# Diare pada kucing dan anjing: kapan ke dokter hewan

> Diare ringan bisa cepat reda, tetapi diare berdarah, disertai muntah atau lemas, atau pada anak kucing dan anak anjing perlu dokter hewan. Kenali tandanya.

Sumber: https://panduanhewan.org/id/kesehatan-hewan/diare-kucing-anjing/ · Diperbarui 25 September 2026 · Bahasa Indonesia · English: https://panduanhewan.org/en/pet-health/diarrhoea-in-cats-and-dogs/
_Mirror Markdown ini dibuat saat build dari data yang sama dengan halaman HTML. Kutip URL halaman HTML beserta tanggal pembaruannya._

**Status tinjauan:** Disusun dari pedoman organisasi kedokteran hewan dan kesehatan yang tercantum; belum ditinjau dokter hewan.

**Perhatian:** Informasi umum untuk pemilik hewan, bukan pengganti pemeriksaan, diagnosis, atau pengobatan oleh dokter hewan. Jika hewan Anda tampak sangat sakit, kesakitan, sulit bernapas, atau mungkin keracunan, segera hubungi dokter hewan.

## Poin penting

- Sebagian besar diare ringan membaik dalam 24–48 jam, tetapi diare lebih dari 24 jam atau disertai gejala lain perlu diperiksa dokter hewan.
- Anak kucing dan anak anjing lebih rentan terhadap dehidrasi dan penyakit serius, jadi diare pada hewan muda selalu memerlukan saran dokter hewan.
- Darah atau lendir di tinja, tinja hitam seperti ter, muntah, lemas, dan tidak mau makan adalah tanda bahaya.
- Penyebab umum meliputi pergantian makanan mendadak, makanan berlemak, susu, dan cacing; parvovirus dan panleukopenia adalah penyebab yang berbahaya.
- Jangan memberi obat diare manusia atau obat bebas tanpa arahan dokter hewan, karena sebagian dapat membahayakan hewan.

## Kapan harus ke dokter hewan?

- Segera ke dokter hewan jika hewan sangat lemas atau pingsan, sering muntah, diarenya berdarah atau hitam seperti ter, atau menunjukkan tanda dehidrasi seperti gusi lengket dan mata cekung.
- Anak anjing atau anak kucing yang diare, terutama yang belum divaksin lengkap.
- Diare lebih dari 24 jam, atau diare sangat encer dan terus-menerus.
- Diare disertai muntah, tidak mau makan atau minum, atau perut terasa sakit.
- Hewan tua, hewan dengan penyakit lain, atau hewan yang sedang minum obat.
- Hewan mungkin menelan racun, obat manusia, atau benda asing.

## Apakah diare pada kucing dan anjing berbahaya?

Sebagian besar diare ringan membaik dalam 24–48 jam, tetapi sebagian kasus serius dan memerlukan dokter hewan. PDSA menjelaskan hewan yang tampak sakit atau sudah diare lebih dari 24 jam sebaiknya diperiksa. Menurut International Cat Care (ICC), diare berarti tinja lembek, cair, atau encer karena isi usus bergerak terlalu cepat sehingga air dan nutrisi kurang terserap. Warnanya bisa lebih terang atau lebih gelap dari biasanya, atau berlapis lendir. Cornell Feline Health Center mengingatkan bahwa diare bisa singkat dan tidak berbahaya, tetapi juga bisa menjadi tanda penyakit yang mengancam nyawa. PDSA menambahkan diare berat atau yang dibiarkan dapat menyebabkan dehidrasi dan sakit parah.

Dasar informasi: [PDSA — Dog diarrhoea](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/symptoms/diarrhoea-in-dogs) · [PDSA — Diarrhoea in cats](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/diarrhoea-in-cats) · [International Cat Care — Diarrhoea in cats](https://icatcare.org/articles/diarrhoea-in-cats) · [Cornell Feline Health Center — Diarrhea](https://www.vet.cornell.edu/departments-centers-and-institutes/cornell-feline-health-center/health-information/feline-health-topics/diarrhea)

## Apa penyebab kucing dan anjing diare?

Penyebab umum diare adalah pergantian makanan mendadak, makan sesuatu yang tidak biasa atau berlemak, cacing, dan parasit usus seperti giardia. PDSA juga mencantumkan alergi makanan, infeksi bakteri seperti Salmonella dan Campylobacter, radang usus, sumbatan benda asing, pankreatitis, serta penyakit hati dan ginjal. Cornell menambahkan stres, misalnya perjalanan jauh, dan penyakit kelenjar tiroid pada kucing. Susu juga sering menjadi pemicu: ASPCA menjelaskan hewan tidak memiliki cukup enzim laktase, sehingga susu dan produk olahannya dapat menyebabkan diare, dan Cornell mencatat banyak kucing tidak tahan laktosa. Penyebab yang berbahaya meliputi parvovirus pada anjing, serta panleukopenia dan FIP pada kucing.

Dasar informasi: [PDSA — Dog diarrhoea](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/symptoms/diarrhoea-in-dogs) · [PDSA — Diarrhoea in cats](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/diarrhoea-in-cats) · [Cornell Feline Health Center — Diarrhea](https://www.vet.cornell.edu/departments-centers-and-institutes/cornell-feline-health-center/health-information/feline-health-topics/diarrhea) · [ASPCA Animal Poison Control — People Foods to Avoid Feeding Your Pets](https://www.aspca.org/pet-care/aspca-poison-control/people-foods-avoid-feeding-your-pets) · [Cornell Feline Health Center — Feeding Your Cat](https://www.vet.cornell.edu/departments-centers-and-institutes/cornell-feline-health-center/health-information/feline-health-topics/feeding-your-cat)

## Mengapa diare pada anak anjing dan anak kucing lebih berbahaya?

Anak anjing dan anak kucing lebih rentan terhadap dehidrasi, dan diare pada mereka bisa menandakan infeksi virus yang mematikan. PDSA menyarankan selalu menghubungi dokter hewan jika anak kucing atau kucing tua diare karena risiko dehidrasinya lebih tinggi, dan mencari saran jika anak anjing diare karena kondisinya bisa lebih serius. Parvovirus menyebabkan diare berat yang berbau busuk dan sering berdarah; PDSA menyebut penyakit ini hampir selalu fatal tanpa pengobatan dan sangat berbahaya bagi anak anjing serta anjing yang belum divaksin. Pada kucing, Cornell mencantumkan panleukopenia sebagai salah satu penyebab diare yang serius.

Penelitian di Indonesia menunjukkan pentingnya vaksinasi. Studi Universitas Udayana di Denpasar menemukan anjing dengan vaksinasi tidak lengkap sekitar 10 kali lebih berisiko terkena parvo, dan anak anjing umur 0–3 bulan sekitar 3 kali lebih berisiko. Studi Universitas Gadjah Mada di Yogyakarta menemukan status vaksinasi dan kedatangan kucing baru sebagai faktor risiko terkuat panleukopenia, selain kucing yang berasal dari jalanan dan sering berada di luar rumah. Karena itu, diare pada hewan muda yang belum divaksin lengkap perlu segera diperiksa dokter hewan.

Dasar informasi: [PDSA — Diarrhoea in cats](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/diarrhoea-in-cats) · [PDSA — Dog diarrhoea](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/symptoms/diarrhoea-in-dogs) · [PDSA — Parvovirus in dogs](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/parvovirus-in-dogs-and-puppies) · [Cornell Feline Health Center — Diarrhea](https://www.vet.cornell.edu/departments-centers-and-institutes/cornell-feline-health-center/health-information/feline-health-topics/diarrhea) · [Jurnal Veteriner (Universitas Udayana) — Prevalensi dan Faktor Risiko Penyakit Virus Parvo pada Anjing di Denpasar](https://ojs.unud.ac.id/index.php/jvet/article/view/3521) · [Jurnal Sain Veteriner (UGM) — Faktor Risiko Feline Panleukopenia pada Kucing di Daerah Istimewa Yogyakarta](https://journal.ugm.ac.id/jsv/article/view/48922)

## Apa tanda dehidrasi pada kucing dan anjing?

Tanda dehidrasi antara lain gusi kering dan lengket, mata cekung dan tampak kering, lemas, dan kulit yang kehilangan kelenturan. Artikel American Kennel Club (AKC) yang ditinjau kepala dokter hewannya juga mencantumkan hilang nafsu makan, hidung kering, air liur kental, dan terengah-engah. AKC mencatat serangan muntah dan diare mendadak dapat menyebabkan dehidrasi, dan hewan dengan tanda dehidrasi atau muntah terus-menerus harus segera dibawa ke dokter hewan karena termasuk keadaan darurat. PDSA juga mencantumkan gusi lengket dan mata cekung sebagai alasan menghubungi dokter hewan. ICC menjelaskan diare yang lebih berat dapat membuat kucing dehidrasi. Jangan menunggu tanda-tanda ini muncul pada anak kucing atau anak anjing yang diare.

Dasar informasi: [American Kennel Club — Dehydration in Dogs: Signs, Symptoms, Treatments](https://www.akc.org/expert-advice/health/warning-signs-dehydration-dogs/) · [PDSA — Vomiting in dogs](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/symptoms/vomiting-in-dogs) · [International Cat Care — Diarrhoea in cats](https://icatcare.org/articles/diarrhoea-in-cats)

## Kapan kucing atau anjing diare harus segera ke dokter hewan?

Hubungi dokter hewan segera jika ada darah atau lendir di tinja, diare sangat encer atau terus-menerus, muntah, lemas, tidak mau makan, atau perut terasa sakit. PDSA juga meminta pemilik segera menghubungi dokter hewan jika diare lebih dari 24 jam, atau jika hewan sangat muda, tua, punya penyakit lain, atau sedang minum obat. Anjing dengan perut sakit bisa menjerit saat diangkat, atau berdiri dengan kaki depan menempel lantai dan bagian belakang terangkat. ICC menjelaskan tinja hitam seperti ter dapat menandakan perdarahan di saluran cerna bagian atas dan perlu dilaporkan ke dokter hewan. Cornell menyarankan perawatan dokter hewan secepatnya jika diare lebih dari satu atau dua hari disertai nafsu makan buruk, lemas, atau muntah.

Dasar informasi: [PDSA — Dog diarrhoea](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/symptoms/diarrhoea-in-dogs) · [PDSA — Diarrhoea in cats](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/diarrhoea-in-cats) · [International Cat Care — Diarrhoea in cats](https://icatcare.org/articles/diarrhoea-in-cats) · [Cornell Feline Health Center — Diarrhea](https://www.vet.cornell.edu/departments-centers-and-institutes/cornell-feline-health-center/health-information/feline-health-topics/diarrhea)

## Bolehkah memberi obat diare manusia pada kucing atau anjing?

Tidak, jangan memberi obat diare manusia atau obat bebas tanpa arahan dokter hewan. Cornell menegaskan sebagian obat bebas dapat membahayakan kucing, sehingga hewan perlu diperiksa dokter hewan begitu gejala terlihat. PDSA menjelaskan antibiotik jarang diperlukan untuk diare pada kucing dan, dalam keadaan yang salah, justru dapat memperburuk diare karena membunuh bakteri baik di usus. Pengobatan yang tepat bergantung pada penyebabnya. Menurut ICC, dokter hewan dapat memeriksa sampel tinja untuk mencari parasit dan infeksi, melakukan tes darah dan urine, atau pencitraan seperti rontgen dan USG.

Sebelum ke klinik, catat kapan diare mulai, seberapa sering, warna dan kekentalannya, serta ada tidaknya darah, lendir, atau mengejan, seperti disarankan ICC. Sebutkan juga perubahan makanan, kemungkinan hewan memakan sampah, obat, atau bahan kimia, status vaksin, dan gejala lain. Di Indonesia, pemeriksaan tersedia di klinik dokter hewan dan di sebagian fasilitas pemerintah, seperti Puskeswan Kota Batam dan mobil klinik hewan keliling Dinas KPKP DKI Jakarta. Tanyakan layanan dan jam buka sebelum datang.

Dasar informasi: [Cornell Feline Health Center — Diarrhea](https://www.vet.cornell.edu/departments-centers-and-institutes/cornell-feline-health-center/health-information/feline-health-topics/diarrhea) · [PDSA — Diarrhoea in cats](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/diarrhoea-in-cats) · [International Cat Care — Diarrhoea in cats](https://icatcare.org/articles/diarrhoea-in-cats) · [Puskeswan Kota Batam — Layanan](https://puskeswan.batam.go.id/layanan/) · [Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta — Dinas KPKP DKI Jakarta Luncurkan 5 Unit Mobil Klinik Hewan Keliling](https://dkpkp.jakarta.go.id/news/dinas-kpkp-dki-jakarta-luncurkan-5-unit-mobil-klinik-hewan-keliling-jangkau-seluruh-wilayah-jakarta-mulai-13-juli-2026)

## Bagaimana mencegah diare pada kucing dan anjing?

Ganti makanan secara bertahap, jauhkan hewan dari sampah dan makanan manusia yang berlemak, jangan beri susu, dan lengkapi vaksinasi sesuai saran dokter hewan. PDSA menyebut pergantian makanan mendadak dan makanan yang kaya lemak sebagai penyebab umum diare. Susu dan produk olahannya dapat memicu diare karena hewan kekurangan laktase, menurut ASPCA. PDSA menyebut vaksinasi sebagai cara terbaik mencegah parvovirus, dan peneliti di Yogyakarta menyimpulkan bahwa vaksinasi serta karantina hewan baru penting untuk mencegah panleukopenia. Studi itu juga mencatat pembuangan sampah di luar rumah sebagai salah satu faktor risiko. Tanyakan kepada dokter hewan jadwal obat cacing yang sesuai, karena cacing adalah penyebab umum diare.

Dasar informasi: [PDSA — Dog diarrhoea](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/symptoms/diarrhoea-in-dogs) · [PDSA — Diarrhoea in cats](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/diarrhoea-in-cats) · [ASPCA Animal Poison Control — People Foods to Avoid Feeding Your Pets](https://www.aspca.org/pet-care/aspca-poison-control/people-foods-avoid-feeding-your-pets) · [PDSA — Parvovirus in dogs](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/parvovirus-in-dogs-and-puppies) · [Jurnal Sain Veteriner (UGM) — Faktor Risiko Feline Panleukopenia pada Kucing di Daerah Istimewa Yogyakarta](https://journal.ugm.ac.id/jsv/article/view/48922)

## Sumber & referensi

1. [PDSA — Dog diarrhoea](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/symptoms/diarrhoea-in-dogs)
2. [PDSA — Diarrhoea in cats](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/diarrhoea-in-cats)
3. [International Cat Care — Diarrhoea in cats](https://icatcare.org/articles/diarrhoea-in-cats)
4. [Cornell Feline Health Center — Diarrhea](https://www.vet.cornell.edu/departments-centers-and-institutes/cornell-feline-health-center/health-information/feline-health-topics/diarrhea)
5. [ASPCA Animal Poison Control — People Foods to Avoid Feeding Your Pets](https://www.aspca.org/pet-care/aspca-poison-control/people-foods-avoid-feeding-your-pets)
6. [Cornell Feline Health Center — Feeding Your Cat](https://www.vet.cornell.edu/departments-centers-and-institutes/cornell-feline-health-center/health-information/feline-health-topics/feeding-your-cat)
7. [PDSA — Parvovirus in dogs](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/conditions/parvovirus-in-dogs-and-puppies)
8. [Jurnal Veteriner (Universitas Udayana) — Prevalensi dan Faktor Risiko Penyakit Virus Parvo pada Anjing di Denpasar](https://ojs.unud.ac.id/index.php/jvet/article/view/3521)
9. [Jurnal Sain Veteriner (UGM) — Faktor Risiko Feline Panleukopenia pada Kucing di Daerah Istimewa Yogyakarta](https://journal.ugm.ac.id/jsv/article/view/48922)
10. [American Kennel Club — Dehydration in Dogs: Signs, Symptoms, Treatments](https://www.akc.org/expert-advice/health/warning-signs-dehydration-dogs/)
11. [PDSA — Vomiting in dogs](https://www.pdsa.org.uk/pet-help-and-advice/pet-health-hub/symptoms/vomiting-in-dogs)
12. [Puskeswan Kota Batam — Layanan](https://puskeswan.batam.go.id/layanan/)
13. [Dinas KPKP Provinsi DKI Jakarta — Dinas KPKP DKI Jakarta Luncurkan 5 Unit Mobil Klinik Hewan Keliling](https://dkpkp.jakarta.go.id/news/dinas-kpkp-dki-jakarta-luncurkan-5-unit-mobil-klinik-hewan-keliling-jangkau-seluruh-wilayah-jakarta-mulai-13-juli-2026)

## Lanjutkan penjelajahan

- [Vaksin kucing: jenis, jadwal, dan manfaatnya](https://panduanhewan.org/id/kesehatan-hewan/vaksin-kucing/)
- [Vaksin anjing: jenis, jadwal, dan booster](https://panduanhewan.org/id/kesehatan-hewan/vaksin-anjing/)
- [Rabies pada anjing dan kucing: gejala dan pencegahan](https://panduanhewan.org/id/kesehatan-hewan/rabies-anjing-kucing/)
- [Steril kucing dan anjing: manfaat, waktu, dan perawatan](https://panduanhewan.org/id/kesehatan-hewan/steril-kucing-anjing/)
- [Kucing domestik](https://panduanhewan.org/id/spesies/kucing/)
- [Anjing domestik](https://panduanhewan.org/id/spesies/anjing/)

---

Kutip: PanduanHewan. (2026). Diare pada kucing dan anjing: kapan ke dokter hewan. PanduanHewan.org. https://panduanhewan.org/id/kesehatan-hewan/diare-kucing-anjing/
