# Harimau Sumatera di Beutong Ateuh: Hidup Berdampingan Tanpa Konflik

> Warga Beutong Ateuh, Nagan Raya, Aceh hidup tanpa konflik dengan harimau sumatera. Data konflik 2026, penyebab harimau masuk kampung, dan cara mencegahnya.

Sumber: https://panduanhewan.org/id/berita/harimau-sumatera-beutong-ateuh-tanpa-konflik/ · Diperbarui 1 Oktober 2026 · Bahasa Indonesia · English: https://panduanhewan.org/en/news/sumatran-tiger-beutong-ateuh-coexistence/
_Mirror Markdown ini dibuat saat build dari data yang sama dengan halaman HTML. Kutip URL halaman HTML beserta tanggal pembaruannya._

*Beutong Ateuh Banggalang, Nagan Raya, Aceh · Diterbitkan 2026-10-01*

## Ringkasan

Harimau sumatera dan warga Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Aceh, hidup bertetangga tanpa konflik, menurut laporan Mongabay Indonesia pada 1 Oktober 2026. Warga empat desa di jalur satwa antara Ekosistem Leuser dan hutan Ulu Masen itu menjaga hutan dan tidak memburu satwa. Di bagian lain Sumatera, konflik dengan harimau pada 2026 menewaskan dua orang di Riau.

- **Penduduk Beutong Ateuh Banggalang:** 4 desa, sekitar 2.400 jiwa ([Tiada Konflik, Burung Liar hingga Harimau Sumatera Hidup Damai di Hutan Beutong Ateuh](https://mongabay.co.id/2026/10/01/tiada-konflik-burung-liar-hingga-harimau-sumatera-hidup-damai-di-hutan-beutong-ateuh/))
- **Konflik dengan harimau di Beutong:** Tidak ada, menurut tokoh adat setempat ([Tiada Konflik, Burung Liar hingga Harimau Sumatera Hidup Damai di Hutan Beutong Ateuh](https://mongabay.co.id/2026/10/01/tiada-konflik-burung-liar-hingga-harimau-sumatera-hidup-damai-di-hutan-beutong-ateuh/))
- **Jenis burung tercatat:** 31 jenis, 4 berstatus Genting ([Tiada Konflik, Burung Liar hingga Harimau Sumatera Hidup Damai di Hutan Beutong Ateuh](https://mongabay.co.id/2026/10/01/tiada-konflik-burung-liar-hingga-harimau-sumatera-hidup-damai-di-hutan-beutong-ateuh/))
- **Perkiraan populasi harimau sumatera:** Sekitar 600 ekor (Ditjen KSDAE, 22 Mei 2026) ([Kemenhut-Pemprov Lampung optimistis populasi harimau sumatra terus berlanjut](https://lampung.antaranews.com/berita/823559/kemenhut-pemprov-lampung-optimistis-populasi-harimau-sumatra-terus-berlanjut))
- **Konflik harimau di Aceh (BKSDA Aceh):** 76 kasus (2017–2021), 40 (2022), 51 (2023) ([Warga Beutong Ateuh Tidak Takut “Bertetangga” dengan Harimau Sumatera](https://mongabay.co.id/2024/07/29/warga-beutong-ateuh-tidak-takut-bertetangga-dengan-harimau-sumatera/))
- **Status IUCN:** Kritis (Critically Endangered) ([BKSDA kerahkan tim tangani kemunculan harimau di permukiman warga](https://www.antaranews.com/berita/5681337/bksda-kerahkan-tim-tangani-kemunculan-harimau-di-permukiman-warga))

## Beutong Ateuh di mana, dan mengapa penting bagi harimau?

Beutong Ateuh Banggalang adalah kecamatan kecil di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, dengan empat desa (Babah Suak, Blang Meurandeh, Blang Puuk, dan Kuta Teungoh) dan sekitar 2.400 penduduk. Warga hidup dari sekitar 500 hektare sawah, kebun, hutan, dan Sungai Meureubo.

Kawasan ini menjadi jalur lintasan satwa yang menghubungkan Kawasan Ekosistem Leuser dengan hutan Ulu Masen. Survei satwa liar pada Juli 2021 hingga Juli 2023 di hutan Terangun–Beutong merekam harimau sumatera, macan dahan, dan kucing emas, serta mangsa harimau yang memadai seperti rusa, kambing hutan, kijang, dan babi hutan.

Sebuah kelompok studi lingkungan di Aceh juga mencatat 31 jenis burung di sana, empat di antaranya berstatus Genting (Endangered), seperti Aceh bulbul (Pycnonotus snouckaerti).

Sumber: [Tiada Konflik, Burung Liar hingga Harimau Sumatera Hidup Damai di Hutan Beutong Ateuh](https://mongabay.co.id/2026/10/01/tiada-konflik-burung-liar-hingga-harimau-sumatera-hidup-damai-di-hutan-beutong-ateuh/) · [Tiada Konflik, Burung Liar hingga Harimau Sumatera Hidup Damai di Hutan Beutong Ateuh](https://mongabay.co.id/2026/10/01/tiada-konflik-burung-liar-hingga-harimau-sumatera-hidup-damai-di-hutan-beutong-ateuh/) · [Tiada Konflik, Burung Liar hingga Harimau Sumatera Hidup Damai di Hutan Beutong Ateuh](https://mongabay.co.id/2026/10/01/tiada-konflik-burung-liar-hingga-harimau-sumatera-hidup-damai-di-hutan-beutong-ateuh/) · [Tiada Konflik, Burung Liar hingga Harimau Sumatera Hidup Damai di Hutan Beutong Ateuh](https://mongabay.co.id/2026/10/01/tiada-konflik-burung-liar-hingga-harimau-sumatera-hidup-damai-di-hutan-beutong-ateuh/) · [Tiada Konflik, Burung Liar hingga Harimau Sumatera Hidup Damai di Hutan Beutong Ateuh](https://mongabay.co.id/2026/10/01/tiada-konflik-burung-liar-hingga-harimau-sumatera-hidup-damai-di-hutan-beutong-ateuh/)

## Bagaimana warga Beutong Ateuh hidup tanpa konflik dengan harimau?

Menurut tokoh adat dan agama Beutong, Teungku Malikul Azis atau Abu Kamil, warga secara turun-temurun hidup selaras dengan alam: tidak merusak hutan dan tidak serakah. Warga tidak memburu atau membunuh satwa liar sembarangan, apalagi satwa dilindungi seperti harimau dan gajah, dan tidak menganggap harimau sebagai pengganggu.

“Kami tidak mengganggu mereka dan mereka juga tidak mengganggu kami,” kata Abu Kamil. Orang tua mereka melarang mengganggu hewan, dan warga yang tanpa sengaja menyakiti hewan wajib meminta maaf.

Dalam liputan Mongabay pada 2024, warga yang kebanyakan bertani juga tidak mengusik babi hutan, mangsa harimau, dan ternak kerbau serta kambing mereka tidak pernah diganggu harimau. Seorang tokoh pemuda menjelaskan bahwa ketika pakan di hutan tercukupi, harimau tidak turun ke permukiman.

Sumber: [Tiada Konflik, Burung Liar hingga Harimau Sumatera Hidup Damai di Hutan Beutong Ateuh](https://mongabay.co.id/2026/10/01/tiada-konflik-burung-liar-hingga-harimau-sumatera-hidup-damai-di-hutan-beutong-ateuh/) · [Tiada Konflik, Burung Liar hingga Harimau Sumatera Hidup Damai di Hutan Beutong Ateuh](https://mongabay.co.id/2026/10/01/tiada-konflik-burung-liar-hingga-harimau-sumatera-hidup-damai-di-hutan-beutong-ateuh/) · [Tiada Konflik, Burung Liar hingga Harimau Sumatera Hidup Damai di Hutan Beutong Ateuh](https://mongabay.co.id/2026/10/01/tiada-konflik-burung-liar-hingga-harimau-sumatera-hidup-damai-di-hutan-beutong-ateuh/) · [Warga Beutong Ateuh Tidak Takut “Bertetangga” dengan Harimau Sumatera](https://mongabay.co.id/2024/07/29/warga-beutong-ateuh-tidak-takut-bertetangga-dengan-harimau-sumatera/) · [Warga Beutong Ateuh Tidak Takut “Bertetangga” dengan Harimau Sumatera](https://mongabay.co.id/2024/07/29/warga-beutong-ateuh-tidak-takut-bertetangga-dengan-harimau-sumatera/)

## Bagaimana konflik harimau sumatera dan manusia pada 2026?

Di luar Beutong, gambarannya berbeda. PanduanHewan belum menemukan rekap nasional resmi konflik harimau 2026, tetapi laporan BKSDA menunjukkan kejadian di banyak provinsi. Di Riau, dua orang tewas diserang harimau di kamp pekerja hutan tanaman industri di Pelalawan pada 7 dan 10 Juli 2026; BBKSDA Riau memasang kamera jebak dan dua kandang jebak.

Di Sumatera Barat, Resor Konservasi Wilayah II Maninjau BKSDA Sumbar mencatat interaksi negatif kedelapan sejak awal 2026 pada Mei, termasuk empat di Agam pada 2–12 Mei. Pada 11 Agustus, seekor harimau yang memangsa kambing sekitar 50 meter dari sebuah sekolah dasar di Palupuh, Agam, masuk kandang jebak dan dititipkan ke lembaga konservasi.

Di Aceh, seorang warga Gayo Lues terluka diserang harimau di kebunnya pada 19 Mei 2026, dan pada Agustus BKSDA Aceh menangani kemunculan harimau di permukiman Aceh Timur. Harimau juga menjadi korban: seekor harimau terluka kena jerat babi di Pasaman pada 21 Mei, dan seekor harimau jantan ditemukan mati di Mukomuko, Bengkulu, pada akhir April, yang penyebabnya lalu diinvestigasi Kemenhut.

Sumber: [Penanganan Interaksi Negatif Satwa Liar Harimau Sumatera di Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan (SP.267/HKLN/07/2026)](https://www.kehutanan.go.id/news/penanganan-interaksi-negatif-satwa-liar-harimau-sumatera-di-kecamatan-pelalawan-kabupaten-pelalawan) · [BBKSDA Riau pasang kandang jebak usai dua orang tewas diterkam harimau](https://www.antaranews.com/berita/5647681/bbksda-riau-pasang-kandang-jebak-usai-dua-orang-tewas-diterkam-harimau) · [Nasib Harimau Memprihantikan di Sumatera Barat](https://mongabay.co.id/2026/06/08/nasib-harimau-memprihatinkan-di-sumatera-barat/) · [BKSDA Sumbar tangani empat konflik harimau di Agam awal Mei](https://sumbar.antaranews.com/berita/761869/bksda-sumbar-tangani-empat-konflik-harimau-di-agam-awal-mei) · [Balai KSDA Sumatera Barat Evakuasi Harimau Sumatera yang Masuk Perangkap di Area Permukiman dan Sekolah (SP.397/HKLN/08/2026)](https://www.kehutanan.go.id/news/balai-ksda-sumatera-barat-evakuasi-harimau-sumatera-yang-masuk-perangkap-di-area-permukiman-dan-sekolah) · [Warga Gayo Lues diterkam harimau, BKSDA kerahkan tim tangani konflik](https://aceh.antaranews.com/berita/406235/warga-gayo-lues-diterkam-harimau-bksda-kerahkan-tim-tangani-konflik) · [BKSDA kerahkan tim tangani kemunculan harimau di permukiman warga](https://www.antaranews.com/berita/5681337/bksda-kerahkan-tim-tangani-kemunculan-harimau-di-permukiman-warga) · [Nasib Harimau Memprihantikan di Sumatera Barat](https://mongabay.co.id/2026/06/08/nasib-harimau-memprihatinkan-di-sumatera-barat/) · [Respons Cepat Kementerian Kehutanan Tangani Temuan Harimau Sumatera di Mukomuko (SP.140/HKLN/05/2026)](https://www.kehutanan.go.id/news/respons-cepat-kementerian-kehutanan-tangani-temuan-harimau-sumatera-di-mukomuko)

## Mengapa harimau masuk kampung?

Menurut Direktur Jenderal KSDAE Kemenhut, Satyawan Pudyatmoko, alih fungsi hutan menjadi lahan pertanian memicu tingginya konflik. Wabah demam babi Afrika beberapa tahun lalu juga sempat mengurangi babi hutan, mangsa utama harimau.

Liputan Mongabay Indonesia dari Sumatera Barat menyebut kerusakan dan fragmentasi habitat sebagai faktor utama yang mendorong harimau keluar hutan, sementara pakar Universitas Andalas, Rizaldi, mengaitkan meningkatnya perjumpaan dengan musim kawin, saat harimau jantan menjelajah lebih jauh. BKSDA Sumbar menambahkan perubahan tutupan lahan, perburuan, dan masuknya individu baru dari lanskap lain. Ternak juga bisa menarik harimau: di Pelalawan, tim BBKSDA Riau menduga harimau bertahan di sekitar kamp karena ada satwa mangsa yang dipelihara di dalamnya.

Sumber: [Kemenhut-Pemprov Lampung optimistis populasi harimau sumatra terus berlanjut](https://lampung.antaranews.com/berita/823559/kemenhut-pemprov-lampung-optimistis-populasi-harimau-sumatra-terus-berlanjut) · [Kemenhut-Pemprov Lampung optimistis populasi harimau sumatra terus berlanjut](https://lampung.antaranews.com/berita/823559/kemenhut-pemprov-lampung-optimistis-populasi-harimau-sumatra-terus-berlanjut) · [Nasib Harimau Memprihantikan di Sumatera Barat](https://mongabay.co.id/2026/06/08/nasib-harimau-memprihatinkan-di-sumatera-barat/) · [Nasib Harimau Memprihantikan di Sumatera Barat](https://mongabay.co.id/2026/06/08/nasib-harimau-memprihatinkan-di-sumatera-barat/) · [Penanganan Interaksi Negatif Satwa Liar Harimau Sumatera di Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan (SP.267/HKLN/07/2026)](https://www.kehutanan.go.id/news/penanganan-interaksi-negatif-satwa-liar-harimau-sumatera-di-kecamatan-pelalawan-kabupaten-pelalawan)

## Bagaimana mencegah konflik harimau dan manusia?

Imbauan BKSDA di berbagai provinsi serupa: jangan ke kebun seorang diri, hindari beraktivitas saat harimau aktif (pukul 17.00–06.00 WIB menurut BKSDA Aceh), bersihkan semak di sekitar kebun, kandangkan ternak, dan jangan memasang jerat. Petugas memasang kamera jebak, berpatroli, dan menggiring harimau kembali ke hutan; kandang jebak dipakai bila harimau terus kembali ke permukiman.

Aturannya juga diperbarui. Sejak 15 Oktober 2024, Permen LHK 17/2024 tentang Penyelamatan Jenis Satwa mencabut pedoman lama penanggulangan konflik manusia dan satwa liar (Permenhut P.48/2008). Kemenhut juga menekankan perlindungan habitat; pada 25 September 2026, dua tersangka pembalakan liar ditahan di Taman Nasional Berbak dan Sembilang, Jambi, salah satu habitat penting harimau sumatera.

Beutong Ateuh menunjukkan sisi pencegahan yang paling mendasar: hutan yang terjaga dan mangsa yang cukup membuat harimau tidak perlu turun ke kampung.

Sumber: [BKSDA kerahkan tim tangani kemunculan harimau di permukiman warga](https://www.antaranews.com/berita/5681337/bksda-kerahkan-tim-tangani-kemunculan-harimau-di-permukiman-warga) · [BKSDA kerahkan tim tangani kemunculan harimau di permukiman warga](https://www.antaranews.com/berita/5681337/bksda-kerahkan-tim-tangani-kemunculan-harimau-di-permukiman-warga) · [Pantau Keberadaan Harimau Sumatera di Indragiri Hilir, BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap dan Terbangkan Drone (SP. 338/HKLN/07/2026)](https://www.kehutanan.go.id/news/pantau-keberadaan-harimau-sumatera-di-indragiri-hilir-bbksda-riau-pasang-kamera-trap-dan-terbangkan-drone) · [Balai KSDA Sumatera Barat Evakuasi Harimau Sumatera yang Masuk Perangkap di Area Permukiman dan Sekolah (SP.397/HKLN/08/2026)](https://www.kehutanan.go.id/news/balai-ksda-sumatera-barat-evakuasi-harimau-sumatera-yang-masuk-perangkap-di-area-permukiman-dan-sekolah) · [Permen LHK No. 17 Tahun 2024 tentang Penyelamatan Jenis Satwa](https://peraturan.bpk.go.id/Details/309466/permen-lhk-no-17-tahun-2024) · [Kemenhut Tahan Dua Tersangka Tindak Illegal Logging di Habitat Harimau Sumatera (SP. 555/HKLN/09/2026)](https://www.kehutanan.go.id/news/kemenhut-tahan-dua-tersangka-tindak-illegal-logging-di-habitat-harimau-sumatera) · [Warga Beutong Ateuh Tidak Takut “Bertetangga” dengan Harimau Sumatera](https://mongabay.co.id/2024/07/29/warga-beutong-ateuh-tidak-takut-bertetangga-dengan-harimau-sumatera/)

## Harimau sumatera sisa berapa, dan bagaimana perlindungannya?

Ditjen KSDAE memperkirakan sekitar 600 harimau sumatera tersisa, tersebar dari Aceh hingga Lampung; Kepala BKSDA Aceh memperkirakan 150–170 di antaranya hidup di lanskap Leuser dan Ulu Masen. IUCN menggolongkan harimau sumatera Kritis (Critically Endangered). Ada kabar baik: Kemenhut melaporkan pada 25 Juli 2026 bahwa dua anak harimau yang pertama terekam pada September 2025 di bentang alam Kerinci Seblat kembali terekam sehat.

Harimau sumatera tercantum dalam lampiran Permen LHK P.106/2018 (dengan nama Panthera tigris sumatrae). UU 5/1990 sebagaimana diubah UU 32/2024 melarang memburu, menangkap, melukai, membunuh, dan memperdagangkan satwa dilindungi, dengan ancaman penjara paling lama 15 tahun bagi perorangan sejak UU 1/2026 menghapus ancaman minimumnya pada 2 Januari 2026.

Sumber: [Kemenhut-Pemprov Lampung optimistis populasi harimau sumatra terus berlanjut](https://lampung.antaranews.com/berita/823559/kemenhut-pemprov-lampung-optimistis-populasi-harimau-sumatra-terus-berlanjut) · [Ketika Marwah Aceh Bergantung pada Empat Raksasa Hutan](https://www.seanteronews.com/2026/09/26/ketika-marwah-aceh-bergantung-pada-empat-raksasa-hutan/) · [BKSDA kerahkan tim tangani kemunculan harimau di permukiman warga](https://www.antaranews.com/berita/5681337/bksda-kerahkan-tim-tangani-kemunculan-harimau-di-permukiman-warga) · [Anak Harimau Sumatra yang Terdeteksi pada Tahun 2025 Kembali Terpantau Tumbuh Sehat di Alam Liar (SP.312/HKLN/07/2026)](https://www.kehutanan.go.id/news/anak-harimau-sumatra-yang-terdeteksi-pada-tahun-2025-kembali-terpantau-tumbuh-sehat-di-alam-liar) · [Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi (lampiran)](https://jdih.kehutanan.go.id/new2/uploads/files/P_106_2018_JENIS_TSL_menlhk_07252019152513.pdf) · [Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya](https://peraturan.bpk.go.id/Download/354517/UU%20Nomor%2032%20Tahun%202024.pdf) · [UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/337869/uu-no-1-tahun-2026) · [UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/337869/uu-no-1-tahun-2026)

## Apa selanjutnya

- Tim BKSDA melanjutkan pemantauan dengan kamera jebak dan patroli di lokasi konflik 2026.
- Per Mei 2026, Kemenhut menyatakan data pemantauan populasi harimau sumatera di seluruh lanskap masih dikumpulkan dan dibahas.
- Penyidik Gakkum Kehutanan mengembangkan perkara pembalakan liar di Taman Nasional Berbak dan Sembilang untuk menelusuri pihak lain yang diduga terlibat.
- Keutuhan hutan Beutong Ateuh sebagai jalur satwa Leuser–Ulu Masen menentukan apakah hidup berdampingan ini bisa bertahan.

## Cara membantu

- Jika melihat harimau atau jejaknya di dekat kebun atau permukiman, jangan mendekati, mengejar, atau mencoba menangkapnya. Jauhi lokasi dan segera laporkan ke BKSDA atau aparat setempat.
- Jika ada yang terluka akibat serangan satwa liar, segera bawa ke fasilitas kesehatan.
- Jangan memasang jerat, termasuk jerat babi. Laporkan jerat yang Anda temukan ke BKSDA atau petugas taman nasional.
- Jangan membeli kulit, taring, atau bagian tubuh harimau; laporkan dugaan perdagangan ke Gakkum Kehutanan atau BKSDA.

## Pertanyaan umum

### Beutong Ateuh di mana?

Beutong Ateuh Banggalang adalah kecamatan di Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, dengan empat desa. Wilayahnya berada di jalur satwa antara Kawasan Ekosistem Leuser dan hutan Ulu Masen.

### Harimau sumatera sisa berapa?

Sekitar 600 ekor menurut perkiraan Ditjen KSDAE Kemenhut pada Mei 2026. Data pemantauan menyeluruh masih dikumpulkan.

### Apakah harimau sumatera sudah punah?

Belum. Harimau sumatera masih hidup di alam dari Aceh hingga Lampung dan masih berkembang biak, tetapi berstatus Kritis menurut IUCN.

### Mengapa harimau menyerang manusia dan ternak?

Kebanyakan konflik terjadi saat harimau keluar dari hutan yang rusak atau terfragmentasi, ketika mangsanya berkurang, atau saat tertarik ternak di dekat permukiman.

### Apa yang harus dilakukan jika melihat harimau di dekat permukiman?

Jangan mendekati, mengejar, atau mencoba menangkap harimau. Hindari beraktivitas sendirian, terutama malam hari, dan segera laporkan ke BKSDA atau aparat setempat.

## Sumber

- [Tiada Konflik, Burung Liar hingga Harimau Sumatera Hidup Damai di Hutan Beutong Ateuh](https://mongabay.co.id/2026/10/01/tiada-konflik-burung-liar-hingga-harimau-sumatera-hidup-damai-di-hutan-beutong-ateuh/)
- [Kemenhut-Pemprov Lampung optimistis populasi harimau sumatra terus berlanjut](https://lampung.antaranews.com/berita/823559/kemenhut-pemprov-lampung-optimistis-populasi-harimau-sumatra-terus-berlanjut)
- [Warga Beutong Ateuh Tidak Takut “Bertetangga” dengan Harimau Sumatera](https://mongabay.co.id/2024/07/29/warga-beutong-ateuh-tidak-takut-bertetangga-dengan-harimau-sumatera/)
- [BKSDA kerahkan tim tangani kemunculan harimau di permukiman warga](https://www.antaranews.com/berita/5681337/bksda-kerahkan-tim-tangani-kemunculan-harimau-di-permukiman-warga)
- [Penanganan Interaksi Negatif Satwa Liar Harimau Sumatera di Kecamatan Pelalawan Kabupaten Pelalawan (SP.267/HKLN/07/2026)](https://www.kehutanan.go.id/news/penanganan-interaksi-negatif-satwa-liar-harimau-sumatera-di-kecamatan-pelalawan-kabupaten-pelalawan)
- [BBKSDA Riau pasang kandang jebak usai dua orang tewas diterkam harimau](https://www.antaranews.com/berita/5647681/bbksda-riau-pasang-kandang-jebak-usai-dua-orang-tewas-diterkam-harimau)
- [Nasib Harimau Memprihantikan di Sumatera Barat](https://mongabay.co.id/2026/06/08/nasib-harimau-memprihatinkan-di-sumatera-barat/)
- [BKSDA Sumbar tangani empat konflik harimau di Agam awal Mei](https://sumbar.antaranews.com/berita/761869/bksda-sumbar-tangani-empat-konflik-harimau-di-agam-awal-mei)
- [Balai KSDA Sumatera Barat Evakuasi Harimau Sumatera yang Masuk Perangkap di Area Permukiman dan Sekolah (SP.397/HKLN/08/2026)](https://www.kehutanan.go.id/news/balai-ksda-sumatera-barat-evakuasi-harimau-sumatera-yang-masuk-perangkap-di-area-permukiman-dan-sekolah)
- [Warga Gayo Lues diterkam harimau, BKSDA kerahkan tim tangani konflik](https://aceh.antaranews.com/berita/406235/warga-gayo-lues-diterkam-harimau-bksda-kerahkan-tim-tangani-konflik)
- [Respons Cepat Kementerian Kehutanan Tangani Temuan Harimau Sumatera di Mukomuko (SP.140/HKLN/05/2026)](https://www.kehutanan.go.id/news/respons-cepat-kementerian-kehutanan-tangani-temuan-harimau-sumatera-di-mukomuko)
- [Pantau Keberadaan Harimau Sumatera di Indragiri Hilir, BBKSDA Riau Pasang Kamera Trap dan Terbangkan Drone (SP. 338/HKLN/07/2026)](https://www.kehutanan.go.id/news/pantau-keberadaan-harimau-sumatera-di-indragiri-hilir-bbksda-riau-pasang-kamera-trap-dan-terbangkan-drone)
- [Permen LHK No. 17 Tahun 2024 tentang Penyelamatan Jenis Satwa](https://peraturan.bpk.go.id/Details/309466/permen-lhk-no-17-tahun-2024)
- [Kemenhut Tahan Dua Tersangka Tindak Illegal Logging di Habitat Harimau Sumatera (SP. 555/HKLN/09/2026)](https://www.kehutanan.go.id/news/kemenhut-tahan-dua-tersangka-tindak-illegal-logging-di-habitat-harimau-sumatera)
- [Ketika Marwah Aceh Bergantung pada Empat Raksasa Hutan](https://www.seanteronews.com/2026/09/26/ketika-marwah-aceh-bergantung-pada-empat-raksasa-hutan/)
- [Anak Harimau Sumatra yang Terdeteksi pada Tahun 2025 Kembali Terpantau Tumbuh Sehat di Alam Liar (SP.312/HKLN/07/2026)](https://www.kehutanan.go.id/news/anak-harimau-sumatra-yang-terdeteksi-pada-tahun-2025-kembali-terpantau-tumbuh-sehat-di-alam-liar)
- [Peraturan Menteri LHK Nomor P.106/MENLHK/SETJEN/KUM.1/12/2018 tentang Jenis Tumbuhan dan Satwa yang Dilindungi (lampiran)](https://jdih.kehutanan.go.id/new2/uploads/files/P_106_2018_JENIS_TSL_menlhk_07252019152513.pdf)
- [Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2024 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya](https://peraturan.bpk.go.id/Download/354517/UU%20Nomor%2032%20Tahun%202024.pdf)
- [UU No. 1 Tahun 2026 tentang Penyesuaian Pidana (JDIH BPK)](https://peraturan.bpk.go.id/Details/337869/uu-no-1-tahun-2026)
