# LKPD hewan berdarah panas dan berdarah dingin (dengan kunci jawaban)

> LKPD siap cetak: kelompokkan hewan Indonesia menjadi endoterm atau ektoterm, jelaskan cara mengatur suhu tubuh, dan cek kunci jawaban.

Sumber: https://panduanhewan.org/id/belajar/lkpd-hewan-berdarah-panas-dan-berdarah-dingin/ · Diperbarui 2 Oktober 2026 · Bahasa Indonesia · English: https://panduanhewan.org/en/learn/worksheet-warm-blooded-and-cold-blooded-animals/
_Mirror Markdown ini dibuat saat build dari data yang sama dengan halaman HTML. Kutip URL halaman HTML beserta tanggal pembaruannya._

## Kegiatan 1

Tulis apakah hewan ini endoterm (berdarah panas) atau ektoterm (berdarah dingin), lalu tulis satu cara hewan itu mendapatkan atau menjaga panas tubuhnya.

1. Orangutan sumatra
2. Serak jawa (burung hantu)
3. Dugong
4. Komodo
5. Buaya muara
6. Hiu paus
7. Bangkong kolong
8. Penyu belimbing
9. Landak semut moncong panjang
10. Lebah madu asia
11. Manusia

## Kegiatan 2

1. Apa perbedaan utama hewan endoterm dan ektoterm?
2. Mengapa istilah "berdarah dingin" kurang tepat? Berikan satu contoh.
3. Sebutkan dua cara buaya mengatur suhu tubuhnya.
4. Mengapa hewan endoterm perlu banyak makan?
5. Sebutkan satu hewan yang tidak sesuai dengan pembagian berdarah panas dan berdarah dingin, lalu jelaskan.

## Kunci jawaban

1. Orangutan sumatra: Endoterm; panas dari metabolisme, rambut membantu menahan panas
2. Serak jawa (burung hantu): Endoterm; membuat panas sendiri, suhu tubuhnya relatif tetap
3. Dugong: Endoterm; mamalia laut yang membuat panas sendiri
4. Komodo: Ektoterm; berjemur, lalu masuk ke liang saat sangat panas
5. Buaya muara: Ektoterm; berendam saat panas, berjemur di batu saat dingin
6. Hiu paus: Ektoterm; panas tubuhnya terutama dari lingkungan
7. Bangkong kolong: Ektoterm; mengatur suhu dengan perilaku, misalnya memilih tempat
8. Penyu belimbing: Ektoterm (reptil), tetapi lapisan lemak dan pembuluh penukar panas membuatnya lebih hangat dari air
9. Landak semut moncong panjang: Endoterm (mamalia), tetapi suhu tubuhnya rendah (28–35 °C) dan tidak setetap mamalia lain
10. Lebah madu asia: Ektoterm (poikiloterm) secara individu, tetapi bisa menghasilkan panas, misalnya saat membuat bola panas melawan tawon
11. Manusia: Endoterm; berkeringat saat panas, menggigil saat dingin

- 1. Sumber panas tubuhnya. Endoterm membuat panas dari metabolisme; ektoterm terutama memakai panas dari lingkungan.
- 2. Karena suhu tubuh ektoterm dapat menjadi hangat. Contohnya ular yang berjemur; komodo juga mengatur suhu dengan berpindah antara tempat terbuka dan liang.
- 3. Berendam di air saat kepanasan, dan berjemur di atas batu saat kedinginan. Buaya juga sering membuka mulut (gaping), yang memperlambat naiknya suhu kepala.
- 4. Karena membuat dan mengatur panas tubuh sendiri memerlukan banyak energi, dan energi itu berasal dari makanan.
- 5. Contoh: penyu belimbing (reptil yang tubuhnya lebih hangat dari air laut), ikan opah (ikan yang seluruh tubuhnya hangat), atau landak semut (mamalia bersuhu tubuh 28–35 °C).
