# Hiu dilindungi di Indonesia: sirip hiu, pari manta, hiu paus

> Hiu paus dan pari manta dilindungi penuh KKP dan masuk Apendiks I CITES sejak Maret 2026. Fakta sirip hiu, insang manta, aturan wisata, dan cara melapor.

Sumber: https://panduanhewan.org/id/isu-satwa/hiu-dilindungi/ · Diperbarui 1 Oktober 2026 · Bahasa Indonesia · English: https://panduanhewan.org/en/animal-causes/shark-finning-indonesia/
_Mirror Markdown ini dibuat saat build dari data yang sama dengan halaman HTML. Kutip URL halaman HTML beserta tanggal pembaruannya._

## Jawaban singkat

Hiu paus dilindungi penuh di Indonesia sejak 2013 (Kepmen KP 18/2013) dan pari manta sejak 2014 (Kepmen KP 4/2014), termasuk sirip, insang, dan bagian tubuh lainnya; sejak 5 Maret 2026 keduanya juga masuk Apendiks I CITES sehingga perdagangan internasional komersialnya dilarang. Hiu martil, hiu macan, dan hiu karang tidak tercantum dalam lampiran P.106/2018 maupun daftar Kepmen KP 66/2025, tetapi pemanfaatan dan ekspor jenis yang masuk Apendiks II CITES wajib berizin dan berkuota. Indonesia termasuk negara penangkap hiu dan pari terbesar di dunia, jadi pilihan konsumen, penyelam, dan wisatawan ikut menentukan.

- **Hiu paus dilindungi penuh sejak:** 20 Mei 2013 (Kepmen KP 18/KEPMEN-KP/2013) ([Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/KEPMEN-KP/2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu Paus (Rhincodon typus), JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2013kepmenkp018_1706601533.pdf))
- **Pari manta dilindungi penuh sejak:** 27 Januari 2014 (Kepmen KP 4/KEPMEN-KP/2014), pari manta oseanik dan karang ([Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 4/KEPMEN-KP/2014 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Pari Manta, JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2014kepmenkp004_1706597849.pdf))
- **Masuk Apendiks I CITES sejak 5 Maret 2026:** Hiu paus, hiu koboi, serta semua pari manta dan pari mobula ([U.S. Fish and Wildlife Service, Office of Law Enforcement — Public Bulletin PB 26-001: CITES CoP20 Amendments to Appendices I and II (13 January 2026)](https://www.fws.gov/sites/default/files/documents/2026-01/ole-public-bulletin-cites-cop20-amendments-to-appendices-i-and-ii-pb-26-001-01_13_2026.pdf))
- **Tangkapan hiu dan pari Indonesia:** Terbesar di dunia sejak 1998; rata-rata 106.034 ton per tahun (2000–2011, FAO) ([FAO (2015) State of the global market for shark products. FAO Fisheries and Aquaculture Technical Paper No. 590](https://www.fao.org/3/i4795e/i4795e.pdf))
- **Hiu mati akibat penangkapan di dunia:** Sekitar 80 juta ekor pada 2019, sekitar 25 juta dari jenis terancam ([Worm B. et al. (2024) Global shark fishing mortality still rising despite widespread regulatory change. Science 383](https://doi.org/10.1126/science.adf8984))
- **Hiu paus terdampar di Indonesia:** 115 kejadian, 127 ekor, di 23 provinsi (2011–2023) ([Putra M.I.H. et al. (2025) Spatio-temporal patterns, trends, and oceanographic drivers of whale shark strandings in Indonesia. Scientific Reports 15](https://doi.org/10.1038/s41598-025-20543-3))
- **Status IUCN hiu martil (Sphyrna lewini):** Kritis (Critically Endangered), dinilai 2018 ([IUCN Red List — Sphyrna lewini (assessed 2018)](https://www.iucnredlist.org/species/39385/2918526))
- **Nilai wisata hiu dan pari di Indonesia:** Sekitar 22 juta dolar AS belanja wisatawan per tahun (2017) ([Mustika P.L.K., Ichsan M. & Booth H. (2020) The economic value of shark and ray tourism in Indonesia and its role in delivering conservation outcomes. Frontiers in Marine Science 7](https://doi.org/10.3389/fmars.2020.00261))

## Apakah hiu dilindungi di Indonesia? Jenis hiu dan pari yang dilindungi

Perlindungan hiu dan pari di Indonesia ditetapkan per jenis. Hiu paus (Rhincodon typus) dilindungi penuh sejak Kepmen KP 18/KEPMEN-KP/2013 tanggal 20 Mei 2013, sedangkan pari manta oseanik dan pari manta karang (Manta birostris dan Manta alfredi, kini dalam genus Mobula) sejak Kepmen KP 4/KEPMEN-KP/2014 tanggal 27 Januari 2014. Keduanya mencakup seluruh siklus hidup dan bagian tubuh, termasuk sirip dan insang; pengecualian hanya untuk penelitian dan pengembangan.

Kepmen KP 66/2025 tentang Jenis Ikan yang Dilindungi (29 Oktober 2025) mencabut Kepmen KP 1/2021 dan memuat antara lain empat jenis pari gergaji, tiga jenis pari sungai, dan pari kai, mencakup seluruh tahap hidup, bagian tubuh, dan produk turunannya. Lampiran Permen LHK P.106/2018 juga mencantumkan pari sungai, pari kai, dan pari gergaji tersebut. Kedelapan jenis di halaman ini tidak tercantum dalam lampiran P.106/2018; perlindungan hiu paus dan pari manta berasal dari keputusan KKP.

Hiu martil (Sphyrna lewini), hiu macan (Galeocerdo cuvier), hiu karang sirip hitam dan sirip putih (Carcharhinus melanopterus, Triaenodon obesus), serta pari totol biru (Taeniura lymma) tidak tercantum dalam lampiran P.106/2018 maupun daftar Kepmen KP 66/2025. Beberapa daerah mengatur lebih jauh: Perda Kabupaten Berau 16/2019 memasukkan hiu paus, hiu karang sirip putih, dan pari manta karang sebagai jenis yang dilindungi, dan Pergub Sumatera Selatan 27/2015 melarang mengonsumsi, menangkap, dan memperjualbelikan antara lain hiu koboi, tiga jenis hiu martil, hiu paus, dan pari manta.

Taman Nasional Komodo dan sekitarnya melarang penangkapan pari manta sejak 2013, setahun sebelum perlindungan nasional, dan di Raja Ampat pari manta karang dilindungi aturan daerah maupun nasional.

Dasar informasi: [Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/KEPMEN-KP/2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu Paus (Rhincodon typus), JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2013kepmenkp018_1706601533.pdf) · [Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/KEPMEN-KP/2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu Paus (Rhincodon typus), JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2013kepmenkp018_1706601533.pdf) · [Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 4/KEPMEN-KP/2014 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Pari Manta, JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2014kepmenkp004_1706597849.pdf) · [Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 4/KEPMEN-KP/2014 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Pari Manta, JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2014kepmenkp004_1706597849.pdf) · [Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 4/KEPMEN-KP/2014 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Pari Manta, JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2014kepmenkp004_1706597849.pdf) · [IUCN Red List — Mobula birostris (assessed 2019, published 2022)](https://www.iucnredlist.org/species/198921/214397182) · [Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 66 Tahun 2025 tentang Jenis Ikan yang Dilindungi, JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2025kepmenkp066_1762414639.pdf) · [Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 66 Tahun 2025 tentang Jenis Ikan yang Dilindungi, JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2025kepmenkp066_1762414639.pdf) · [Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 66 Tahun 2025 tentang Jenis Ikan yang Dilindungi, JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2025kepmenkp066_1762414639.pdf) · [Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 66 Tahun 2025 tentang Jenis Ikan yang Dilindungi, JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2025kepmenkp066_1762414639.pdf) · [Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 66 Tahun 2025 tentang Jenis Ikan yang Dilindungi, JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2025kepmenkp066_1762414639.pdf) · [Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018, lampiran (JDIH Kementerian Kehutanan)](https://jdih.kehutanan.go.id/new2/uploads/files/P_106_2018_JENIS_TSL_menlhk_07252019152513.pdf) · [Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018, lampiran (JDIH Kementerian Kehutanan)](https://jdih.kehutanan.go.id/new2/uploads/files/P_106_2018_JENIS_TSL_menlhk_07252019152513.pdf) · [Peraturan Daerah Kabupaten Berau Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perlindungan Ikan Hiu, Pari Manta, Jenis Ikan Tertentu dan Terumbu Karang, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/169952/perda-kab-berau-no-16-tahun-2019) · [Peraturan Daerah Kabupaten Berau Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perlindungan Ikan Hiu, Pari Manta, Jenis Ikan Tertentu dan Terumbu Karang, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/169952/perda-kab-berau-no-16-tahun-2019) · [Peraturan Daerah Kabupaten Berau Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perlindungan Ikan Hiu, Pari Manta, Jenis Ikan Tertentu dan Terumbu Karang, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/169952/perda-kab-berau-no-16-tahun-2019) · [Peraturan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 27 Tahun 2015 tentang Larangan Mengkonsumsi, Menangkap dan Memperjualbelikan Ikan Hiu, Ikan Pari Manta, dan/atau Produk Olahannya, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/35971/pergub-prov-sumatera-selatan-no-27-tahun-2015) · [Peraturan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 27 Tahun 2015 tentang Larangan Mengkonsumsi, Menangkap dan Memperjualbelikan Ikan Hiu, Ikan Pari Manta, dan/atau Produk Olahannya, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/35971/pergub-prov-sumatera-selatan-no-27-tahun-2015) · [Peraturan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 27 Tahun 2015 tentang Larangan Mengkonsumsi, Menangkap dan Memperjualbelikan Ikan Hiu, Ikan Pari Manta, dan/atau Produk Olahannya, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/35971/pergub-prov-sumatera-selatan-no-27-tahun-2015) · [Germanov E.S. et al. (2022) Residency, movement patterns, behavior and demographics of reef manta rays in Komodo National Park. PeerJ 10:e13302](https://doi.org/10.7717/peerj.13302) · [Setyawan E. et al. (2024) Spatial connectivity of reef manta rays across the Raja Ampat archipelago, Indonesia. Royal Society Open Science 11](https://doi.org/10.1098/rsos.230895)

## Sirip hiu untuk apa, dan apakah sirip hiu legal di Indonesia?

Sirip hiu diperdagangkan terutama untuk sup sirip hiu, salah satu pendorong utama permintaan sirip di Asia. Karena sirip jauh lebih mahal daripada daging, sebagian nelayan dulu memotong sirip lalu membuang tubuh hiu ke laut, hidup atau mati; inilah yang disebut finning. Menurut FAO, Indonesia berperan sebagai produsen dan pengekspor bahan mentah, terutama sirip kering yang belum diolah.

Dalam laporan 2020 ke Komisi Tuna Samudra Hindia (IOTC), Indonesia menyatakan melarang finning lewat Permen KP 12/PERMEN-KP/2012 dan 30/PERMEN-KP/2012: hiu dan pari harus didaratkan utuh dengan sirip menempel. Pemanfaatan ikan yang dilindungi atau tercantum dalam Apendiks CITES wajib memiliki izin pemanfaatan (SIPJI) dan surat angkut (SAJI) menurut Permen KP 61/PERMEN-KP/2018. Sirip, daging, dan insang hiu paus serta pari manta sama sekali tidak boleh diperdagangkan.

Aturan ekspor juga berubah dari waktu ke waktu. Permen KP 5/PERMEN-KP/2018 melarang pengeluaran hiu koboi dan tiga jenis hiu martil beserta produk olahannya dari Indonesia sampai 31 Desember 2018. Sejak 5 Maret 2026, hiu koboi, hiu paus, serta semua pari manta dan pari mobula masuk Apendiks I CITES, sehingga perdagangan internasional komersialnya tertutup.

Pembeli hampir tidak mungkin mengenali jenis hiu dari sirip olahan: uji DNA sirip kering di Singapura, salah satu pusat perdagangan sirip, menemukan jenis terancam punah dan jenis Apendiks II CITES yang semuanya dijual dengan label "sirip hiu". Pilihan paling aman adalah tidak membeli sirip hiu dan insang pari sama sekali.

Dasar informasi: [Choy C. & Wainwright B.J. (2022) What is in your shark fin soup? Probably an endangered shark species and a bit of mercury. Animals 12:802](https://doi.org/10.3390/ani12070802) · [FAO (2015) State of the global market for shark products. FAO Fisheries and Aquaculture Technical Paper No. 590](https://www.fao.org/3/i4795e/i4795e.pdf) · [FAO (2015) State of the global market for shark products. FAO Fisheries and Aquaculture Technical Paper No. 590](https://www.fao.org/3/i4795e/i4795e.pdf) · [FAO (2015) State of the global market for shark products. FAO Fisheries and Aquaculture Technical Paper No. 590](https://www.fao.org/3/i4795e/i4795e.pdf) · [Indonesia — National Report to the IOTC Scientific Committee 2020 (IOTC-2020-SC23-NR07)](https://iotc.org/sites/default/files/documents/2020/11/IOTC-2020-SC23-NR07_-_Indonesia.pdf) · [Indonesia — National Report to the IOTC Scientific Committee 2020 (IOTC-2020-SC23-NR07)](https://iotc.org/sites/default/files/documents/2020/11/IOTC-2020-SC23-NR07_-_Indonesia.pdf) · [Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 61/PERMEN-KP/2018 tentang Pemanfaatan Jenis Ikan yang Dilindungi dan/atau Jenis Ikan yang Tercantum dalam Appendiks CITES, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/159062/permen-kkp-no-61permen-kp2018-tahun-2018) · [Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 61/PERMEN-KP/2018 tentang Pemanfaatan Jenis Ikan yang Dilindungi dan/atau Jenis Ikan yang Tercantum dalam Appendiks CITES, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/159062/permen-kkp-no-61permen-kp2018-tahun-2018) · [Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/KEPMEN-KP/2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu Paus (Rhincodon typus), JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2013kepmenkp018_1706601533.pdf) · [Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 4/KEPMEN-KP/2014 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Pari Manta, JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2014kepmenkp004_1706597849.pdf) · [Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024) · [Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 5/PERMEN-KP/2018 tentang Larangan Pengeluaran Ikan Hiu Koboi dan Hiu Martil, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/158946/permen-kkp-no-5permen-kp2018-tahun-2018) · [Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 5/PERMEN-KP/2018 tentang Larangan Pengeluaran Ikan Hiu Koboi dan Hiu Martil, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/158946/permen-kkp-no-5permen-kp2018-tahun-2018) · [Down To Earth — CITES CoP20: Global South drives critical changes and shapes global wildlife trade policies (9 December 2025)](https://www.downtoearth.org.in/wildlife-biodiversity/cites-cop20-global-south-drives-critical-changes-and-shapes-global-wildlife-trade-policies) · [U.S. Fish and Wildlife Service, Office of Law Enforcement — Public Bulletin PB 26-001: CITES CoP20 Amendments to Appendices I and II (13 January 2026)](https://www.fws.gov/sites/default/files/documents/2026-01/ole-public-bulletin-cites-cop20-amendments-to-appendices-i-and-ii-pb-26-001-01_13_2026.pdf) · [U.S. Fish and Wildlife Service, Office of Law Enforcement — Public Bulletin PB 26-001: CITES CoP20 Amendments to Appendices I and II (13 January 2026)](https://www.fws.gov/sites/default/files/documents/2026-01/ole-public-bulletin-cites-cop20-amendments-to-appendices-i-and-ii-pb-26-001-01_13_2026.pdf) · [Shen K.-L.S. et al. (2024) DNA barcoding continues to identify endangered species of shark sold as food in a globally significant shark fin trade hub. PeerJ 12:e16647](https://doi.org/10.7717/peerj.16647) · [Shen K.-L.S. et al. (2024) DNA barcoding continues to identify endangered species of shark sold as food in a globally significant shark fin trade hub. PeerJ 12:e16647](https://doi.org/10.7717/peerj.16647)

## Berapa banyak hiu dan pari yang ditangkap di Indonesia?

Menurut FAO, Indonesia sudah menjadi produsen ikan bertulang rawan (hiu, pari, dan kerabatnya) terbesar di dunia sejak 1998, dengan produksi rata-rata 106.034 ton per tahun pada 2000–2011. Sejak data dirinci per kelompok jenis pada 2005, rata-rata 42.219 ton per tahun (2005–2011) ternyata berupa pari. Pada periode yang sama Indonesia mencatat ekspor sirip rata-rata 1.235 ton per tahun.

Pada April 2021 KKP menyebut tangkapan hiu dan pari Indonesia mencapai 12,31 persen tangkapan dunia atau 88.790 ton per tahun, dengan 117 jenis hiu di perairan Indonesia. Studi 2025 menyimpulkan Indonesia menangkap hiu dan pari lebih banyak daripada negara mana pun; lebih dari 90 persen armadanya berskala kecil dan kebanyakan memakai jaring dan pancing yang tidak selektif.

Secara global, kematian hiu akibat penangkapan naik dari sedikitnya 76 juta menjadi 80 juta ekor per tahun antara 2012 dan 2019, sekitar 25 juta di antaranya jenis terancam, dan larangan finning tidak menurunkannya. Hiu dan pari samudra berkurang 71 persen sejak 1970, dan lebih dari sepertiga jenis hiu, pari, dan chimaera diperkirakan terancam punah, terutama karena penangkapan berlebih.

Hiu dan pari sulit pulih karena berkembang biak lambat. Hiu paus umumnya baru dewasa sekitar umur 25 tahun. Pari manta oseanik baru dewasa pada umur 8–10 tahun, bunting 12–13 bulan, dan hanya melahirkan satu anak setiap 2–5 tahun.

Dasar informasi: [FAO (2015) State of the global market for shark products. FAO Fisheries and Aquaculture Technical Paper No. 590](https://www.fao.org/3/i4795e/i4795e.pdf) · [FAO (2015) State of the global market for shark products. FAO Fisheries and Aquaculture Technical Paper No. 590](https://www.fao.org/3/i4795e/i4795e.pdf) · [FAO (2015) State of the global market for shark products. FAO Fisheries and Aquaculture Technical Paper No. 590](https://www.fao.org/3/i4795e/i4795e.pdf) · [Kompas.com — Hiu dan Pari Terancam Punah, KKP Upayakan Kelola Sumber Daya Perikanan (8 April 2021)](https://nasional.kompas.com/read/2021/04/08/16485961/hiu-dan-pari-terancam-punah-kkp-upayakan-kelola-sumber-daya-perikanan?page=all) · [Mongabay Indonesia — Populasi Turun Drastis, KKP Terbitkan RAN Konservasi Hiu (12 April 2021)](https://mongabay.co.id/2021/04/12/populasi-turun-drastis-kkp-terbitkan-ran-konservasi-hiu/) · [Mongabay Indonesia — Populasi Turun Drastis, KKP Terbitkan RAN Konservasi Hiu (12 April 2021)](https://mongabay.co.id/2021/04/12/populasi-turun-drastis-kkp-terbitkan-ran-konservasi-hiu/) · [Kementerian Kelautan dan Perikanan — KKP Tetapkan Rencana Aksi Nasional Konservasi Hiu Paus (11 April 2021)](https://kkp.go.id/djprl/kkp-tetapkan-rencana-aksi-nasional-konservasi-hiu-paus65c2f1eb6dd23/detail.html) · [Booth H.L. et al. (2025) Conservation impacts and hidden actions in a randomized controlled trial of a marine pay-to-release program. Science Advances 11](https://doi.org/10.1126/sciadv.adr1000) · [Booth H.L. et al. (2025) Conservation impacts and hidden actions in a randomized controlled trial of a marine pay-to-release program. Science Advances 11](https://doi.org/10.1126/sciadv.adr1000) · [Worm B. et al. (2024) Global shark fishing mortality still rising despite widespread regulatory change. Science 383](https://doi.org/10.1126/science.adf8984) · [Worm B. et al. (2024) Global shark fishing mortality still rising despite widespread regulatory change. Science 383](https://doi.org/10.1126/science.adf8984) · [Pacoureau N. et al. (2021) Half a century of global decline in oceanic sharks and rays. Nature 589](https://doi.org/10.1038/s41586-020-03173-9) · [Dulvy N.K. et al. (2021) Overfishing drives over one-third of all sharks and rays toward a global extinction crisis. Current Biology 31](https://doi.org/10.1016/j.cub.2021.08.062) · [Dulvy N.K. et al. (2021) Overfishing drives over one-third of all sharks and rays toward a global extinction crisis. Current Biology 31](https://doi.org/10.1016/j.cub.2021.08.062) · [Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/KEPMEN-KP/2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu Paus (Rhincodon typus), JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2013kepmenkp018_1706601533.pdf) · [Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 4/KEPMEN-KP/2014 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Pari Manta, JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2014kepmenkp004_1706597849.pdf) · [Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 4/KEPMEN-KP/2014 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Pari Manta, JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2014kepmenkp004_1706597849.pdf)

## Kenapa pari manta dilindungi dan diburu? Perdagangan insang pari manta

Insang pari manta dan pari mobula, lembaran penyaring makanan di insangnya, dijual sebagai bahan tonik yang diklaim memperkuat daya tahan tubuh dan mencegah penyakit. Praktisi pengobatan tradisional di Guangzhou dan Singapura yang diwawancarai menyatakan produk ini tidak bermanfaat bagi kesehatan, dan kajian toksikologi menunjukkan risiko logam beratnya. Permintaan insang disebut penyumbang terbesar penurunan pari manta di dunia.

Pada 1990-an hingga awal 2000-an, pari manta ditangkap besar-besaran di Indonesia, yang saat itu termasuk lima negara perikanan pari mobulid teratas. Kajian global tahun 2026 memperkirakan sekitar 264.520 pari manta dan mobula tertangkap setiap tahun dan memasukkan Indonesia ke dalam titik rawan berisiko tertinggi; kematian lebih tinggi di negara yang mengekspor insang.

Kepmen KP 4/2014 menetapkan perlindungan penuh karena populasi pari manta semakin menurun. Daftar Merah IUCN menggolongkan pari manta oseanik sebagai Genting (Endangered) dan pari manta karang sebagai Rentan (Vulnerable), keduanya dengan tren populasi menurun. Sejak 5 Maret 2026 seluruh famili Mobulidae juga masuk Apendiks I CITES.

Pari manta hidup lebih bernilai: wisata pari manta dunia diperkirakan berdampak ekonomi langsung 140 juta dolar AS per tahun dengan Indonesia di antara sepuluh negara teratas, dan belanja wisatawan hiu dan pari di Indonesia pada 2017 diperkirakan 22 juta dolar AS, 1,45 kali nilai ekspor hiu tahunan.

Dasar informasi: [Lawson J.M. et al. (2017) Sympathy for the devil: a conservation strategy for devil and manta rays. PeerJ 5:e3027](https://doi.org/10.7717/peerj.3027) · [Lawson J.M. et al. (2017) Sympathy for the devil: a conservation strategy for devil and manta rays. PeerJ 5:e3027](https://doi.org/10.7717/peerj.3027) · [Lawson J.M. et al. (2017) Sympathy for the devil: a conservation strategy for devil and manta rays. PeerJ 5:e3027](https://doi.org/10.7717/peerj.3027) · [Germanov E.S. et al. (2022) Residency, movement patterns, behavior and demographics of reef manta rays in Komodo National Park. PeerJ 10:e13302](https://doi.org/10.7717/peerj.13302) · [Germanov E.S. et al. (2022) Residency, movement patterns, behavior and demographics of reef manta rays in Komodo National Park. PeerJ 10:e13302](https://doi.org/10.7717/peerj.13302) · [Laglbauer B.J.L. et al. (2026) Global manta and devil ray population declines: closing policy and management gaps to reduce fisheries mortality. Biological Conservation 313](https://europepmc.org/article/AGR/IND609384361) · [Laglbauer B.J.L. et al. (2026) Global manta and devil ray population declines: closing policy and management gaps to reduce fisheries mortality. Biological Conservation 313](https://europepmc.org/article/AGR/IND609384361) · [Laglbauer B.J.L. et al. (2026) Global manta and devil ray population declines: closing policy and management gaps to reduce fisheries mortality. Biological Conservation 313](https://europepmc.org/article/AGR/IND609384361) · [Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 4/KEPMEN-KP/2014 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Pari Manta, JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2014kepmenkp004_1706597849.pdf) · [IUCN Red List — Mobula birostris (assessed 2019, published 2022)](https://www.iucnredlist.org/species/198921/214397182) · [IUCN Red List — Mobula alfredi (assessed 2018, published 2022)](https://www.iucnredlist.org/species/195459/214395983) · [IUCN Red List — Mobula alfredi (assessed 2018, published 2022)](https://www.iucnredlist.org/species/195459/214395983) · [U.S. Fish and Wildlife Service, Office of Law Enforcement — Public Bulletin PB 26-001: CITES CoP20 Amendments to Appendices I and II (13 January 2026)](https://www.fws.gov/sites/default/files/documents/2026-01/ole-public-bulletin-cites-cop20-amendments-to-appendices-i-and-ii-pb-26-001-01_13_2026.pdf) · [O'Malley M.P., Lee-Brooks K. & Medd H.B. (2013) The global economic impact of manta ray watching tourism. PLoS ONE 8](https://doi.org/10.1371/journal.pone.0065051) · [O'Malley M.P., Lee-Brooks K. & Medd H.B. (2013) The global economic impact of manta ray watching tourism. PLoS ONE 8](https://doi.org/10.1371/journal.pone.0065051) · [Mustika P.L.K., Ichsan M. & Booth H. (2020) The economic value of shark and ray tourism in Indonesia and its role in delivering conservation outcomes. Frontiers in Marine Science 7](https://doi.org/10.3389/fmars.2020.00261) · [Mustika P.L.K., Ichsan M. & Booth H. (2020) The economic value of shark and ray tourism in Indonesia and its role in delivering conservation outcomes. Frontiers in Marine Science 7](https://doi.org/10.3389/fmars.2020.00261)

## Hiu dan pari apa saja yang masuk Apendiks CITES dan Daftar Merah IUCN?

Indonesia meratifikasi CITES lewat Keputusan Presiden 43/1978, dan otoritas pengelola untuk ikan adalah KKP. Hiu martil, hiu koboi, dan pari manta masuk Apendiks II lewat CoP16 pada Maret 2013 (berlaku setelah ditunda 18 bulan), hiu kejen (Carcharhinus falciformis) lewat CoP17 pada Oktober 2016, dan seluruh famili hiu requiem (Carcharhinidae), termasuk hiu karang sirip hitam dan sirip putih, lewat CoP19 pada November 2022.

CoP20 di Samarkand, Uzbekistan (24 November–5 Desember 2025) memindahkan hiu koboi, seluruh pari manta dan mobula, serta hiu paus ke Apendiks I mulai 5 Maret 2026, dan menetapkan kuota ekspor nol untuk pari kekeh (Rhinidae) dan pari kikir (Glaucostegus) tangkapan alam untuk tujuan komersial. Indonesia mengajukan reservasi atas kuota nol itu pada 12 Januari 2026, berlaku hingga 5 Desember 2027; menurut KKP, ekspornya hanya bisa ke negara bukan anggota CITES atau negara yang juga mengajukan reservasi.

Di Daftar Merah IUCN, hiu paus berstatus Genting (dinilai ulang 2025), pari manta oseanik Genting, pari manta karang Rentan, dan hiu martil Kritis. Hiu macan berstatus Hampir Terancam, hiu karang sirip hitam dan sirip putih Rentan, sedangkan pari totol biru Risiko Rendah dengan populasi meningkat.

Dasar informasi: [Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/KEPMEN-KP/2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu Paus (Rhincodon typus), JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2013kepmenkp018_1706601533.pdf) · [Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 61/PERMEN-KP/2018 tentang Pemanfaatan Jenis Ikan yang Dilindungi dan/atau Jenis Ikan yang Tercantum dalam Appendiks CITES, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/159062/permen-kkp-no-61permen-kp2018-tahun-2018) · [Species+ (UNEP-WCMC & CITES Secretariat) — Sphyrna lewini: CITES listings](https://speciesplus.net/species#/taxon_concepts/6544/legal) · [Species+ (UNEP-WCMC & CITES Secretariat) — Carcharhinus longimanus: CITES listings](https://speciesplus.net/species#/taxon_concepts/3712/legal) · [Species+ (UNEP-WCMC & CITES Secretariat) — Mobula birostris: CITES listings](https://speciesplus.net/species#/taxon_concepts/101410/legal) · [Species+ (UNEP-WCMC & CITES Secretariat) — Carcharhinus falciformis: CITES listings](https://speciesplus.net/species#/taxon_concepts/67979/legal) · [KKP Direktorat Konservasi Spesies dan Genetik — Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2026](https://kkp.go.id/download-pdf-akuntabilitas-kinerja/akuntabilitas-kinerja-pelaporan-kinerja-laporan-kinerja-direktorat-spesies-dan-genetik-triwulan-i-tahun-2026.pdf) · [KKP Direktorat Konservasi Spesies dan Genetik — Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2026](https://kkp.go.id/download-pdf-akuntabilitas-kinerja/akuntabilitas-kinerja-pelaporan-kinerja-laporan-kinerja-direktorat-spesies-dan-genetik-triwulan-i-tahun-2026.pdf) · [KKP Direktorat Konservasi Spesies dan Genetik — Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2026](https://kkp.go.id/download-pdf-akuntabilitas-kinerja/akuntabilitas-kinerja-pelaporan-kinerja-laporan-kinerja-direktorat-spesies-dan-genetik-triwulan-i-tahun-2026.pdf) · [Species+ (UNEP-WCMC & CITES Secretariat) — Carcharhinus melanopterus: CITES listings](https://speciesplus.net/species#/taxon_concepts/100364/legal) · [Species+ (UNEP-WCMC & CITES Secretariat) — Triaenodon obesus: CITES listings](https://speciesplus.net/species#/taxon_concepts/101300/legal) · [U.S. Fish and Wildlife Service, Office of Law Enforcement — Public Bulletin PB 26-001: CITES CoP20 Amendments to Appendices I and II (13 January 2026)](https://www.fws.gov/sites/default/files/documents/2026-01/ole-public-bulletin-cites-cop20-amendments-to-appendices-i-and-ii-pb-26-001-01_13_2026.pdf) · [U.S. Fish and Wildlife Service, Office of Law Enforcement — Public Bulletin PB 26-001: CITES CoP20 Amendments to Appendices I and II (13 January 2026)](https://www.fws.gov/sites/default/files/documents/2026-01/ole-public-bulletin-cites-cop20-amendments-to-appendices-i-and-ii-pb-26-001-01_13_2026.pdf) · [U.S. Fish and Wildlife Service, Office of Law Enforcement — Public Bulletin PB 26-001: CITES CoP20 Amendments to Appendices I and II (13 January 2026)](https://www.fws.gov/sites/default/files/documents/2026-01/ole-public-bulletin-cites-cop20-amendments-to-appendices-i-and-ii-pb-26-001-01_13_2026.pdf) · [U.S. Fish and Wildlife Service, Office of Law Enforcement — Public Bulletin PB 26-001: CITES CoP20 Amendments to Appendices I and II (13 January 2026)](https://www.fws.gov/sites/default/files/documents/2026-01/ole-public-bulletin-cites-cop20-amendments-to-appendices-i-and-ii-pb-26-001-01_13_2026.pdf) · [KKP, Loka Pengelolaan Kelautan Pekanbaru — Rapat Koordinasi Tindak Lanjut COP20 CITES dan Pengalihan Management Authority Spesies Akuatik (4 Maret 2026)](https://ppid.kkp.go.id/upt/loka-pengelolaan-kelautan-pekanbaru/agenda/detail/lpk-pekanbaru-hadiri-rapat-koordinasi-tindak-lanjut-cop20-cites-dan-pengalihan-management-authority-spesies-akuatik/) · [KKP, Loka Pengelolaan Kelautan Pekanbaru — Rapat Koordinasi Tindak Lanjut COP20 CITES dan Pengalihan Management Authority Spesies Akuatik (4 Maret 2026)](https://ppid.kkp.go.id/upt/loka-pengelolaan-kelautan-pekanbaru/agenda/detail/lpk-pekanbaru-hadiri-rapat-koordinasi-tindak-lanjut-cop20-cites-dan-pengalihan-management-authority-spesies-akuatik/) · [KKP, Loka Pengelolaan Kelautan Pekanbaru — Rapat Koordinasi Tindak Lanjut COP20 CITES dan Pengalihan Management Authority Spesies Akuatik (4 Maret 2026)](https://ppid.kkp.go.id/upt/loka-pengelolaan-kelautan-pekanbaru/agenda/detail/lpk-pekanbaru-hadiri-rapat-koordinasi-tindak-lanjut-cop20-cites-dan-pengalihan-management-authority-spesies-akuatik/) · [IUCN Red List — Rhincodon typus (assessed 2025)](https://www.iucnredlist.org/species/19488/126673248) · [IUCN Red List — Mobula birostris (assessed 2019, published 2022)](https://www.iucnredlist.org/species/198921/214397182) · [IUCN Red List — Mobula alfredi (assessed 2018, published 2022)](https://www.iucnredlist.org/species/195459/214395983) · [IUCN Red List — Sphyrna lewini (assessed 2018)](https://www.iucnredlist.org/species/39385/2918526) · [IUCN Red List — Galeocerdo cuvier (assessed 2018)](https://www.iucnredlist.org/species/39378/2913541) · [IUCN Red List — Carcharhinus melanopterus (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/39375/58303674) · [IUCN Red List — Triaenodon obesus (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/39384/173436715) · [IUCN Red List — Taeniura lymma (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/116850766/290355127) · [IUCN Red List — Taeniura lymma (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/116850766/290355127)

## Apakah sirip dan daging hiu aman dimakan? Merkuri dan kesejahteraan satwa

Menurut WHO, manusia terutama terpapar metilmerkuri dari ikan dan kerang, ikan predator besar lebih mungkin mengandung merkuri tinggi, dan paparan ini berbahaya bagi janin. Hiu adalah predator di puncak rantai makanan.

Uji DNA pada sup sirip hiu di Singapura menemukan hiu biru sebagai jenis paling umum; para peneliti menilai penikmat sup ini sangat mungkin terpapar merkuri pada tingkat yang tidak aman. Studi 2025 terhadap daging hiu dan pari asap dari Jawa menemukan bahwa dalam beberapa kasus konsumsinya dapat memaparkan konsumen pada merkuri dan metilmerkuri di atas batas aman nasional, dengan lansia dan ibu hamil sebagai kelompok paling rentan.

Pada September 2025, 24 siswa dan seorang guru SD di Ketapang, Kalimantan Barat, mengalami mual, muntah, dan sakit perut setelah makan siang program MBG berupa ikan hiu goreng. Badan Gizi Nasional menyatakan belum memastikan ikan hiu sebagai penyebabnya. Siapa pun yang sakit setelah makan sebaiknya pergi ke fasilitas kesehatan.

Dari sisi kesejahteraan, finning berarti hiu bisa dibuang ke laut hidup-hidup tanpa sirip. Di Taman Nasional Komodo sekitar 5 persen pari manta yang teridentifikasi membawa luka akibat alat tangkap, dan dalam uji coba insentif pelepasan di Lombok Timur dan Aceh Jaya nelayan melaporkan hiu martil dan pari kekeh biasanya sudah mati saat dilepas dari rawai.

Dasar informasi: [WHO — Mercury and health (fact sheet)](https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mercury-and-health) · [WHO — Mercury and health (fact sheet)](https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mercury-and-health) · [WHO — Mercury and health (fact sheet)](https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mercury-and-health) · [Choy C. & Wainwright B.J. (2022) What is in your shark fin soup? Probably an endangered shark species and a bit of mercury. Animals 12:802](https://doi.org/10.3390/ani12070802) · [Choy C. & Wainwright B.J. (2022) What is in your shark fin soup? Probably an endangered shark species and a bit of mercury. Animals 12:802](https://doi.org/10.3390/ani12070802) · [Abdullah A. et al. (2025) Mercury, methylmercury and PAH contamination in smoked shark and stingray products from Java, Indonesia. Journal of Food Composition and Analysis](https://europepmc.org/article/AGR/IND609239656) · [Abdullah A. et al. (2025) Mercury, methylmercury and PAH contamination in smoked shark and stingray products from Java, Indonesia. Journal of Food Composition and Analysis](https://europepmc.org/article/AGR/IND609239656) · [Kompas.com — BGN soal Hiu Goreng Jadi Menu MBG: Kearifan Lokal (25 September 2025)](https://nasional.kompas.com/read/2025/09/25/14494101/bgn-soal-hiu-goreng-jadi-menu-mbg-kearifan-lokal) · [Kompas.com — BGN soal Hiu Goreng Jadi Menu MBG: Kearifan Lokal (25 September 2025)](https://nasional.kompas.com/read/2025/09/25/14494101/bgn-soal-hiu-goreng-jadi-menu-mbg-kearifan-lokal) · [Liputan6.com — Penjelasan BGN soal Keracunan Massal Siswa di Ketapang usai Santap Menu MBG Berbahan Ikan Hiu (26 September 2025)](https://www.liputan6.com/news/read/6169175/penjelasan-bgn-soal-keracunan-massal-siswa-di-ketapang-usai-santap-menu-mbg-berbahan-ikan-hiu) · [FAO (2015) State of the global market for shark products. FAO Fisheries and Aquaculture Technical Paper No. 590](https://www.fao.org/3/i4795e/i4795e.pdf) · [Germanov E.S. et al. (2022) Residency, movement patterns, behavior and demographics of reef manta rays in Komodo National Park. PeerJ 10:e13302](https://doi.org/10.7717/peerj.13302) · [Booth H.L. et al. (2025) Conservation impacts and hidden actions in a randomized controlled trial of a marine pay-to-release program. Science Advances 11](https://doi.org/10.1126/sciadv.adr1000) · [Booth H.L. et al. (2025) Conservation impacts and hidden actions in a randomized controlled trial of a marine pay-to-release program. Science Advances 11](https://doi.org/10.1126/sciadv.adr1000)

## Snorkeling dan berenang dengan hiu paus: di mana, dan apa aturannya?

Rilis KKP tahun 2025 menyebut titik agregasi hiu paus remaja di Teluk Cenderawasih, Kaimana, Teluk Saleh, Gorontalo, Probolinggo, dan Kepulauan Derawan. Di beberapa lokasi hiu paus berkumpul di sekitar bagan (jaring angkat berlampu), dan studi 2020 mencatat pemberian makan untuk wisata di Teluk Cenderawasih, Gorontalo, Teluk Triton, dan Kalimantan Timur.

Petunjuk teknis wisata hiu paus KKP, Keputusan Dirjen Pengelolaan Ruang Laut Nomor 41 Tahun 2022, dipakai antara lain untuk memantau wisata di Botubarani, Kawasan Konservasi Perairan Teluk Gorontalo. Rancangan yang dibahas KKP pada 2020 memuat batas kecepatan 10 knot dalam jarak satu mil, mesin dimatikan paling dekat 30 meter, larangan sentuhan dan lampu saat memotret, jarak perenang paling dekat 3 meter, dan waktu di air paling lama 60 menit.

Di Teluk Saleh, Sumbawa, Pergub NTB 100/2023 mewajibkan operator terdaftar dan memakai pemandu lokal. Setiap orang dilarang memakai lampu kilat, scooter atau jetski, perhiasan logam, dan tabir surya yang tidak ramah lingkungan; dilarang mengejar, menyentuh, menarik, atau menunggangi hiu paus; dan wisatawan wajib menjaga jarak, tidak menghalangi arah renang, dan bergiliran sesuai jadwal.

KKP sendiri mengakui pada 2025 bahwa penerapan petunjuk teknis di lapangan belum sepenuhnya sesuai, dan wisata yang tidak dikelola baik bisa membahayakan hiu paus maupun pengunjung. Di lokasi pemberian makan di Filipina, hiu paus remaja menghabiskan waktu di permukaan sekitar enam kali lebih lama, dengan perkiraan laju metabolisme 7,2 persen lebih tinggi.

Dasar informasi: [Kementerian Kelautan dan Perikanan — Siaran Pers SP.379/SJ.5/IX/2025: KKP Beri Perlindungan Ekstra Jaga Populasi Hiu Paus (19 September 2025)](https://kkp.go.id/news/news-detail/kkp-beri-perlindungan-ekstra-jaga-populasi-hiu-paus-w0WJ.html) · [Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 100 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Hiu Paus di Perairan Teluk Saleh, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/276812/pergub-prov-nusa-tenggara-barat-no-100-tahun) · [Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 100 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Hiu Paus di Perairan Teluk Saleh, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/276812/pergub-prov-nusa-tenggara-barat-no-100-tahun) · [Araujo G. et al. (2020) Changes in diving behaviour and habitat use of provisioned whale sharks: implications for management. Scientific Reports 10](https://doi.org/10.1038/s41598-020-73416-2) · [Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo — Monitoring Wisatawan di Kawasan Konservasi Hiu Paus Botubarani (Juni 2025)](https://dinaskp.gorontaloprov.go.id/monitoring-wisatawan-kapal-pesiar-di-kawasan-konservasi-hiu-paus-botubarani-wujud-komitmen-terhadap-kaidah-konservasi/) · [Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo — Monitoring Wisatawan di Kawasan Konservasi Hiu Paus Botubarani (Juni 2025)](https://dinaskp.gorontaloprov.go.id/monitoring-wisatawan-kapal-pesiar-di-kawasan-konservasi-hiu-paus-botubarani-wujud-komitmen-terhadap-kaidah-konservasi/) · [KKP, JDIH (bahan rapat, 2020) — Rancangan Peraturan Dirjen Pengelolaan Ruang Laut tentang Pedoman Pelaksanaan Wisata Hiu Paus](https://jdih.kkp.go.id/bahanrapat/bahanrapat_01112020114629.pdf) · [KKP, JDIH (bahan rapat, 2020) — Rancangan Peraturan Dirjen Pengelolaan Ruang Laut tentang Pedoman Pelaksanaan Wisata Hiu Paus](https://jdih.kkp.go.id/bahanrapat/bahanrapat_01112020114629.pdf) · [KKP, JDIH (bahan rapat, 2020) — Rancangan Peraturan Dirjen Pengelolaan Ruang Laut tentang Pedoman Pelaksanaan Wisata Hiu Paus](https://jdih.kkp.go.id/bahanrapat/bahanrapat_01112020114629.pdf) · [KKP, JDIH (bahan rapat, 2020) — Rancangan Peraturan Dirjen Pengelolaan Ruang Laut tentang Pedoman Pelaksanaan Wisata Hiu Paus](https://jdih.kkp.go.id/bahanrapat/bahanrapat_01112020114629.pdf) · [KKP, JDIH (bahan rapat, 2020) — Rancangan Peraturan Dirjen Pengelolaan Ruang Laut tentang Pedoman Pelaksanaan Wisata Hiu Paus](https://jdih.kkp.go.id/bahanrapat/bahanrapat_01112020114629.pdf) · [Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 100 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Hiu Paus di Perairan Teluk Saleh, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/276812/pergub-prov-nusa-tenggara-barat-no-100-tahun) · [Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 100 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Hiu Paus di Perairan Teluk Saleh, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/276812/pergub-prov-nusa-tenggara-barat-no-100-tahun) · [Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 100 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Hiu Paus di Perairan Teluk Saleh, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/276812/pergub-prov-nusa-tenggara-barat-no-100-tahun) · [Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 100 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Hiu Paus di Perairan Teluk Saleh, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/276812/pergub-prov-nusa-tenggara-barat-no-100-tahun) · [Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 100 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Hiu Paus di Perairan Teluk Saleh, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/276812/pergub-prov-nusa-tenggara-barat-no-100-tahun) · [Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 100 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Hiu Paus di Perairan Teluk Saleh, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/276812/pergub-prov-nusa-tenggara-barat-no-100-tahun) · [Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 100 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Hiu Paus di Perairan Teluk Saleh, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/276812/pergub-prov-nusa-tenggara-barat-no-100-tahun) · [Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 100 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Hiu Paus di Perairan Teluk Saleh, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/276812/pergub-prov-nusa-tenggara-barat-no-100-tahun) · [Kementerian Kelautan dan Perikanan — Siaran Pers SP.379/SJ.5/IX/2025: KKP Beri Perlindungan Ekstra Jaga Populasi Hiu Paus (19 September 2025)](https://kkp.go.id/news/news-detail/kkp-beri-perlindungan-ekstra-jaga-populasi-hiu-paus-w0WJ.html) · [Araujo G. et al. (2020) Changes in diving behaviour and habitat use of provisioned whale sharks: implications for management. Scientific Reports 10](https://doi.org/10.1038/s41598-020-73416-2) · [Araujo G. et al. (2020) Changes in diving behaviour and habitat use of provisioned whale sharks: implications for management. Scientific Reports 10](https://doi.org/10.1038/s41598-020-73416-2) · [Araujo G. et al. (2020) Changes in diving behaviour and habitat use of provisioned whale sharks: implications for management. Scientific Reports 10](https://doi.org/10.1038/s41598-020-73416-2)

## Menyelam dan snorkeling dengan pari manta: seperti apa yang bertanggung jawab?

Pari manta karang yang dikenali dari foto bergerak antara Nusa Penida, Kepulauan Gili, dan Taman Nasional Komodo, hingga 450 km, sehingga keamanan satu lokasi wisata bergantung pada jalur di antaranya. Di Komodo, jumlah kapal selam per survei di Karang Makassar dan Mawan naik 34 persen antara 2014 dan 2017; sejak September 2019 taman nasional membatasi jumlah kapal, penyelam, dan perenang di air pada saat bersamaan di Karang Makassar, dan pelanggaran berujung surat peringatan.

Penelitian video di lokasi makan pari manta di Maladewa menemukan hanya 44 persen interaksi yang mematuhi pedoman. Menghalangi jalur, menyelam terlalu dekat atau tepat di depan, mengejar, dan mendekat dari depan membuat pari manta berhenti makan, sedangkan interaksi dalam jarak tiga meter meningkatkan perilaku menghindar. Pengamatan pasif paling sedikit mengganggu. Karena pari manta dilindungi penuh, menyentuh atau mengganggunya juga bertentangan dengan tujuan perlindungan itu.

Dasar informasi: [Germanov E.S. & Marshall A.D. (2014) Running the gauntlet: regional movement patterns of Manta alfredi through a complex of parks and fisheries. PLoS ONE 9](https://doi.org/10.1371/journal.pone.0110071) · [Germanov E.S. et al. (2022) Residency, movement patterns, behavior and demographics of reef manta rays in Komodo National Park. PeerJ 10:e13302](https://doi.org/10.7717/peerj.13302) · [Germanov E.S. et al. (2022) Residency, movement patterns, behavior and demographics of reef manta rays in Komodo National Park. PeerJ 10:e13302](https://doi.org/10.7717/peerj.13302) · [Germanov E.S. et al. (2022) Residency, movement patterns, behavior and demographics of reef manta rays in Komodo National Park. PeerJ 10:e13302](https://doi.org/10.7717/peerj.13302) · [Murray A. et al. (2019) Protecting the million-dollar mantas: creating an evidence-based code of conduct for manta ray tourism interactions. Journal of Ecotourism 19](https://doi.org/10.1080/14724049.2019.1659802) · [Murray A. et al. (2019) Protecting the million-dollar mantas: creating an evidence-based code of conduct for manta ray tourism interactions. Journal of Ecotourism 19](https://doi.org/10.1080/14724049.2019.1659802) · [Murray A. et al. (2019) Protecting the million-dollar mantas: creating an evidence-based code of conduct for manta ray tourism interactions. Journal of Ecotourism 19](https://doi.org/10.1080/14724049.2019.1659802) · [Murray A. et al. (2019) Protecting the million-dollar mantas: creating an evidence-based code of conduct for manta ray tourism interactions. Journal of Ecotourism 19](https://doi.org/10.1080/14724049.2019.1659802) · [Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 4/KEPMEN-KP/2014 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Pari Manta, JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2014kepmenkp004_1706597849.pdf)

## Hiu paus terdampar dan hiu tertangkap tak sengaja: pertanda apa, dan apa yang terjadi?

Studi 2025 mencatat 115 kejadian hiu paus terdampar yang melibatkan 127 ekor di 23 dari 38 provinsi pada 2011–2023, dengan tren meningkat; 70 persen remaja besar sepanjang 4–7 meter. Pantai selatan Jawa menjadi titik rawan, terutama pada musim upwelling kuat ketika hiu paus diduga mengejar makanan. Peneliti menyebut faktor alam sebagai penyebab utama, sedangkan peran aktivitas manusia masih perlu diteliti. KKP mencatat rata-rata 20 individu hiu paus terdampar pada periode 2021–2025 dan menjadikan penanganannya prioritas 2026–2029.

Banyak kasus awalnya berupa hiu paus yang berenang lemah di dekat pantai, bukan yang sudah terdampar. Hiu paus yang masih hidup itu sering ditarik ke darat oleh warga yang bermaksud baik, lalu mati, karena hiu paus tidak bisa bertahan di luar air. Jangan menyentuh atau menarik satwa; segera laporkan ke Call Center KKP 141 atau aparat setempat.

Hiu paus juga tertangkap jaring nelayan. Peneliti mendokumentasikan 58 pendaratan hiu paus, kebanyakan belum dewasa, di Jawa pada 2002–2022, yang dipotong di pantai dan dagingnya dijual meski jenis ini dilindungi. Hiu martil dan pari kekeh sering tertangkap jaring insang dan rawai. Uji coba program bayar-untuk-melepas di Indonesia justru diperkirakan menaikkan kematian hiu martil 44 persen karena sebagian kapal menambah tangkapan.

Dasar informasi: [Putra M.I.H. et al. (2025) Spatio-temporal patterns, trends, and oceanographic drivers of whale shark strandings in Indonesia. Scientific Reports 15](https://doi.org/10.1038/s41598-025-20543-3) · [Putra M.I.H. et al. (2025) Spatio-temporal patterns, trends, and oceanographic drivers of whale shark strandings in Indonesia. Scientific Reports 15](https://doi.org/10.1038/s41598-025-20543-3) · [Putra M.I.H. et al. (2025) Spatio-temporal patterns, trends, and oceanographic drivers of whale shark strandings in Indonesia. Scientific Reports 15](https://doi.org/10.1038/s41598-025-20543-3) · [Putra M.I.H. et al. (2025) Spatio-temporal patterns, trends, and oceanographic drivers of whale shark strandings in Indonesia. Scientific Reports 15](https://doi.org/10.1038/s41598-025-20543-3) · [Putra M.I.H. et al. (2025) Spatio-temporal patterns, trends, and oceanographic drivers of whale shark strandings in Indonesia. Scientific Reports 15](https://doi.org/10.1038/s41598-025-20543-3) · [Kementerian Kelautan dan Perikanan — Siaran Pers SP.379/SJ.5/IX/2025: KKP Beri Perlindungan Ekstra Jaga Populasi Hiu Paus (19 September 2025)](https://kkp.go.id/news/news-detail/kkp-beri-perlindungan-ekstra-jaga-populasi-hiu-paus-w0WJ.html) · [Kementerian Kelautan dan Perikanan — Siaran Pers SP.379/SJ.5/IX/2025: KKP Beri Perlindungan Ekstra Jaga Populasi Hiu Paus (19 September 2025)](https://kkp.go.id/news/news-detail/kkp-beri-perlindungan-ekstra-jaga-populasi-hiu-paus-w0WJ.html) · [Putra M.I.H. et al. (2025) Spatio-temporal patterns, trends, and oceanographic drivers of whale shark strandings in Indonesia. Scientific Reports 15](https://doi.org/10.1038/s41598-025-20543-3) · [Putra M.I.H. et al. (2025) Spatio-temporal patterns, trends, and oceanographic drivers of whale shark strandings in Indonesia. Scientific Reports 15](https://doi.org/10.1038/s41598-025-20543-3) · [Kementerian Kelautan dan Perikanan — KKP Tetapkan Rencana Aksi Nasional Konservasi Hiu Paus (11 April 2021)](https://kkp.go.id/djprl/kkp-tetapkan-rencana-aksi-nasional-konservasi-hiu-paus65c2f1eb6dd23/detail.html) · [Nijman V. (2023) Illegal trade in protected sharks: the case of artisanal whale shark meat fisheries in Java, Indonesia. Animals 13:2656](https://doi.org/10.3390/ani13162656) · [Nijman V. (2023) Illegal trade in protected sharks: the case of artisanal whale shark meat fisheries in Java, Indonesia. Animals 13:2656](https://doi.org/10.3390/ani13162656) · [Nijman V. (2023) Illegal trade in protected sharks: the case of artisanal whale shark meat fisheries in Java, Indonesia. Animals 13:2656](https://doi.org/10.3390/ani13162656) · [Booth H.L. et al. (2025) Conservation impacts and hidden actions in a randomized controlled trial of a marine pay-to-release program. Science Advances 11](https://doi.org/10.1126/sciadv.adr1000) · [Booth H.L. et al. (2025) Conservation impacts and hidden actions in a randomized controlled trial of a marine pay-to-release program. Science Advances 11](https://doi.org/10.1126/sciadv.adr1000) · [Booth H.L. et al. (2025) Conservation impacts and hidden actions in a randomized controlled trial of a marine pay-to-release program. Science Advances 11](https://doi.org/10.1126/sciadv.adr1000) · [Booth H.L. et al. (2025) Conservation impacts and hidden actions in a randomized controlled trial of a marine pay-to-release program. Science Advances 11](https://doi.org/10.1126/sciadv.adr1000)

## Apa sanksi memperdagangkan hiu dan pari yang dilindungi? Kasus penegakan hukum

UU 5/1990 sebagaimana diubah UU 32/2024 mendefinisikan satwa sebagai hewan yang hidup di darat, di air, dan di udara; Pasal 21 ayat (2) melarang menangkap, menyimpan, mengangkut, dan memperdagangkan satwa dilindungi, hidup atau mati, beserta bagian tubuhnya, dan Pasal 40A mengancam penjara paling lama 15 tahun (ancaman minimum 3 tahun dihapus UU 1/2026 sejak 2 Januari 2026). Pada kasus pari manta 2014, KKP memakai Pasal 88 dan 100 UU Perikanan (UU 31/2004 jo. UU 45/2009). Pasal 337 KUHP baru (UU 1/2023, berlaku 2 Januari 2026) memidana orang yang menyakiti atau melukai hewan melampaui batas atau tanpa tujuan yang patut, dan Pasal 66A UU 41/2014 melarang penganiayaan hewan.

Kasus yang tercatat antara lain penangkapan lima tersangka perdagangan pari manta di Indramayu, Surabaya, dan Bali pada Agustus–September 2014 dengan 138 kg insang disita, dan vonis Pengadilan Negeri Cirebon pada 27 Januari 2015 berupa 1,4 tahun penjara dan denda Rp50 juta bagi seorang penjual insang. Pada Mei 2022 KKP memproses perusahaan di Baubau yang menyimpan 4.030 kg sirip hiu tanpa SIPJI dan SAJI, termasuk enam jenis Apendiks II CITES. Namun penelitian di Jawa menemukan aparat yang menganggap hiu paus yang sudah didaratkan sebaiknya dimanfaatkan saja.

Dasar informasi: [Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024) · [Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024) · [Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024) · [Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024) · [detikFinance — Penangkap Ikan 'Obat Kuat' Pari Manta Bisa Didenda Rp 1,5 Miliar dan Penjara 6 Tahun (17 November 2014)](https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-2750571/penangkap-ikan-obat-kuat-pari-manta-bisa-didenda-rp-1-5-miliar-dan-penjara-6-tahun) · [Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/234935/uu-no-1-tahun-2023) · [Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/234935/uu-no-1-tahun-2023) · [Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/234935/uu-no-1-tahun-2023) · [Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/38801/uu-no-41-tahun-2014) · [Mongabay Indonesia — Penjual Insang Pari Manta Dihukum 1,4 Tahun Penjara (2 Februari 2015)](https://www.mongabay.co.id/2015/02/02/penjual-insang-pari-manta-dihukum-14-tahun-penjara-sebagai-efek-jera-kah/) · [Mongabay Indonesia — Penjual Insang Pari Manta Dihukum 1,4 Tahun Penjara (2 Februari 2015)](https://www.mongabay.co.id/2015/02/02/penjual-insang-pari-manta-dihukum-14-tahun-penjara-sebagai-efek-jera-kah/) · [KKP Ditjen PSDKP — KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara (17 Mei 2022)](https://kkp.go.id/djpsdkp/kkp-pastikan-proses-hukum-pelaku-perdagangan-sirip-hiu-ilegal-di-sulawesi-tenggara65c306b8ece49/detail.html) · [KKP Ditjen PSDKP — KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara (17 Mei 2022)](https://kkp.go.id/djpsdkp/kkp-pastikan-proses-hukum-pelaku-perdagangan-sirip-hiu-ilegal-di-sulawesi-tenggara65c306b8ece49/detail.html) · [KKP Ditjen PSDKP — KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara (17 Mei 2022)](https://kkp.go.id/djpsdkp/kkp-pastikan-proses-hukum-pelaku-perdagangan-sirip-hiu-ilegal-di-sulawesi-tenggara65c306b8ece49/detail.html) · [Nijman V. (2023) Illegal trade in protected sharks: the case of artisanal whale shark meat fisheries in Java, Indonesia. Animals 13:2656](https://doi.org/10.3390/ani13162656) · [UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/337869/uu-no-1-tahun-2026) · [UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/337869/uu-no-1-tahun-2026)

## Cara membantu

- Jangan membeli sirip hiu, insang pari manta atau mobula, maupun daging dan minyak hiu paus; jenis produk olahan hampir tidak bisa dikenali.
- Jangan menyukai atau membagikan video orang menunggangi, menyentuh, atau memotong hiu paus dan pari manta; laporkan kontennya ke platform.
- Laporkan penangkapan atau perdagangan hiu paus, pari manta, dan jenis dilindungi lain ke Call Center KKP 141, dan tindak pidana atau keadaan darurat ke Polri 110. Lihat juga panduan melaporkan perdagangan satwa liar.
- Jika hiu paus berenang lemah di dekat pantai atau terdampar, jangan menyentuh atau menariknya; hubungi KKP 141 atau aparat setempat dan ikuti panduan darurat satwa laut terdampar.
- Pilih operator wisata hiu paus yang terdaftar, memakai pemandu lokal, menjaga jarak, melarang sentuhan dan lampu kilat, dan tidak mengejar hiu. Saat menyelam dengan pari manta, amati secara pasif dari jarak lebih dari tiga meter.
- PanduanHewan tidak menerima donasi. Sebelum berdonasi atau menjadi relawan di tempat lain, gunakan daftar periksa "cara memeriksa penggalangan dana": lembaga terdaftar, terbuka soal dana, berizin KKP atau otoritas terkait, dan tidak menjual kontak dengan satwa.
- Relawan yang etis tidak memegang atau memberi makan satwa; pilih edukasi, pendataan bersama pengelola kawasan atau KKP, atau bersih-bersih pantai.

## Pertanyaan umum

### Apakah sirip hiu dilindungi atau ilegal?

Tergantung jenisnya. Sirip hiu paus dilindungi penuh, pemanfaatan jenis Apendiks CITES wajib ber-SIPJI dan SAJI, dan sejak 5 Maret 2026 perdagangan internasional komersial hiu koboi, hiu paus, dan pari manta tertutup.

### Tahun berapa hiu paus dilindungi di Indonesia?

Sejak 20 Mei 2013, lewat Kepmen KP 18/KEPMEN-KP/2013 tentang status perlindungan penuh hiu paus.

### Apakah hiu martil dilindungi?

Hiu martil tidak tercantum dalam lampiran P.106/2018 maupun Kepmen KP 66/2025, tetapi masuk Apendiks II CITES sejak 2014 (ekspor wajib berizin), berstatus Kritis di IUCN, dan dilarang diperjualbelikan di Sumatera Selatan.

### Apakah hiu paus dan pari manta berbahaya?

Hiu paus memakan plankton dan ikan kecil, dan ekor pari manta tidak berduri sengat. Meski begitu, aturan melarang menyentuh, mengejar, atau menunggangi hiu paus, dan pari manta menghindar bila didekati dalam jarak tiga meter.

### Hiu paus terdampar pertanda apa?

Bukan pertanda gaib. Penelitian 2025 menemukan pantai selatan Jawa sebagai titik rawan pada musim upwelling, ketika hiu paus diduga mengejar makanan, dan menyebut faktor alam sebagai penyebab utama.

### Etiskah berenang dengan hiu paus di Indonesia?

Lebih bertanggung jawab bila mengikuti aturan: operator terdaftar, pemandu lokal, tanpa sentuhan dan lampu kilat, serta menjaga jarak. Pemberian makan untuk wisata terbukti mengubah perilaku hiu paus.

Organisasi Indonesia yang terdaftar resmi dapat mengajukan diri untuk dicantumkan secara gratis.

## Sumber

- [Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 18/KEPMEN-KP/2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Hiu Paus (Rhincodon typus), JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2013kepmenkp018_1706601533.pdf)
- [Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 4/KEPMEN-KP/2014 tentang Penetapan Status Perlindungan Penuh Ikan Pari Manta, JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2014kepmenkp004_1706597849.pdf)
- [U.S. Fish and Wildlife Service, Office of Law Enforcement — Public Bulletin PB 26-001: CITES CoP20 Amendments to Appendices I and II (13 January 2026)](https://www.fws.gov/sites/default/files/documents/2026-01/ole-public-bulletin-cites-cop20-amendments-to-appendices-i-and-ii-pb-26-001-01_13_2026.pdf)
- [FAO (2015) State of the global market for shark products. FAO Fisheries and Aquaculture Technical Paper No. 590](https://www.fao.org/3/i4795e/i4795e.pdf)
- [Worm B. et al. (2024) Global shark fishing mortality still rising despite widespread regulatory change. Science 383](https://doi.org/10.1126/science.adf8984)
- [Putra M.I.H. et al. (2025) Spatio-temporal patterns, trends, and oceanographic drivers of whale shark strandings in Indonesia. Scientific Reports 15](https://doi.org/10.1038/s41598-025-20543-3)
- [IUCN Red List — Sphyrna lewini (assessed 2018)](https://www.iucnredlist.org/species/39385/2918526)
- [Mustika P.L.K., Ichsan M. & Booth H. (2020) The economic value of shark and ray tourism in Indonesia and its role in delivering conservation outcomes. Frontiers in Marine Science 7](https://doi.org/10.3389/fmars.2020.00261)
- [IUCN Red List — Mobula birostris (assessed 2019, published 2022)](https://www.iucnredlist.org/species/198921/214397182)
- [Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 66 Tahun 2025 tentang Jenis Ikan yang Dilindungi, JDIH KKP](https://jdih.kkp.go.id/peraturan/-2025kepmenkp066_1762414639.pdf)
- [Permen LHK P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018, lampiran (JDIH Kementerian Kehutanan)](https://jdih.kehutanan.go.id/new2/uploads/files/P_106_2018_JENIS_TSL_menlhk_07252019152513.pdf)
- [Peraturan Daerah Kabupaten Berau Nomor 16 Tahun 2019 tentang Perlindungan Ikan Hiu, Pari Manta, Jenis Ikan Tertentu dan Terumbu Karang, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/169952/perda-kab-berau-no-16-tahun-2019)
- [Peraturan Gubernur Sumatera Selatan Nomor 27 Tahun 2015 tentang Larangan Mengkonsumsi, Menangkap dan Memperjualbelikan Ikan Hiu, Ikan Pari Manta, dan/atau Produk Olahannya, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/35971/pergub-prov-sumatera-selatan-no-27-tahun-2015)
- [Germanov E.S. et al. (2022) Residency, movement patterns, behavior and demographics of reef manta rays in Komodo National Park. PeerJ 10:e13302](https://doi.org/10.7717/peerj.13302)
- [Setyawan E. et al. (2024) Spatial connectivity of reef manta rays across the Raja Ampat archipelago, Indonesia. Royal Society Open Science 11](https://doi.org/10.1098/rsos.230895)
- [Choy C. & Wainwright B.J. (2022) What is in your shark fin soup? Probably an endangered shark species and a bit of mercury. Animals 12:802](https://doi.org/10.3390/ani12070802)
- [Indonesia — National Report to the IOTC Scientific Committee 2020 (IOTC-2020-SC23-NR07)](https://iotc.org/sites/default/files/documents/2020/11/IOTC-2020-SC23-NR07_-_Indonesia.pdf)
- [Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 61/PERMEN-KP/2018 tentang Pemanfaatan Jenis Ikan yang Dilindungi dan/atau Jenis Ikan yang Tercantum dalam Appendiks CITES, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/159062/permen-kkp-no-61permen-kp2018-tahun-2018)
- [Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas UU Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/295135/uu-no-32-tahun-2024)
- [Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 5/PERMEN-KP/2018 tentang Larangan Pengeluaran Ikan Hiu Koboi dan Hiu Martil, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/158946/permen-kkp-no-5permen-kp2018-tahun-2018)
- [Down To Earth — CITES CoP20: Global South drives critical changes and shapes global wildlife trade policies (9 December 2025)](https://www.downtoearth.org.in/wildlife-biodiversity/cites-cop20-global-south-drives-critical-changes-and-shapes-global-wildlife-trade-policies)
- [Shen K.-L.S. et al. (2024) DNA barcoding continues to identify endangered species of shark sold as food in a globally significant shark fin trade hub. PeerJ 12:e16647](https://doi.org/10.7717/peerj.16647)
- [Kompas.com — Hiu dan Pari Terancam Punah, KKP Upayakan Kelola Sumber Daya Perikanan (8 April 2021)](https://nasional.kompas.com/read/2021/04/08/16485961/hiu-dan-pari-terancam-punah-kkp-upayakan-kelola-sumber-daya-perikanan?page=all)
- [Mongabay Indonesia — Populasi Turun Drastis, KKP Terbitkan RAN Konservasi Hiu (12 April 2021)](https://mongabay.co.id/2021/04/12/populasi-turun-drastis-kkp-terbitkan-ran-konservasi-hiu/)
- [Kementerian Kelautan dan Perikanan — KKP Tetapkan Rencana Aksi Nasional Konservasi Hiu Paus (11 April 2021)](https://kkp.go.id/djprl/kkp-tetapkan-rencana-aksi-nasional-konservasi-hiu-paus65c2f1eb6dd23/detail.html)
- [Booth H.L. et al. (2025) Conservation impacts and hidden actions in a randomized controlled trial of a marine pay-to-release program. Science Advances 11](https://doi.org/10.1126/sciadv.adr1000)
- [Pacoureau N. et al. (2021) Half a century of global decline in oceanic sharks and rays. Nature 589](https://doi.org/10.1038/s41586-020-03173-9)
- [Dulvy N.K. et al. (2021) Overfishing drives over one-third of all sharks and rays toward a global extinction crisis. Current Biology 31](https://doi.org/10.1016/j.cub.2021.08.062)
- [Lawson J.M. et al. (2017) Sympathy for the devil: a conservation strategy for devil and manta rays. PeerJ 5:e3027](https://doi.org/10.7717/peerj.3027)
- [Laglbauer B.J.L. et al. (2026) Global manta and devil ray population declines: closing policy and management gaps to reduce fisheries mortality. Biological Conservation 313](https://europepmc.org/article/AGR/IND609384361)
- [IUCN Red List — Mobula alfredi (assessed 2018, published 2022)](https://www.iucnredlist.org/species/195459/214395983)
- [O'Malley M.P., Lee-Brooks K. & Medd H.B. (2013) The global economic impact of manta ray watching tourism. PLoS ONE 8](https://doi.org/10.1371/journal.pone.0065051)
- [Species+ (UNEP-WCMC & CITES Secretariat) — Sphyrna lewini: CITES listings](https://speciesplus.net/species#/taxon_concepts/6544/legal)
- [Species+ (UNEP-WCMC & CITES Secretariat) — Carcharhinus longimanus: CITES listings](https://speciesplus.net/species#/taxon_concepts/3712/legal)
- [Species+ (UNEP-WCMC & CITES Secretariat) — Mobula birostris: CITES listings](https://speciesplus.net/species#/taxon_concepts/101410/legal)
- [Species+ (UNEP-WCMC & CITES Secretariat) — Carcharhinus falciformis: CITES listings](https://speciesplus.net/species#/taxon_concepts/67979/legal)
- [KKP Direktorat Konservasi Spesies dan Genetik — Laporan Kinerja Triwulan I Tahun 2026](https://kkp.go.id/download-pdf-akuntabilitas-kinerja/akuntabilitas-kinerja-pelaporan-kinerja-laporan-kinerja-direktorat-spesies-dan-genetik-triwulan-i-tahun-2026.pdf)
- [Species+ (UNEP-WCMC & CITES Secretariat) — Carcharhinus melanopterus: CITES listings](https://speciesplus.net/species#/taxon_concepts/100364/legal)
- [Species+ (UNEP-WCMC & CITES Secretariat) — Triaenodon obesus: CITES listings](https://speciesplus.net/species#/taxon_concepts/101300/legal)
- [KKP, Loka Pengelolaan Kelautan Pekanbaru — Rapat Koordinasi Tindak Lanjut COP20 CITES dan Pengalihan Management Authority Spesies Akuatik (4 Maret 2026)](https://ppid.kkp.go.id/upt/loka-pengelolaan-kelautan-pekanbaru/agenda/detail/lpk-pekanbaru-hadiri-rapat-koordinasi-tindak-lanjut-cop20-cites-dan-pengalihan-management-authority-spesies-akuatik/)
- [IUCN Red List — Rhincodon typus (assessed 2025)](https://www.iucnredlist.org/species/19488/126673248)
- [IUCN Red List — Galeocerdo cuvier (assessed 2018)](https://www.iucnredlist.org/species/39378/2913541)
- [IUCN Red List — Carcharhinus melanopterus (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/39375/58303674)
- [IUCN Red List — Triaenodon obesus (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/39384/173436715)
- [IUCN Red List — Taeniura lymma (assessed 2020)](https://www.iucnredlist.org/species/116850766/290355127)
- [WHO — Mercury and health (fact sheet)](https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mercury-and-health)
- [Abdullah A. et al. (2025) Mercury, methylmercury and PAH contamination in smoked shark and stingray products from Java, Indonesia. Journal of Food Composition and Analysis](https://europepmc.org/article/AGR/IND609239656)
- [Kompas.com — BGN soal Hiu Goreng Jadi Menu MBG: Kearifan Lokal (25 September 2025)](https://nasional.kompas.com/read/2025/09/25/14494101/bgn-soal-hiu-goreng-jadi-menu-mbg-kearifan-lokal)
- [Liputan6.com — Penjelasan BGN soal Keracunan Massal Siswa di Ketapang usai Santap Menu MBG Berbahan Ikan Hiu (26 September 2025)](https://www.liputan6.com/news/read/6169175/penjelasan-bgn-soal-keracunan-massal-siswa-di-ketapang-usai-santap-menu-mbg-berbahan-ikan-hiu)
- [Kementerian Kelautan dan Perikanan — Siaran Pers SP.379/SJ.5/IX/2025: KKP Beri Perlindungan Ekstra Jaga Populasi Hiu Paus (19 September 2025)](https://kkp.go.id/news/news-detail/kkp-beri-perlindungan-ekstra-jaga-populasi-hiu-paus-w0WJ.html)
- [Peraturan Gubernur Nusa Tenggara Barat Nomor 100 Tahun 2023 tentang Tata Kelola Hiu Paus di Perairan Teluk Saleh, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/276812/pergub-prov-nusa-tenggara-barat-no-100-tahun)
- [Araujo G. et al. (2020) Changes in diving behaviour and habitat use of provisioned whale sharks: implications for management. Scientific Reports 10](https://doi.org/10.1038/s41598-020-73416-2)
- [Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo — Monitoring Wisatawan di Kawasan Konservasi Hiu Paus Botubarani (Juni 2025)](https://dinaskp.gorontaloprov.go.id/monitoring-wisatawan-kapal-pesiar-di-kawasan-konservasi-hiu-paus-botubarani-wujud-komitmen-terhadap-kaidah-konservasi/)
- [KKP, JDIH (bahan rapat, 2020) — Rancangan Peraturan Dirjen Pengelolaan Ruang Laut tentang Pedoman Pelaksanaan Wisata Hiu Paus](https://jdih.kkp.go.id/bahanrapat/bahanrapat_01112020114629.pdf)
- [Germanov E.S. & Marshall A.D. (2014) Running the gauntlet: regional movement patterns of Manta alfredi through a complex of parks and fisheries. PLoS ONE 9](https://doi.org/10.1371/journal.pone.0110071)
- [Murray A. et al. (2019) Protecting the million-dollar mantas: creating an evidence-based code of conduct for manta ray tourism interactions. Journal of Ecotourism 19](https://doi.org/10.1080/14724049.2019.1659802)
- [Nijman V. (2023) Illegal trade in protected sharks: the case of artisanal whale shark meat fisheries in Java, Indonesia. Animals 13:2656](https://doi.org/10.3390/ani13162656)
- [detikFinance — Penangkap Ikan 'Obat Kuat' Pari Manta Bisa Didenda Rp 1,5 Miliar dan Penjara 6 Tahun (17 November 2014)](https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-2750571/penangkap-ikan-obat-kuat-pari-manta-bisa-didenda-rp-1-5-miliar-dan-penjara-6-tahun)
- [Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/234935/uu-no-1-tahun-2023)
- [Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 18 Tahun 2009 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan, JDIH BPK](https://peraturan.bpk.go.id/Details/38801/uu-no-41-tahun-2014)
- [Mongabay Indonesia — Penjual Insang Pari Manta Dihukum 1,4 Tahun Penjara (2 Februari 2015)](https://www.mongabay.co.id/2015/02/02/penjual-insang-pari-manta-dihukum-14-tahun-penjara-sebagai-efek-jera-kah/)
- [KKP Ditjen PSDKP — KKP Pastikan Proses Hukum Pelaku Perdagangan Sirip Hiu Ilegal di Sulawesi Tenggara (17 Mei 2022)](https://kkp.go.id/djpsdkp/kkp-pastikan-proses-hukum-pelaku-perdagangan-sirip-hiu-ilegal-di-sulawesi-tenggara65c306b8ece49/detail.html)
- [UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/337869/uu-no-1-tahun-2026)
