# LKPD cara hewan melindungi diri (dengan kunci jawaban)

> LKPD cara hewan melindungi diri: tabel 12 hewan Indonesia, soal mimikri, kamuflase, dan autotomi, refleksi, serta kunci jawaban.

Sumber: https://panduanhewan.org/id/belajar/lkpd-cara-hewan-melindungi-diri/ · Diperbarui 2 Oktober 2026 · Bahasa Indonesia · English: https://panduanhewan.org/en/learn/worksheet-how-animals-protect-themselves/
_Mirror Markdown ini dibuat saat build dari data yang sama dengan halaman HTML. Kutip URL halaman HTML beserta tanggal pembaruannya._

## Kegiatan 1

Tulis cara setiap hewan melindungi diri. Pilih dari: kamuflase, mimikri, autotomi, menggulung tubuh, duri, racun, bisa, warna peringatan, bau, tinta, pura-pura mati.

1. Cicak rumah
2. Trenggiling Sunda
3. Landak Jawa
4. Kuda laut
5. Betina kupu-kupu pastur
6. Bangkong kolong
7. Kobra Jawa
8. Gurita cincin biru
9. Musang luwak
10. Cumi-cumi sirip besar
11. Ular Coelognathus radiatus
12. Kukang Jawa

## Kegiatan 2

1. Apa perbedaan kamuflase dan mimikri? Beri satu contoh hewan Indonesia untuk masing-masing.
2. Mengapa ekor cicak yang lepas terus menggeliat?
3. Apa perbedaan hewan beracun dan hewan berbisa? Sebutkan satu contoh masing-masing.
4. Seorang teman berkata, "Bunglon itu kameleon dan selalu berubah warna untuk menyamar." Bagaimana kamu meluruskannya?
5. Mengapa kita tidak boleh menarik ekor cicak atau memegang kodok dan ular?

## Kunci jawaban

1. Cicak rumah: Autotomi (memutus ekor)
2. Trenggiling Sunda: Menggulung tubuh; juga menyemprotkan cairan berbau
3. Landak Jawa: Duri (digetarkan sebagai peringatan)
4. Kuda laut: Kamuflase
5. Betina kupu-kupu pastur: Mimikri
6. Bangkong kolong: Racun
7. Kobra Jawa: Bisa (dapat disemburkan)
8. Gurita cincin biru: Warna peringatan dan bisa
9. Musang luwak: Bau (semprotan kelenjar)
10. Cumi-cumi sirip besar: Tinta
11. Ular Coelognathus radiatus: Pura-pura mati (tanatosis)
12. Kukang Jawa: Bisa

- 1. Kamuflase berarti membaur dengan lingkungan, misalnya kuda laut. Mimikri berarti tampak mirip makhluk lain, misalnya betina kupu-kupu pastur yang mirip kupu-kupu yang tidak enak dimakan.
- 2. Gerakan ekor mengalihkan perhatian pemangsa sehingga cicak sempat kabur.
- 3. Hewan beracun berbahaya bila disentuh atau dimakan, misalnya bangkong kolong. Hewan berbisa menyuntikkan racun lewat gigitan atau sengatan, misalnya kobra Jawa atau kukang Jawa.
- 4. Bunglon Indonesia termasuk suku Agamidae, bukan kameleon sejati. Perubahan warna juga dapat berkaitan dengan sinyal, bukan hanya untuk menyamar; misalnya bunglon taman jantan berwarna kemerahan saat berbiak.
- 5. Menarik ekor dapat membuat cicak kehilangan ekornya tanpa alasan. Kodok seperti bangkong kolong beracun dan banyak ular berbisa, sehingga kita bisa terluka.
