan yang lebih terbuka. Gjershaug dkk. (2004) memperkirakan wilayah satu pasangan sekitar 40 km², sedangkan studi pergerakan yang lebih baru menunjukkan daerah jelajah 8,4–23,1 km². Di Mbeliling, Flores, tim itu mendapat laporan pohon besar yang ditebang bersama sarangnya, lalu anak elangnya dijual ke pasar burung.

Dasar informasi: [BirdLife International DataZone — Flores Hawk-eagle Nisaetus floris species factsheet](https://datazone.birdlife.org/species/factsheet/flores-hawk-eagle-nisaetus-floris) · [Forktail 20 (Oriental Bird Club) — Gjershaug et al. 2004, The taxonomic status of Flores Hawk Eagle Spizaetus floris (PDF)](https://www.orientalbirdclub.org/s/Gjershaug-Flores.pdf)

## Mengapa elang Flores terancam punah?

Elang Flores terancam karena populasinya kecil, hutannya berkurang, dan burung ini dibunuh karena dianggap memangsa ayam. BirdLife memperkirakan populasinya 320–1.500 individu dewasa (perkiraan 2023) dan menilainya Genting (Endangered) pada 2024; pada 2009–2016 statusnya Kritis (Critically Endangered). Menurut BirdLife, perubahan kategori tidak selalu berarti kondisi membaik, karena bisa mencerminkan data yang lebih baik. Anak elang juga kadang ditangkap untuk dipelihara. Dulu masyarakat Manggarai di Flores barat menganggap elang ini totem (‘empo’) dan leluhur manusia sehingga tidak memburunya, tetapi tradisi itu kini sudah memudar.

Dasar informasi: [BirdLife International DataZone — Flores Hawk-eagle Nisaetus floris species factsheet](https://datazone.birdlife.org/species/factsheet/flores-hawk-eagle-nisaetus-floris) · [Forktail 20 (Oriental Bird Club) — Gjershaug et al. 2004, The taxonomic status of Flores Hawk Eagle Spizaetus floris (PDF)](https://www.orientalbirdclub.org/s/Gjershaug-Flores.pdf)

## Bagaimana melindungi elang Flores?

Elang Flores tercantum sebagai satwa dilindungi dalam lampiran Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 dan masuk Apendiks II CITES. Perlindungan terpenting adalah menjaga hutan dan pohon tinggi tempat bersarang, serta menghentikan pembunuhan elang karena konflik dengan ayam peliharaan. Jangan mengambil anak elang dari sarang dan jangan membeli elang untuk dipelihara. Menurut BirdLife, program pendidikan berbasis masyarakat sudah berjalan untuk mengurangi penangkapan, tetapi kawasan lindung tambahan masih diperlukan. Jika menemukan elang yang terluka atau diperdagangkan, jangan menanganinya sendiri; hubungi petugas konservasi setempat.

Dasar informasi: [JDIH Kemenko Infrastruktur — Permen LHK No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi (PDF)](https://jdih.kemenkoinfra.go.id/cfind/source/files/permen-lhk/permenlhk-nomor-p.106-tahun-2018.pdf) · [BirdLife International DataZone — Flores Hawk-eagle Nisaetus floris species factsheet](https://datazone.birdlife.org/species/factsheet/flores-hawk-eagle-nisaetus-floris)

## Pertanyaan umum tentang elang Flores

### Apa nama latin elang Flores?

Nama latin atau nama ilmiah elang Flores adalah *Nisaetus floris*, dari famili Accipitridae. Dalam bahasa Inggris, hewan ini disebut Flores hawk-eagle.

### Di mana elang Flores dapat ditemukan di Indonesia?

Di Indonesia, panduan ini mencatat elang Flores di wilayah berikut: Lombok, Sumbawa, Komodo, Rinca, Flores, dan Alor (Nusa Tenggara).

Habitat terkait yang didukung sumber: [Hutan Hujan Tropis](https://panduanhewan.org/id/habitat/hutan-hujan-tropis/).

### Elang Flores makan apa?

Pola makan elang Flores: belum banyak diteliti; dilaporkan memangsa ayam kampung.

### Apa status konservasi elang Flores?

Dalam Daftar Merah IUCN, elang Flores masuk kategori Genting (Endangered): spesies ini dinilai menghadapi risiko kepunahan yang sangat tinggi di alam liar. Sumber: [IUCN Red List (via GBIF)](https://www.gbif.org/species/5788507), diperiksa 25 September 2026.

Status global ini berbeda dari status perlindungan hukum di Indonesia. Untuk memastikan apakah elang Flores termasuk satwa dilindungi, periksa daftar jenis [satwa dilindungi](https://panduanhewan.org/id/glosarium/#satwa-dilindungi) yang berlaku atau hubungi [BKSDA](https://panduanhewan.org/id/bksda/) (Balai Konservasi Sumber Daya Alam) setempat.

## Sumber & referensi

1. [BirdLife International DataZone — Flores Hawk-eagle Nisaetus floris species factsheet](https://datazone.birdlife.org/species/factsheet/flores-hawk-eagle-nisaetus-floris)
2. [Forktail 20 (Oriental Bird Club) — Gjershaug et al. 2004, The taxonomic status of Flores Hawk Eagle Spizaetus floris (PDF)](https://www.orientalbirdclub.org/s/Gjershaug-Flores.pdf)
3. [JDIH Kemenko Infrastruktur — Permen LHK No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi (PDF)](https://jdih.kemenkoinfra.go.id/cfind/source/files/permen-lhk/permenlhk-nomor-p.106-tahun-2018.pdf)

## Lanjutkan penjelajahan

- [Elang Jawa](https://panduanhewan.org/id/spesies/elang-jawa/)
- [Beo](https://panduanhewan.org/id/spesies/beo/)
- [Cenderawasih besar](https://panduanhewan.org/id/spesies/cenderawasih-besar/)
- [Merak hijau](https://panduanhewan.org/id/spesies/merak-hijau/)
- [Hutan Hujan Tropis](https://panduanhewan.org/id/habitat/hutan-hujan-tropis/)
- [Murai batu](https://panduanhewan.org/id/spesies/murai-batu/)
- [Rangkong badak](https://panduanhewan.org/id/spesies/rangkong-badak/)

---

Kutip: PanduanHewan. (2026). Elang Flores. PanduanHewan.org. https://panduanhewan.org/id/spesies/elang-flores/
