# Rangkong gading: perburuan paruh, status kritis, dan hukumnya

> Rangkong gading dilindungi P.106/2018 dan berstatus Kritis. Fakta perburuan paruh di Kalimantan Barat, kasus sitaan, hukuman UU 32/2024, dan cara melapor.

Sumber: https://panduanhewan.org/id/isu-satwa/rangkong-gading-perdagangan-paruh/ · Diperbarui 1 Oktober 2026 · Bahasa Indonesia · English: https://panduanhewan.org/en/animal-causes/helmeted-hornbill-red-ivory-trade/
_Mirror Markdown ini dibuat saat build dari data yang sama dengan halaman HTML. Kutip URL halaman HTML beserta tanggal pembaruannya._

## Jawaban singkat

Rangkong gading (Rhinoplax vigil) dilindungi di Indonesia: ia tercantum dalam lampiran Permen LHK P.106/2018 (nomor 248), masuk Apendiks I CITES, dan berstatus Kritis di Daftar Merah IUCN sejak 2015. Burung ini diburu untuk balungnya yang padat, yang diukir sebagai "gading merah"; pada 2013 diperkirakan sekitar 500 ekor dibunuh setiap bulan di Kalimantan Barat saja. Memburu, menyimpan, atau menjual rangkong maupun paruhnya diancam penjara paling lama 15 tahun, jadi jangan membeli produk rangkong dan laporkan penjualannya ke Gakkum Kehutanan, BKSDA, atau polisi (110).

- **Status hukum di Indonesia:** Dilindungi: tercantum dalam lampiran P.106/2018 (nomor 248) ([Permen LHK No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018, Lampiran: jenis satwa dilindungi (Bucerotidae, no. 240–252)](https://jdih.kehutanan.go.id/new2/uploads/files/P_106_2018_JENIS_TSL_menlhk_07252019152513.pdf))
- **Status IUCN:** Kritis (Critically Endangered) sejak 2015; sebelumnya Hampir Terancam ([IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039))
- **CITES:** Apendiks I sejak 1 Juli 1975 ([Species+ (UNEP-WCMC and CITES Secretariat) — Rhinoplax vigil, CITES listing history (API data)](https://speciesplus.net/api/v1/taxon_concepts/5769))
- **Puncak perburuan di Kalimantan Barat:** Sekitar 500 ekor per bulan pada 2013, atau sekitar 6.000 per tahun ([IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039))
- **Sitaan di Indonesia, Maret 2012–Agustus 2014:** Sedikitnya 1.117 kepala atau balung dalam 13 penindakan ([Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010))
- **Berat balung:** Sekitar 10% berat tubuh; padat, tidak berongga seperti rangkong lain ([Surapaneni et al. (2025). The helmeted hornbill casque is reinforced by a bundle of exceptionally thick, rod-like trabeculae. Annals of the New York Academy of Sciences](https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11829324/))
- **Perkembangbiakan:** Betina terkurung di sarang lebih dari 160 hari; sepasang bersarang dua tahun sekali ([IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039))
- **Ancaman pidana memperdagangkan bagian tubuh:** Penjara paling lama 15 tahun dan/atau denda paling banyak Rp5 miliar (kategori VII) ([UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/337869/uu-no-1-tahun-2026))
- **Jenis rangkong di Indonesia:** 13 jenis, semuanya tercantum dalam lampiran P.106/2018 (nomor 240–252) ([Indonesia.go.id — Sekelumit cerita upaya penyelamatan burung besar (29 Oktober 2019, arsip Wayback Machine)](https://web.archive.org/web/20220813205636/https://www.indonesia.go.id/ragam/keanekaragaman-hayati/sosial/sekelumit-cerita-upaya-penyelamatan-burung-besar))

## Apakah rangkong gading dilindungi?

Ya. Rangkong gading (Rhinoplax vigil), yang di Kalimantan juga disebut enggang gading, tercantum dalam lampiran Permen LHK No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang jenis tumbuhan dan satwa yang dilindungi, pada nomor urut 248. Dua belas jenis rangkong Indonesia lainnya juga tercantum dalam lampiran yang sama, sehingga ke-13 jenis rangkong di Indonesia menempati nomor 240 sampai 252.

Karena itu, Pasal 21 ayat (2) UU No. 5 Tahun 1990 sebagaimana diubah UU No. 32 Tahun 2024 melarang memburu, membunuh, memelihara, mengangkut, atau memperdagangkan rangkong hidup (huruf a) maupun mati (huruf b), bagian tubuhnya seperti paruh, balung, dan bulu (huruf c), serta telur dan sarangnya (huruf d). Membawanya ke tempat lain atau ke luar negeri (huruf e) dan menjualnya secara daring tanpa izin (huruf g) juga dilarang.

Di tingkat internasional, rangkong gading masuk Apendiks I CITES sejak 1 Juli 1975, sehingga perdagangan komersial internasional atas burung ini, termasuk bagian dan produk turunannya, tidak diizinkan. Daftar Merah IUCN menggolongkannya Hampir Terancam (Near Threatened) sampai 2012, lalu Kritis (Critically Endangered) sejak 2015. Penilaian terakhir pada 2020 mempertahankan status Kritis.

Rangkong gading juga fauna identitas Kalimantan Barat. Sesuai SK Mendagri No. 48 Tahun 1989 tentang pedoman penetapan identitas flora dan fauna daerah, maskot provinsi itu adalah enggang gading. Banyak orang mengira maskot Kalbar adalah enggang cula atau rangkong badak. Cara membedakannya: balung rangkong badak melengkung ke atas, sedangkan balung rangkong gading tidak.

Dasar informasi: [Permen LHK No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018, Lampiran: jenis satwa dilindungi (Bucerotidae, no. 240–252)](https://jdih.kehutanan.go.id/new2/uploads/files/P_106_2018_JENIS_TSL_menlhk_07252019152513.pdf) · [Permen LHK No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018, Lampiran: jenis satwa dilindungi (Bucerotidae, no. 240–252)](https://jdih.kehutanan.go.id/new2/uploads/files/P_106_2018_JENIS_TSL_menlhk_07252019152513.pdf) · [Permen LHK No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018, Lampiran: jenis satwa dilindungi (Bucerotidae, no. 240–252)](https://jdih.kehutanan.go.id/new2/uploads/files/P_106_2018_JENIS_TSL_menlhk_07252019152513.pdf) · [UU No. 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024) · [UU No. 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024) · [UU No. 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024) · [UU No. 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024) · [UU No. 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024) · [UU No. 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024) · [Species+ (UNEP-WCMC and CITES Secretariat) — Rhinoplax vigil, CITES listing history (API data)](https://speciesplus.net/api/v1/taxon_concepts/5769) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [ANTARA Kalbar — Cek kembali gambar enggang untuk maskot resmi Provinsi Kalbar (27 Januari 2021)](https://kalbar.antaranews.com/berita/456820/cek-kembali-gambar-enggang-untuk-maskot-resmi-provinsi-kalbar) · [ANTARA Kalbar — Cek kembali gambar enggang untuk maskot resmi Provinsi Kalbar (27 Januari 2021)](https://kalbar.antaranews.com/berita/456820/cek-kembali-gambar-enggang-untuk-maskot-resmi-provinsi-kalbar) · [ANTARA Kalbar — Cek kembali gambar enggang untuk maskot resmi Provinsi Kalbar (27 Januari 2021)](https://kalbar.antaranews.com/berita/456820/cek-kembali-gambar-enggang-untuk-maskot-resmi-provinsi-kalbar)

## Paruh rangkong gading untuk apa, dan mengapa disebut gading merah?

Yang diburu sebenarnya balung (casque), yakni tonjolan seperti helm di atas paruh. Pada sebagian besar jenis rangkong, balung itu hampir kosong dengan cangkang tipis. Balung rangkong gading justru padat: inti tulangnya dipenuhi jaringan trabekula, bagian depannya dilapisi keratin setebal sekitar 25 mm, dan seluruh balung mencapai sekitar 10% berat tubuh burung. Karena itu, "paruh" atau "kepala" yang disita dalam kasus perdagangan pada dasarnya adalah balung ini.

Bagi burung itu sendiri, balung padat dipakai untuk adu balung di udara: dua burung, biasanya jantan, saling membenturkan balung dengan kecepatan tinggi dalam pertunjukan yang suaranya terdengar lebih dari 100 meter.

Lapisan keratin tebal itulah yang diincar untuk diukir, dan inilah pendorong utama perburuan. Warnanya putih krem atau kuning jingga dengan tepi merah terang, sehingga di pasar gelap disebut "merah", berdampingan dengan "hitam" untuk cula badak dan "putih" untuk gading gajah. Nama enggang gading pun merujuk pada balung yang menyerupai gading ini. Menurut IUCN, Tiongkok adalah konsumen terbesarnya, dan balung biasanya diukir menjadi hiasan.

Perdagangannya sudah berabad-abad: catatan pertamanya berasal dari 1371, ketika paruh rangkong gading dikirim sebagai upeti ke istana Dinasti Ming. Lonjakan modern terlihat dari data lelang seni: jumlah produk balung rangkong gading yang dilelang paling tinggi pada 2011–2014, dan tren perdagangan ilegal mengikuti pola pasar lelang itu.

PanduanHewan sengaja tidak mencantumkan harga paruh atau kepala rangkong gading, karena peneliti perdagangan satwa memperingatkan bahwa berita yang menonjolkan nilai uang tanpa menyebut hukumannya berisiko menarik lebih banyak orang ke perdagangan ini. Yang perlu diketahui: memperdagangkan paruh rangkong adalah tindak pidana.

Dasar informasi: [Surapaneni et al. (2025). The helmeted hornbill casque is reinforced by a bundle of exceptionally thick, rod-like trabeculae. Annals of the New York Academy of Sciences](https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11829324/) · [Surapaneni et al. (2025). The helmeted hornbill casque is reinforced by a bundle of exceptionally thick, rod-like trabeculae. Annals of the New York Academy of Sciences](https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11829324/) · [Surapaneni et al. (2025). The helmeted hornbill casque is reinforced by a bundle of exceptionally thick, rod-like trabeculae. Annals of the New York Academy of Sciences](https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11829324/) · [Surapaneni et al. (2025). The helmeted hornbill casque is reinforced by a bundle of exceptionally thick, rod-like trabeculae. Annals of the New York Academy of Sciences](https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11829324/) · [Surapaneni et al. (2025). The helmeted hornbill casque is reinforced by a bundle of exceptionally thick, rod-like trabeculae. Annals of the New York Academy of Sciences](https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11829324/) · [Surapaneni et al. (2025). The helmeted hornbill casque is reinforced by a bundle of exceptionally thick, rod-like trabeculae. Annals of the New York Academy of Sciences](https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11829324/) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [Chan et al. (2026). Characterization and 3D imaging of ballistic damage in the casques of helmeted hornbill (Rhinoplax vigil). Integrative Organismal Biology](https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC13100508/) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [Assessing the legal, illegal, and gray ornamental trade of the critically endangered helmeted hornbill. Conservation Biology (2024), abstract](https://doi.org/10.1111/cobi.14358) · [Assessing the legal, illegal, and gray ornamental trade of the critically endangered helmeted hornbill. Conservation Biology (2024), abstract](https://doi.org/10.1111/cobi.14358) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010)

## Apa yang terjadi pada rangkong gading di Kalimantan Barat tahun 2012–2013?

Kalimantan Barat menjadi pusat krisis perburuan rangkong gading. Penilaian Daftar Merah IUCN mencatat dugaan bahwa pada 2013 hingga 500 ekor dibunuh setiap bulan di provinsi itu, atau sekitar 6.000 ekor per tahun. Angka yang sama disampaikan Dirjen KSDAE KLHK pada 2018: menurut data 2012–2013, sekitar 6.000 rangkong gading dewasa mati dan diambil kepalanya di Kalimantan Barat.

Investigasi lapangan pada 2013 menemukan 2–5 tim pemburu di masing-masing dari lima wilayah studi. Setiap tim masuk hutan 1–3 kali sebulan dan biasanya membawa pulang 10–30 rangkong per perjalanan, biasanya dengan mencari burung di pohon ara yang sedang berbuah. Dari angka itu, para peneliti menghitung bahwa jaringan pemburu di Kalimantan Barat mengambil antara 1.200 dan 27.000 rangkong gading per tahun. Batas atasnya dinilai tidak masuk akal, tetapi batas bawahnya pun sudah jauh di atas tingkat yang lestari.

Penyitaan mengikuti pola yang sama. Antara Maret 2012 dan Agustus 2014, petugas di Kalimantan Barat menyita 781 kepala atau balung rangkong gading dalam delapan penindakan, hampir 70% dari seluruh sitaan di Indonesia pada periode itu. Empat penyitaan terjadi di Bandara Supadio, Pontianak (386 buah), dua di Kapuas Hulu (24 dan 50), satu di Sintang (15), dan satu di Kabupaten Melawi, yang terbesar, dengan 306 paruh pada 25 April 2013.

Perdagangan ini dikendalikan jaringan kejahatan terorganisasi yang juga memperdagangkan harimau sumatera dan trenggiling. Akibatnya, menurut para peneliti, suara rangkong gading yang dulu terdengar jauh kini jarang terdengar di hutan Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah.

Dasar informasi: [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [ANTARA Kalbar — Cegah kepunahan rangkong gading (25 Oktober 2018)](https://kalbar.antaranews.com/berita/366678/cegah-kepunahan-rangkong-gading) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010)

## Apa saja kasus penyelundupan paruh rangkong gading di Indonesia?

Antara Maret 2012 dan Agustus 2014, sedikitnya 2.170 kepala atau balung rangkong gading disita di Indonesia dan Tiongkok, 1.117 di antaranya dalam 13 penindakan di Indonesia. Penyitaan terbesar kedua di Indonesia pada periode itu terjadi di Bandara Soekarno-Hatta pada 4 Januari 2013: 248 paruh di koper empat warga negara Tiongkok tujuan Hong Kong, yang juga membawa kulit trenggiling.

Pada 17 Juli 2019, KLHK bersama petugas keamanan bandara dan Balai Karantina menggagalkan penyelundupan 72 paruh rangkong gading tujuan Hong Kong di Bandara Soekarno-Hatta. Pada 3 November 2020, tim gabungan kepolisian dan KLHK menangkap dua orang di Aceh Tengah dengan 71 paruh rangkong gading, satu kulit harimau beserta tulangnya, dan 28 kg sisik trenggiling. Pada 23 Februari 2021, Pengadilan Negeri Takengon menjatuhkan hukuman 1 tahun 3 bulan penjara dan denda Rp50 juta kepada pemiliknya.

Kasus terus berlanjut: 23 paruh rangkong gading asal Kalimantan Tengah digagalkan di Bandara Semarang (9 Februari 2021); 10 paruh rangkong gading disita dari penjual di Tarutung, Tapanuli Utara (6 Agustus 2022); dua penjual daring yang mengirim bagian tubuh satwa dilindungi ke luar negeri, termasuk Amerika Serikat, ditangkap di Sukabumi dengan barang bukti antara lain 6 paruh rangkong (18 Maret 2025); dan 1.930 bagian tubuh satwa dilindungi, termasuk 4 paruh rangkong gading, 5 paruh julang emas dengan 621 helai bulunya, dan 3 paruh rangkong badak, disita di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (28 Oktober 2025). Terakhir, pada 27 Juli 2026, operasi gabungan di Padang menangkap seorang tersangka dengan 16 paruh rangkong dan satu karung sisik trenggiling.

Polanya berulang: paruh rangkong sering ditemukan bersama sisik trenggiling atau bagian tubuh harimau, diselundupkan lewat bandara, dan makin sering dijual secara daring. Kasus Padang 2026 berawal dari informasi masyarakat yang kemudian dianalisis lewat patroli siber, bukti bahwa laporan warga berperan nyata.

Dasar informasi: [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [IDN Times — Gagalkan penyelundupan 72 paruh burung rangkong, KLHK amankan 1 wanita (17 Juli 2019)](https://www.idntimes.com/news/indonesia/zulfah-goenawan/gagalkan-penyelundupan-72-paruh-burung-rangkong-csc) · [IDN Times — Gagalkan penyelundupan 72 paruh burung rangkong, KLHK amankan 1 wanita (17 Juli 2019)](https://www.idntimes.com/news/indonesia/zulfah-goenawan/gagalkan-penyelundupan-72-paruh-burung-rangkong-csc) · [Mongabay Indonesia — Perburuan satwa liar dilindungi di Aceh memang nyata (14 November 2020)](https://mongabay.co.id/2020/11/14/perburuan-satwa-liar-dilindungi-di-aceh-memang-nyata/) · [Mongabay Indonesia — Perburuan satwa liar dilindungi di Aceh memang nyata (14 November 2020)](https://mongabay.co.id/2020/11/14/perburuan-satwa-liar-dilindungi-di-aceh-memang-nyata/) · [Mongabay Indonesia — Perburuan satwa liar dilindungi di Aceh memang nyata (14 November 2020)](https://mongabay.co.id/2020/11/14/perburuan-satwa-liar-dilindungi-di-aceh-memang-nyata/) · [Mongabay Indonesia — Foto: dimusnahkannya 71 paruh rangkong gading hasil perburuan di hutan Leuser (25 November 2021)](https://www.mongabay.co.id/2021/11/25/foto-dimusnahkannya-71-paruh-rangkong-gading-hasil-perburuan-di-hutan-leuser/) · [Mongabay Indonesia — Foto: dimusnahkannya 71 paruh rangkong gading hasil perburuan di hutan Leuser (25 November 2021)](https://www.mongabay.co.id/2021/11/25/foto-dimusnahkannya-71-paruh-rangkong-gading-hasil-perburuan-di-hutan-leuser/) · [Mongabay Indonesia — Foto: dimusnahkannya 71 paruh rangkong gading hasil perburuan di hutan Leuser (25 November 2021)](https://www.mongabay.co.id/2021/11/25/foto-dimusnahkannya-71-paruh-rangkong-gading-hasil-perburuan-di-hutan-leuser/) · [Mongabay Indonesia — Foto: dimusnahkannya 71 paruh rangkong gading hasil perburuan di hutan Leuser (25 November 2021)](https://www.mongabay.co.id/2021/11/25/foto-dimusnahkannya-71-paruh-rangkong-gading-hasil-perburuan-di-hutan-leuser/) · [Ditjen KSDAE — Berharap keadilan bagi rangkong (BBKSDA Sumatera Utara, 27 Juni 2024)](https://ksdae.kehutanan.go.id/berita/12622/Berharap-Keadilan-Bagi-Rangkong.html) · [Ditjen KSDAE — Berharap keadilan bagi rangkong (BBKSDA Sumatera Utara, 27 Juni 2024)](https://ksdae.kehutanan.go.id/berita/12622/Berharap-Keadilan-Bagi-Rangkong.html) · [Ditjen KSDAE — Berharap keadilan bagi rangkong (BBKSDA Sumatera Utara, 27 Juni 2024)](https://ksdae.kehutanan.go.id/berita/12622/Berharap-Keadilan-Bagi-Rangkong.html) · [Ditjen KSDAE — Berharap keadilan bagi rangkong (BBKSDA Sumatera Utara, 27 Juni 2024)](https://ksdae.kehutanan.go.id/berita/12622/Berharap-Keadilan-Bagi-Rangkong.html) · [Ditjen KSDAE — Berharap keadilan bagi rangkong (BBKSDA Sumatera Utara, 27 Juni 2024)](https://ksdae.kehutanan.go.id/berita/12622/Berharap-Keadilan-Bagi-Rangkong.html) · [Ditjen KSDAE — Berharap keadilan bagi rangkong (BBKSDA Sumatera Utara, 27 Juni 2024)](https://ksdae.kehutanan.go.id/berita/12622/Berharap-Keadilan-Bagi-Rangkong.html) · [Kementerian Kehutanan — Siaran pers SP.029/HKLN/PPIP/HMS.3/03/2025: Ditjen Gakkum gagalkan penyelundupan 94 spesimen TSL (19 Maret 2025)](https://www.kehutanan.go.id/news/ditjen-gakkum-gagalkan-penyelundupan-94-spesimen-tsl-dua-pelaku-dijadikan-tersangka) · [Kementerian Kehutanan — Siaran pers SP.029/HKLN/PPIP/HMS.3/03/2025: Ditjen Gakkum gagalkan penyelundupan 94 spesimen TSL (19 Maret 2025)](https://www.kehutanan.go.id/news/ditjen-gakkum-gagalkan-penyelundupan-94-spesimen-tsl-dua-pelaku-dijadikan-tersangka) · [Kementerian Kehutanan — Siaran pers SP.029/HKLN/PPIP/HMS.3/03/2025: Ditjen Gakkum gagalkan penyelundupan 94 spesimen TSL (19 Maret 2025)](https://www.kehutanan.go.id/news/ditjen-gakkum-gagalkan-penyelundupan-94-spesimen-tsl-dua-pelaku-dijadikan-tersangka) · [Mongabay Indonesia — Rangkong dan masa depan hutan Kalimantan Selatan (15 Februari 2026)](https://mongabay.co.id/2026/02/15/rangkong-dan-masa-depan-hutan-kalimantan-selatan/) · [Mongabay Indonesia — Rangkong dan masa depan hutan Kalimantan Selatan (15 Februari 2026)](https://mongabay.co.id/2026/02/15/rangkong-dan-masa-depan-hutan-kalimantan-selatan/) · [Mongabay Indonesia — Rangkong dan masa depan hutan Kalimantan Selatan (15 Februari 2026)](https://mongabay.co.id/2026/02/15/rangkong-dan-masa-depan-hutan-kalimantan-selatan/) · [Gakkum Kehutanan — Siaran pers: Kemenhut gagalkan penjualan sisik trenggiling dan paruh rangkong di Kota Padang (30 Juli 2026)](https://gakkum.kehutanan.go.id/siaran-pers/detail/kemenhut-gagalkan-penjualan-sisik-trenggiling-dan-paruh-rangkong-di-kota-padang-sumbar) · [Gakkum Kehutanan — Siaran pers: Kemenhut gagalkan penjualan sisik trenggiling dan paruh rangkong di Kota Padang (30 Juli 2026)](https://gakkum.kehutanan.go.id/siaran-pers/detail/kemenhut-gagalkan-penjualan-sisik-trenggiling-dan-paruh-rangkong-di-kota-padang-sumbar) · [Gakkum Kehutanan — Siaran pers: Kemenhut gagalkan penjualan sisik trenggiling dan paruh rangkong di Kota Padang (30 Juli 2026)](https://gakkum.kehutanan.go.id/siaran-pers/detail/kemenhut-gagalkan-penjualan-sisik-trenggiling-dan-paruh-rangkong-di-kota-padang-sumbar) · [Gakkum Kehutanan — Siaran pers: Kemenhut gagalkan penjualan sisik trenggiling dan paruh rangkong di Kota Padang (30 Juli 2026)](https://gakkum.kehutanan.go.id/siaran-pers/detail/kemenhut-gagalkan-penjualan-sisik-trenggiling-dan-paruh-rangkong-di-kota-padang-sumbar)

## Mengapa burung rangkong gading terancam punah?

Menurut IUCN, rangkong gading berstatus Kritis karena tekanan perburuan yang berat dan hilangnya habitat, dan perburuan diperkirakan akan meningkat serta menyebar ke seluruh wilayah sebarannya. Statusnya naik dari Hampir Terancam menjadi Kritis hanya dalam tiga tahun.

Burung ini hidup di hutan primer dataran rendah hingga ketinggian 1.500 m dan paling cocok di hutan bertajuk rapat seluas lebih dari 10.000 hektare. Luas hutan di wilayah sebarannya menyusut sekitar 12%, dari sekitar 643.000 km² pada 2000 menjadi sekitar 565.000 km² pada 2012. Hutan seperti ini biasanya menjadi sasaran alih fungsi untuk sawit dan penebangan kayu; jalan penebangan membuka akses pemburu ke hampir seluruh populasi, dan kebakaran menambah kerusakan.

Perkembangbiakannya sangat lambat. Betina menyegel diri di dalam lubang sarang selama masa mengeram dan membesarkan anak, yang bisa lebih dari 160 hari. Anak yang sudah terbang tetap bersama induknya sedikitnya enam bulan, sehingga sepasang rangkong gading hanya bersarang dua tahun sekali. Belum ada catatan rangkong gading berbiak di penangkaran atau mau memakai kotak sarang buatan, jadi populasi liar tidak bisa dipulihkan dengan cepat.

Berapa rangkong gading yang tersisa? Belum ada angka populasi yang andal. IUCN hanya mencatat populasinya menurun, dan burung ini sudah punah di Singapura. Menurut KLHK, metode survei belum seragam; sampel di beberapa lokasi menunjukkan kepadatan 0,2–2,1 individu per km² di Kalimantan dan Sumatra, dengan sekitar 27,4 juta hektare hutan lahan kering yang berpotensi menjadi habitatnya.

Dasar informasi: [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [Indonesia.go.id — Sekelumit cerita upaya penyelamatan burung besar (29 Oktober 2019, arsip Wayback Machine)](https://web.archive.org/web/20220813205636/https://www.indonesia.go.id/ragam/keanekaragaman-hayati/sosial/sekelumit-cerita-upaya-penyelamatan-burung-besar) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [ANTARA Kalbar — Cegah kepunahan rangkong gading (25 Oktober 2018)](https://kalbar.antaranews.com/berita/366678/cegah-kepunahan-rangkong-gading) · [ANTARA Kalbar — Cegah kepunahan rangkong gading (25 Oktober 2018)](https://kalbar.antaranews.com/berita/366678/cegah-kepunahan-rangkong-gading) · [ANTARA Kalbar — Cegah kepunahan rangkong gading (25 Oktober 2018)](https://kalbar.antaranews.com/berita/366678/cegah-kepunahan-rangkong-gading)

## Bagaimana perburuan menyakiti rangkong gading dan keluarganya?

Banyak rangkong gading dibunuh dengan senapan. Pemindaian CT mikro atas 20 tengkorak dari satu penyitaan di Hong Kong pada 2013 menemukan pecahan peluru di 13 tengkorak, tujuh di antaranya di dalam balung; pemburu tampaknya membidik balung yang mencolok itu dari bawah. Sebagian burung hidup lama setelah tertembak, terlihat dari tulang yang pulih di sekitar peluru, artinya burung yang lolos bisa hidup dengan luka tembak. Pada 2013, petugas sebuah taman nasional di Jambi menangkap sembilan terduga pemburu rangkong gading dan menyita senapan angin bertenaga tinggi mereka.

Membunuh satu burung bisa memusnahkan satu keluarga. Selama berbiak, betina terkurung di dalam lubang sarang sekitar 160 hari, sementara jantan mengantarkan makanan untuk betina dan anaknya. Jika jantan dibunuh, anaknya hampir pasti mati. Betina mungkin bisa membongkar sarang dan keluar, tetapi belum tentu bertahan hidup, dan kecil kemungkinannya berbiak lagi selama bertahun-tahun. Karena itu, membunuh satu rangkong gading jantan kerap disebut sama dengan membunuh satu keluarga.

Perburuan juga menimpa jenis lain. Selain diburu untuk balungnya, rangkong gading juga diincar karena bulunya, dan rangkong badak bisa ikut tertembak oleh pemburu yang sebenarnya mengincar rangkong gading.

Dasar informasi: [Chan et al. (2026). Characterization and 3D imaging of ballistic damage in the casques of helmeted hornbill (Rhinoplax vigil). Integrative Organismal Biology](https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC13100508/) · [Chan et al. (2026). Characterization and 3D imaging of ballistic damage in the casques of helmeted hornbill (Rhinoplax vigil). Integrative Organismal Biology](https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC13100508/) · [Chan et al. (2026). Characterization and 3D imaging of ballistic damage in the casques of helmeted hornbill (Rhinoplax vigil). Integrative Organismal Biology](https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC13100508/) · [Chan et al. (2026). Characterization and 3D imaging of ballistic damage in the casques of helmeted hornbill (Rhinoplax vigil). Integrative Organismal Biology](https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC13100508/) · [Chan et al. (2026). Characterization and 3D imaging of ballistic damage in the casques of helmeted hornbill (Rhinoplax vigil). Integrative Organismal Biology](https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC13100508/) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [Indonesia.go.id — Sekelumit cerita upaya penyelamatan burung besar (29 Oktober 2019, arsip Wayback Machine)](https://web.archive.org/web/20220813205636/https://www.indonesia.go.id/ragam/keanekaragaman-hayati/sosial/sekelumit-cerita-upaya-penyelamatan-burung-besar) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [IUCN Red List: Rhinoceros Hornbill Buceros rhinoceros (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682450/184960407)

## Mengapa rangkong disebut petani hutan, dan di mana ia bersarang?

Rangkong di Asia hampir sepenuhnya pemakan buah: sekitar 99% makanannya berupa buah. Biji dari buah yang ditelan dibuang jauh dari pohon induknya, sehingga rangkong membantu hutan beregenerasi. BBKSDA Sulawesi Selatan menjuluki julang sulawesi "petani hutan dari angkasa". Menurut KLHK, rangkong gading adalah penyebar biji pohon buah yang baik karena mampu terbang hingga sejauh 100 km.

Rangkong gading makan apa? Sebagian besar makanannya buah ara (Ficus), dan ia menjelajah jauh mencari pohon yang sedang berbuah. Karena itulah IUCN menyebutnya penyebar biji kunci di hutan dataran rendah. Rangkong gading juga penyebar utama biji ara pencekik, salah satu tumbuhan kunci dalam struktur hutan. Ia juga tercatat memangsa hewan kecil seperti tupai, ular, dan burung, bahkan jenis rangkong lain.

Bukti lapangannya ada di Indonesia. Di Cagar Alam Tangkoko, Sulawesi Utara, seorang peneliti membandingkan petak di bawah 20 sarang aktif julang sulawesi dengan petak pembanding di belakangnya. Semai dari jenis pohon yang buahnya dimakan julang tumbuh jauh lebih banyak di bawah sarang, dan semai itu bertahan sedikitnya 12 bulan. Ini menunjukkan bahwa julang benar-benar menyebarkan biji secara efektif.

Rangkong membutuhkan pohon besar untuk bersarang, dengan lubang di ketinggian 20–50 meter. Rangkong gading memakai pohon-pohon terbesar, di Thailand terutama dari suku meranti-merantian, dan tampaknya membutuhkan tempat bertengger di atas lubang bagi jantan saat memberi makan betina. Julang sulawesi bersarang di lubang alami pohon tinggi berdiameter besar dan kerap kembali ke sarang yang sama. Betina menutup pintu sarang dengan tanah, kotoran, dan sisa makanan hingga tinggal celah sempit.

Karena itu, penebangan pohon besar langsung mengurangi tempat bersarang. Hukum juga melindungi sarangnya: UU 32/2024 melarang merusak, mengambil, atau memperdagangkan telur dan sarang satwa dilindungi.

Dasar informasi: [Indonesia.go.id — Sekelumit cerita upaya penyelamatan burung besar (29 Oktober 2019, arsip Wayback Machine)](https://web.archive.org/web/20220813205636/https://www.indonesia.go.id/ragam/keanekaragaman-hayati/sosial/sekelumit-cerita-upaya-penyelamatan-burung-besar) · [BBKSDA Sulawesi Selatan — Rangkong Sulawesi: penjaga hutan dan simbol kesetiaan dari langit Sulawesi (27 Juli 2025)](https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/rangkong-sulawesi-penjaga-hutan-dan-simbol-kesetiaan-dari-langit-sulawesi) · [BBKSDA Sulawesi Selatan — Rangkong Sulawesi: penjaga hutan dan simbol kesetiaan dari langit Sulawesi (27 Juli 2025)](https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/rangkong-sulawesi-penjaga-hutan-dan-simbol-kesetiaan-dari-langit-sulawesi) · [ANTARA Kalbar — Cegah kepunahan rangkong gading (25 Oktober 2018)](https://kalbar.antaranews.com/berita/366678/cegah-kepunahan-rangkong-gading) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [Chan et al. (2026). Characterization and 3D imaging of ballistic damage in the casques of helmeted hornbill (Rhinoplax vigil). Integrative Organismal Biology](https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC13100508/) · [Chan et al. (2026). Characterization and 3D imaging of ballistic damage in the casques of helmeted hornbill (Rhinoplax vigil). Integrative Organismal Biology](https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC13100508/) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [Kinnaird (1998). Evidence for effective seed dispersal by the Sulawesi red-knobbed hornbill, Aceros cassidix. Biotropica 30(1), abstract](https://doi.org/10.1111/j.1744-7429.1998.tb00368.x) · [Kinnaird (1998). Evidence for effective seed dispersal by the Sulawesi red-knobbed hornbill, Aceros cassidix. Biotropica 30(1), abstract](https://doi.org/10.1111/j.1744-7429.1998.tb00368.x) · [Kinnaird (1998). Evidence for effective seed dispersal by the Sulawesi red-knobbed hornbill, Aceros cassidix. Biotropica 30(1), abstract](https://doi.org/10.1111/j.1744-7429.1998.tb00368.x) · [Indonesia.go.id — Sekelumit cerita upaya penyelamatan burung besar (29 Oktober 2019, arsip Wayback Machine)](https://web.archive.org/web/20220813205636/https://www.indonesia.go.id/ragam/keanekaragaman-hayati/sosial/sekelumit-cerita-upaya-penyelamatan-burung-besar) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [IUCN Red List: Knobbed Hornbill Rhyticeros cassidix (assessed 2024)](https://www.iucnredlist.org/species/22682525/258476814) · [BBKSDA Sulawesi Selatan — Rangkong Sulawesi: penjaga hutan dan simbol kesetiaan dari langit Sulawesi (27 Juli 2025)](https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/rangkong-sulawesi-penjaga-hutan-dan-simbol-kesetiaan-dari-langit-sulawesi) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [UU No. 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024)

## Ada berapa jenis rangkong di Indonesia, dan apakah semuanya dilindungi?

Di dunia ada 62 jenis rangkong, 32 di antaranya di Asia, dan 13 jenis hidup di Indonesia. Sumatra memiliki jenis terbanyak (sembilan), disusul Kalimantan (delapan) dan Jawa (tiga), sedangkan kawasan Wallacea dan Papua memiliki empat jenis. Tiga jenis endemik Indonesia: julang sumba, julang sulawesi, dan kangkareng sulawesi.

Ke-13 jenis itu tercantum dalam lampiran P.106/2018: enggang klihingan (Anorrhinus galeritus, no. 240), kangkareng perut-putih (Anthracoceros albirostris, 241), kangkareng hitam (Anthracoceros malayanus, 242), enggang jambul (Berenicornis comatus, 243), enggang papan (Buceros bicornis, 244), enggang cula atau rangkong badak (Buceros rhinoceros, 245), julang jambul-hitam (Rhabdotorrhinus corrugatus, 246), kangkareng sulawesi (Rhabdotorrhinus exarhatus, 247), rangkong gading (Rhinoplax vigil, 248), julang sulawesi (Rhyticeros cassidix, 249), julang sumba (Rhyticeros everetti, 250), julang irian (Rhyticeros plicatus, 251), dan julang emas (Rhyticeros undulatus, 252).

Rangkong badak, yang balungnya melengkung ke atas, berstatus Rentan di Daftar Merah IUCN sejak 2018. Hutan di wilayah sebarannya diperkirakan berkurang 43,8% dalam tiga generasi. Ia diburu untuk dimakan, diperdagangkan, serta diambil balung dan bulu ekornya untuk pakaian upacara, dan bisa ikut tertembak pemburu rangkong gading. Jenis ini masuk Apendiks II CITES.

Julang sulawesi hanya hidup di Sulawesi dan pulau-pulau kecil sekitarnya, dan menjadi maskot Sulawesi Selatan. IUCN menilainya Rentan pada 2024 karena tutupan hutan di wilayah sebarannya diperkirakan berkurang 31% dalam tiga generasi. Ancaman lain adalah tambang emas, kebakaran, perburuan untuk dimakan, dan perdagangan ilegal balungnya. Jenis ini masuk Apendiks II CITES.

Julang irian di Papua berstatus Risiko Rendah (Least Concern) di IUCN dan tercantum dalam Apendiks II CITES, tetapi tetap dilindungi hukum Indonesia karena tercantum dalam lampiran P.106/2018. Jadi, memperjualbelikan paruh, balung, atau bulu jenis rangkong mana pun adalah pelanggaran.

Dasar informasi: [Indonesia.go.id — Sekelumit cerita upaya penyelamatan burung besar (29 Oktober 2019, arsip Wayback Machine)](https://web.archive.org/web/20220813205636/https://www.indonesia.go.id/ragam/keanekaragaman-hayati/sosial/sekelumit-cerita-upaya-penyelamatan-burung-besar) · [Indonesia.go.id — Sekelumit cerita upaya penyelamatan burung besar (29 Oktober 2019, arsip Wayback Machine)](https://web.archive.org/web/20220813205636/https://www.indonesia.go.id/ragam/keanekaragaman-hayati/sosial/sekelumit-cerita-upaya-penyelamatan-burung-besar) · [Indonesia.go.id — Sekelumit cerita upaya penyelamatan burung besar (29 Oktober 2019, arsip Wayback Machine)](https://web.archive.org/web/20220813205636/https://www.indonesia.go.id/ragam/keanekaragaman-hayati/sosial/sekelumit-cerita-upaya-penyelamatan-burung-besar) · [Indonesia.go.id — Sekelumit cerita upaya penyelamatan burung besar (29 Oktober 2019, arsip Wayback Machine)](https://web.archive.org/web/20220813205636/https://www.indonesia.go.id/ragam/keanekaragaman-hayati/sosial/sekelumit-cerita-upaya-penyelamatan-burung-besar) · [Indonesia.go.id — Sekelumit cerita upaya penyelamatan burung besar (29 Oktober 2019, arsip Wayback Machine)](https://web.archive.org/web/20220813205636/https://www.indonesia.go.id/ragam/keanekaragaman-hayati/sosial/sekelumit-cerita-upaya-penyelamatan-burung-besar) · [Permen LHK No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018, Lampiran: jenis satwa dilindungi (Bucerotidae, no. 240–252)](https://jdih.kehutanan.go.id/new2/uploads/files/P_106_2018_JENIS_TSL_menlhk_07252019152513.pdf) · [Permen LHK No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018, Lampiran: jenis satwa dilindungi (Bucerotidae, no. 240–252)](https://jdih.kehutanan.go.id/new2/uploads/files/P_106_2018_JENIS_TSL_menlhk_07252019152513.pdf) · [Permen LHK No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018, Lampiran: jenis satwa dilindungi (Bucerotidae, no. 240–252)](https://jdih.kehutanan.go.id/new2/uploads/files/P_106_2018_JENIS_TSL_menlhk_07252019152513.pdf) · [ANTARA Kalbar — Cek kembali gambar enggang untuk maskot resmi Provinsi Kalbar (27 Januari 2021)](https://kalbar.antaranews.com/berita/456820/cek-kembali-gambar-enggang-untuk-maskot-resmi-provinsi-kalbar) · [IUCN Red List: Rhinoceros Hornbill Buceros rhinoceros (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682450/184960407) · [IUCN Red List: Rhinoceros Hornbill Buceros rhinoceros (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682450/184960407) · [IUCN Red List: Rhinoceros Hornbill Buceros rhinoceros (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682450/184960407) · [IUCN Red List: Rhinoceros Hornbill Buceros rhinoceros (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682450/184960407) · [IUCN Red List: Rhinoceros Hornbill Buceros rhinoceros (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682450/184960407) · [Species+ (UNEP-WCMC and CITES Secretariat) — Buceros rhinoceros, CITES listing history (API data)](https://speciesplus.net/api/v1/taxon_concepts/6237) · [IUCN Red List: Knobbed Hornbill Rhyticeros cassidix (assessed 2024)](https://www.iucnredlist.org/species/22682525/258476814) · [BBKSDA Sulawesi Selatan — Rangkong Sulawesi: penjaga hutan dan simbol kesetiaan dari langit Sulawesi (27 Juli 2025)](https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/rangkong-sulawesi-penjaga-hutan-dan-simbol-kesetiaan-dari-langit-sulawesi) · [Indonesia.go.id — Sekelumit cerita upaya penyelamatan burung besar (29 Oktober 2019, arsip Wayback Machine)](https://web.archive.org/web/20220813205636/https://www.indonesia.go.id/ragam/keanekaragaman-hayati/sosial/sekelumit-cerita-upaya-penyelamatan-burung-besar) · [IUCN Red List: Knobbed Hornbill Rhyticeros cassidix (assessed 2024)](https://www.iucnredlist.org/species/22682525/258476814) · [IUCN Red List: Knobbed Hornbill Rhyticeros cassidix (assessed 2024)](https://www.iucnredlist.org/species/22682525/258476814) · [IUCN Red List: Knobbed Hornbill Rhyticeros cassidix (assessed 2024)](https://www.iucnredlist.org/species/22682525/258476814) · [IUCN Red List: Knobbed Hornbill Rhyticeros cassidix (assessed 2024)](https://www.iucnredlist.org/species/22682525/258476814) · [Species+ (UNEP-WCMC and CITES Secretariat) — Aceros (Rhyticeros) cassidix, CITES listing history (API data)](https://speciesplus.net/api/v1/taxon_concepts/10026) · [IUCN Red List: Papuan Hornbill Rhyticeros plicatus (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682544/184674368) · [Species+ (UNEP-WCMC and CITES Secretariat) — Rhyticeros plicatus, CITES listing history (API data)](https://speciesplus.net/api/v1/taxon_concepts/7050) · [UU No. 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024)

## Apa hukuman memburu atau menjual paruh rangkong gading?

Memburu atau membunuh rangkong, menyimpan atau menjual rangkong mati, memperdagangkan paruh, balung, atau bulunya, mengambil atau merusak telur dan sarangnya, serta berjualan secara daring tanpa izin diancam pidana dalam Pasal 40A ayat (1) UU 32/2024. Semula pasal ini mengatur penjara 3 sampai 15 tahun dan denda kategori IV sampai VII.

UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana, yang berlaku sejak 2 Januari 2026, menghapus ancaman pidana minimum khusus dalam undang-undang di luar KUHP. Setelah penyesuaian, ancaman Pasal 40A ayat (1) menjadi penjara paling lama 15 tahun dan/atau denda paling banyak kategori VII, yaitu Rp5 miliar. Membawa rangkong atau bagian tubuhnya ke tempat lain atau ke luar negeri diatur dalam Pasal 40A ayat (2), yang kini diancam penjara paling lama 10 tahun dan/atau denda paling banyak kategori VI (Rp2 miliar). Ancaman pidana dapat ditambah sepertiga jika dilakukan dengan sarana teknologi informasi (Pasal 40C ayat (2)). Sebagian siaran pers dan berita masih menyebut ancaman minimal 3 tahun penjara; rujukan yang berlaku sejak 2 Januari 2026 adalah ketentuan hasil penyesuaian itu.

Hukuman di bawah undang-undang lama jauh lebih ringan. Pemilik 71 paruh rangkong gading dalam kasus Aceh 2020 dijerat UU 5/1990, yang saat itu mengancam penjara paling lama 5 tahun dan denda hingga Rp100 juta, dan akhirnya divonis 1 tahun 3 bulan penjara serta denda Rp50 juta.

Menyakiti hewan juga dapat dijerat Pasal 337 KUHP baru (UU 1/2023), yang berlaku sejak 2 Januari 2026, dengan penjara paling lama 1 tahun 6 bulan bila hewan sakit lebih dari seminggu, cacat, luka berat, atau mati. UU 41/2014 Pasal 66A melarang menganiaya atau menyalahgunakan hewan, termasuk satwa yang hidup di habitatnya, dan mewajibkan siapa pun yang mengetahui perbuatan itu untuk melapor kepada pihak berwenang.

Dasar informasi: [UU No. 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024) · [UU No. 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024) · [UU No. 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024) · [UU No. 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024) · [UU No. 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024) · [UU No. 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024) · [UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/337869/uu-no-1-tahun-2026) · [UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/337869/uu-no-1-tahun-2026) · [UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/337869/uu-no-1-tahun-2026) · [Gakkum Kehutanan — Siaran pers: Kemenhut gagalkan penjualan sisik trenggiling dan paruh rangkong di Kota Padang (30 Juli 2026)](https://gakkum.kehutanan.go.id/siaran-pers/detail/kemenhut-gagalkan-penjualan-sisik-trenggiling-dan-paruh-rangkong-di-kota-padang-sumbar) · [UU No. 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024) · [UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/337869/uu-no-1-tahun-2026) · [UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/234935/uu-no-1-tahun-2023) · [UU No. 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024) · [Gakkum Kehutanan — Siaran pers: Kemenhut gagalkan penjualan sisik trenggiling dan paruh rangkong di Kota Padang (30 Juli 2026)](https://gakkum.kehutanan.go.id/siaran-pers/detail/kemenhut-gagalkan-penjualan-sisik-trenggiling-dan-paruh-rangkong-di-kota-padang-sumbar) · [Mongabay Indonesia — Perburuan satwa liar dilindungi di Aceh memang nyata (14 November 2020)](https://mongabay.co.id/2020/11/14/perburuan-satwa-liar-dilindungi-di-aceh-memang-nyata/) · [Mongabay Indonesia — Foto: dimusnahkannya 71 paruh rangkong gading hasil perburuan di hutan Leuser (25 November 2021)](https://www.mongabay.co.id/2021/11/25/foto-dimusnahkannya-71-paruh-rangkong-gading-hasil-perburuan-di-hutan-leuser/) · [UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/234935/uu-no-1-tahun-2023) · [UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/337869/uu-no-1-tahun-2026) · [UU No. 41 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 18 Tahun 2009 (Peternakan dan Kesehatan Hewan), JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/38801/uu-no-41-tahun-2014) · [UU No. 41 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 18 Tahun 2009 (Peternakan dan Kesehatan Hewan), JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/38801/uu-no-41-tahun-2014) · [UU No. 41 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 18 Tahun 2009 (Peternakan dan Kesehatan Hewan), JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/38801/uu-no-41-tahun-2014)

## Apa upaya pemerintah untuk melestarikan rangkong gading?

Di tingkat internasional, Indonesia mengusulkan resolusi khusus tentang konservasi dan perdagangan rangkong gading pada Konferensi Para Pihak CITES ke-17 di Johannesburg, Afrika Selatan, tahun 2016. Resolusi itu diadopsi secara mufakat sebagai Resolusi Conf. 17.11, yang ditujukan kepada negara sebaran dan negara konsumen.

Di dalam negeri, KLHK menyusun Strategi dan Rencana Aksi Konservasi (SRAK) Rangkong Gading melalui konsultasi publik di Sumatra dan Kalimantan, lalu konsultasi publik nasional di Jakarta pada 23 November 2017. SRAK ditetapkan dengan Keputusan Menteri LHK No. SK.215/MENLHK/KSDAE/KSA.2/5/2018 tanggal 2 Mei 2018 untuk periode 2018–2028. Isinya lima strategi: pengelolaan populasi dan habitat; aturan dan kebijakan; kemitraan dan kerja sama; komunikasi dan penyadartahuan masyarakat; serta pendanaan. Penyusunan SRAK merupakan pelaksanaan Resolusi CITES 17.11.

Penegakan hukum kini diperkuat lewat intelijen, patroli siber, penelusuran jalur komunikasi, dan kerja sama lintas wilayah serta lintas negara. Barang sitaan dimusnahkan setelah putusan berkekuatan hukum tetap; misalnya, 71 paruh rangkong gading dari kasus Aceh dibakar pada 24 November 2021.

Rangkong hidup hasil sitaan atau penyerahan warga ditangani menurut Permen LHK No. 17 Tahun 2024 tentang Penyelamatan Jenis Satwa: rehabilitasi melalui karantina dengan pemeriksaan fisik dan kesehatan, isolasi, dan pemulihan perilaku alami, lalu pelepasliaran bersama balai setempat yang dicatat dalam berita acara. Seekor rangkong badak hasil penindakan Polda dan BBKSDA Sumatera Utara, misalnya, dilepasliarkan di Kabupaten Langkat pada 29 Oktober 2024. BBKSDA Sumatera Utara mengingatkan bahwa satwa yang dilepasliarkan tidak dijamin aman dari perburuan.

IUCN menilai langkah paling mendesak adalah menegakkan hukum untuk mencegah perburuan liar, mendukung mata pencaharian masyarakat sekitar hutan agar dorongan untuk berburu berkurang, dan melindungi sisa hutan dataran rendah.

Dasar informasi: [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [ANTARA Kalbar — Cegah kepunahan rangkong gading (25 Oktober 2018)](https://kalbar.antaranews.com/berita/366678/cegah-kepunahan-rangkong-gading) · [Ditjen KSDAE — Siaran pers SP.366/HUMAS/PP/HMS.3/11/2017: Selamatkan rangkong gading Indonesia (23 November 2017)](https://ksdae.kehutanan.go.id/publikasi/siaran-pers/selamatkan-rangkong-gading-indonesia-rQHSDwbx/) · [Ditjen KSDAE — Siaran pers SP.366/HUMAS/PP/HMS.3/11/2017: Selamatkan rangkong gading Indonesia (23 November 2017)](https://ksdae.kehutanan.go.id/publikasi/siaran-pers/selamatkan-rangkong-gading-indonesia-rQHSDwbx/) · [ANTARA Kalbar — Cegah kepunahan rangkong gading (25 Oktober 2018)](https://kalbar.antaranews.com/berita/366678/cegah-kepunahan-rangkong-gading) · [ANTARA Kalbar — Cegah kepunahan rangkong gading (25 Oktober 2018)](https://kalbar.antaranews.com/berita/366678/cegah-kepunahan-rangkong-gading) · [ANTARA Kalbar — Cegah kepunahan rangkong gading (25 Oktober 2018)](https://kalbar.antaranews.com/berita/366678/cegah-kepunahan-rangkong-gading) · [Ditjen KSDAE — Siaran pers SP.366/HUMAS/PP/HMS.3/11/2017: Selamatkan rangkong gading Indonesia (23 November 2017)](https://ksdae.kehutanan.go.id/publikasi/siaran-pers/selamatkan-rangkong-gading-indonesia-rQHSDwbx/) · [Gakkum Kehutanan — Siaran pers: Kemenhut gagalkan penjualan sisik trenggiling dan paruh rangkong di Kota Padang (30 Juli 2026)](https://gakkum.kehutanan.go.id/siaran-pers/detail/kemenhut-gagalkan-penjualan-sisik-trenggiling-dan-paruh-rangkong-di-kota-padang-sumbar) · [Mongabay Indonesia — Foto: dimusnahkannya 71 paruh rangkong gading hasil perburuan di hutan Leuser (25 November 2021)](https://www.mongabay.co.id/2021/11/25/foto-dimusnahkannya-71-paruh-rangkong-gading-hasil-perburuan-di-hutan-leuser/) · [Mongabay Indonesia — Foto: dimusnahkannya 71 paruh rangkong gading hasil perburuan di hutan Leuser (25 November 2021)](https://www.mongabay.co.id/2021/11/25/foto-dimusnahkannya-71-paruh-rangkong-gading-hasil-perburuan-di-hutan-leuser/) · [Mongabay Indonesia — Foto: dimusnahkannya 71 paruh rangkong gading hasil perburuan di hutan Leuser (25 November 2021)](https://www.mongabay.co.id/2021/11/25/foto-dimusnahkannya-71-paruh-rangkong-gading-hasil-perburuan-di-hutan-leuser/) · [Permen LHK No. 17 Tahun 2024 tentang Penyelamatan Jenis Satwa (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/309466/permen-lhk-no-17-tahun-2024) · [Permen LHK No. 17 Tahun 2024 tentang Penyelamatan Jenis Satwa (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/309466/permen-lhk-no-17-tahun-2024) · [Permen LHK No. 17 Tahun 2024 tentang Penyelamatan Jenis Satwa (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/309466/permen-lhk-no-17-tahun-2024) · [Ditjen KSDAE — Lepasliar satwa dan tantangannya (BBKSDA Sumatera Utara, 6 November 2024)](https://ksdae.kehutanan.go.id/berita/12829/Lepasliar-Satwa-dan-Tantangannya.html) · [Ditjen KSDAE — Lepasliar satwa dan tantangannya (BBKSDA Sumatera Utara, 6 November 2024)](https://ksdae.kehutanan.go.id/berita/12829/Lepasliar-Satwa-dan-Tantangannya.html) · [Ditjen KSDAE — Lepasliar satwa dan tantangannya (BBKSDA Sumatera Utara, 6 November 2024)](https://ksdae.kehutanan.go.id/berita/12829/Lepasliar-Satwa-dan-Tantangannya.html) · [Ditjen KSDAE — Lepasliar satwa dan tantangannya (BBKSDA Sumatera Utara, 6 November 2024)](https://ksdae.kehutanan.go.id/berita/12829/Lepasliar-Satwa-dan-Tantangannya.html) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039) · [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039)

## Cara membantu

- Jangan membeli paruh, kepala, balung ukiran, perhiasan, atau bulu rangkong jenis apa pun, termasuk yang dijual sebagai barang antik atau suvenir, di dalam maupun di luar negeri.
- Jangan menyukai, mengomentari, atau membagikan unggahan yang menjual rangkong atau bagian tubuhnya. Laporkan unggahan itu lewat fitur pelaporan di platformnya.
- Melihat paruh rangkong atau rangkong hidup dijual? Jangan menghubungi penjual. Simpan tangkapan layar yang memperlihatkan akun, tautan, lokasi, dan tanggal, lalu laporkan lewat aplikasi Pengaduan Gakkum Kehutanan (pengaduan.gakkum.kehutanan.go.id), email pengaduan.gakkum@kehutanan.go.id, telepon (021) 5790 2925, atau BKSDA setempat. Bila kejahatan sedang berlangsung, hubungi polisi di 110.
- Di Kalimantan, Anda juga bisa menghubungi call center penyelamatan satwa liar BKSDA Kalimantan Barat 0811-577-6767, Kalimantan Tengah 0811-5218-500, atau Kalimantan Timur 0821-1333-8181.
- Menemukan rangkong terluka atau anak rangkong di tanah? Jangan menangkap, memegang, atau memindahkannya sendiri. Hubungi BKSDA dan sebutkan lokasinya dengan jelas. Tergigit atau terluka oleh satwa liar? Segera pergi ke fasilitas kesehatan.
- Bila Anda atau kenalan memelihara rangkong, hubungi BKSDA untuk menyerahkannya. Jangan melepasnya sendiri ke hutan.
- Saat membagikan berita penyitaan, jangan sebarkan harga paruh rangkong. Tekankan hukumannya, karena publikasi nilai uang berisiko menarik pemburu baru.
- Ingin mendukung lembaga yang menangani rangkong? PanduanHewan tidak menerima donasi. Sebelum memberi, periksa izin pengumpulan dana, badan hukum, laporan keuangan, dan kerja sama yang bisa diverifikasi dengan BKSDA, memakai daftar periksa cara memeriksa ajakan donasi di PanduanHewan.
- Ingin menjadi relawan? Pilih program yang membatasi kontak langsung dengan satwa, karena satwa sitaan perlu dikarantina dan direhabilitasi. Tawaran menggendong, memberi makan dengan tangan, atau berswafoto dengan rangkong adalah tanda bahaya.

## Pertanyaan umum

### Apakah rangkong gading dilindungi?

Ya. Rangkong gading tercantum dalam lampiran Permen LHK P.106/2018 pada nomor 248, sehingga UU 32/2024 Pasal 21 ayat (2) melarang memburu, memelihara, mengangkut, dan memperdagangkannya, termasuk paruh, balung, dan bulunya. Secara internasional, ia masuk Apendiks I CITES.

### Paruh rangkong gading untuk apa?

Bagi burungnya, balung yang padat dipakai untuk adu tanduk di udara. Bagi pedagang gelap, lapisan keratinnya yang tebal diukir menjadi hiasan dan dijual sebagai "gading merah", terutama ke Tiongkok. Di Indonesia, memperdagangkannya adalah tindak pidana.

### Berapa harga paruh rangkong gading?

PanduanHewan tidak mencantumkan harga. Memperdagangkan paruh rangkong gading dilarang dan diancam penjara paling lama 15 tahun. Peneliti memperingatkan bahwa berita yang menonjolkan nilai uang tanpa menyebut hukuman berisiko menarik lebih banyak orang ke perdagangan ini.

### Rangkong gading berasal dari mana?

Rangkong gading hidup di hutan dataran rendah primer di Indonesia (Sumatra dan Kalimantan), Malaysia, Brunei Darussalam, Thailand, dan Myanmar. Burung ini sudah punah di Singapura. Di Kalimantan, ia dikenal sebagai enggang gading dan menjadi maskot Kalimantan Barat.

### Apa bahasa Inggris rangkong gading?

Dalam bahasa Inggris, rangkong gading disebut helmeted hornbill. Nama lainnya, enggang gading, berarti rangkong bergading (ivory hornbill), merujuk pada balungnya yang padat seperti gading.

### Apakah rangkong badak dan julang emas juga dilindungi?

Ya. Rangkong badak atau enggang cula (Buceros rhinoceros) tercantum pada nomor 245 dan julang emas (Rhyticeros undulatus) pada nomor 252 lampiran P.106/2018. Ke-13 jenis rangkong di Indonesia tercantum dalam lampiran itu.

### Bolehkah membeli ukiran paruh rangkong antik di luar negeri?

Sebaiknya tidak. Rangkong gading masuk Apendiks I CITES, sehingga perdagangan komersial internasional atas bagian tubuhnya tidak diizinkan. Penelitian lelang menunjukkan adanya pasar "antik" sekaligus pasar spekulatif, dan tren perdagangan ilegal mengikuti pasar lelang itu. Membeli barang "antik" tetap bisa ikut menghidupkan permintaan.

### Bagaimana cara melaporkan perdagangan paruh rangkong?

Laporkan lewat aplikasi Pengaduan Gakkum Kehutanan (pengaduan.gakkum.kehutanan.go.id), yang menerima unggahan bukti, email pengaduan.gakkum@kehutanan.go.id atau setditjengakkum@kehutanan.go.id, telepon (021) 5790 2925, atau BKSDA setempat. Di Kalimantan Barat, hubungi call center BKSDA 0811-577-6767. Bila kejahatan sedang berlangsung, hubungi polisi di 110.

Organisasi Indonesia yang terdaftar resmi dapat mengajukan diri untuk dicantumkan secara gratis.

## Sumber

- [Permen LHK No. P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018, Lampiran: jenis satwa dilindungi (Bucerotidae, no. 240–252)](https://jdih.kehutanan.go.id/new2/uploads/files/P_106_2018_JENIS_TSL_menlhk_07252019152513.pdf)
- [IUCN Red List: Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682464/184587039)
- [Species+ (UNEP-WCMC and CITES Secretariat) — Rhinoplax vigil, CITES listing history (API data)](https://speciesplus.net/api/v1/taxon_concepts/5769)
- [Beastall, Shepherd, Hadiprakarsa & Martyr (2016). Trade in the Helmeted Hornbill Rhinoplax vigil: the 'ivory hornbill'. Bird Conservation International 26: 137–146](https://doi.org/10.1017/S0959270916000010)
- [Surapaneni et al. (2025). The helmeted hornbill casque is reinforced by a bundle of exceptionally thick, rod-like trabeculae. Annals of the New York Academy of Sciences](https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC11829324/)
- [UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/337869/uu-no-1-tahun-2026)
- [Indonesia.go.id — Sekelumit cerita upaya penyelamatan burung besar (29 Oktober 2019, arsip Wayback Machine)](https://web.archive.org/web/20220813205636/https://www.indonesia.go.id/ragam/keanekaragaman-hayati/sosial/sekelumit-cerita-upaya-penyelamatan-burung-besar)
- [UU No. 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU No. 5 Tahun 1990 (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024)
- [ANTARA Kalbar — Cek kembali gambar enggang untuk maskot resmi Provinsi Kalbar (27 Januari 2021)](https://kalbar.antaranews.com/berita/456820/cek-kembali-gambar-enggang-untuk-maskot-resmi-provinsi-kalbar)
- [Chan et al. (2026). Characterization and 3D imaging of ballistic damage in the casques of helmeted hornbill (Rhinoplax vigil). Integrative Organismal Biology](https://pmc.ncbi.nlm.nih.gov/articles/PMC13100508/)
- [Assessing the legal, illegal, and gray ornamental trade of the critically endangered helmeted hornbill. Conservation Biology (2024), abstract](https://doi.org/10.1111/cobi.14358)
- [ANTARA Kalbar — Cegah kepunahan rangkong gading (25 Oktober 2018)](https://kalbar.antaranews.com/berita/366678/cegah-kepunahan-rangkong-gading)
- [IDN Times — Gagalkan penyelundupan 72 paruh burung rangkong, KLHK amankan 1 wanita (17 Juli 2019)](https://www.idntimes.com/news/indonesia/zulfah-goenawan/gagalkan-penyelundupan-72-paruh-burung-rangkong-csc)
- [Mongabay Indonesia — Perburuan satwa liar dilindungi di Aceh memang nyata (14 November 2020)](https://mongabay.co.id/2020/11/14/perburuan-satwa-liar-dilindungi-di-aceh-memang-nyata/)
- [Mongabay Indonesia — Foto: dimusnahkannya 71 paruh rangkong gading hasil perburuan di hutan Leuser (25 November 2021)](https://www.mongabay.co.id/2021/11/25/foto-dimusnahkannya-71-paruh-rangkong-gading-hasil-perburuan-di-hutan-leuser/)
- [Ditjen KSDAE — Berharap keadilan bagi rangkong (BBKSDA Sumatera Utara, 27 Juni 2024)](https://ksdae.kehutanan.go.id/berita/12622/Berharap-Keadilan-Bagi-Rangkong.html)
- [Kementerian Kehutanan — Siaran pers SP.029/HKLN/PPIP/HMS.3/03/2025: Ditjen Gakkum gagalkan penyelundupan 94 spesimen TSL (19 Maret 2025)](https://www.kehutanan.go.id/news/ditjen-gakkum-gagalkan-penyelundupan-94-spesimen-tsl-dua-pelaku-dijadikan-tersangka)
- [Mongabay Indonesia — Rangkong dan masa depan hutan Kalimantan Selatan (15 Februari 2026)](https://mongabay.co.id/2026/02/15/rangkong-dan-masa-depan-hutan-kalimantan-selatan/)
- [Gakkum Kehutanan — Siaran pers: Kemenhut gagalkan penjualan sisik trenggiling dan paruh rangkong di Kota Padang (30 Juli 2026)](https://gakkum.kehutanan.go.id/siaran-pers/detail/kemenhut-gagalkan-penjualan-sisik-trenggiling-dan-paruh-rangkong-di-kota-padang-sumbar)
- [IUCN Red List: Rhinoceros Hornbill Buceros rhinoceros (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682450/184960407)
- [BBKSDA Sulawesi Selatan — Rangkong Sulawesi: penjaga hutan dan simbol kesetiaan dari langit Sulawesi (27 Juli 2025)](https://bbksdasulsel.ksdae.kehutanan.go.id/rangkong-sulawesi-penjaga-hutan-dan-simbol-kesetiaan-dari-langit-sulawesi)
- [Kinnaird (1998). Evidence for effective seed dispersal by the Sulawesi red-knobbed hornbill, Aceros cassidix. Biotropica 30(1), abstract](https://doi.org/10.1111/j.1744-7429.1998.tb00368.x)
- [IUCN Red List: Knobbed Hornbill Rhyticeros cassidix (assessed 2024)](https://www.iucnredlist.org/species/22682525/258476814)
- [Species+ (UNEP-WCMC and CITES Secretariat) — Buceros rhinoceros, CITES listing history (API data)](https://speciesplus.net/api/v1/taxon_concepts/6237)
- [Species+ (UNEP-WCMC and CITES Secretariat) — Aceros (Rhyticeros) cassidix, CITES listing history (API data)](https://speciesplus.net/api/v1/taxon_concepts/10026)
- [IUCN Red List: Papuan Hornbill Rhyticeros plicatus (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/22682544/184674368)
- [Species+ (UNEP-WCMC and CITES Secretariat) — Rhyticeros plicatus, CITES listing history (API data)](https://speciesplus.net/api/v1/taxon_concepts/7050)
- [UU No. 1 Tahun 2023 tentang KUHP (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/234935/uu-no-1-tahun-2023)
- [UU No. 41 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU No. 18 Tahun 2009 (Peternakan dan Kesehatan Hewan), JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/38801/uu-no-41-tahun-2014)
- [Ditjen KSDAE — Siaran pers SP.366/HUMAS/PP/HMS.3/11/2017: Selamatkan rangkong gading Indonesia (23 November 2017)](https://ksdae.kehutanan.go.id/publikasi/siaran-pers/selamatkan-rangkong-gading-indonesia-rQHSDwbx/)
- [Permen LHK No. 17 Tahun 2024 tentang Penyelamatan Jenis Satwa (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/309466/permen-lhk-no-17-tahun-2024)
- [Ditjen KSDAE — Lepasliar satwa dan tantangannya (BBKSDA Sumatera Utara, 6 November 2024)](https://ksdae.kehutanan.go.id/berita/12829/Lepasliar-Satwa-dan-Tantangannya.html)
- [Pengaduan Gakkum Kehutanan (aplikasi pengaduan resmi Ditjen Penegakan Hukum Kehutanan)](https://pengaduan.gakkum.kehutanan.go.id/)
- [Kementerian Kehutanan — Siaran pers SP.534/HKLN/09/2026: rescue satwa liar terdampak karhutla (17 September 2026)](https://www.kehutanan.go.id/news/upaya-serius-kemenhut-rescue-satwa-liar-terdampak-karhutla)
- [Polri — Call Center 110](https://polri.go.id/kontak/call-center-110)
