# Kesehatan gigi kucing dan anjing: tanda dan perawatan

> Penyakit gusi adalah masalah medis tersering pada kucing dan anjing. Kenali tandanya, cara menyikat gigi hewan, dan kapan gigi perlu diperiksa dokter hewan.

Sumber: https://panduanhewan.org/id/kesehatan-hewan/gigi-kucing-anjing/ · Diperbarui 25 September 2026 · Bahasa Indonesia · English: https://panduanhewan.org/en/pet-health/dental-care-for-cats-and-dogs/
_Mirror Markdown ini dibuat saat build dari data yang sama dengan halaman HTML. Kutip URL halaman HTML beserta tanggal pembaruannya._

**Status tinjauan:** Disusun dari pedoman organisasi kedokteran hewan dan kesehatan yang tercantum; belum ditinjau dokter hewan.

**Perhatian:** Informasi umum untuk pemilik hewan, bukan pengganti pemeriksaan, diagnosis, atau pengobatan oleh dokter hewan. Jika hewan Anda tampak sangat sakit, kesakitan, sulit bernapas, atau mungkin keracunan, segera hubungi dokter hewan.

## Poin penting

- Penyakit periodontal (penyakit gusi) adalah masalah medis paling umum pada kucing dan anjing, dan sering tidak menunjukkan tanda.
- Menyikat gigi setiap hari dengan pasta gigi khusus hewan adalah cara terbaik mencegah plak mengeras menjadi karang gigi.
- Jangan pernah memakai pasta gigi manusia untuk kucing atau anjing.
- Pembersihan karang gigi yang tuntas dilakukan dokter hewan dengan bius, termasuk di bawah garis gusi.
- Tulang dan kunyahan yang sangat keras dapat mematahkan gigi dan tidak terbukti mencegah penyakit gusi.

## Kapan harus ke dokter hewan?

- Segera ke dokter hewan jika gigi patah, mulut tidak dapat menutup, wajah bengkak, atau hewan berhenti makan karena kesakitan.
- Gusi merah, bengkak, atau mudah berdarah.
- Bau mulut yang tidak kunjung hilang.
- Mengunyah di satu sisi, menjatuhkan makanan, memiringkan kepala saat makan, atau menelan tanpa mengunyah.
- Ngiler, kadang bercampur darah, atau sering menggaruk atau mengusap mulut.
- Gigi goyang, berubah warna, atau pada kucing tampak cacat berwarna merah muda di garis gusi.
- Gigi susu belum tanggal padahal gigi dewasa sudah tumbuh.

## Seberapa umum penyakit gigi pada kucing dan anjing?

Sangat umum: WSAVA menyebut penyakit mulut dan gigi sebagai kondisi medis paling sering pada hewan kesayangan, dan penyakit periodontal dapat mengenai hingga 90% hewan. Cornell Feline Health Center mencatat 50–90% kucing di atas empat tahun mengalami suatu bentuk penyakit gigi. Penyakit ini menyakitkan dan menurunkan kualitas hidup, tetapi banyak hewan tetap makan dan tidak menunjukkan tanda, karena kucing dan anjing pandai menyembunyikan rasa sakit. PDSA menjelaskan bakteri dari karang gigi dapat masuk ke aliran darah dan dikaitkan dengan masalah ginjal, jantung, dan hati. Karena itu, pencegahan di rumah dan pemeriksaan rutin oleh dokter hewan lebih baik daripada menunggu gejala muncul.

Dasar informasi: [WSAVA — Global Dental Guidelines](https://wsava.org/global-guidelines/dental-guidelines/) · [WSAVA Global Dental Committee — Toothbrushing Toolkit](https://wsava.org/wp-content/uploads/2022/06/GDC-Toothbrushing-Toolkit-1.pdf) · [Cornell Feline Health Center — Feline Dental Disease](https://www.vet.cornell.edu/departments-centers-and-institutes/cornell-feline-health-center/health-information/feline-health-topics/feline-dental-disease) · [PDSA — Dental disease in dogs](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/dental-disease-in-dogs) · [PDSA — Dental disease in cats](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/dental-disease-in-cats)

## Apa penyebab karang gigi dan radang gusi pada hewan?

Penyebab utamanya adalah plak, lapisan bakteri, sisa makanan, dan air liur yang terus menempel pada gigi. Menurut Merck Veterinary Manual, plak yang dibiarkan lebih dari sekitar tiga hari mengeras menjadi karang gigi (kalkulus) yang tidak dapat dihilangkan dengan sikat gigi. Bakteri di sekitar dan di bawah garis gusi memicu gingivitis, yaitu radang gusi yang masih dapat pulih dengan pembersihan yang tepat. Bila dibiarkan, gingivitis dapat berkembang menjadi periodontitis yang merusak jaringan penyangga dan tulang, dan kerusakan ini permanen. Anjing ras kecil lebih rentan, sedangkan gigi berjejal, gigi susu yang tidak tanggal, usia, serta infeksi seperti flu kucing, FIV, dan FeLV juga meningkatkan risiko.

Kucing juga sering mengalami resorpsi gigi, yaitu kerusakan struktur gigi yang dimulai dari dalam dan penyebabnya belum diketahui. Cornell memperkirakan kondisi ini mengenai 20–60% kucing, dan lesinya dapat sangat nyeri. Menurut Merck, tandanya dapat berupa nyeri saat gigi disentuh, nafsu makan turun, dan ngiler, tetapi banyak kucing tidak menunjukkan tanda sama sekali. Karena umumnya tidak dapat dicegah, resorpsi gigi biasanya baru ditemukan saat dokter hewan memeriksa mulut kucing dan membuat foto rontgen gigi.

Dasar informasi: [Merck Veterinary Manual (pet owner version) — Dental Disorders of Cats](https://www.merckvetmanual.com/cat-owners/digestive-disorders-of-cats/dental-disorders-of-cats) · [Merck Veterinary Manual (pet owner version) — Dental Disorders of Dogs](https://www.merckvetmanual.com/dog-owners/digestive-disorders-of-dogs/dental-disorders-of-dogs) · [Cornell Feline Health Center — Feline Dental Disease](https://www.vet.cornell.edu/departments-centers-and-institutes/cornell-feline-health-center/health-information/feline-health-topics/feline-dental-disease) · [PDSA — Dental disease in cats](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/dental-disease-in-cats) · [Cornell Feline Health Center — Tooth Resorption](https://www.vet.cornell.edu/departments-centers-and-institutes/cornell-feline-health-center/health-information/feline-health-topics/tooth-resorption)

## Apa tanda gigi kucing atau anjing bermasalah?

Tanda yang paling sering adalah bau mulut, gusi merah atau berdarah, dan lapisan kuning kecokelatan pada gigi. PDSA dan Cornell juga menyebut kesulitan makan, misalnya mengunyah di satu sisi, memiringkan kepala, menjatuhkan makanan, menelan tanpa mengunyah, atau lebih memilih makanan lunak. Hewan dapat ngiler, kadang bercampur darah, menggaruk mulut, kehilangan nafsu makan dan berat badan, atau memiliki gigi goyang atau patah. Bengkak di wajah, terutama di bawah mata, dapat menandakan abses akar gigi. Pada kucing, resorpsi gigi sering pertama kali terlihat sebagai cacat merah muda di garis gusi, dan kucing yang mulutnya sakit mungkin jarang merawat bulunya. Banyak hewan tidak menunjukkan tanda sama sekali.

Dasar informasi: [PDSA — Dental disease in dogs](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/dental-disease-in-dogs) · [PDSA — Dental disease in cats](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/dental-disease-in-cats) · [Cornell Feline Health Center — Feline Dental Disease](https://www.vet.cornell.edu/departments-centers-and-institutes/cornell-feline-health-center/health-information/feline-health-topics/feline-dental-disease) · [Cornell Feline Health Center — Tooth Resorption](https://www.vet.cornell.edu/departments-centers-and-institutes/cornell-feline-health-center/health-information/feline-health-topics/tooth-resorption)

## Bagaimana cara menyikat gigi kucing dan anjing?

Sikat gigi hewan setiap hari dengan sikat dan pasta gigi khusus hewan, dan biasakan secara bertahap selama beberapa minggu. Jangan memakai pasta gigi manusia: Cornell menyebut produk manusia dapat beracun bagi kucing, sedangkan pasta gigi hewan dibuat aman untuk ditelan. WSAVA menganjurkan latihan dimulai sejak hewan datang ke rumah: sentuh wajahnya, angkat bibir atasnya, sentuh satu gigi, lalu pijat perlahan sepanjang garis gusi sebelum beralih ke sikat. Menyikat rutin bisa dimulai setelah gigi dewasa tumbuh, sekitar umur 6–7 bulan, atau setelah pembersihan gigi di dokter hewan. Beri hadiah di setiap langkah, berhenti bila hewan tidak nyaman, dan fokuslah pada permukaan luar gigi di sepanjang garis gusi.

Jika gusi tampak sangat merah, nyeri, atau berdarah, periksakan dulu ke dokter hewan sebelum mulai menyikat, karena menyikat gusi yang meradang dapat sangat menyakitkan. Bila hewan tidak mau disikat, Merck menyebut mengelap gigi dengan kain kasa setidaknya setiap dua sampai tiga hari masih dapat mengangkat plak. Hentikan dan hubungi dokter hewan bila hewan tampak kesakitan atau gusinya berdarah saat disikat. Jangan memaksa hewan yang menolak mulutnya disentuh, agar Anda tidak tergigit.

Dasar informasi: [WSAVA Global Dental Committee — Toothbrushing Toolkit](https://wsava.org/wp-content/uploads/2022/06/GDC-Toothbrushing-Toolkit-1.pdf) · [Cornell Feline Health Center — Feline Dental Disease](https://www.vet.cornell.edu/departments-centers-and-institutes/cornell-feline-health-center/health-information/feline-health-topics/feline-dental-disease) · [PDSA — Dental disease in dogs](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/dental-disease-in-dogs) · [PDSA — Dental disease in cats](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/dental-disease-in-cats) · [Merck Veterinary Manual (pet owner version) — Dental Disorders of Dogs](https://www.merckvetmanual.com/dog-owners/digestive-disorders-of-dogs/dental-disorders-of-dogs)

## Kapan gigi hewan perlu diperiksa dan dibersihkan dokter hewan?

Minta dokter hewan memeriksa mulut hewan setidaknya setahun sekali, misalnya saat vaksinasi tahunan, dan lebih cepat bila ada tanda masalah. Pembersihan karang gigi yang tuntas dilakukan dengan bius umum, karena harus mencakup bagian di bawah garis gusi dan sering disertai rontgen gigi. Merck Veterinary Manual menjelaskan pembersihan tanpa bius mungkin membuat gigi tampak lebih bersih, tetapi tidak menangani plak di bawah gusi yang menjadi sumber penyakit. Gigi yang rusak parah mungkin perlu dicabut; kucing dan anjing umumnya beradaptasi dengan baik tanpa gigi tersebut. Pada anak kucing dan anak anjing, dokter hewan juga dapat memeriksa gigi susu yang tidak tanggal dan posisi gigitan.

Dasar informasi: [WSAVA Global Dental Committee — Toothbrushing Toolkit](https://wsava.org/wp-content/uploads/2022/06/GDC-Toothbrushing-Toolkit-1.pdf) · [PDSA — Dental disease in dogs](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/dental-disease-in-dogs) · [PDSA — Dental disease in cats](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/dental-disease-in-cats) · [Merck Veterinary Manual (pet owner version) — Dental Disorders of Cats](https://www.merckvetmanual.com/cat-owners/digestive-disorders-of-cats/dental-disorders-of-cats) · [Merck Veterinary Manual (pet owner version) — Dental Disorders of Dogs](https://www.merckvetmanual.com/dog-owners/digestive-disorders-of-dogs/dental-disorders-of-dogs)

## Apakah tulang, kunyahan keras, atau makanan kering bisa membersihkan gigi?

Tulang tidak dianjurkan untuk perawatan gigi. WSAVA menjelaskan tulang keras dapat mematahkan gigi dan, bila tertelan, menyumbat atau melukai saluran cerna, sementara anjing yang diberi tulang dan daging mentah tidak memiliki penyakit gusi lebih sedikit. Merck juga menyebut gigi sering patah karena menggigit tulang, kuku hewan, tanduk, mainan nilon keras, atau batu. Makanan kering dan sebagian camilan atau makanan khusus gigi dapat sedikit membantu mengurangi plak, tetapi tidak menggantikan sikat gigi. Tanyakan kepada dokter hewan produk mana yang terbukti bermanfaat; Merck merujuk daftar dari Veterinary Oral Health Council. Hitung camilan gigi sebagai bagian dari jatah camilan harian agar hewan tidak kegemukan.

Dasar informasi: [WSAVA Global Nutrition Committee — Frequently Asked Questions & Myths](https://wsava.org/wp-content/uploads/2020/01/Frequently-Asked-Questions-and-Myths.pdf) · [WSAVA Global Nutrition Committee — Raw Meat Based Diets for Pets](https://wsava.org/wp-content/uploads/2021/04/Raw-Meat-Based-Diets-for-Pets_WSAVA-Global-Nutrition-Toolkit.pdf) · [Merck Veterinary Manual (pet owner version) — Dental Disorders of Dogs](https://www.merckvetmanual.com/dog-owners/digestive-disorders-of-dogs/dental-disorders-of-dogs) · [Merck Veterinary Manual (pet owner version) — Dental Disorders of Cats](https://www.merckvetmanual.com/cat-owners/digestive-disorders-of-cats/dental-disorders-of-cats) · [PDSA — Dental disease in dogs](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/dental-disease-in-dogs) · [PDSA — Dental disease in cats](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/dental-disease-in-cats)

## Sumber & referensi

1. [WSAVA — Global Dental Guidelines](https://wsava.org/global-guidelines/dental-guidelines/)
2. [WSAVA Global Dental Committee — Toothbrushing Toolkit](https://wsava.org/wp-content/uploads/2022/06/GDC-Toothbrushing-Toolkit-1.pdf)
3. [Cornell Feline Health Center — Feline Dental Disease](https://www.vet.cornell.edu/departments-centers-and-institutes/cornell-feline-health-center/health-information/feline-health-topics/feline-dental-disease)
4. [PDSA — Dental disease in dogs](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/dental-disease-in-dogs)
5. [PDSA — Dental disease in cats](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/dental-disease-in-cats)
6. [Merck Veterinary Manual (pet owner version) — Dental Disorders of Cats](https://www.merckvetmanual.com/cat-owners/digestive-disorders-of-cats/dental-disorders-of-cats)
7. [Merck Veterinary Manual (pet owner version) — Dental Disorders of Dogs](https://www.merckvetmanual.com/dog-owners/digestive-disorders-of-dogs/dental-disorders-of-dogs)
8. [Cornell Feline Health Center — Tooth Resorption](https://www.vet.cornell.edu/departments-centers-and-institutes/cornell-feline-health-center/health-information/feline-health-topics/tooth-resorption)
9. [WSAVA Global Nutrition Committee — Frequently Asked Questions & Myths](https://wsava.org/wp-content/uploads/2020/01/Frequently-Asked-Questions-and-Myths.pdf)
10. [WSAVA Global Nutrition Committee — Raw Meat Based Diets for Pets](https://wsava.org/wp-content/uploads/2021/04/Raw-Meat-Based-Diets-for-Pets_WSAVA-Global-Nutrition-Toolkit.pdf)

## Lanjutkan penjelajahan

- [Vaksin kucing: jenis, jadwal, dan manfaatnya](https://panduanhewan.org/id/kesehatan-hewan/vaksin-kucing/)
- [Vaksin anjing: jenis, jadwal, dan booster](https://panduanhewan.org/id/kesehatan-hewan/vaksin-anjing/)
- [Rabies pada anjing dan kucing: gejala dan pencegahan](https://panduanhewan.org/id/kesehatan-hewan/rabies-anjing-kucing/)
- [Steril kucing dan anjing: manfaat, waktu, dan perawatan](https://panduanhewan.org/id/kesehatan-hewan/steril-kucing-anjing/)
- [Kucing domestik](https://panduanhewan.org/id/spesies/kucing/)
- [Anjing domestik](https://panduanhewan.org/id/spesies/anjing/)

---

Kutip: PanduanHewan. (2026). Kesehatan gigi kucing dan anjing: tanda dan perawatan. PanduanHewan.org. https://panduanhewan.org/id/kesehatan-hewan/gigi-kucing-anjing/
